Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Latar Belakang Mendukung Visi dan Misi Depkes untuk: Mendukung Visi dan Misi Depkes untuk: VISI : memandirikan masyarakat MISI : membuat rakyat sehat Salah.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Latar Belakang Mendukung Visi dan Misi Depkes untuk: Mendukung Visi dan Misi Depkes untuk: VISI : memandirikan masyarakat MISI : membuat rakyat sehat Salah."— Transcript presentasi:

1 Latar Belakang Mendukung Visi dan Misi Depkes untuk: Mendukung Visi dan Misi Depkes untuk: VISI : memandirikan masyarakat MISI : membuat rakyat sehat Salah satu strateginya adalah meningkatkan akses masyarakat terhadap yankes Salah satu strateginya adalah meningkatkan akses masyarakat terhadap yankes Maka perlu didukung dengan sumber daya yang memadai. Untuk mengetahui besarnya sumber daya yang dimiliki, perlu data/informasi yang tepat dan benar. Maka perlu didukung dengan sumber daya yang memadai. Untuk mengetahui besarnya sumber daya yang dimiliki, perlu data/informasi yang tepat dan benar. Salah satu data/informasi yang sangat dibutuhkan adalah mengenai data dasar Salah satu data/informasi yang sangat dibutuhkan adalah mengenai data dasar DATA DASAR PUSKESMAS

2 Latar Belakang Data/informasi jumlah dan kondisi puskesmas yang tepat sampai saat ini belum tersedia. Angka jumlah puskesmas tsb masih ber-beda2. Data/informasi jumlah dan kondisi puskesmas yang tepat sampai saat ini belum tersedia. Angka jumlah puskesmas tsb masih ber-beda2. Menkes melalui Rakorpim menugaskan Ditjen Bina Kesmas untuk melakukan pendataan Puskesmas Menkes melalui Rakorpim menugaskan Ditjen Bina Kesmas untuk melakukan pendataan Puskesmas Kerjasama Ditjen Bina Kesmas, Pusdatin, Badan PSDMK, Badan Litbangkes, dan unit lainnya Kerjasama Ditjen Bina Kesmas, Pusdatin, Badan PSDMK, Badan Litbangkes, dan unit lainnya Karena untuk Sensus/Pendataan Puskesmas membutuhkan waktu yang cukup lama tetapi kebutuhan data mendesak oleh karena itu Pendataan Puskesmas dibagi menjadi 2 tahap. Karena untuk Sensus/Pendataan Puskesmas membutuhkan waktu yang cukup lama tetapi kebutuhan data mendesak oleh karena itu Pendataan Puskesmas dibagi menjadi 2 tahap.

3 Pendataan Puskesmas Tahap 1 Pengumpulan Pendataan tahap pertama dilakukan untuk mendapatkan data secara cepat Pengumpulan Pendataan tahap pertama dilakukan untuk mendapatkan data secara cepat Formulir Pendataan Tahap 1 terdiri dari lima lembar formulir yang berisi : Formulir Pendataan Tahap 1 terdiri dari lima lembar formulir yang berisi : 1. Rekapitulasi data jumlah puskesmas per jenis dan kondisi, Rekapitulasi data kendaraan dinas, Rekapitulasi data kendaraan dinas, Rekapitulasi data tenaga, Pembiayaan, Rekapitulasi data tenaga, Pembiayaan, Rekapitulasi jumlah kecamatan, desa, dan penduduk Rekapitulasi jumlah kecamatan, desa, dan penduduk 2. Rekapitulasi Jangkauan Pelayanan di Puskesmas 3. Rekapitulasi Ketenagaan Puskesmas 4. Rekapitulasi Kondisi Puskesmas 5. Rekapitulasi Identitas Puskesmas

4 Pendataan Puskesmas Tahap 1 Mekanisme Pengumpulan Data Mekanisme Pengumpulan Data Formulir Pendataan dikirimkan langsung dari Departemen Kesehatan melalui melalui Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) ke seluruh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Formulir Pendataan dikirimkan langsung dari Departemen Kesehatan melalui melalui Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) ke seluruh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Petugas dari Pusdatin mengecek apakah formulir telah diterima oleh Dinkes Kab/Kota melalui telepon dan mengirimkan kembali formulir dengan menggunaka faximili (fax) jika formulir belum diterima oleh Dinkes Kab/Kota Petugas dari Pusdatin mengecek apakah formulir telah diterima oleh Dinkes Kab/Kota melalui telepon dan mengirimkan kembali formulir dengan menggunaka faximili (fax) jika formulir belum diterima oleh Dinkes Kab/Kota Formulir kemudian diisi oleh petugas Dinkes Kab/Kota dan dikirimkan kembali ke Pusdatin baik menggunakan jasa pos maupun fax. Formulir kemudian diisi oleh petugas Dinkes Kab/Kota dan dikirimkan kembali ke Pusdatin baik menggunakan jasa pos maupun fax.

5 Pendataan Puskesmas Tahap 1 Hasil Hasil Dari keseluruhan 440 kabupaten/kota yang mengembalikan form isian adalah sebanyak 420 kabupaten/kota atau mencakup 95,45% data masuk ke Pusdatin dan dari 420 kabupaten/kota yang masuk sebanyak 419 atau sebesar 99,76% data dari kabupaten/kota valid untuk dientry Dari keseluruhan 440 kabupaten/kota yang mengembalikan form isian adalah sebanyak 420 kabupaten/kota atau mencakup 95,45% data masuk ke Pusdatin dan dari 420 kabupaten/kota yang masuk sebanyak 419 atau sebesar 99,76% data dari kabupaten/kota valid untuk dientry Puskesmas hasil pendataan pertama berjumlah dengan jumlah Puskesmas Perawatan adalah dan jumlah Puskesmas Non Perawatan adalah Puskesmas hasil pendataan pertama berjumlah dengan jumlah Puskesmas Perawatan adalah dan jumlah Puskesmas Non Perawatan adalah Kondisi Bangunan Puskesmas Kondisi Bangunan Puskesmas Baik = Rusak Ringan = Rusak Berat = Rusak Total = 110 Kondisi Bangunan Perawatan Kondisi Bangunan Perawatan Baik = Rusak Ringan = 763 Rusak Berat = 383 Rusak Total = 61

6 Pendataan Puskesmas Tahap 1 Jumlah Nakes sebanyak orang Jumlah Nakes sebanyak orang Dr = Drg = SKM = Bidan = Ahli Gizi = Sanitarian = Penyuluh Kesehatan = 818 Perawat = Apt/Ast.Apt = Analisis Lab = 3.552

7 Pendataan Puskesmas Tahap 1 Jumlah Non Nakes sebanyak orang Jumlah Non Nakes sebanyak orang Administrasi Umum = Keuangan = Pekarya = Pesuruh = Sopir = 1.466

8 Pendataan Puskesmas Tahap 2 Pendataan Puskesmas tahap 2 adalah Sensus Puskesmas di Indonesia dengan variabel lebih banyak daripada Pendataan Puskesmas tahap 1. Formulir Pendataan Puskesmas tahap 2 terbagi menjadi 10 bagian dengan variabel data yang lebih komprehensif. Pendataan Puskesmas tahap 2 adalah Sensus Puskesmas di Indonesia dengan variabel lebih banyak daripada Pendataan Puskesmas tahap 1. Formulir Pendataan Puskesmas tahap 2 terbagi menjadi 10 bagian dengan variabel data yang lebih komprehensif. Ruang Lingkup Pendataan Ruang Lingkup Pendataan Puskesmas hasil pendataan pertama berjumlah dengan jumlah Puskesmas Perawatan adalah dan jumlah Puskesmas Non Perawatan adalah Identitas Wilayah Identitas Wilayah Identitas Puskesmas Identitas Puskesmas Karakteristik Puskesmas Karakteristik Puskesmas

9 Pendataan Puskesmas Tahap 2 Identitas Wilayah Identitas Wilayah Identitas Puskesmas Identitas Puskesmas Karakteristik Puskesmas Karakteristik Puskesmas Bangunan Perumahan Bangunan Perumahan Sarana Penunjang Sarana Penunjang Peralatan Puskesmas Peralatan Puskesmas Pengorganisasian Puskesmas Pengorganisasian Puskesmas Program Puskesmas Program Puskesmas Pembiayaan Puskesmas Pembiayaan Puskesmas Jaringan Puskesmas Jaringan Puskesmas

10 Pendataan Puskesmas Tahap 2 Pengumpulan Data Pengumpulan Data Pendataan Puskesmas dilakukan dengan cara mengisi lembar kuesioner yang mengacu pada Pedoman Pengisian dan Definisi Operasional. Penanggung Jawab Pengisian kuesioner adalah kepala puskesmas. Lembar kuesioner yang telah diisi, diserahkan ke Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota (unit pengelolaan data dan informasi) Pengolahan dan Analisis Data Pengolahan dan Analisis Data Data yang telah terkumpul di Dinkes Kabupaten/Kota, diolah dengan menggunakan software Pendataan Puskesmas oleh petugas Unit Pengelolaan Data dan Informasi. Software Pendataan Puskesmas ada dua jenis, yaitu : 1. Software yang menggunakan teknologi U3 pada Flash Disc 2. Software yang menggunakan Microsoft Access

11 Pendataan Puskesmas Tahap 2 Tahapan Pelaksanaan Pendataan Puskesmas 2006 Tahapan Pelaksanaan Pendataan Puskesmas 2006Persiapan Pertemuan analisis kebutuhan informasi Pertemuan analisis kebutuhan informasi Pertemuan perencanaan pendataan Pertemuan perencanaan pendataan Pengorganisasian, ketenagaan, dan penjadwalan Pengorganisasian, ketenagaan, dan penjadwalan Pertemuan lintas program Pertemuan lintas program Pembuatan Instrumen Pertemuan lintas program Pertemuan lintas program Uji coba instrumen pengumpulan data Uji coba instrumen pengumpulan data Pembuatan Software Pembuatan Software Pengumpulan Data Sosialisasi instrumen dan pedoman Sosialisasi instrumen dan pedoman Penggandaan instrumen Penggandaan instrumen Pelatihan Training on Trainer (TOT) untuk tingkat provinsi Pelatihan Training on Trainer (TOT) untuk tingkat provinsi Pelatihan petugas kabupaten/kota di provinsi Pelatihan petugas kabupaten/kota di provinsi Pertemuan rutin Puskesmas di Kabupaten/Kota Pertemuan rutin Puskesmas di Kabupaten/Kota Pengisian instrumen oleh Kepala Puskesmas Pengisian instrumen oleh Kepala Puskesmas Pengambilan instrumen oleh petugas kabupaten/kota Pengambilan instrumen oleh petugas kabupaten/kota Pencetakan dan Pengiriman Pencetakan dan Pengiriman

12 Pendataan Puskesmas Tahap 2 Pengolahan Data di Kabupaten/Kota Validasi dan entry data Validasi dan entry data Pengiriman hasil entry data (database) ke Provinsi dan Pusat Pengiriman hasil entry data (database) ke Provinsi dan Pusat Run output tingkat Kabupaten/Kota Run output tingkat Kabupaten/Kota Pengolahan dan Analisis Data di Provinsi Run output tingkat Provinsi Run output tingkat Provinsi Analisis data tingkat Provinsi Analisis data tingkat Provinsi Pengolahan dan Analisis Data di Pusat Run output tingkat Pusat Run output tingkat Pusat Analisis data tingkat Pusat Analisis data tingkat Pusat Penyajian Informasi Penyusunan Penyusunan Pencetakan dan Pengiriman Pencetakan dan Pengiriman

13 Pendataan Puskesmas Tahap 2 Pembiayaan Pembiayaan Pembiayaan Pendataan Puskesmas ini menggunakan DIPA Pusdatin 2006 dan Dana Khusus Direktorat Jenderal Bina Kesehatan Masyarakat (Ditjen Bina Kesmas) untuk Pendataan Puskesmas tahun 2006 Inventarisasi Hasil Pendataan Puskesmas Tahun 2006 Inventarisasi Hasil Pendataan Puskesmas Tahun 2006 Semua Provinsi telah mengikuti Sosialisasi Tingkat Pusat dan TOT Semua Provinsi telah mengikuti Sosialisasi Tingkat Pusat dan TOT Yang melakukan sosialisasi tingkat provinsi = 16 Provinsi Yang melakukan sosialisasi tingkat provinsi = 16 Provinsi Yang melakukan sosialisasi tingkat Kabupaten/Kota = 10 Provinsi Yang melakukan sosialisasi tingkat Kabupaten/Kota = 10 Provinsi Yang melakukan pengumpulan data = 10 Provinsi Yang melakukan pengumpulan data = 10 Provinsi Yang telah mengirimkan data ke pusat = 6 Provinsi Yang telah mengirimkan data ke pusat = 6 Provinsi

14 RENCANA RANGKAIAN KEGIATAN PEMUTAKHIRAN DATA DASAR PUSKESMAS 1. Evaluasi pendataan Puskesmas tahun 2006 dan penyusunan rencana pendataan Puskesmas tahun Penyesuaian pedoman dan aplikasi pendataan Puskesmas 3. Pelatihan/Pembekalan pendataan Puskesmas 4. Updating data dasar Puskesmas 5. Bimbingan teknis pendataan Puskesmas

15 EVALUASI PENDATAAN PUSKESMAS Evaluasi Pendataan Puskesmas tahun 2006 telah dilakukan di tingkat pusat (internal depkes) dengan mengundang 4 provinsi dan 1 kabupaten pada bulan April. Pada pertemuan tersebut disepakati hal-hal sebagai berikut :

16 EVALUASI PENDATAAN PUSKESMAS UPDATING DATA DILAKUKAN BULAN JUNI SETIAP TAHUNNYA UPDATING DATA DILAKUKAN BULAN JUNI SETIAP TAHUNNYA IDENTITAS PUSKESMAS (BAGIAN II) IDENTITAS PUSKESMAS (BAGIAN II) - DITAMBAHKAN KODE POS & NO HP KEPALA PUSKESMAS (205) KARAKTERISTIK PUSKESMAS (BAGIAN III) KARAKTERISTIK PUSKESMAS (BAGIAN III) - DITAMBAHKAN JUMLAH PENDUDUK PADA LETAK GEOGRAFIS WILAYAH PUSKESMAS (307) WILAYAH PUSKESMAS (307) - STATUS KEPEMILIKAN TANAH UNTUK PILIHAN TDK JELAS & HARUS DICARI LAGI (311) & HARUS DICARI LAGI (311) PERALATAN PUSKESMAS (BAGIAN VI) PERALATAN PUSKESMAS (BAGIAN VI) - PADA IMUNISASI KIT DITAMBAHKAN COOL CHAIN (604) - JUMLAH SANITASI KIT DIMASUKKAN (605) - PADA BAGIAN LABORATORIUM SET DIBREAKDOWN SESUAI FUNGSINYA (608) FUNGSINYA (608)

17 EVALUASI PENDATAAN PUSKESMAS - DITAMBAHKAN JARUM SUNTIK, INCENERATOR - DITAMBAHKAN STERILISATOR PENGORGANISASIAN PUSKESMAS (BAGIAN VII) PENGORGANISASIAN PUSKESMAS (BAGIAN VII) - DIPISAHKAN ANTARA ASISTEN EPOTEKER DENGAN APOTEKER - DITAMBAHKAN KETERAPIAN FISIK DAN KETEKNISIAN MEDIS PADA PILIHAN JENIS TENAGA (701) PADA PILIHAN JENIS TENAGA (701) - SUSUNAN JENIS PENDIDIKAN TERAKHIR DIURUTKAN DARI YANG TINGKATANNYA PALING TINGGI YANG TINGKATANNYA PALING TINGGI - PADA BAGIAN KETENAGAAN S1 FARMASI DIHILANGKAN (717) DEFINISI OPERASIONAL DITAMBAHKAN MENJADI YANG DEFINISI OPERASIONAL DITAMBAHKAN MENJADI YANG TERMASUK APOTEKER ADALAH S1 FARMASI SERTA LULUS TERMASUK APOTEKER ADALAH S1 FARMASI SERTA LULUS PENDIDIKAN PROFESI PENDIDIKAN PROFESI

18 EVALUASI PENDATAAN PUSKESMAS JARINGAN PUSKESMAS (BAGIAN X) JARINGAN PUSKESMAS (BAGIAN X) - PUSKESMAS PEMBANTU DIBREAKDOWN BERDASARKAN KONDISI KONDISI FOTO DAN KOORDINAT LOKASI (BAGIAN XI) FOTO DAN KOORDINAT LOKASI (BAGIAN XI) - PEMBAGIAN GPS & KAMERA SEGERA - AKAN DILAKSANAKAN PELATIHAN UNTUK MENGGUNAKAN GPS GPS

19 RENCANA TINDAK LANJUT SEDANG DILAKUKAN PERBAIKAN/REVISI PEDOMAN DAN SOFTWARE APLIKASI PENDATAAN PUSKESMAS SEDANG DILAKUKAN PERBAIKAN/REVISI PEDOMAN DAN SOFTWARE APLIKASI PENDATAAN PUSKESMAS PELATIHAN/PEMBEKALAN PENDATAAN PUSKESMAS TINGKAT PUSAT AKAN DILAKSANAKAN PADA MINGGU KE-2 BULAN AGUSTUS 2007 PELATIHAN/PEMBEKALAN PENDATAAN PUSKESMAS TINGKAT PUSAT AKAN DILAKSANAKAN PADA MINGGU KE-2 BULAN AGUSTUS 2007 PELATIHAN/PEMBEKALAN PENDATAAN PUSKESMAS TINGKAT PROVINSI AKAN DILAKSANAKAN PADA MINGGU KE 3-4 BULAN AGUSTUS 2007 PELATIHAN/PEMBEKALAN PENDATAAN PUSKESMAS TINGKAT PROVINSI AKAN DILAKSANAKAN PADA MINGGU KE 3-4 BULAN AGUSTUS 2007

20 RENCANA TINDAK LANJUT PELAKSANAAN UPDATING DATA DILAKUKAN PADA AWAL SEPTEMBER DAN DIHARAPKAN AKHIR SEPTEMBER DATA SUDAH DIKUMPULKAN, DIENTRY DAN DIKIRIMKAN KE PUSAT PELAKSANAAN UPDATING DATA DILAKUKAN PADA AWAL SEPTEMBER DAN DIHARAPKAN AKHIR SEPTEMBER DATA SUDAH DIKUMPULKAN, DIENTRY DAN DIKIRIMKAN KE PUSAT PENGOLAHAN DAN PENYAJIAN  PENGEMBANGAN SIG SUMBER DAYA PUSKESMAS PENGOLAHAN DAN PENYAJIAN  PENGEMBANGAN SIG SUMBER DAYA PUSKESMAS


Download ppt "Latar Belakang Mendukung Visi dan Misi Depkes untuk: Mendukung Visi dan Misi Depkes untuk: VISI : memandirikan masyarakat MISI : membuat rakyat sehat Salah."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google