Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Sesi : I PENGENALAN EKONOMI PRODUKSI. RENCANA POKOK-POKOK BAHASAN.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Sesi : I PENGENALAN EKONOMI PRODUKSI. RENCANA POKOK-POKOK BAHASAN."— Transcript presentasi:

1 Sesi : I PENGENALAN EKONOMI PRODUKSI

2 RENCANA POKOK-POKOK BAHASAN

3 Pertemuan ke : 9.Hubungan Antara Input – Input 10.Optimasi dan Alokasi 2 macam Input atau lebih 11.Efisiensi Alokasi 2 macam Input atau lebih 12.UKD – III 13.Pendugaan Fungsi Produksi Dengan Metode OLS 14.Simulasi pendugaan dengan model linier, parabolik dan Cobb Douglas 15.Hubungan Output – Output 16.Diskusi Kasus Fungsi Produksi Cobb Douglass (Bila masih ada waktu) 17.UKD – IV

4 BACAAN YANG DIANJURKAN : Billas, Richard A 1971˜. “Micro Economics Theory”, Second Edition. Chapter Six (Theory of Production) and Chapter Seven (Cost of Production) p ). McGraw Hill Book Company. Doll. John P & Frank Orazeem, 1978˜. “Production Economics. Theory with “application” Grid. Inc Columbus, Ohio. Gujarati Damodar 1978˜. “Basic Econometrics” Chapter Six : An Illustrative Example : The Cobb - Douglass Production Function. Mc Graw-Hill Book Company, New York, USA.˜ Heady Earl. O 1961˜. “Economic of Agricultural Production and Resources Use Prentice Hall. Heady Earl O and John Dillon. 1961˜ “Agricultural Production Function˜ IOWA State University “ Press. Sukartawi, 1990 “Teori Ekonomi Produksi’ Rajawali Pres, Jakarta. Yotopoulos Pan A. and Nugent Jeffrey B. 1976˜ “Economic of Development Empirical Investigation” Chapter Four (The Analysis of Production), Chapter Five (The Study of Efficiency) and Chapter Six (Production Function and Profit Function : The Measurement of Relative. Economic Efficiency p Harper and Row, Publishers. New York.

5 HUBUNGAN INPUT & OUTPUT Motivasi terjadinya proses produksi: – Resources based – Market based – Need based Variabel yang berkaitan erat dalam proses produksi antara lain meliputi sumber daya 5 M (ingat dalam ilmu manajemen) ditambah dengan variabel pasar RESOURCES (Sumberdaya) Variabel2 dikombinasikan dalam produksi menghasilkan efek sinergisme berupa barang/jasa yang mempunyai manfaat lebih besar dibandingkan dengan manfaat masing-masing-masing variabel secara sendiri-sendiri

6 SUMBERDAYA (5 M +1)  Man / manusia Tenaga kerja Skill Enterpreneurship Manajemen  Material/ alam  Money/ modal.  Machine/ peralatan  Method/ teknologi+  MARKET

7 KARAKTERISTIK PRODUK PERANIAN  Prosesnya bersifat biologis  Mengalami kelambanan (time lag) dalam respon.  Terpengaruh iklim dan ketidak pastian (uncertainty)  Produk tidak seragam, mudah rusak, volumnus dan lebih sulit distandarisasi  Produsen ada keterbatasan : modal, teknologi, informasi dll  Campur tangan pemerintah/peraturan pemerintah yang berlaku yang menyebabkan distorsi pasar.  Faktor eksternal misal harga dan kondisi pasar, sehingga kebanyakan petani hanya sebagai PRICE TAKER.

8 Dalam hubungan input -output dikenal THE LAW OF DEMINISHING RETURN. " Banyak kondisi dimana petani hanya sebagai Price Taker maka bagi petani TIDAK BANYAK PILIHAN: Upaya yang dilakukan BAGAIMANA proses produksi yang dilaksanakan bisa mencapai efisiensi tinggi dalam alokasi penggunaan input, sehingga harga pokok (ongkos produksi per satuan) rendah (minimal), ­ sehingga BARGAINING POSITION dan keuntungan yang lebih besar. ARAHNYA : Bagaimana alokasi input yang terbaik -> Cost Price rendah --> Bargaining Position tinggi. Prinsip dalam konsep efisiensi/optimasi BUKAN bagaimana pengeluaran yang serendah-rendahnya untuk mencapai hasil yang setinggi-tingginya.

9 ALOKASI INPUT OPTIMUM HARGA POKOK TURUN BARGAINING POSITION NAIK KEUNTUNGAN NAIK BIAYA PRODUKSI TURUN

10 INDIKATOR EKONOMI digunakan parameter :  KEUNTUNGAN maksimum Bagaimana suatu produksi bisa menghasilkan profit yang maksimum.  PENDAPATAN maksimum Bagaimana suatu produksi bisa menghasilkan pendapatan yang maksimum.  EFISIENSI/PRODUKTIVITAS maksimum. – Ratio output - input maksimum – Ratio profit - modal maksimum – Ratio revenue - cost maksimum  OPTIMUM (posisi terbaik dalam keterbatasan yang ada). – Dengan BIAYA TERTENTU bisa diperoleh HASIL MAKSIMAL, – Bagaimana untuk mencapai HASIL TERTENTU bisa dicapai dengan pengeluaran BIAYA MINIMAL.

11 Analisis PENDAPATAN lebih sesuai digunakan untuk proses produksi usaha tani kecil karena penggunaan sumberdaya/aset yang sudah dimiliki relatif lebih besar (misal tenaga kerja keluarga, modal dan sumber-sumber milik keluarga). Dengan demikian pengeluaran biaya langsungnya dapat ditekan. Analisis KEUNTUNGAN : lebih sesuai untuk usaha komersial dimana semua input yang digunakan diperhitungkan sebagai pengeluaran biaya meskipun kenyataannya input tersebut milik sendiri. Semua perhitungan harus rasional. Pendekatan dalam analisis menggunakan MODEL (formulasi hubungan variabel-variabel yang merupakan penyederhanaan dari keadaan yang sesungguhnya). Model ini digunakan "sebagai alat penaksir hubungan yang terjadi, sehingga bisa digunakan sebagai dasar" memprediksikan apa yang akan terjadi bila suatu variabel diubah. MODEL PENDEKATAN : Fungsi Produksi, Fungsi Biaya, Fungsi Keuntungan. Programasi Linier.

12 ASUMSI yang digunakan : – RASIONALITAS bahwa pengusaha bersikap rasional dan bertujuan mencapai keuntungan maksimum. – Proses produksi berlangsung NORMAL sehingga hubungan input-output secara fisik dapat diukur dan bisa menggambarkan keadaan yang mendekati kenyataan. – Proses produksi yang terjadi BUKAN EKSTRAKTIF (misalnya proses penangkapan ikan di laut). – Semua variabel bisa diukur dengan SKALA KARDINAL bukan skala ordinal. – Pendugaan/intraposasi/ekstrapolasi/estimasi hanya berlaku untuk TINGKAT TEKNOLOGI tingkat teknologi yang sama. – Variabel yang bersifat KWALITATIF DIABAIKAN dan dianggap bisa dijelaskan dalam error term.

13 Pendekatan model Hubungan input & output adalah HUBUNGAN FUNGSIONAL Pendekatan untuk analisis lebih sesuai dengan analisis REGRESI, bukan analisis korelasi

14 Variabel yang mempengaruhi besarnya hasil produksi terdiri dari banyak variabel, baik yang bersifat kwantitatif maupun yang kwalitatif. Sehingga dalam bentuk STOKASTIK dapat dirumuskan dalam formulasi : Y = ƒ ( Alam, Modal, Tenaga Kerja, Teknologi, Manajemen dan faktor-faktor lainnya). Y = ƒ ( X 1 ­, X 2, X 3, X 4, X 5, X 6, X 7 dst,.... E) --> Y= ƒ ( Xi) + E dimana : Y: Variabel dependent/ variabel tidak bebas/ variabel yang dijelaskan/ variabel yang dipengaruhi. Xi: Variabel independent/ variabel bebas/ variabel penjelas /variabel yang mempengaruhi. E: Error term, kesalahan (pengaruh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model).

15  PENDEKATAN MODEL : ( Fungsi Produksi, Penerimaan, Biaya,Keuntungan).  Model stokastik : Y = f (X i ) + e  Model deterministik : Ŷ = f (X i )  Sehingga : e = (Y - Ŷ) Dalam regresi metode OLS atau MKT : Meminimalkan SSE atau JKT atau : Σ (e) 2 atau Σ(Y – Ŷ) 2 minimal

16 PRODUKSI KONSUMSI DISTRIBUSI PROSES PRODUKSI ORIENTASI PASAR ORIENTASI SUMBER DAYA MANFAAT FUNGSI, BENTUK RUANG, WAKTU USAHA MENG- KOMBINASIKAN SUMBER DAYA : (5 M+1) (Manusia, Alam, Modal, Teknologi) + PASAR ORIENTASI KEBUTUHAN KEGIATAN EKONOMI

17 PROSES PRODUKSI OPTIMASI & EFISIENSI KENDALA 2: Sumberdaya Sifat Biologis Time Lag Eksternal Aturan Pmrth Posisi Tawar HARGA POKOK TERENDAH Pengaturan ALOKASI INPUT PENDEKATAN & ANALISIS Justifikasi INDIKATOR 2 : Efisiensi :TR/TC Maks Optimasi : TR/TC “ Maks ” Keuntungan : TR-TC Maks Pendapatan : TR-TC “ Maks ” KEPENTINGAN : Perusahaan ? Usaha Kecil/RT ? RELEVANSINYA ? (Dinamis ) POSISI TAWAR MENINGKAT


Download ppt "Sesi : I PENGENALAN EKONOMI PRODUKSI. RENCANA POKOK-POKOK BAHASAN."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google