Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Analisis Wacana (Discourse Analysis). Apa itu Wacana? Wacana secara sederhana bisa diartikan sebagai segala komunikasi lisan atau tulisan, yang sistematis,

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Analisis Wacana (Discourse Analysis). Apa itu Wacana? Wacana secara sederhana bisa diartikan sebagai segala komunikasi lisan atau tulisan, yang sistematis,"— Transcript presentasi:

1 Analisis Wacana (Discourse Analysis)

2 Apa itu Wacana? Wacana secara sederhana bisa diartikan sebagai segala komunikasi lisan atau tulisan, yang sistematis, dan memiliki tujuan tertentu. Wacana secara sederhana bisa diartikan sebagai segala komunikasi lisan atau tulisan, yang sistematis, dan memiliki tujuan tertentu. Wacana terutama terkait dengan hubungan antara konteks sosial dari pemakaian bahasa. Wacana terutama terkait dengan hubungan antara konteks sosial dari pemakaian bahasa.

3 Fokus kajian: Karena bahasa adalah aspek sentral dari penggambaran suatu objek atau peristiwa (dalam pemberitaan), dan lewat bahasa ideologi terserap di dalamnya, maka aspek inilah yang dipelajari dalam analisis wacana Karena bahasa adalah aspek sentral dari penggambaran suatu objek atau peristiwa (dalam pemberitaan), dan lewat bahasa ideologi terserap di dalamnya, maka aspek inilah yang dipelajari dalam analisis wacana

4 Definisi: Analisis Wacana adalah analisis yang mencoba membedah praktik pemakaian bahasa, terutama politik bahasa

5 Bahasa dianalisis bukan hanya dengan menggambarkan semata dari aspek kebahasaan, tetapi juga dihubungkan dengan konteks. Konteks di sini berarti bahasa dipakai untuk tujuan dan praktik tertentu, termasuk di dalamnya praktik kekuasaan. Bahasa dianalisis bukan hanya dengan menggambarkan semata dari aspek kebahasaan, tetapi juga dihubungkan dengan konteks. Konteks di sini berarti bahasa dipakai untuk tujuan dan praktik tertentu, termasuk di dalamnya praktik kekuasaan.

6 Media dan ideologi: Melalui media, ideologi dibangun oleh kelompok yang dominan dengan tujuan untuk mereproduksi dan melegitimasi dominasi mereka. Melalui media, ideologi dibangun oleh kelompok yang dominan dengan tujuan untuk mereproduksi dan melegitimasi dominasi mereka. Strategi utamanya adalah dengan membuat kesadaran pada khalayak bahwa dominasi itu diterima secara taken for granted. Strategi utamanya adalah dengan membuat kesadaran pada khalayak bahwa dominasi itu diterima secara taken for granted.

7 Konsep tentang FAKTA: positiviskritis Merupakan cerminan & refleksi dari kenyataan. Maka, berita haruslah sama dengan fakta yang diliput Tidak mungkin cerminan realitas, karena berita yang terbentuk hanya cerminan dari kepentingan tertentu

8 Posisi media: positiviskritis Media sarana yang bebas & netral. Media menggambarkan diskusi apa yang ada dalam masyarakat. Media hanya dimanfaatkan & menjadi alat kelompok kepentingan. Biasanya kelompok yang dominan.

9 Posisi wartawan: positiviskritis Wartawan hanyalah sebagai pelapor dari suatu peristiwa Nilai & ideologi wartawan tidak dapat dipisahkan dari proses peliputan & pelaporan suatu peristiwa

10 Konsep Pemberitaan: positiviskritis Objektif, tidak berpihak. Objektif, tidak berpihak. Memakai bahasa yang tidak menimbulkan penafsiran yang beraneka Memakai bahasa yang tidak menimbulkan penafsiran yang beraneka Mencerminkan ideologi media & kepentingan sosial,ekonomi,politik tertentu Mencerminkan ideologi media & kepentingan sosial,ekonomi,politik tertentu Bahasa menunjukkan bagaimana kelompok sendiri diunggulkan & memarjinalkan kelompok lain Bahasa menunjukkan bagaimana kelompok sendiri diunggulkan & memarjinalkan kelompok lain

11 Model Analisis Wacana Roger Fowler: Fowler memandang bahasa sebagai praktik sosial melalui mana suatu kelompok memantapkan dan menyebarkan ideologinya dengan melihat bagaimana tata bahasa /grammar dan pilihan kosa kata tertentu membawa implikasi dan ideologi tertentu Fowler memandang bahasa sebagai praktik sosial melalui mana suatu kelompok memantapkan dan menyebarkan ideologinya dengan melihat bagaimana tata bahasa /grammar dan pilihan kosa kata tertentu membawa implikasi dan ideologi tertentu

12 Fokus kajian Roger Fowler: Penggunaan Kosakata tertentu Penggunaan Kosakata tertentu Bagaimana realitas atau fakta diklasifikasikan Bagaimana realitas atau fakta diklasifikasikan

13 anti-interfetPro-interfet Masalah dalam negeri Masalah internasional Intervensi, konspirasi internasional Bantuan kemanusiaan Menambah kekerasan Menghentikan kekerasan

14 Kosakata: Eriyanto, melakukan penelitian terhadap pemberitaan kasus yang berkaitan dengan konflik Ambon dalam KOMPAS & REPUBLIKA. Eriyanto, melakukan penelitian terhadap pemberitaan kasus yang berkaitan dengan konflik Ambon dalam KOMPAS & REPUBLIKA. Hasil temuannya adalah sebagai berikut: Hasil temuannya adalah sebagai berikut:

15 KOSAKATA PERANG KOSAKATA PENGHALUSAN Perang, pembunuhan, pembantaian, pembasmian, pembumi hangusan Tragedi, insiden, pertikaian, masalah Perang antara islam kristen, pembantaian pasukan kristen thd mujahidin muslim Kerusuhan berbau SARA, konflik bernuansa SARA, pertikaian antar agama

16 Marjinalisasi: aktorperistiwaaktor Seorg gadis diperkosaBeramai-ramai Seorg wanita DigagahiPemuda Gadis kecil Dinodai Seorang pengangguran Gadis SMA Diperawani Tetangganya sendiri Seorg anak disetubuhi Ayah tirinya

17 Asumsinya: Pemakaian kata,kalimat, susunan, bentuk kalimat, dan proposisi tidak dipandang semata sebagai persoalan teknis belaka. Tetapi ini merupakan ekspresi dari ideologi : upaya untuk membentuk pendapat umum, meneguhkan, dan membenarkan pihak sendiri dan mengucilkan pihak lain. Pemakaian kata,kalimat, susunan, bentuk kalimat, dan proposisi tidak dipandang semata sebagai persoalan teknis belaka. Tetapi ini merupakan ekspresi dari ideologi : upaya untuk membentuk pendapat umum, meneguhkan, dan membenarkan pihak sendiri dan mengucilkan pihak lain.

18 Aktor (korban) Keterang an aktor (korban) peristiwa Aktor (pelaku) Keterangan aktor (pelaku) gadiscantikdiperkosapemuda penganggur an Seorang wanita Yang bekerja di bar digagahipemuda Yang sedang mabuk Seorang anak Yang montok disetubuhi Ayahnya sendiri Yang baru cerai

19 Aspek tata-bahasa: Aktif Seorang ayah memperkosa anak gadisnya sendiri yang berumur 12 tahun. Pasif Seorang anak gadis yang baru berumur 12 tahun diperkosa ayahnya sendiri.

20 Tahapan Analisis Wacana: 1. Pemilihan masalah 2. Pemilihan teks berita 3. Analisa tingkat kosakata 4. Analisa tingkat tata-bahasa 5. Interprestasi hasil analisis 6. Kesimpulan & deskripsi hasil analisis


Download ppt "Analisis Wacana (Discourse Analysis). Apa itu Wacana? Wacana secara sederhana bisa diartikan sebagai segala komunikasi lisan atau tulisan, yang sistematis,"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google