Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

ILMU TANAH Ilmu yang mempelajari asal, cara terbentuk dan sifat-sifat tanaah secara umum.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "ILMU TANAH Ilmu yang mempelajari asal, cara terbentuk dan sifat-sifat tanaah secara umum."— Transcript presentasi:

1 ILMU TANAH Ilmu yang mempelajari asal, cara terbentuk dan sifat-sifat tanaah secara umum

2 Mengapa Tanah Perlu Dipelajari Penduduk meningkat pesat sdgk sumberdaya tanah yg layak diusahakan semakin menurun Penyusutan luas tnh pertanian krn pergeseran penggunaan lahan pertanian ke non pertanian Tanah mempunyai tingkat kesuburan yang berbeda, meski iklim dan faktor lingk.lain seragam atau sama Sejak peladangan berpindah menjadi pertanian menetap, maka tanah dipaksa berproduksi maks Pemberian pupuk tidak selalu meningkatkan produksi, jika macam dan dosis pupuk yang diberikan tdk sesuai kebutuhan Banyak faktor di dlm tanah yang berpengaruh thd pert. tanaman

3 Berdasar pendekatannya dibedakan dua cabang ilmu tanah 1. Pedologi : cabang Ilmu Tanah sebagai suatu bagian dr alam yang berada di permukaan bumi, terutama ditekankan pd hubungan antara tanah dengan faktor- faktor pembentuknya 2. Edafologi : cabang Ilmu Tanag yg mempelajari sbg alat produksi pertanian terutama ditekankan pd hubungan antara tanah dan tanaman

4 Ilmu Tanah dibedakan menjadi beberapa bidang 1. Fisika Tanah 2. Kimia Tanah 3. Kesuburan Tanah 4. Biologi Tanah 5. Mineralogi tanah 6. Genesa dan Klasifikasi tanah 7. Konservasi Tanah 8. Survei Tanaah dan evaluasi lahan, dll.

5 Definisi Tanah Ada beragam tgt sdt pandang/keahlian yg membuat 1. Ahli Pertanian : benda alam di permukaan bumi, tersusun dr bahan mineral (hasil pelapukan batuan) dan BO (hsl lapukan makhluk hdp), mampu menumbuhkan tnm. Dg sifat-2 ttt, yg terbentuk oleh pengaruh gabungan dr faktor-2 iklim, bahan induk, Jasad hidup dan topografi dalam kurun waktu ttt.

6 2. Menurut Soil Survey Staff (1999) Tanah: Suatu benda alam yang tersusun atas padatan (BO & Min), cairan dan gas pd permukaan bumi, menempati ruang dan dicirikan oleh salah satu atau dua berikut yaitu horison-2 atau lapisan-2 yg dpt dibedakan dr bahan asalnya sbg hasil dr proses penambahan, kehilangan, pemindahan dan transformasi energi dan bahan-2, mampu mendukung pertumbuhan tanaman dalam suatu lingkungan alami

7 Soil Function 1. Medium for plant growth 2. Recycling system for nutrient and organic matter 3. System for water supplay and purification 4. Habitat for soil organism 5. Engineering medium

8 Profil Tanah Profil tanah adalah penampang vertikal tanah (pada galian persegi 4 berukuran 1x1,5 m sedalam 2 m) pd suatu lahan. Profil tanah adalah penampang vertikal tanah (pada galian persegi 4 berukuran 1x1,5 m sedalam 2 m) pd suatu lahan. Pada Profil Tanah terlihat lapisan-2 yg berbeda satu sama lain (warna, struktur dan sifat-2 yg lain) yg disebut horison tnh Pada Profil Tanah terlihat lapisan-2 yg berbeda satu sama lain (warna, struktur dan sifat-2 yg lain) yg disebut horison tnh Masing-2 tanah (tergantung tingkat perkembangannya) punya sifat dan ciri profil (ssn & tebal msg-2 hor.) shg menentukan klasifikasi (nama) tanah tsb. Masing-2 tanah (tergantung tingkat perkembangannya) punya sifat dan ciri profil (ssn & tebal msg-2 hor.) shg menentukan klasifikasi (nama) tanah tsb. Tanah-2 berlereng terjal punya ssn hor.berbeda dengan tanah yang datar (pd tnh lereng terjal hor. Tinggal B, C dan R krn hor. A sdh tererosi atau tinggal C dan R saja. Tanah-2 di daerah datar punya ssn hor. lebih banyak Tanah-2 berlereng terjal punya ssn hor.berbeda dengan tanah yang datar (pd tnh lereng terjal hor. Tinggal B, C dan R krn hor. A sdh tererosi atau tinggal C dan R saja. Tanah-2 di daerah datar punya ssn hor. lebih banyak

9 9

10 4.REGOLIT: Bahan 2 lepas (termasuk tanah) di atas batuan keras, 5.SOLUM TANAH: Horizon tanah di atas bahan induk yg terdiri dari horizon O, A & horizon B, 6.KEDALAMAN EFEKTIF TANAH: Kedalaman tanah yg masih dapat ditembus akar tnm, 7.TOP SOIL: Lapisan tanah teratas yg biasanya andung bahan organik & berwarna gelap & subur setebal sampai 25 cm yg sering disebut lapisan olah tanah, 8.SUB SOIL: Lapisan bawah permukaan dg sedikit bahan organik (kurang subur) & lebih tebal dari top soil.

11 SOIL PROFILES SOIL HORIZONS SOIL HORIZONS O – organic, A – topsoil, B – subsoil, C – parent material, D – bedrock. D C B A Regolith Bedrock Top Soil

12 SOIL PROFILE  A series of horizontal layers of different chemical composition, particle size, & amount of organic matter.  Horizon = Each recognizable layer of the profile.  There are significant differences in texture, structure & colour of the soil horizons in a profile.

13 1.PROFIL TANAH: Penampang vertikal yg menunjukkan susunan horizon tanah yg terdiri dari solum tanah & bahan induk tanah, 2.HORISON TANAH: Lapisan 2 tanah yg berbeda susunan fisika & kimianya yg terletak sejajar permukaan tanah sbg akibat dari proses perkembangan tanah, 3.PEDON: Satuan individu terkecil dalam tiga dimensi dari suatu tanah.

14 Regolit Bahan-2 lepas satu sama lain yg terletak di atas batuan dg tebal ttt (dr bbrp cm s/d puluhan m) yang dapat berupa hancuran dari batuan di bawahnya atau diangkut dr tempat lain mll.air / udara yang diendapkan di atas hamparan batuan Bahan-2 lepas satu sama lain yg terletak di atas batuan dg tebal ttt (dr bbrp cm s/d puluhan m) yang dapat berupa hancuran dari batuan di bawahnya atau diangkut dr tempat lain mll.air / udara yang diendapkan di atas hamparan batuan

15  Solum : adalah hor. A dan B yaitu lapisan atas regolit yang telah mengalami hancuran biokimia dalam proses pembentukan tanah (proses Pedogenesis)  Horison C : (bahan induk) tidak termasuk dalam pengertian solum

16 Beda Solum dan Hor. C Solum kandungan BO > tinggi Solum kandungan BO > tinggi Pada solum didapatkan adanya akar tumbuhan. Pada solum didapatkan adanya akar tumbuhan. Pada solum didapat kegiatan jasad mikro Pada solum didapat kegiatan jasad mikro Ada hancuran iklim yang intensif Ada hancuran iklim yang intensif Di dapatkan horison-2/lapisan-2 hasil proses pedogenesis Di dapatkan horison-2/lapisan-2 hasil proses pedogenesis

17 Tanah atas (top soil) dan tanah bawah (sub soil) Tanah Atas : Tanah permukaan yang diolah; berwarna gelap (kdg BO tinggi), merupakan daerah utama pertumbuhan akar, mengandung hara dan air yang sll. berubah krn pengolahan, penambahan bahan organik, pemupukan, pengairan dan pemupukan. Tebal Lap. atas cm Tanah bawah : Lapisan di bawah lap. tanah atas

18 Komponen-2 Tanah Komponen-komponen penyusun tanah : 1. Bahan organik (hsl dekomp.jasad hdp terutama hewan dan tumbuhan) 2. Bahan Mineral (hsl lapukan batuan) Batuan → Batuan Kecil → Mineral Primer ↓ Sesqui-oksid ← Mineral sekunder 3. Air Tanah 4. Udara Tanah

19 ATMOSFER PASIR, DEBU & LEMPUNG

20 Fungsi bahan organik tanah  Mempengaruhi produktifitas tanah  Mempengaruhi warna tanah  Mempengaruhi struktur tanah  Mempengaruhi unsur hara (nutrisi) tanah  Sebagai sumber energi bagi kehidupan dalam tanah

21 Air Tanah 1. Ketersediaannya bervariasi; 2. Berfungsi sebagai pelarut Udara Tanah 1. Kaya CO2 0,3 – 3%; 2. Rendah O2 5-10% 3. Ber pengaruh pd kandungan Air Organisme Tanah – /g tanah species / g tanah 3. organik C ke anorganik C Bahan Mineral 1. menentukan ukuran butir 2.Mineral primer (quarts, feldspar, mica dll.) 3. Mineral liat (kaolonit, smektit dll.) 4. mineral liat berukuran koloidal shg berpengaruh pada plastisitas, kohesi, kekasaran, pengembangan dan dispersi mineral tanah

22 CEKAP SEMANTEN TERIMA KASIH KITA KETEMU SETELAH LEBARAN

23 SELAMAT BERLEBARAN MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN KITA MULAI KULIAH KE-2 PEMBENTUKAN TANAH

24 ASAL BAHAN TANAH Tanah berasal dr bhn mineral hsl pelapukn batuan (beku, sedimen, metamorf) atau dr abu vulkan atau endapan baru Tanah berasal dr bhn mineral hsl pelapukn batuan (beku, sedimen, metamorf) atau dr abu vulkan atau endapan baru Proses-2 pmbtkn tnh : pelapukan batuan (fisik & kimia) dibantu pengrh atm → bat terdisintegrasi → bhn induk (regolit) → proses-2 pedogenik → Tanah Proses-2 pmbtkn tnh : pelapukan batuan (fisik & kimia) dibantu pengrh atm → bat terdisintegrasi → bhn induk (regolit) → proses-2 pedogenik → Tanah Proses-2 pedogenik dipercepat oleh suhu dn lengas ↑. Oki di d.tropis > dr d.sedang Proses-2 pedogenik dipercepat oleh suhu dn lengas ↑. Oki di d.tropis > dr d.sedang

25 BATUAN INDUK  Adalah batuan asal yang belum melapuk. Batuan stlh melapuk → bahan induk tanah  Batuan t.d. beragam mineral, shg sifat fisik dan kimia dr.mineral dlm batuan beragam  Berdasarkan letak & proses pbtkn. Batuan induk digol. Ke dalam 3 kelas : beku, sedimen dan malihan (metamorf)

26 PROSES PELAPUKAN BATUAN INDUK Pelapukan : proses pemecahan dan transformasi batuan dan mineral secara alami menjadi bahan-2 lepas (regolit) Proses pelapukan terjadi scr fisik & kimia yg berlangsung simultan diawali dg keretakan fisik, diikuti reaksi kimia Proses pelapukan tjd sebelum jasad hidup muncul → aktivitasnya↑..plpk kimia

27 PELAPUKAN SECARA FISIK Batuan masif pecah → fragmen-2 kecil tanpa perubahan komposisi kimianya Batuan masif pecah → fragmen-2 kecil tanpa perubahan komposisi kimianya Akibat naik turunnya suhu dan coefisien mengembang & mengkerut mineral → lama kelamaan bat. rapuh & mudah hancur Akibat naik turunnya suhu dan coefisien mengembang & mengkerut mineral → lama kelamaan bat. rapuh & mudah hancur Di d. sedang suhu & air berperan penting Di d. sedang suhu & air berperan penting Pengangkutan bat. oleh air → plpk fisik Pengangkutan bat. oleh air → plpk fisik Akar tnm dlm retakan bat → hancurkan bat Akar tnm dlm retakan bat → hancurkan bat

28 PELAPUKAN BAT. SCR KIMIA Ada 4 cara yang penting : 1. Hidrasi & Dehidrasi 2. Oksidasi & Reduksi 3. Hydrolisis 4. Pelapukan

29 HIDRASI & DEHIDRASI Hidrasi : reaksi kimia dimana mol.air diikat oleh senyawa-2 ttt. Hidrasi : reaksi kimia dimana mol.air diikat oleh senyawa-2 ttt. Dehidrasi : hilangnya mol.air dr senyawa-2 tsb. Dehidrasi : hilangnya mol.air dr senyawa-2 tsb. Hidrasi menyebabkan min eral lunak, mudah hancur atau larut, dan menyebabkan perubahan vol. mineral → mempercepat pemecahan Hidrasi menyebabkan min eral lunak, mudah hancur atau larut, dan menyebabkan perubahan vol. mineral → mempercepat pemecahan

30 Reaksi hidrasi & dehidrasi  Hidrasi : 2Fe2O3 + 3 HOH → 2Fe2O3.3H2O hematitairlimonit (merah)(kuning)  Dehidrasi : CaSO4.2H20 → CaSO4 + 2 H2O

31 Oksidasi & Reduksi Oksidasi : Proses elektron-2 atau muatan negatif menurun Rduksi : Penambahan elektron Oksidasi terjadi jika tercukupi O2 sebaliknya dg reduksi Oksidasi proses penghancuran yg penting utk min-2 yg mgd besi (biotit, glukonit, hornblende, piroksin dll.

32 LANJUTAN…… Perubahan Ǿ dan muatan Fero (Fe++) → Feri (Fe+++) → mineral mudah hancur Reduksi mengubah besi feri menjadi fero (sgt mobil) → hilang oleh pencucian. Jika tidak besi fero akan bereaksi dg sulfur atau sny.lain → tanah berwarna bebiru-biruan (khas Tanah tereduksi) Reaksi 4 FeO + O2 → 2Fe2O3 2 Fe2O3 – O2 → 4 FeO


Download ppt "ILMU TANAH Ilmu yang mempelajari asal, cara terbentuk dan sifat-sifat tanaah secara umum."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google