Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PERSIAPAN WAWANCARA DI STUDIO & DI LAPANGAN Oleh : RATNA KOMALA Eksekutif Produser/ Presenter RCTI.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PERSIAPAN WAWANCARA DI STUDIO & DI LAPANGAN Oleh : RATNA KOMALA Eksekutif Produser/ Presenter RCTI."— Transcript presentasi:

1 PERSIAPAN WAWANCARA DI STUDIO & DI LAPANGAN Oleh : RATNA KOMALA Eksekutif Produser/ Presenter RCTI

2 Perencanaan Wawancara Studio (Talk Show)  Program Wawancara Studio (Talk Show) direncanakan dalam rapat perencanaan/ rapat Budgeting, yakni menentukan :  Topik & tujuan wawancara  Narasumber  Rundown talk show (durasi, segmentasi, pointers/daftar pertanyaan & alokasi pertanyaan per segment, paket berita penunjang)  Koordinasi dengan tim produksi berita, crew studio & pendukung program lainnya (promo, teknik, dll)

3 Perencanaan Wawancara Studio (Talk Show)  Pilih narasumber yg memiliki otoritas dalam kasus yg akan diangkat, terutama dlm kebijakan yg kontroversial, sehingga pewawancara dapat menggali banyak informasi yg tepat  Lakukan penelitian selengkap dan sedalam mungkin, agar dapat mengoreksi dan meng-counter yg dikatakan narasumber & membuat pewawancara percaya diri.  Pertanyaan yg disiapkan tidak boleh terpaku secara kaku, agar wawancara dapat berkembang baik dan natural  Jangan melatih wawancara sebelum show berlangsung, diskusikan saja hal-hal umum yg mungkin dibicarakan.

4 Perencanaan Wawancara Studio (Talk Show)  Lakukan pemanasan dengan menanyakan hal-hal kecil (nama untuk credit title, angka dan tahun atau data statistik sederhana, dst) untuk membuat narasumber tidak tegang & lebih artikulatif, terutama jika siaran langsung  Jangan biarkan narasumber menulis jawaban dari pemanasan/ diskusi sebelum wawancara  Apabila narasumber memaksa minta daftar pertanyaan, terutama karena ia orang terkemuka & memperoleh wawancara eksklusif, tawarkan panduan wawancara umum.

5 Perencanaan Wawancara Studio (Talk Show)  Apabila narasumber mengajukan banyak syarat dan menolak untuk menjawab pertanyaan tertentu sebagai persyaratan, lebih baik wawancara tidak dilakukan sama sekali, karena banyak mengandung kelemahan.  Apabila anda mengikuti persyaratan dari narasumber & ia cenderung mengarahkan wawancara yg akan dilakukan, pada dasarnya anda memberi publikasi cuma-cuma di TV anda.  Ingat politisi membutuhkan dukungan rakyat, karena itu harus membangun kredibilitas di depan rakyat  Jurnalis wajib melayani hak masyarakat memperoleh kebenaran & pemerintahan yg bertanggung jawab.

6 Perencanaan Wawancara Studio (Talk Show)  Persiapkan penampilan fisik (wardrobe & make up) 1 jam sebelum on air  Pastikan tidak memakai baju putih, bergaris-garis / kotak-kotak kecil  Minimal 10 menit sebelum on air sudah berada di dalam studio, dalam keadaan siap segala sesuatunya.  Lakukan “checking sound”, kenali camera 1,2,3  Cek segala sesuatu apakah sudah sesuai standard lighting, camera, posisi duduk tegak bersandar pada sandaran kursi, dst.

7 Perencanaan Wawancara Lapangan  Perencanaan Wawancara Lapangan untuk program berita dimulai dari rapat Budgeting di redaksi, yakni menentukan : -kebijakan editorial berita hari itu, -alokasi berita untuk setiap segment di program berita, & siapa saja narasumber penting yang harus diwawancara -segment wawancara, termasuk menentukan angle dan siapa narasumbernya.

8 Perencanaan Wawancara Lapangan  Kumpulkan data awal & buat wish list liputan, sehingga dapat menentukan jenis wawancara apa yg cocok (doorstep interview, exposure, investigatif, dst)  Lakukan pendekatan, agar mendapatkan kesempatan wawancara, dg cara yg sesuai & sopan  Pastikan sound bite yg dibutuhkan seberapa banyak & dalam, agar dapat bekerja dengan efisien dan efektif, karena wawancara lapangan biasanya untuk dimasukkan ke dlm paket berita yg durasinya hanya 1-2 menit.

9 Perencanaan Wawancara Lapangan  Siapkan pertanyaan yg singkat & spesifik, sehingga bisa langsung dijawab oleh narasumber, tanpa berbelit-belit.  Siapkan tape recorder kecil untuk merekam jawaban- jawaban tambahan yg bisa dimasukkan ke dlm narasi berita.  Pastikan peralatan jangan ada yg tertinggal (camera, tripod, batere yg cukup & baik, mikrofon/ clip on)  Perhatikan kerapihan pakaian & wajah narasumber, juga backround wawancara & posisi duduk/berdiri

10 Jebakan Yang Lazim Dilakukan Narasumber  Narasumber menunda-nunda waktu untuk wawancara dg alasan jadwal padat.Jika terus menerus, berarti narasumber tidak ingin diwawancara. Reporter harus terus mengejar dg cara yg simpatik & sopan, tanpa harus marah.  Narasumber memberi penjelasan namun dgn catatan “off the record”. Maka sejak menyiapkan wawancara katakan bahwa semua statement wawancara untuk dipublikasi ke masyarakat/ penjelasan kepada publik.  Narasumber meminta daftar pertanyaan, dapat dijawab : saya tidak menyiapkan pertanyaan, kebijakan editorial redaksi hanya memberi tau lingkup umum wawancara

11 Jebakan Yang Lazim Dilakukan Narasumber  Narasumber meminta atau menawarkan uang. Jawablah: Maaf, kami tidak melakukan jurnalisme seperti itu. Hal ini akan membuat kita tidak dipercaya, tidak independen, narasumber sendiri dikawatirkan tdk memberikan informasi yg benar.  Narasumber menggunakan juru bicara/ sekretaris. Lakukan pendekatan kpd sekretaris & jurubicara, dengan menjadikan mereka teman, bersikap sopan namun beri penjelasan pentingnya wawancara dilakukan & katakan hanya beberapa menit, coba terus telpon, meski di luar jam kerja, katakan lebih dulu keperluan pribadi, temui narasumber dlm situasi informal, yakinkan narsumber bahwa dialah yg paling penting & baik di dunia ini.


Download ppt "PERSIAPAN WAWANCARA DI STUDIO & DI LAPANGAN Oleh : RATNA KOMALA Eksekutif Produser/ Presenter RCTI."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google