Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

DASAR-DASAR PENGUJIAN TEGANGAN TINGGI (a)Menemukan bahan (di dalam atau yang menjadi komponen suatu alat tegangan tinggi) yang kwalitasnya tidak baik,

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "DASAR-DASAR PENGUJIAN TEGANGAN TINGGI (a)Menemukan bahan (di dalam atau yang menjadi komponen suatu alat tegangan tinggi) yang kwalitasnya tidak baik,"— Transcript presentasi:

1 DASAR-DASAR PENGUJIAN TEGANGAN TINGGI (a)Menemukan bahan (di dalam atau yang menjadi komponen suatu alat tegangan tinggi) yang kwalitasnya tidak baik, atau yang cara pembuatannya salah. (b)Memberikan jaminan bahwa alat-alat listrik dapat dipakai pada tegangan normalnya untuk waktu yang tak terbatas. (c)Memberikan jaminan bahwa isolasi alat-alat dapat tahan terhadap tegangan lebih (yang didapati dalam praktek operasi sehari-hari) untuk waktu terbatas. Gambar-1

2 Gambar-2

3 Withstand test  Pengujian ketahanan  Sebuah tegangan tertentu diterapkan untuk waktu tertentu, bila tidak terjadi lompatan api (flashover, disruptive discharge), maka pengujiannya dianggap memuaskan. Discharge test  Pengujian pelepasan  Tegangan yang dinaikan sehingga terjadi pelepasan pada benda yang diuji, tegangan pelepasan lebih tinggi dari tegangan ketahanan. Pengujian dapat dilakukan dengan suasana kering (udara biasa) dan udara basah (menirukan keadaan hujan) Breakdown  Pengujian kegagalan  Tegangan dinaikan sampai terjadi kegagalan (breakdown) di dalam benda (specimen) yang diuji.

4 TEKNIK PEMBANGKITAN DAN PENGUJIAN DENGAN TEGANGAN TINGI BOLAK-BALIK. Frekwensi rendah*) 1.Keperluan dan Fungsi Pengujian 2.Transformator Pembangkit Tegangan Tinggi untuk Pengujian 3.Pengujian Tegangan Tinggin Bolak-balik 4.Pengukuran Tegangan Tinggi Bolak-balik

5 1.Keperluan dan Fungsi Pengujian Tegangan lebih : (a)Kenaikan Amplituda tegangan bolak-balik dengan frekwensi rendah, disebut tegangan stasioner (b) Tegangan lebih peralihan (transient), yang menyebabkan sebagian sistem berosilasi pada frekwensinya sendiri atau frekwensi lain yang tak-periodik 2.Trasnformator Pembangkit Tegangan Tinggi untuk Pengujian a.Ciri-ciri transformator penguji b.Konstruksi transformator penguji c.Beberapa karakateristik transformator pengujian

6 a.Ciri-ciri transformator Pengujian : Perbandingan jumlah lipatannya (turn ratio N) lebih besar dari pada perbandingan pada transformator tenaga (power transformer). Kapasitas kVA kecil dibandingkan dengan kapasitas trafo Tarnsformator fasa dipakai untuk pengujian khusus Ujung lilitan terminal di tanam di dalam tanah (grounded) Isolasi untuk transformator pengujian hanya diperhitungkan isolasi terhadapan tegangan penguji maksimum. Konstruksi lilitan dan isolasinya harus tercapai gradien tegangan (dv/dx)

7 b. Konstruksi Transformator penguji Gambar-1

8 Gambar-2

9 Gambar-3

10 Gambar-4

11 c. Beberapa karakteristik transformator pengujian Tegangan Sekunder pada Transformator (kV) Kapasitas (kVA) Frekwensi Resonasi (Hertz) Catatan (P.Triac.) , Sebuah terminal dibumikan dengan 6 buah isolator gantung paralel. Kedua terminal tidak dibumikan Sebuah terminal dibumikan Kedua terminal tidak dibumikan Sebuah terminal dibumikan Kedua terminal tidak dibumikan

12 a. Pokok-pokok Pengujian :  Pengujian ketahanan dalam udara  Pengujian ketahanan dalam minyak atau air  Pengujian ketahanan untuk tiap lapisan (isolator)  Pengujian lompatan (api) dalam suasana kering  Pengujian lompatan (api) dalam suasana basah  Pengujian tembus (puncture) atau kegagalan (breakdown) b. Faktor Koreksi Keadaan Udara 3. Pengujian Tegangan Tinggi Bolak-balik Japanese Industrial Standard (JIS) C3801 dan Japanese Electrotechnical Committee (JEC) Standard 106 keadaan standard : Tekanan barometer ………………………………………760 mm Hg (1013 mbar) Suhu keliling ……………………………………………… 20 0 C Kelmbaban mutlak ……………………………………….. 11 gram/m 3

13 V s : tegangan lompatan pada keadaan standard V B : tegangan lompatan yang diukur pada keadaan sebenarnya d : kepadatan udara relatif (relative air density) b B : Tekanan udara pada waktu pengujian (mm Hg) t B : Suhu keliling pada waktu pengujian ( 0 C) V S = V B K H K H  faktor koreksi Pers. 1 Pers. 2

14 Jenis Peralatan50Hz IMPLUS + (1x40)- (1x40)+ (1x5) ROD GAPBCDF SUSPENSION INSULATOR BCDF PIN TYPE INSULATOR ADE INSULATOR FOR APPARATUS BDE BUSHINGBCD SEMUAGH Gambar-5 (a)

15 Gambar-5 (b)

16 1,0 0,85 0,7 0,6 0,5 0,4 1,0 0,85 0,7 0,6 0,5 0, ,0 0,85 0,7 0,6 0,5 0, ,0 0,85 0,7 0,6 0,5 0, , –+–+ –– + Kelembaban (lengkungan G, Gbr. A) Kepadatan Udara Kelembaban (Lengkung H, gbr A) Kepadatan Udara Kelembaban lengkung (Lengkung H, gbr. A) Arus bolak-balikSurja HubungSurja Petir Lebar sela (m) Kepadatan Udara Pers. 4 Pers. 3 Pers. 5

17 Gambar-6 Dimana b B adalah tekanan udara dalam millibar, maka pers -3 kelihatan sama saja dengan -5. Sebenarnya persamaan -6 hanya berlaku pada : 0,9  d  1,1 ………………….. Apabila d = 0,7, maka k D =0,73 dan bila d = 0,8, maka k D = 0,82 Pers. 6 Pers. 7

18 4. Pengujian dalam suasana basah Dimana  adalah resistivitas dalam ohm-cm Gambar-7 Pers. 8

19 5. Alat penguji dan sirkuit pengujian Gambar-8 (a)

20 Gambar-9 (b)

21 D. Pengukuran Tegangan Tinggi Bolak Balik 1. Pembagian Kapasitor V : tegangan yang diukur oleh (static) Voltmeter CS : Kapasitasi dari voltmeter  harganya berubah bila penunjukan meter berubah Gambar-9 (a) (b) (c) Pers. 10 Pers. 11 Pers. 9

22 2. Pembagian Tahanan 3. Voltmeter Elektrostatik Gambar-10 Pers. 12 Pers. 13 Pers. 15 Pers. 14

23 Gambar-11 Gambar-12

24 Alat yang dipakai Cara PengukuranGambarRumus Sela – bolaLangsungV2 pada Gbr. 8 (a) VoltmeterlangsungDengan voltmeter elektrostatik Gbr. 10 Gbr. 11 Tidak langsung Dengan trafoV 1 pada Gbr. 8 (a) Dengan P.T.V 3 pada Gbr. 8 Dengan pembagi CGbr. 9 (b) dan (c)Pers. 10 Pers. 11 Dengan pembagi R- ApermeterTidak langsung Dengan pembagi CGbr. 9Pers. 9 d. Voltmeter puncak

25 Gambar-13


Download ppt "DASAR-DASAR PENGUJIAN TEGANGAN TINGGI (a)Menemukan bahan (di dalam atau yang menjadi komponen suatu alat tegangan tinggi) yang kwalitasnya tidak baik,"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google