Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Konsep Dasar Pemrograman COBOL Dosen : Ahmad Apandi, ST PART 1.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Konsep Dasar Pemrograman COBOL Dosen : Ahmad Apandi, ST PART 1."— Transcript presentasi:

1 Konsep Dasar Pemrograman COBOL Dosen : Ahmad Apandi, ST PART 1

2 COBOL (Common Business Oriented Language) adalah suatu bahasa pemrograman yang berorientasi langsung pada persoalan – persoalan bisnis. COBOL hampir dapat digunakan pada semua komputer bila terdapat compiler COBOL-nya Cobol Diciptakan pada tahun 1959 dan dikembangkan oleh suatu grup bernama CODASYL (Conference on Data System Language). Pendahuluan

3 Structure Program COBOL Secara keseluruhan pada intinya struktur program COBOL dibagi menjadi 4 bagian yang disebut DI VISION 1. IDENTIFICATION DIVISION. 2. ENVIRONMENT DIVISION. 3. DATA DIVISION. 4. PROCEDURE DIVISION.

4 Identification Division Berisi informasi tentang identitas program bersangkutan (nama program, nama pembuat, tanggal program dibuat, dll). IDENTIFICATION DIVISION tidak mempunyai pengaruh terhadap proses program, hanya sebagai identi fikasi.

5 Environment Division Berisi informasi tentang keadaan komputer dan alat – alat yang digunakan. Divisi ini terdiri atas 2 section yaitu : – CONFIGURATION SECTION Berisi informasi mengenai komputer yang digunakan. – INPUT – OUTPUT SECTION Menerangkan peralatan yang digunakan untuk memproses file, baik peralatan input juga peralatan output

6 Data Division Divisi ini terdiri dari beberapa section yaitu : – FILE SECTION Digunakan untuk menjelaskan masing – masing file (nama file, nama record dalam file, jenjang item dalam record dan ukuran data item) yang digunakan dalam program. – WORKING – STORAGE SECTION Digunakan untuk mendeklarasikan variabel –variabel yang diperlukan dalam program beserta tipe dari variabel tsb.

7 Data Division – SCREEN SECTION Digunakan untuk merancang tampilan input data maupun output program. – LINKAGE SECTION Digunakan untuk menerangkan data yang mempunyai hubungan dengan program lain. – REPORT SECTION. Digunakan untuk menggambarkan bentuk dan laporan yang akan dicetak.

8 Procedure Division – Divisi ini adalah inti dari pemrograman COBOL karena semua prosedur pekerjaan proses dari input data menjadi output.

9 Bentuk Data – Data Variabel Data variabel adalah data yang nilainya dapat berubah didalam program. Nilai data ini akan selalu berubah bila dibaca nilai data yang lain dengan nama data yang sama.

10 Bentuk Data – Data Konstanta adalah bentuk dari data yang dibutuhkan untuk pengolahan dimana nilai datanya tidak tergantung dari input yang dibaca. Ada 3 bentuk dari konstanta yang dapat dipakai dalam PROCEDURE DIVISION pada program COBOL, yaitu Numeric Literal, Non Numeric Literal, dan Figurative Constant.

11 Numeric Literal Aturan penggunaan – Panjang maksimum 18 digit. – Boleh ada tanda plus atau minus yang letaknya pada posisi terkiri tanpa ada spasi dengan angka pertama.Bila tidak bertanda berarti bernilai positif. – Boleh ada titik desimal dimana saja kecuali pada posisi terkanan.

12 Non Numeric Literal Adalah konstanta yang digunakan bukan untuk operasi arithmatika. Aturan penggunaan : – Panjang maksimum 120 karakter – Boleh terdiri dari kumpulan karakter (Character set) kecuali karakter petik. – Dibatasi tanda petik pada awal dan akhir.

13 Figurative Constant Figurative constant termasuk dalam COBOL reserved word yang mempunyai maksud tertentu yang namanya sudah dikenal oleh compiler. Contoh : ZERO, ZEROS, ZEROES berarti nilai nol SPACE,SPACES berarti nilai 1 blank atau spasi QUOTE, QUOTES berarti tanda petik

14 COBOL Reserved Word COBOL reserved word adalah kata yang telah didefinisikan yang mempunyai arti dan kegunaan tertentu dalam bahasa COBOL. Programmer tidak boleh menggunakan kata –kata tersebut untuk membentuk nama data atau nama paragraph, kecuali dalam bentuk yang telah ditentukan oleh COBOL.

15 Beberapa contoh COBOL Reserved Word

16 Operator Aritmatika Penulisan ungkapan aritmatika harus dipisahkan paling sedikit dengan sebuah blank atau spasi.

17 Aturan Penulisan Source Program Kolom yang tersedia untuk menulis program COBOL dimulai dari kolom 1 sampai dengan kolom 80. – Kolom 1 -6 : Digunakan untuk nomor urut (bilamana diperlukan) sifatnya optional. Nomor yang diberika n harus urut dari kecil ke besar

18 Aturan Penulisan Source Program – Kolom 7 : Digunakan untuk : Tanda baris sambungan dari baris sebelumnya Bila diisi dengan karakter (*), maka apa yang ditulis pada baris ini dianggap sebagai komentar. Bila diisi dengan slash (/), maka baris yang ada tandanya dianggap sebagai komentar. Dan akan dicetak mulai halaman baru teratas, bila source program dicetak di printer.

19 Aturan Penulisan Source Program – Kolom : Disebut dengan area A Semua judul divisi, judul seksi, nama paragraph, judul file description, level number 01 dan level number 77 ditulis mulai di kolom ini.

20 Aturan Penulisan Source Program – Kolom : Disebut dengan area B Semua elemen program selain yang ditulis di area A, ditulis pad a area B ini. – Kolom : Merupakan kolom yang tidak diproses oleh komputer, bisa diisi dengan catatan apa saja hanya untuk dokumentasi program.

21 Level Number Level number atau nomor jenjang adalah suatu nomor yang menunjukkan jenjang dari data item dalam suatu record. Level number yang digunakan : – 01, digunakan untuk mengawali keterangan dari record (record description). – 02 – 49, digunakan untuk mengawali keterangan dari data item. – 66, digunakan untuk RENAMES. – 77, Digunakan untuk mengawali data item yang berdiri sendiri. Hanya boleh terdapat pada WORKING-STORAGE SECTION. – 88, digunakan untuk mengawali suatu nama kondisi.

22 Debugging Debugging adalah prosese mencari sebab kesalahan program dan membetulkannya. Kesalahan-kesalahan tersebut diantaranya :  Kesalahan bahasa ( language errors)  Kesalahan sewaktu proses (run-time errors),  Kesalahan logika program ( logical errors ).

23 Kesalahan Bahasa Kesalahan bahasa atau kesalahan penulisan (syntax errors) adalah kesalahan didalam penulisan source program yang tidak sesuai dengan yang disyaratkan. Kesalahan in merupakan kesalahan yang relatif mudah dilacak dan dibetulkan, karena kompile COBOL akan mendeteksi dan memberitahukan letak serta sebab kesalahannya.

24 Kesalahan Sewaktu Proses Kesalahan sewaktu proses (run-time errors) adalah kesalahan yang terjadi sewaktu executable program dijalankan. Kesalahan ini menyebabkan program terhenti sebelum saatnya. Bila terjadi run-time errors, COBOL akan menyajikan sebab dari kesalahan, nama-program dari PROGRAM-ID dan baris dari program yang salah.

25 Kesalahan Logika Merupakan kesalahan yang tidak bisa dilacak oleh COBOL, karena kesalahan terdapat pada logika pemrogramannya.


Download ppt "Konsep Dasar Pemrograman COBOL Dosen : Ahmad Apandi, ST PART 1."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google