Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Pembagian Bidang-Bidang Pertanian Pertanian dalam arti luas Perkebunan Perikanan Peternakan Kehutanan Pertanian rakyat (pertanian artian sempit)

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Pembagian Bidang-Bidang Pertanian Pertanian dalam arti luas Perkebunan Perikanan Peternakan Kehutanan Pertanian rakyat (pertanian artian sempit)"— Transcript presentasi:

1 Pembagian Bidang-Bidang Pertanian Pertanian dalam arti luas Perkebunan Perikanan Peternakan Kehutanan Pertanian rakyat (pertanian artian sempit)

2 Produksi pertanian penting (ribu ton) (BPS dan World Bank 2003) Tanaman pangan

3 Produksi pertanian penting (ribu ton) (BPS dan World Bank 2003) Tanaman pangan

4 Produksi pertanian penting (ribu ton) (BPS dan World Bank 2003) Perkebunan

5 Produksi Pertanian Penting (ribu ton) (BPS dan Word Bank 2003) Perkebunan

6 Produksi minyak sawit dunia (000 ton) (Oil World,1994)

7 Produksi minyak sawit dunia (000 ton) (Oil World, 1994)

8 Produksi pertanian penting (ribu ton) (BPS dan World Bank 2003) Perikanan

9 Produksi pertanian penting (ribu ton) (BPS dan World Bank 2003) Kehutanan

10 Produksi Pertanian Penting (ribu ton) (BPS dan World Bank 2003)

11 Pangsa investasi pertanian di Indonesia (% total) (BPS dan World Economic Indicator)

12 Produksi dan konsumsi Hasil Peternakan (persen) Dihitung dari neraca FAO 2003

13 Populasi penduduk dunia dalam jutaan (The Political Economy of Global Population Change , tahun 2006)

14 Populasi penduduk Indonesia dalam jutaan (The Political Economy of Global Population Change , tahun 2006)

15 PERBANDINGAN PENDUDUK DAN LAHAN PERTANIAN Negara Luas Lahan Pertanian (000 ha) Jumlah penduduk (000) th 2000 Luas lahan per capita (m 2 ) Argentina Australia Bangladesh Brazil Canada China India Indonesia Thailand USA Vietnam

16 LUAS ALIH FUNSGI LAHAN SAWAH SELAMA TAHUN Provinsi Pengurangan sawah (ha) Penambahan sawah (Ha) Perubahan (ha) (ha) Sumatra Utara ,93811, ,53 Sumatra Barat 2.460,80343, ,54 Sumatra Selatan 2.598,60532,96-2,065,64 Banten309,30265,85-43,45 Jawa Timur 8.259, , ,51 NTB459, , ,51 Kalimantan Selatan 2.578, ,27-276,77 Sulawesi Selatan 5.572, , ,91

17 NERACA LAHAN SAWAH DI INDONESIA SELAMA TAHUN WilayahPenguranganPenambahanNeraca Jawa1.002,055518, ,831 Luar Jawa 625, , ,480 Indonesia1.627, , ,649

18 Pangsa agribisnis dalam pembangunan ekonomi di beberapa negara (Sumber:Prior dan Holt,1998) Catatan: Agribisnis didefinisikan sebagai sektor pertanian plus sektor manufaktur dan jasa yang berhubungan dengan pertanian

19 Kegiatan Usaha dibidang Agribisnis Sektor Agribisnis di dalam ruang lingkup ekonomi mencakup bermacam-macam usaha komersiil, dengan menggunakan kombinasi heterogen dari modal, tenaga kerja, bahan dan teknologi, yang intinya bagaimana menyediakan pangan dan sandang untuk pasar domistik dan internasional. Sektor Agribisnis di dalam ruang lingkup ekonomi mencakup bermacam-macam usaha komersiil, dengan menggunakan kombinasi heterogen dari modal, tenaga kerja, bahan dan teknologi, yang intinya bagaimana menyediakan pangan dan sandang untuk pasar domistik dan internasional. Departemen Pertanian USA setiap tahun melaporkan produktivitas dan perbaikan sektor pertanian bahwa setiap pengusaha tani di AS menghidupi kira-kira 79 orang:57,6 di dalam negeri dan 21,5 diluar negeri. Departemen Pertanian USA setiap tahun melaporkan produktivitas dan perbaikan sektor pertanian bahwa setiap pengusaha tani di AS menghidupi kira-kira 79 orang:57,6 di dalam negeri dan 21,5 diluar negeri.

20 Pengertian Agribisnis Perbekalan Pertanian Makanan ternak Usahatani Pupuk Mesin dan peralatan Bahan bakar PengangkutanBenihLainnya Pemrosesan Industrial Bahan Pangan EceranLainnya Pasar Swalayan Restoranlembaga

21 Deptan Di AS mendefinisikan jenis pekerjaan yang terkait dengan Agribisnis 1.Produksi Pertanian dan pnegmbangbiakan penangkaran hewan, tumbuh- tumbuhan, hasil tumbuhan, hutan dan hasil hutan. 1.Produksi Pertanian dan pnegmbangbiakan penangkaran hewan, tumbuh- tumbuhan, hasil tumbuhan, hutan dan hasil hutan. 2.Penyediaaan jasa yang dikaitkan dengan produksi pertanian dan pembuatan serta penyebaran perbekalan yang digunakan dalam produksi Pertanian 2.Penyediaaan jasa yang dikaitkan dengan produksi pertanian dan pembuatan serta penyebaran perbekalan yang digunakan dalam produksi Pertanian 3.Perencanaan, pemasangan, perbaikan, pengoperasian dan pembenahan mesin, peralatan, dan sumber tenaga, serta pembangunan struktur yang digunakan dalam produksi pertanian. 3.Perencanaan, pemasangan, perbaikan, pengoperasian dan pembenahan mesin, peralatan, dan sumber tenaga, serta pembangunan struktur yang digunakan dalam produksi pertanian. 4.Semua kegiatan yang berhubungan dengan pemeriksaan, pemrosesan pemasaran produk pertanian dan produk sampingan yang utama 4.Semua kegiatan yang berhubungan dengan pemeriksaan, pemrosesan pemasaran produk pertanian dan produk sampingan yang utama 5.Setiap aspek dari rumahkaca, tempat pemeliharan tanaman-tanaman muda, pembibitan tanaman, dan tindakan laian sehubungan dengan penggunaan hortikultura sebagai penghias lahan. 5.Setiap aspek dari rumahkaca, tempat pemeliharan tanaman-tanaman muda, pembibitan tanaman, dan tindakan laian sehubungan dengan penggunaan hortikultura sebagai penghias lahan. 6.Pengaweta, pengembangbiakan, perbaiakan dan pemanfaatan sumberdaya alami yang dapat diperbaharui 6.Pengaweta, pengembangbiakan, perbaiakan dan pemanfaatan sumberdaya alami yang dapat diperbaharui 7.Berbagai macam penggunaan lahan dan hasil hutan. 7.Berbagai macam penggunaan lahan dan hasil hutan.

22 Mubyarto,1989 Jazakumullah khoiron Wassalamu’alaikum warohmatullahi Wabarokatuh


Download ppt "Pembagian Bidang-Bidang Pertanian Pertanian dalam arti luas Perkebunan Perikanan Peternakan Kehutanan Pertanian rakyat (pertanian artian sempit)"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google