Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Algoritma Penempatan Partisi Dinamis Sistem Operasi harus menentukan blok mana yang bebas untuk mengalokasikan sebuah proses Algoritma Best-fit – Memilih.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Algoritma Penempatan Partisi Dinamis Sistem Operasi harus menentukan blok mana yang bebas untuk mengalokasikan sebuah proses Algoritma Best-fit – Memilih."— Transcript presentasi:

1 Algoritma Penempatan Partisi Dinamis Sistem Operasi harus menentukan blok mana yang bebas untuk mengalokasikan sebuah proses Algoritma Best-fit – Memilih block yang ukuran terdekat untuk permintaan

2 Algoritma Penempatan Partisi Dinamis Algoritma First-fit – Paling cepat – Yang mempunyai banyak proses di-load didalam memori terdepan yang harus dicari melalui coba- coba untuk mencari block bebas

3 Algoritma Penempatan Partisi Dinamis Next-fit – Lebih sering mengalokasikan block memori dibagian ujung memori jika block yang lebih besar ditemukan – Jika block memori yang paling besar hancur masuk kedalam block terkecil – Compaction diperlukan untuk menghasilkan blok yang besar diujung memori

4

5 Buddy System Keseluruhan ruang yang tersedia diperlakukan sebagai single block 2 U Jika sebuah permintaan ukuran seperti 2 U-1 < s <= 2 U, keseluruhan block dialokasikan – Jika tidak block dibagi (split) kedalam dua bagian yang sama – Proses melanjutkan sampai block terkecil lebih besar atau sama dengan yang dihasilkan

6

7

8 Relocation Ketika program diisikan (load) kedalam lokasi memori aktual (absolut) yang telah ditentukan Sebuah proses boleh menduduki partisi yang berbeda, berarti penempatan memori mutlak selama eksekusi (dari swap) Compaction akan menyebabkan program menduduki partisi yang berbeda, berarti penempatan memori obsolut yang berbeda

9 Address Logical – Mengaju ke sebuah lokasi memori yang tidak terikat penunjukan lansung data ke memori – Translasi harus dibuat ke alamat fisik memori Relative – Alamat dinyatakan sebagai sebuah lokasi yang relatif untuk beberapa point – point yang diketahui Physical – Alamat obsolut atau lokasi yang aktual didalam memori utama

10

11 Register digunakan selama Eksekusi Basis register – dimulai alamat (address) untuk proses Batasan register – berakhir pada penempatan proses Nilai – nilai ini diatur ketika proses di-load dan ketika proses di-swap

12 Register digunakan selama Eksekusi Nilai dasar register ditambahkan ke address relatif untuk menghasilkan sebuah address obsolut Hasil address dibandingkan dengan nilai didalam batasan (bound) register Jika address tidak dengan batasan, sebuah interupsi dihasilkan untuk sistem operasi

13 Paging Partisi memori dimasukkan kedalam kelompok- kelompok kecil yang ukurannya sama dan masing- masing proses dibagikan kedalam ukuran yang sama Kelompok-kelompok proses disebut page dan kelompok memori disebut frame Sistem operasi menjaga page table untuk masing- masing proses – Berisikan lokasi frame untuk masing-masing page didalam proses – Alamat memori terdiri dari nomor page dan ofset didalam page

14

15

16 Contoh Page Table

17 Memory resident page table (physical page or disk address) Physical Memory Disk Storage (swap file or regular file system file) Valid Virtual Page Number

18 Segmentasi Seluruh segmen dari seluruh program tidak mempunyai panjang yang sama Ada yang memiliki panjang segmen maksimum Pengalamatan terdiri dari dua komponen  sejumlah segmen dan sejumlah offset Selama segmen tidak sama, segmentasi sama dengan partisi dinamis


Download ppt "Algoritma Penempatan Partisi Dinamis Sistem Operasi harus menentukan blok mana yang bebas untuk mengalokasikan sebuah proses Algoritma Best-fit – Memilih."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google