Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Memimpin Perubahan Pertemuan 6. Pemimpin sebagai seponsor, bawahan menjadi agen perubahan. Pemimpin harus memiliki strategi, belajar dari pengalaman,

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Memimpin Perubahan Pertemuan 6. Pemimpin sebagai seponsor, bawahan menjadi agen perubahan. Pemimpin harus memiliki strategi, belajar dari pengalaman,"— Transcript presentasi:

1 Memimpin Perubahan Pertemuan 6

2 Pemimpin sebagai seponsor, bawahan menjadi agen perubahan. Pemimpin harus memiliki strategi, belajar dari pengalaman, dan memiliki keterampilan. Memerlukan pemimpin yang berkompeten untuk mengelola dan bawahan mampu menjalankan perubahan. Memerlukan gaya partisipatif, memberlakukan bawahan sebagai mitra kerja. Peimpin bersedia mendelegasikan wewenang. Pemimpin perlu menyeimbangkan aktivitas operasional dan aktivitas sumber daya manusia. Pemimpin harus dapat melakukan perubahan strategis, perubahan fundamental, dengan pendekatan kultural, partisipatif dan kepemimpinan konektif.

3 Memimpin Perubahan Strategis Pendekatan “organization in”atau pendekatan “individual out”. Perubahan individual berawal dari peta mental. Keberhasilan perubahan strategis perlu fokus pada individu dengan melakukan penggambaran ulang peta mental. Sehingga dapat memecahkan brain barrier, suatu rintangan yang tertanam dalam pemikiran. Pemimpin harus mampu menjadi map meker. Harus bersedia menghadapi tantangan dan hambatan dan harus mampu menerobos inovasi, melakukan pertumbuhan dan memiliki taktik.

4 Tantangan Semakin cepat pemimpin memaksa melakukan perubahan, semakin besar gelombang tekanan sehingga membentuk rintangan. Pemimpin menghadapi brain barrier.

5 Hambatan Penyebab kegagalan perubahan (Black dan Gregersen): Gagal melihat perlunya perubahan. Walaupun melihat perubahan, tetapi sering gagal bergerak untuk melakukan perubahan. Walaupun melihat perubahan, tetapi sering gagal bergerak untuk melakukan perubahan, tetapi gagal menyelesaikna perubahan.

6 Menjawab masalah tersebut: Mudah diingat, diulang dan diaplikasikan. Prinsip 80/20. 80% pekerjaan diperoleh dari 20% pekerja

7 Menerobos Inovasi dan Pertumbuhan Perubahan timbul dimulai karena adanya pergeseran. Pergeseran dari tahap pertama ke tahap ke dua. Adanya pergeseran lingkungan. Pergeseran tahap ke dua, mengenal sesuatu yang benar pada waktu yang lalu, kini menjadi salah. Tahap perubahan ketiga, sesuatu hal yang benar masih baru, biasanya tidak dilakukan dengan baik.

8 Taktik menentukan perubahan: Anticipatory change (perubahan antisipatif). Reactive change (perubahan reaktif). Crisis change (perubahan krisis).

9 Taktik dan Tingkat Kesulitan Perubahan Anticipatory change Reactive change Crisis change Paling sulit Sulit Paling mudah

10 Taktik dan Biaya Perubahan Anticipatory change Reactive change Crisis change Paling murah Biaya sedang Paling mahal

11 Memimpin Perubahan Fundamental Envisionong (memimpikan). Activating (mengaktifkan). Supporting (mendukung). Implementing (melaksanakan). Ensuring (memastikan). Recognizing (mengenal).

12 Pendekatan Kepemimpinan Transformasi The reactive approach. The concious approach.

13 Memimpin Perubahan Besar Siklus hidup inisiatif perubahan. Kepemimpinan dalam perubahan besar. Arti kepemimpinan dan siapa pemimpin. Tiga tipe kepemimpinan: Local line leaders. Internal networker, network leaders atau community builders. Executive leaders.

14 Memimpin Berbasis Kultural 1.Memimpin pekerja sekarang. creating the right environtment (menciptakan lingkungan yang tepat). Installing the right processes (menyusun proses yang tepat). 2.Produktivitas tinggi adalah mudah.

15 Memimpin Berdasar Hubungan Connective Leadership atau kepemimpinan berdasarkan hubungan merupakan model Jean Lipman-Blumen. Pemimpin harus belajar mengintegrasikan interdependence atau saling ketergantungan dengan diversity atau keberagaman. Interdependence berhubungan dengan kegiatan yang bersifat saling melengkapi antar visi, masalah bersama dan tujuan bersama. Diversity mencerminkan karakter individu, kelompok dan organisasi yang berbeda dan memajukan prioritas yang berbeda.

16 Connective Leader, mengembangkan enam kekuatan: Etika kecerdasan politis. Kebenaran dan akuntabilitas. Politik kebersamaan. Berpikir jangka panjang dan bertindak jangka pendek. Kepemimpinan melalui harapan. Pencarian arti.

17 Prinsip-prinsip Connective Leader Direct style of leadership (gaya kepemimpinan langsung). Relational style of leadership (gaya kepemimpinan rasional). -Collaborative atau bekerjasama. -Contributory atau menyumbang. -Vicarious atau dilakukan untuk orang lain. Instrumental style of leadership (gaya kepemimpinan instrumental) -Personal -Social -Entrusting

18 Gaya kepemimpinan perubahan Controlling change leadership style. Facilitating change leadership style. Self-organizing change leadership style.

19 Strategi pemimpin perubahan Akselerasi perubahan di masa depan. Pemimpin dalam pusaran perubahan. Langkah memimpin perubahan. Keseimbangan antara perubahan dan kontinuitas. Meningkatkan kepuasan kerja.

20 Peran pemimpin perubahan Menciptakan hubungan kerja efektif: - menghargai - menunjukkan empati. - bersikap tulus. Pergeseran fungsi manajer. Memimpin dengan contoh. Mempengaruhi orang lain. Mengembangkan team work. Melibatkan bawahan dalam pengambilan keputusan. Menjadikan pemberdayaan sebagai way of life. Membangun komitmen.

21 Penyakit kepemimpinan Pemimpin yang tidak mendengarkan. Pemimpin yang tidak mempraktikan apa yang dikatakan. Pemimpin yang mempraktikan favoritisme. Pemimpin yang mengintimidasi orang lain. Pemimpin yang mendemoralisasi orang lain. Pemimpin yang gagal menciptakan arah. Pemimpin yang tidak mengembangkan orangnya. Pemimpin yang merasa puas dengan dirinya.


Download ppt "Memimpin Perubahan Pertemuan 6. Pemimpin sebagai seponsor, bawahan menjadi agen perubahan. Pemimpin harus memiliki strategi, belajar dari pengalaman,"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google