Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Supplemen Bahan menteri desa, pdt dan transmigrasi

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Supplemen Bahan menteri desa, pdt dan transmigrasi"— Transcript presentasi:

1 Peningkatan kualitas pendidikan daerah tertinggal melalui program kartu indonesia pintar
Supplemen Bahan menteri desa, pdt dan transmigrasi Pada rakor KIP dan KIS Kemenko Pembangunan Manusia dan kebudayaan Jakarta, 31 oktober 2014

2 Bahan Penjelasan Menteri
Profil Pendidikan Daerah Tertinggal Arah Kebijakan Pendidikan DT Jenis Kegiatan dan Lokasi Fasilitasi Pendidikan Daerah Tertinggal TA Irisan Kegiatan Pendidikan DT Eksisting dengan INDONESIA PINTAR

3 PROFIL Pendidikan daerah tertinggal

4 GAP ANALYSIS TERHADAP PENINGKATAN IPM DI DAERAH TERTINGGAL
MASIH TERDAPAT 151 (82,51%) KABUPATEN DAERAH TERTINGGAL RATA-RATA IPM DIBAWAH STANDAR NASIONAL : 72,2

5 GAP ANALYSIS TERHADAP PENINGKATAN ANGKA RATA-RATA LAMA SEKOLAH DI DT
MASIH TERDAPAT 113 (61,7%) KABUPATEN DAERAH TERTINGGAL RATA-RATA LAMA SEKOLAH DIBAWAH STANDAR NASIONAL : 7,92 TAHUN

6 GAP ANALYSIS TERHADAP PENINGKATAN AMH DI DAERAH TERTINGGAL
MASIH TERDAPAT 67 KABUPATEN DAERAH TERTINGGAL (36,6%) RATA-RATA ANGKA MELEK HURUF DIBAWAH STANDAR NASIONAL : 92,91

7 PERSENTASE DESA DI DT TANPA SD DAN SMP/SEDERAJAT
37 % DESA DAERAH TERTINGGAL BELUM MEMILIKI FASILITAS SD/ SEDERAJAT 56 % DESA DAERAH TERTINGGAL BELUM MEMILIKI FASILITAS SMP/ SEDERAJAT

8 PERSENTASE DESA DI DT TANPA TBM DAN PAUD
92 % DESA DAERAH TERTINGGAL TIDAK MEMILIKI FASILITAS TBM 69 % DESA DAERAH TERTINGGAL BELUM MEMILIKI FASILITAS PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD)

9 Arah kebijakan pendidikan daerah tertinggal

10 Arah Kegiatan Pendidikan & Keterampilan 2010-2014
Embrio Perdesaan Cerdas 2015 Kegiatan Pendidikan Keaksaraan Pendidikan Alternatif Pendidikan Keterampilan Peningkatan Kualitas Pembelajaran Pendidikan Luar Sekolah (Kursus Vokasi) Sasaran Peserta Tutor & Masyarakat Buta Huruf Desa tertinggal Kom Adat Terpencil Masyarakat Desa Tertinggal Tenaga Pendidik

11 Pengembangan Perdesaan Daerah Tertinggal berbasis Pembangunan Manusia
Komponen Indeks Pembangunan Manusia Kesehatan Pendidikan Daya Beli/ Ekonomi PERDESAAN SEHAT PERDESAAN CERDAS PERDESAAN MANDIRI 2015

12 PENGEMBANGAN PERDESAAN CERDAS DI DAERAH TERTINGGAL
Akademisi/ Profesi /Masy PGRI, IPABI, Muslimat NU, dll UNJ, UIN, dll Dunia Usaha, CSR, Filantropi, BUMN Kemendikbud Kemensos K/L Lainnya 183 Daerah Tertinggal Pemkab DT/SKPD terkait Kata Kunci Pendidikan RPJMN ke III Kualitas Pendidikan (SPM) Berbasis Keunggulan Lokal KRITERIA PODES Lembaga Pendidikan formal terdiri dari : TK/sederajat, SD, SMP, SMU, SMK, Akademi, dan SLB. Lembaga Pendidikan Non formal Pesantren jarak sekolah terdekat Keberadaan pendidikan keterampilan, Kegiatan pemberantasan buta aksara/keaksaraan fungsional (KF) selama 3 tahun terakhir Kegiatan pendidikan Paket A/B/C selama setahun terakhir mencakup program Paket A (setara SD/MI), Paket B (setara SMP/ MTs), dan Paket C (setara SMA/MA). Pos Pendidikan Anak Usia Dini (Pos PAUD) Kelompok Bermain (Play Group)/Taman Penitipan Anak Taman Bacaan Masyarakat (TBM) KPDT Kerjasama kemitraan di bid pendidikan dengan K/L, Pemkab, lembaga masyarakat dan Perguruan Tinggi telah dilakukan KPDT secara rutin sepanjang RPJMN ke II. PADA RPJMN Ke III, Sinergi Kemitraan Akan didorong sebagai langkah utama pengembangan Perdesaan Cerdas di Daerah DT

13 TREND PERTUMBUHAN IPM DENGAN PC DAN TANPA PC
Titik potong pencapaian target IPM di DT terjadi pada tahun 2018

14 Jenis KEGIATAN & LOKASI FASILITASI DIKTRAM DT 2009-2014

15 Jenis Kegiatan Fasilitasi TA 2009-2010
NO NAMA KAB. JENIS KEGIATAN TA 2009 ANGGARAN (Rp. 000) 1 Barru Alat dan Bahan Pendukung Ketempilan Pengolahan Kedelai 2 Jayapura Alat Peraga Edukatif Jumlah NO NAMA KAB. JENIS KEGIATAN TA 2010 ANGGARAN (Rp. 000) 1 Luwu Timur Alat dan Bahan Pendukung Praktek Pengolahan Sagu 2 Halmahera Tengah 3 Belitung Pelatihan Kebon Gizi Mandiri dan Ternak Jumlah

16 Jenis Kegiatan Fasilitasi TA 2011
No Nama Kabupaten Jenis Kegiatan 1 Musi Rawas Alat Peraga Edukatif (PAKEM) 2 Lahat 3 Lampung Barat 4 Lebak Pendidikan Alternatif 5 Garut Peltramp Pengolahan Jagung 6 Sampang Pendidikan Keaksaraan Dasar 7 Pamekasan 8 Bondowoso Peltramp Pengolahan Buah Mangga 9 Manggarai Timur Peltramp Pengolahan Pisang 10 Flores Timur Peltramp Budidaya dan Hasil Laut No Nama Kabupaten Jenis Kegiatan 11 Belu Pendidikan Keaksaraan Dasar 12 Jeneponto 13 Pangkep Peltramp Pengolahan Ikan Presto 14 Mamuju Utara Pendidikan Alternatif bagi Suku Mori 15 Mamasa Pendidikan Alternatif KAT Mappurondo 16 Donggala Pend. Alternatif Suku Terasing Sisere 17 Buton Utara Peltramp Pengolahan Ikan Asap 18 Konawe Selatan 19 Wakatobi Pendidikan Alternatif Suku Bajo 20 Halmahera Tengah Peltramp Pengolahan Buah Jeruk

17 Jenis Kegiatan Fasilitasi TA 2012
No Nama Kabupaten Jenis Kegiatan 1 Bima Pelatihan Budidaya Rumput Laut 2 Kupang Pengolahan Jagung dan Pisang 3 Flores Timur Pelatihan Tenun dan Kerajinan Bambu 4 Sumba Tengah Pengolahan Ikan Asap 5 Banggai Kepulauan Budidaya Rumput Laut 6 Morowali 7 Donggala Kerajinan Bambu 8 Toli – Toli 9 Parigi Moutong Rumput Laut dan Pengolahan Ikan 10 Tojo Una-Una 11 Sigi Laboratorium Komputer No Nama Kabupaten Jenis Kegiatan 12 Jeneponto Budidaya Rumput Laut dan Ikan 13 Pangkajene Kep. Pengolahan Rumput laut 14 Konawe Selatan Kelompok Pengolahan Pertanian 15 Bombana Budidaya Ikan Ceria dan Rajungan 16 Wakatobi Pengolahan Hasil Perikanan 17 Mamuju Pengolahan Abon Ikan 18 Maluku Tengg.Barat Budidaya Rumput Laut 19 Maluku Tengah 20 Buru 21 Seram Barat Budidaya Ikan Keramba 22 Seram Timur

18 Jenis Kegiatan Fasilitasi TA 2013
No Nama Kegiatan Jumlah Bantuan Jumlah Kab. Pelaksanaan 1 Pendidikan Keaksaraan Rp ,- 20 20 kab. 2 Pelatihan Keterampilan Pengolahan Potensi Lokal Rp ,- 8 8 kab. 3 Peningkatan Kualitas Pembelajaran PAUD dan SD Rp ,- 5 4 kab. 4 Pendidikan Alternatif Rp ,- 6 6 kab. Layanan Kursus dan Keahlian Fokasional Masyarakat Rp ,- 10 10 kab. Jumlah Rp ,- 49 kab. 97 %

19 12(Kursus), 7(Alternatif)
Bantuan Sosial TA 2014 No Nama Kegiatan Jumlah Bantuan Jumlah Kab. 1 Bantuan Fasilitasi dan Alat Peraga Penunjang Pendidikan Keaksaraan di Daerah Tertinggal Rp ,- 16 2 Fasilitasi Peningkatan Keterampilan Pengolahan Potensi Lokal di Daerah Tertinggal Rp ,- 8 3 Bantuan Stimulan Paket Pendidikan Multimedia dan Laboratorium komputer dalam rangka percepatan peningkatan kualitas lembaga pendidikan Rp ,- 37 4 Bantuan Stimulan Paket buku perpustakaan dalam rangka percepatan peningkatan kualitas lembaga pendidikan di Daerah Rp ,- 20 5 Bantuan Stimulan Alat Peraga Penunjang Pendidikan Dalam Rangka Percepatan Peningkatan Kualitas Pembelajaran Rp ,- 6 Bantuan Stimulan Alat Peraga Penunjang PAUD Dalam Rangka Percepatan Peningkatan Kualitas Pembelajaran Rp ,- 10 7 Fasilitasi Pendidikan Kursus/Kompetensi Aplikatif di Daerah Tertinggal Rp ,- 12(Kursus), 7(Alternatif) Jumlah (Per Oktober 2014) Rp ,- 69 kab.

20 Rekap Kabupaten DT Penerima Bansos TA 2010-2014
Jumlah Kab 2010 3 2011 20 2012 22 2013 49 2014 69

21 Irisan Kegiatan Pendidikan DT selama ini dengan KIP

22 Sasaran Kegiatan Diktram DT selama ini
Irisan Kegiatan Pendidikan dan Keterampilan Daerah Tertinggal dengan KIP Bantuan Siswa Miskin Kartu Indonesia Pintar Menjangkau rakyat miskin (~18 juta anak) Menjangkau rakyat miskin dan rentan miskin (~24 juta anak) Hanya mencakup peserta didik yang sekarang di sekolah Juga mencakup anak usia sekolah yang (i) tidak di sekolah (mis. anak jalanan), (ii) di panti asuhan, dan (iii) difabel Berlaku juga di pesantren, pusat kegiatan belajar masyarakat dan Balai Latihan Kerja (BLK) Berlaku di sekolah formal / madrasah Tidak menghimbau anak yang tidak bersekolah untuk bersekolah Menghimbau sekolah untuk menerima kembali anak yang tidak bersekolah Sasaran Kegiatan Diktram DT selama ini

23 Strategi Reformasi Pendidikan Nasional
Quick wins Janji Strategi Reformasi Pendidikan Nasional : Mencerdaskan Kehidupan Bangsa melalui Pengembangan Masyarakat yang Mandiri dan Berkepribadian Menjamin Akses, Keterjangkauan & Pendidikan Inklusif Meningkatkan Mutu dan Relevansi Pendidikan Meningkatkan Kompetensi Guru dan Dosen Meningkatkan Tata Kelola Pendidikan & Efisiensi Pembiayaan Memperkuat Pesantren sebagai Komponen Pendidikan Nasional c Kartu Indonesia Pintar bagi 40% penduduk miskin Evaluasi pendidikan universal di kelas 5, 8,11 Perbaikan institusi pendidikan dan pelatihan guru Reformasi Kelembagaan Pendidikan Tinggi Kepres 1 Muharam sbg Hari Santri Nasional & Blusukan Pesantren Marginal Peningkatan dan kesetaraan BOS sekolah / madrasah/pesantren Menyempurnakan sistem kuriku-lum yang karakter, vokasi /kebutuhan lapangan kerja dan kewirausahaan Pendidikan Calon Guru Berasrama dan Berbeasiswa Menyusun Cetak Biru Pendidikan Nasional Puskestren (Pusat Kesehatan Pesantren) dan BPJS kelas 1 untuk Kyai/Ustadz c Reformasi Kurikulum LPTK Membentuk Dewan Pendidikan Nasional sesuai UU Sisdiknas Bantuan Operasional untuk penyelenggara pendidikan kesetaraan / keaksaraan / PAUD / TBM / inklusi / lifeskill / layanan khusus, serta tunjuangan guru untuk daerah 3T; diutamakan untuk satuan pendidikan yang telah terakreditasi Masyarakat Pejuang Pendidikan & Kebudayaan Penertiban & Standarisasi LPTK Swasta Meningkatkan keterjaminan pendidikan pesantren Restrukturisasi lembaga standar dan sertifikasi pendidikan (BSNP) Blusukan Nilai Reformasi Pengelolaan Profesional Guru dan Dosen Kartu Indonesia Pintar untuk Pesantren Forum Indonesia Pintar [Forum Berbagi Praktek Baik] Memperkuat LPDP menjadi dana abadi pengembangan pemimpin bangsa Beasiswa Studi Lanjut bagi Ustadz & Santri Buku panduan orang tua Pelatihan kewirausahaan (bootcamp) guru/dosen Mengembangkan 1 desa 1 komunitas belajar Kelompok Pengawas Mandiri & Sistem Pemantauan Online untuk memperkuat Indonesia Pintar Mewujudkan Sekolah Ramah Anak (SRA) Lifeskill 2 juta santri Lelang Kepala Sekolah Menguatkan Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif Dokumentasi Praktek Baik & Pengembangan Sistem Informasi & Akreditasi SRA Re-sertifikasi & Academic Recharging bagi Guru & Dosen Reformasi Birokasi Pendidikan & Good School Governance Pendirian 6 PT dan Pesantren bagi pemuda & mahasiswa Memudahkan akses ujian kesetaraan Pelatihan KHA (Konvensi Hak Anak) ke kyai/ustadz Komunitas Pembelajar Kolaborasi Kepsek-Guru Penetapan Standar Pembiayaan bertingkat dari SPM, SNP dan SPMP Bedah 1000 Pesantren (Block Grant untuk Asrama) Perluasan Bidik Misi & Penambahan/Pengembangan PTN Membentuk lembaga evaluasi mandiri Pelatihan Guru dan Dosen secara Online Pengiriman Ustadz Muda Mengabdi ke daerah 3T Peningkatan tata kelola akuntansi Peningkatan Jumlah & Kapasitas Fakultas/PT Sains & Teknologi Pembenahan Distribusi Guru secara merata Pendampingan pendidikan karakter guru dan Dosen Meningkatkan mutu lulusan pesantren melalui program Santri Mandiri dan pemagangan santri Penyederhanaan Juknis Penggunaan BOS Peningkatan Jumlah & Relevansi Riset, Inovasi Pendidikan Tinggi Pendidikan Calon Dosen (Reaktivasi Akta Mengajar) Ekstensifikasi Program SM3T c Tunjangan khusus (Bisyaroh) dan program haji bagi kyai/ guru/ ustadz pesantren & MDA c Meningkatkan keterampilan kerja, kewirausahaan dan kepedulian sosial Penerapan E-budgeting & Audit WTP Peningkatan Sarana dan Prasa-rana Sekolah untuk memenuhi jumlah dan persyaratan keseha-tan, keselamatan, kemudahan, kenyamanan dan keamanan Pendampingan kepala sekolah oleh professional cth: perbankan Program pemagangan industri dan KKN Tematik Literasi ICT untuk pesantren Digitalisasi karya Kyai Gerakan Kewirausahaan Nasional Pemberdayaan kepsek & pengawas menjadi pendam-ping penjaminan mutu Terkait Kegiatan Diktram KPDT selama ini Perbaikan Sanitasi & Air Bersih layak minum, dan Promosi PHBS Program Sekolah Asuh Panduan dan pelatihan PSAK (Panduan Sistem Akuntansi Keuangan) termasuk online/mobile

24 Kegiatan Pendidikan DT Eksisting
Irisan Kegiatan Diktram DT Eksisting dalam Quick Win Kabinet Kerja Quick win Definisi Pelaksana 1. Indonesia Pintar Program holistik Indonesia Pintar dengan 5 komponen: Pendistribusian Kartu Indonesia Pintar Kesetaraan dan peningkatan unit cost BOS: Untuk SMA/MA menjadi Rp. 2,35 jt per tahun, untuk SMK/MAK Rp. 2,972 jt per tahun, penyetaraan BOS MI sesuai dengan SD, penyetaraan BOS MTS sesuai dengan SMP Bantuan Operasional untuk penyelenggara pendidikan kesetaraan / keaksaraan / PAUD / TBM / inklusi / lifeskill / layanan khusus, serta tunjuangan guru untuk daerah 3T; diutamakan untuk satuan pendidikan yang telah terakreditasi Peningkatan tata kelola akuntansi untuk institusi pendidikan dasar & menengah di kecamatan-kecamatan pilot Percontohan sekolah pintar: pilot program di sekolah/madrasah di 10 kabupaten untuk mencapai SPM, mempraktikkan sister school, menjalankan pendampingan pendidikan karakter guru, menguatkan komunitas pembelajar Kepala Sekolah/Madrasah, dan berpartisipasi dalam pelatihan online untuk guru Percontohan Smart Pesantren Tim/sekretariat yang diketuai Kemensos Kemdikbud Kemenag Kemdagri Perbankan PSDK, IHF Pemda BAS 2. Meningkatkan keterampilan kerja, kewira-usahaan dan kepedulian sosial Gerakan Kewirausahaan Nasional: Portal online kewirausahaan Jaringan kewirausahaan di 30 universitas terkemuka Olimpiade kewirausahaan nasional Program pemagangan dengan 4 komponen: Pemagangan siswa SMK di tahun 10 atau 11 di perusahaan mitra selama 3 bulan Pelatihan kewirausahaan untuk siswa SMA yang mengambil ekstra kurikuler vokasi Pemagangan mahasiswa S-1 di industri selama 6 bulan KKN tematik di desa pilot untuk mahasiswa s-1, SMK dan LPTK selama 2 bulan Dikti Kemen Desa Kem-UMKM Pemkab/prov 3. Santri Tani Mandiri Program pemberdayaan santri di desa pilot mandiri benih yang dimana dalam 1 tahun pesantren diharapkan mempunyai aset produktif 4. Masyarakat pejuang pendidikan Partisipasi masyarakat dalam pendidikan melalui 3 komponen: Buku panduan untuk orang tua yang akan digunakan untuk memonitor kondisi sekolah, kemampuan anak dan kompetensi orang tua yang diharapkan sesuai jenjang belajar Blusukan nilai—survey satu Indonesia yang diluncurkan pada hari Sumpah Pemuda 2014 untuk mendapatkan nilai-nilai dan praktik-praktik baik bangsa Indonesia Kelompok pengawas mandiri untuk kualitas sekolah dan guru, di mana: 1) Stakeholder pendidikan bisa mengirimkan sms ke nomor hotline mengenai kualitas sekolah/guru, dan 2) Kelompok professional di tingkat kabupaten/kota bertemu secara berkala untuk mendiskusikan hasil sms 5. Evaluasi Pendidikan Universal Evaluasi di tahun 5, 8 dan 11 yang memasukkan elemen tumbuh kembang anak dan kompetensi akademik sebagai standar minimum kenaikan kelas Kegiatan Pendidikan DT Eksisting

25 Terima kasih


Download ppt "Supplemen Bahan menteri desa, pdt dan transmigrasi"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google