Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

REVIEW TUGAS DAN MATERI TM-1 0. Tugas dikumpulkan, direview dosen. 1.Apa pentingnya mempelajari ilmu ekonomi? 2. Jelaskan tentang: a. Penyebab munculnya.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "REVIEW TUGAS DAN MATERI TM-1 0. Tugas dikumpulkan, direview dosen. 1.Apa pentingnya mempelajari ilmu ekonomi? 2. Jelaskan tentang: a. Penyebab munculnya."— Transcript presentasi:

1

2 REVIEW TUGAS DAN MATERI TM-1 0. Tugas dikumpulkan, direview dosen. 1.Apa pentingnya mempelajari ilmu ekonomi? 2. Jelaskan tentang: a. Penyebab munculnya masalah ekonomi? b. Kelangkaan c. Apa solusi atas tidak seimbanganya jumlah kebutuhan dengan jumlah alat pemuas kebutuhan (good and services)? 2. Apa syarat disebut sbg ilmu? 3. Buatlah tabel prioritas pemenuhan kebutuhan anda dalam setiap bulannya dengan memperhatikan ketersediaan buget dan mempertimbangkan tujuan pemenuhan kebutuhan!

3 DEFINISI DAN RUANG LINGKUNG ILMU EKONOMI Author dan Koordinator Tim Teaching: DR.IR.HARSUKO RINIWATI,MP Anggota Tim Teaching: ZAINAL ABIDIN, S.Pi, MP, M.BA

4 Zaman Kaum Klasik (Adam Smith) Sebelum zaman merkantilisme Zaman merkantilisme - sekarang Setiap usaha manusia untuk menaklukkan alam dalam usahanya menghasilkan kekayaan materil Bagaimana mencukupi kebutuhan hidup berumah tangga Bagaimana caranya dapat diciptakan neraca dagang (balance of trade) yang positif alokasi sumber-sumber yang langka diantara sekian banyak kemungkinan penggunaannya yang berbeda-beda kepuasan maksimum suatu keadaan tanpa adanya pengangguran (full employment) pertumbuhan ekonomi yang stabil dll Bagaimana caranya dapat diciptakan neraca dagang (balance of trade) yang positif alokasi sumber-sumber yang langka diantara sekian banyak kemungkinan penggunaannya yang berbeda-beda kepuasan maksimum suatu keadaan tanpa adanya pengangguran (full employment) pertumbuhan ekonomi yang stabil dll PERKEMBANGAN MASALAH EKONOMI Gambar 1.2 Perkembangan Kompleksnya Masalah Ekonomi

5 LINGKUP DAN METODE ILMU EKONOMI BELAJAR ILMU EKONOMI  hendaknya dimulai dengan cara ingin tahu. perhatikan kegiatan manusia setiap hari MULAI MAKAN PAGI SAMPAI MALAM HARI MENGKONSUMSI PULUHAN JENIS DARI RIBUAN BARANG SEMUA ITU ADA YANG MEMBUAT. ADA YANG MENGORGANISIR TENAGA KERJA (PRIA, WANITA) DAN BAHAN MENTAH UNTUK MEMPRODUKSI DAN MENDISTRI- BUSIKAN SEMUA ITU PENDUDUK  BEKERJA PADA RATUSAN RIBU JENIS PEKERJAAN YG MEMPRO- DUKSI BARANG DAN JASA; ADA YG TDK MENDAPAT PEKERJAAN; ADA YANG ME- MILIH UNT TDK BEKERJA; ADA YANG KAYA; ADA YANG MISKIN NEGARA MENGIMPOR DAN MENGEKSPOR PRODUK TERTENTU. ADA NEGARA KAYA; MISKIN; BISNIS MAJU; BERKEMBANG; BANGKRUT ADA KENDALA-KENDALA BAIK DARI ALAM ATAU GENERASI TERDAHULU. ADA YANG DAPAT ANUGERAH ALAM DAN WARISAN DARI GENERASI TERDAHULU. YG LAIN TINGGAL DI LAHAN KERING, EROSI, PENUH KONFLIK, LINGKUNGAN TER- CEMAR, DLL

6 DEFINISI ILMU EKONOMI STUDI TENTANG BAGAIMANA INDIVIDU DAN MASYARAKAT MEMILIH CARA PENGGUNAAN SUMBERDAYA LANGKA YG DIBERIKAN OLEH ALAM DAN GENERASI SEBELUMNYA. ILMU PERILAKU / ILMU SOSIAL. STUDI TENTANG BAGAIMANA ORANG MEMBUAT PILIHAN. PILIHAN YANG DILAKUKAN ORANG, BILA DIJUMLAHKAN ADALAH MERUPAKAN PILIHAN MASYARAKAT

7 KERANGKA DASAR SUATU PEREKONOMIAN MACAM KEGIATAN EKONOMI KEGIATAN PRODUKSI KEGIATAN KONSUMSI KEGIATAN PERTUKARAN FAKTOR PENGGERAKNYA ADL: ADANYA KEBUTUHAN MANUSIA BIOLOGIS KEBUT YG TIMBUL KRN PERA- DABAN DAN KEBUDA- YAAN LAIN-LAIN KEBUTH YG KHAS MSG2 ORG UNSUR KEGIATAN PRODUKSI BARANG EKONOMI DAN BEBAS

8 Pembagian Ilmu Ekonomi 1.Ilmu Ekonomi Deskriptif 2.Ilmu Ekonomi Teori 3.Ilmu Ekonomi Terapan 4.Berdasarkan Batasan Masalah : a). Ekonomi Mikro b). Ekonomi Makro 5.Pembagian Ilmu Ekonomi yang lain a). Ekonomi Positif b). Ekonomi Normatif RUANG LINGKUP ILMU EKONOMI

9 (Mankiw, 2003)

10 Ilmu yang mempelajari perilaku satuan pengambil keputusan individual sebagai konsumen, produsen, pemilik sumberdaya atau perusahaan. mempelajari pemfungsian masing-masing industri dan perilaku masing- masing unit pengambilan keputusan yaitu perusahaan bisnis (firm) dan rumah tangga (household) (Case and Fair, 2002). Ilmu Ekonomi Mikro (teori harga):

11 Ilmu yang mempelajari mekanisme bekerjanya perekonomian sebagai suatu keseluruhan, sehingga membahas perilaku negara, masyarakat atau kelompok masyarakat mempelajari perilaku ekonomi agregat misalnya pendapatan nasional, peluang kerja, output dan lain- lain pada skala nasional. Ilmu Ekonomi Makro

12 CONTOH TOPIK BAHASAN EKONOMI MIKRO DAN EKONOMI MAKRO KELOMPOK ILMU EKONOMI PRODUKSIHARGAPENDAPATANKESEMPATAN KERJA ILMU EKONOMI MIKRO PRODUKSI/KEL UARAN MASING2 INDUSTRI DAN PERUSAHAAN MIS BRP BANYAK BAJA, RUANG KANTOR, MOBIL, DLL HARGA MASING2 BARANG DAN JASA. MIS HARGA PERAWATAN KESEHATAN, BENSIN, MAKANAN, SEWA APARTEMEN, DLL DISTRIBUSI KEKAYAAN DAN PENDAPATAN. MIS UPAH DI INDUSTRI MOBIL, UPAH MINIMUM, GAJI EKSKLUSIF, DLL PENEMPATAN KERJA OLEH MASING2 PERUSAHAAN DAN INDUSTRI. MIS PEKERJAAN DI INDUSTRI BAJA, JUML KARYAWAN DI SEBUAH PERUSAHAAN, JUML AKUNTAN ILMU EKONOMI MAKRO PRODUKSI/KEL UARAN NASIONAL. MIS KELUARAN INDUSTRI TOTAL, PRODUK DOMESTIK BRUTO, PERTUMBUHAN KELUARAN LEVEL HARGA AGREGAT. MIS HARGA KONSUMEN, HARGA PRODUSEN, TINGKAT INFLASI, DLL PENDAPATAN NASIONAL, MIS UPAH DAN GAJI TOTAL, LABA PERUSAHAAN TOTAL KESEMPATAN KERJA DAN PENGANGGURA N DALAM PEREKONOMIAN. MIS JUML PEKERJAAN TOTAL, TINGKAT PENGANGGURA N, DLL

13 DEFINISI ILMU EKONOMI secara umum : “Suatu studi ttg bagaimana cara man. dan masyr. sampai kpd: pemilihan, (pemilihan cara penggunaan sumber2 produktif yg dpt punya penggunaan.2 alternatif). dg / tanpa uang (penggunaan uang dlm perekonomian atau pun tidak, misalnya system barter). utk memperkerjakan sumber2 produksi langka yg dapat mempunyai kegunaan2 alternatif, penggunaan harus cermat dan tepat. utk memproduksi berbagai macam barang, & mendistribusikan-nya untuk dikonsumsi, di masa sekarang / y.a.d., di antara berbagai orang /golongan dalam masyrakat”.

14 Ilmu Ekonomi Deskriptif Pengumpulan semua kenyataan yg penting ttg topik /pokok pembicaraan tertentu, misalnya : system perikanan di Thailand, system kelautan di Jepang, system pertanian di Taiwan Ilmu Ekonomi Teori Penjelasan yg disederhanakan ttg cara kerja suatu system ekonomi dan ciri-ciri yg pentingnya. Dalam Ekonomi Teori ditunjukkan HOW dua hal berhubungan 1 sm lain / saling mempengaruhi. Contoh: Price dengan Demand, Price dengan Supply. Ilmu Ekonomi Terapan Penggunaan rangka dasar umum dari analisis yg diberikan oleh Ekonomi Teori dg mencari kebijakan2 yg tepat utk mengatasi masalah2 ekonomi. Ekonomi Produksi Analisis harga Ekonomi Perikanan Manaj. Agribisnis Perik Pemasaran hasil perik. …etc Contoh: P, D: maka Producer Subsidize Policy

15 PEMBAGIAN ILMU EKONOMI YG. LAIN : Berdasarkan fakta, lingkungan, dan hubungan dlm perekonomian. (berdasarkan apa adanya). Tujuan : Menambah pengetahuan ttg alternatif 2 kebijakan, shg dapat mengurangi ketidaksepakatan persoalan kebijakan. Kadang2 hasil yg diharapkan dari suatu kebijakan tidak sesuai dengan kenyataan. MERUPAKAN ALAT pembeda antara Wishful Thingking (khayalan/impian) dengan “Hal yang benar”. BANYAK dijumpai dlm Ilmu Ek. Deskriptif & Teori Ekonomi. 1. Ilmu Ekonomi POSITIF Menyangkut pandangan berdasarkan penilaian (tentang apa yg seharusnya terjadi). Misal : Jika Harga naik, maka Permintaan (Demand) menurun Jika D (Permintaan) turun, maka Tk. Kegt. Ek. menurun Jika Tk. Kegt. Ek. Menurun, maka Mengurangi investasi BANYAK dijumpai dlm Ilmu Ekonomi Kebijakan. 2. Ilmu Ekonomi NORMATIF

16 Contoh ilmu ekonomi positif versus normatif: Misalnya suatu perusahaan mengotori udara dalam proses produksinya. Bila kita mempelajari tentang berapa jumlah biaya pembersihan tambahan yang dibebankan kepada masyarakat karena polusi ini, kita berhubungan dengan ilmu ekonomi positif. Misalkan bahwa perusahaan itu cenderung memilih meninggalkan tempat itu daripada membayar pemasangan alat anti-polusi. Kemudian, masyarakat harus memutuskan apakah mereka mengizinkan perusahaan beroperasi dan mengotori udara, membayar sendiri pemasangan alat anti polusi udara, atau memaksa perusahaan meninggalkan tempat itu dengan resiko kehilangan pekerjaan. Dalam menetapkan keputusan ini, masyarakat berhubungan dengan ilmu ekonomi normatif. Misalnya suatu perusahaan mengotori udara dalam proses produksinya. Bila kita mempelajari tentang berapa jumlah biaya pembersihan tambahan yang dibebankan kepada masyarakat karena polusi ini, kita berhubungan dengan ilmu ekonomi positif. Misalkan bahwa perusahaan itu cenderung memilih meninggalkan tempat itu daripada membayar pemasangan alat anti-polusi. Kemudian, masyarakat harus memutuskan apakah mereka mengizinkan perusahaan beroperasi dan mengotori udara, membayar sendiri pemasangan alat anti polusi udara, atau memaksa perusahaan meninggalkan tempat itu dengan resiko kehilangan pekerjaan. Dalam menetapkan keputusan ini, masyarakat berhubungan dengan ilmu ekonomi normatif.

17 III. Metode (Cara Kerja) Ilmu Ekonomi A. METODE INDUKTIF dan DEDUKTIF METODE INDUKTIF dan DEDUKTIF B. MODEL MODEL C. VARIABEL VARIABEL

18 III. Metode (Cara Kerja) Ilmu Ekonomi A.METODE INDUKTIF dan DEDUKTIF DUA alat analisis Ilmu Ekonomi: 1. Metode induksi dan deduksi It’s mostly used in qualitative analysis, although quantitative analysis need too. a. Method INDUKSI : Met. Penel. Yg menyimpulkan hal2 yg brsft umum berdsrkan hal2 yg bersifat khusus. b. METODE DEDUKSI : Met. Penel. Yg menyimpulkn hal2 yg brsft khusus dari hal2 yg bersifat umum. 2. Matematika dan statistika a. Matematika : merumuskan fungsi2 yg berlaku antar variabel2 ekonomi. Misalnya : antara harga dan jumlah barang. b. Statistika : Untuk dapat menarik kesimpulan yg dpt dipertanggungjawabkan bdsrkan data yg dikumpulkn ttg dan dari dunia nyata.

19 “Suatu kerangka kerja formal utk memperlihatkn ciri-ciri pokok dari suatu sistem yg rumit, dg menunjukkan bagaimana unsur2 pokoknya berhubungan 1 sama lain”. MODEL EKONOMI “Suatu kerangka dasar dari system yg menunjukkan hubungan antara variable satu dengan lainnya. Ilmu Ekonomi Modern merupakan Ilmu Pengetahuan Empirik, artinya selalu berhubungan dengan dunia nyata yang penuh dengan perilaku yg kompleks. Shg, untuk mencapai sasaran yg diinginkan dlm menganalisis masalah2 ekonomi, apa yg kompleks perlu disederhanakan. Dengan menggunakan “M O D E L” sbg kerangka dasar, yaitu ttg : KENYATAAN yang akan dianalisis. B. MODEL III. Metode (Cara Kerja) Ilmu Ekonomi

20 MODEL dapat berbentuk : GRAFIK GAMBAR (Skema) PERSAMAAN-PERSAMAAN MATEMATIS B. MODEL III. Metode (Cara Kerja) Ilmu Ekonomi

21

22

23 b. Gambar (Flow Chart) Hasil produksi terdiri dari barang konsumsi dan barang produksi: Barang konsumsi disalurkan ke RTK untuk dipakai (C). Barang produksi disalurkan ke RTP dan ditambahkan pada persediaan modal yang telah ada (1 bruto). Tetapi dalam proses produksi selama satu tahun itu sebagian dari modal masyarakat telah habis/rusak/aus, sehingga jumlah modal awal telah berkurang (penyusutan). Maka barang-barang produksi yang dihasilkan selama satu tahun itu: Sebagian harus dipakai untuk mengganti penyusutan; Sebagian/sisanya baru dapat untuk menambah/memperbesar modal masyarakat. Tambahan modal inilah yang merupakan pembentukan Modal Baru atau Investasi Neto.

24 c. PERSAMAAN-PERSAMAAN MATEMATIS Contoh: Y = C + I Keterangan: Y = pendapatan (income) C = konsumsi (consumption) I = Investasi (invesment) S = tabungan (saving) b. C = a + bYd I = Investasi S = -a + (I - b) Yd Y = C + S c. I = S

25 Adalah Suatu besaran yang nilainya dapat berubah. Contoh : Hukum Permintaan mengatakan : “Kalau Harga (P) suatu barang berubah, maka jumlah Permintaan (D) atas barang tsbt akan berubah juga”.] ADA 2 MACAM VARIABEL : a. Variabel Sistematik b. Variabel Acak III. Metode (Cara Kerja) Ilmu Ekonomi C. VARIABEL

26 2 Macam Variabel a. Variabel Sistematik Variabel yg dpt diberi harga yg pasti mempunyai hubungan 1 sama lain dg cara yg teratur serta dapat diprediksi. Ada 2 macam V. Sistematik : 1. Var. ENDOGEN (V.dependent / V. output) Variabel yg diterangkan oleh model ybs. 2. Var. EKSOGEN (V. independent / V.input) Variabel yg mempengaruhi Variabel endogen, tetapi ditentukan oleh faktor2 yg berada di luar model tsbt. Contoh: Sebuah fungsi permintaan. Dalam fungsi permintaan disebutkan bahwa jumlah permintaan atas suatu barang tergantung pada harga barang tersebut. Jumlah barang yang diminta dan harga merupakan variabel-variabel sistematis. Namun, kita juga mengetahui bahwa pad a umumnya jumlah barang yang diminta juga tergantung pada harga barang-barang lain, pendapatan, selera, dan sebagainya. Variabel-variabel acak tersebut akan mencakup semua kekuatan yang tidak dimasukkan secara eksplisit dalam persamaan tersebut. b. Variabel Acak Variabel yg tidak mengikuti pola khusus tertentu dan tidak menunjukkan hubungan2 yg dapat diprediksi dg variabel2 lain. Contoh: Harga beras di Jawa Timur tergantung pada keadaan iklim di daerah penanaman padi di Jawa Timur. Variabel endogen adalah beras, sebab perubahannya dipengaruhi oleh variabel lain dalam pernyataan ini, yaitu iklim. Iklim yang baik akan menambah produksi beras sehingga harga beras akan turun. Sebaliknya iklim yang buruk akan menurunkan produksi beras. Akibatnya adalah harga beras akan naik. Dengan demikian, variabel kedua yaitu iklim adalah variabel eksogen, karena iklim tidak dipengaruhi oleh harga, tetapi oleh faktor-faktor lain yang tidak dinyatakan dalam model tersebut.

27 POKOK-POKOK PERMASALAHAN DALAM SETIAP PEREKONOMIAN DAN PERANAN MEKANISME HARGA PROBLEMA EKONOMI DASAR BAGAIMANA MENGGUNAKAN SUMBER-SUMBER EKONOMI YG TERBATAS JUMLAHNYA UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN MASYARAKAT SEBAIK-BAIKNYA SETIAP MASYARAKAT MENGHADAPI DAN HARUS MEMECAHKAN 3 PERMASALAHAN EKONOMI POKOK WHAT HOW FOR WHOM

28 MASYARAKAT MEMECAHKAN PERMASALAHAN EKONOMI POKOK TSB DENGAN BERBAGAI CARA KEBIASAAN/TRADISI INSTING KOMANDO/ PAKSAAN MEKANISME HARGA DI PASAR

29 MEKANISME HARGA ADL PROSES YG BERJALAN ATAS DASAR GAYA (KEKUATAN) TARIK MENARIK ANTARA KONSUMEN- KONSUMEN DAN PRODUSEN-PRODUSEN YG BERTEMU DI PASAR HASIL NETTO DARI KEKUATAN TARIK MENARIK TSB ADALAH TERJADINYA HARGA UNTUK SETIAP BARANG DI PASAR BARANG DAN SETIAP FAKTOR PRODUKSI DI PASAR FAKTOR PRODUKSI HARGA SESUATU BARANG MUNGKIN NAIK  KARENA GAYA TARIK KONSUMEN LEBIH KUAT YAITU BARANG TSBKONSUMEN MEMINTA LEBIH BANYAK SEBALIKNYA HARGA SESUATU BARANG TURUN APABILA PERMINTAAN PARA KONSUMEN MENURUN

30 GERAKaAN HARGA DARI SETIAP BARANG DAN FAKTOR PRODUKSI BISA MEMECAHKAN KETIGA MASALAH EKONOMI POKOK DARI SUATU MASYARAKAT DENGAN JALAN SEBAGAI BERIKUT: A. MASYARAKAT INGIN Q BANYAK  D MENINGKAT  P MENINGKAT  KEUNTUNGAN PENJUAL MENINGKAT  PRODUSEN MENINGKATKAN PRODUKSINYA (BAHKAN MUNCUL PRODUSEN BARU)  PRODUKSI TOTAL MENINGKAT  P TURUN  KEUNTUNGAN TURUN  PRODUKSI TURUN JADI GERAK HARGA-HARGA BARANG MENENTUKAN APA DAN BERAPA SETIAP BARANG AKAN TERSEDIA (DIPRODUKSIKAN) DI DALAM MASYARAKAT (MASALAH “WHAT”) MEKANISME HARGA

31 B. BARANG DIHASILKAN DARI PROSES PENGKOMBINASIAN FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI OLEH PRODUSEN. Jika HARGA FAKTOR PRODUKSI (P fp ) NAIK, MAKA PRODUSEN AKAN MENGADAKAN PENGHEMATAN PENGGUNAAN FAKTOR PRODUKSI TERSEBUT DAN MENGGUNAKAN LEBIH BANYAK FAKTOR2 PRODUKSI YG LAIN UNTUK PROSES PRODUKSINYA L K K1K1 L 1 K 2 L 2 P L NAIK  L TURUN  K NAIK. DAN SEBALIKNYA ISOQUANT A B GERAK P fp MENENTUKAN KOMBINASI OLEH PRODUSEN

32 BARANG-BARANG HASIL PRODUKSI DIJUAL OLEH PRODUSEN KEPADA KONSUMEN. KONSUMEN MEMBAYAR HARGA BARANG- BARANG TSB DARI PENGHASILANNYA  BERSUMBER DARI PENJUALAN JASA-JASA DARI FAKTOR PRODUKSI MILIKNYA TERMASUK TENAGANYA SENDIRI KPD PRODUSEN YG MENGGUNAKAN UNTUK PROSES PRODUKSI P fp  PENGHASILAN PEMILIK FAKTOR PRODUKSI (FP) UNTUK SETIAP UNIT FP YG DIJUAL ATAU DISEWAKAN KEPADA PRODUSEN PENGHASILAN TOTAL SETIAP ORANG TERGANTUNG PD BERAPA UNIT FP YG DIMILIKI DAN HARGA FP/UNIT POLA DISTRIBUSI PENGHASILAN  HARGA FP DAN POLA KEPEMILIKAN FP POLA DISTRIBUSI BARANG  POLA DISTRIBUSI PENGHASILAN DAN HARGA BARANG GERAK HARGA-HARGA BARANG DAN HARGA FP YAITU MEKANISME HARGA MENENTUKAN DISTRIBUSI BARANG- BARANG YANG DIHASILKAN DLM MASYARAKAT

33 FIGURE 1: The Circular-Flow Diagram Markets for Factors of Production Households Firms Income (=GDP) Wages, rent, profit (=GDP) Factors of production Labor, land, capital Spending (=GDP) G & S bought G & S sold Revenue (=GDP) Markets for Goods & Services WHAT HOW FOR WHOM

34 SECARA SKEMATIS FUNGSI ATAU PERANAN MEKANISME HARGA DALAM MEMECAHKAN KETIGA MASALAH DASAR TSB BISA DIGAMBARKAN OLEH ‘CIRCULAR FLOW DIAGRAM’ SBB RUMAH TANGGA PERUSAHAAN KONSUMEN PRODUSEN PEMILIK FP BELI, UPAH, SEWA, BUNGA PAKAIAN SEPATU PAKAIAN SEPATU TK TANAH TK TANAH HARGA BARANG HASIL PROD HARGA FAKTOR PROD PASAR BARANG PASAR FAKTOR PRODUKSI D S S D WHAT HOW FOR WHOM

35 MASALAH MEKANISME HARGA SANGAT BERGUNA UNT MEMECAHKAN BANYAK PERMASALAHAN EKONOMI MASYARAKAT TETAPI UNTUK MASALAH2 EKONOMI PENTING TERTENTU, MEKANISME HARGA TIDAK DAPAT MEMECAHKAN PERMASALAHAN DENGAN BAIK YAITU A.DISTRIBUSI PENDAPATAN. MEKANISME HARGA TDK SELALU BISA MENJAMIN DIPECAHKANNYA MASALAH FOR WHOM SECARA ADIL B.KETIDAK SEMPURNAAN PASAR. APABILA TERDAPAT PERBEDAAN YG MENYOLOK DLM HAL KEKUATAN EKONOMI ANTARA PIHAK-PIHAK YG BERTRANSAKSI DI PASAR, MAKA HARGA YG TERBENTUK TDK MENCERMINKAN PRIORITAS MASY SEC WAJAR, SHG MSLH WHAT DAN HOW TDK DPT DIPECAHKAN DG BAIK

36 C. BARANG-BARANG KOLEKTIF. ADA BARANG2 YG HANYA BISA DISEDIAKAN SEC KOLEKTIF OLEH MASY MISAL KEAMANAN, KETERTIBAN HUKUM, PENDIDIKAN DSB. HARGA PASAR BAGI BARANG- BARANG SEMACAM INI TDK ADA, ATAU KALAUPUN ADA, TDK MENCERMINKAN KEBUTUHAN MASYARAKAT YG SEBENARNYA. MASALAH WHAT UNT BARANG2 INI TDK DPT DIPECAHKAN DG BAIK OLEH MEKANISME HARGA D. EKSTERNALITAS. MEKANISME HARGA PASAR TDK BISA MEMPERHITUNGKAN PENGARUH-PENGARUH SOSIAL DARI KEGIATAN EKONOMI MIS PENGARUH SUATU PABRIK THD LINGKUNGAN E. PENGELOLAAN PEREKONOMIAN SEC MAKRO. MEKANISME HARGA TDK BISA DIANDALKAN UNT MENSTABILKAN GEJOLAK NAIK TURUNNYA KEGIATAN EKONOMI SEC TOTAL (NASIONAL)

37 DLM KELIMA BIDANG TSB, MEKANISME HARGA TDK BISA DIHARAPKAN MENYELESAIKAN PERMASALAHAN EKONOMI SEC OTOMATIS DAN DENGAN BAIK. DISINI PERLU TINDAKAN2 YG DIRUMUSKAN DAN DIJALANKAN SEC SADAR OLEH MASYARAKAT (NEGARA): BISA DALAM BENTUK KEBIJAKAN EKONOMI TINDAKAN2 INI DISEBUT PERENCANAAN DALAM ARTI LUAS DILUAR BIDANG2 INI MEKANISME HARGA MSH EFEKTIF DLM KENYATAANNYA MEKANISME HARGA DAN PERENCANAAN DIGUNAKAN BERSAMA-SAMA KARENA KEDUANYA SALING MELENGKAPI

38 TEORI DAN MODEL (Case and Fair, 2002) TEORI EKONOMI ADL PERNYATAAN ATAU SEPERANGKAT PERNYATAAN YG TERKAIT TENTANG SEBAB AKIBAT, AKSI DAN REAKSI MODEL ADL PERNYATAAN FORMAL TEORI. BIASANYA BERBENTUK PERNYATAAN MATEMATIK TENTANG HUBUNGAN YG DIANDAIKAN SEBELUMNYA ANTARA 2 ATAU LEBIH VARIABEL. MODEL MERUPAKAN PENYEDERHANAAN ATAU ABSTRAKSI DARI REALITAS. VARIABEL ADL UKURAN YG DPT BERUBAH DARI WKT KE WKT ATAU DARI OBSERVASI KE OBSERVASI. CONTOH : PENDAPATAN  MEMP NILAI YG BERBEDA UNT ORG YG BERBEDA, NILAI BERBEDA UNT ORG YG SAMA PD WKT YG BERBEDA. Akan tetapi berhati-hatilah. Walaupun abstraksi merupakan alat yg sangat kuat untuk menunjukkan dan menganalisis aspek-aspek perilaku khusus, ada kemungkinan bahwa terjadi penyederhanaan berlebih. Model-model ekonomi sering menanggalkan sejumlah realitas sosial dan politik yang penting untuk memahami konsep-konsep yang melandasi. Bila teori ekonomi digunakan untuk membantu merumuskan kebijakan aktual pemerintah atau institusional, realitas sosial dan politis harus banyak diperkenalkan kembali jk kebijakan ingin berpeluang bekerja dg baik (Case and Fair, 2002)

39 Ceteris paribus apapun yg ingin dijelaskan melalui model tergantung tidak hanya pada satu faktor. misal jumlah konsumsi ikan dipengaruhi oleh besarnya pendapatan masy, harga ikan, harga barang lain, selera, jumlah penduduk, dll model matematiknya C = f (Y, P1, P2, S, JP) alat yg digunakan untuk menganalisis hubungan antara 2 variabel, sementara nilai variabel lain semuanya tetap konstan disebut ceteris paribus. menggunakan alat ceteris paribus adl salah satu bagian dari proses abstraksi. Dlm merumuskan teori ekonomi, konsep ceteris paribus membantu kita menyederhanakan realitas yg membuat kita mampu memusatkan perhatian pada hubungan yg kita amati.

40 TERIMAKASIH

41

42


Download ppt "REVIEW TUGAS DAN MATERI TM-1 0. Tugas dikumpulkan, direview dosen. 1.Apa pentingnya mempelajari ilmu ekonomi? 2. Jelaskan tentang: a. Penyebab munculnya."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google