Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Powerpoint Templates Page 1 Powerpoint Templates KONSEP DASAR TEORI FUNGSI LINIER DAN PENERAPANNYA DALAM BISNIS DAN EKONOMI.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Powerpoint Templates Page 1 Powerpoint Templates KONSEP DASAR TEORI FUNGSI LINIER DAN PENERAPANNYA DALAM BISNIS DAN EKONOMI."— Transcript presentasi:

1 Powerpoint Templates Page 1 Powerpoint Templates KONSEP DASAR TEORI FUNGSI LINIER DAN PENERAPANNYA DALAM BISNIS DAN EKONOMI

2 Powerpoint Templates Page 2 2 Diskripsi Mata Kuliah Memperkenalkan unsur-unsur fungsi ialah variabel bebas dan variabel terikat, koefisien, dan konstanta, yang saling berkaitan satu sama lain dala hubungan yang dapat dijelaskan secara ateatis yaitu hubungan yang linier. Fungsi-fungsi yang bersifat linier tersebut dapat saling berhimpit, sejajar atau bahkan berpotongan. Untuk mencari perpotongan dua fungsi yang linier digunakan metode eliminasi, substitusi atau dengan cara determinan.

3 Powerpoint Templates Page 3 Tujuan Khusus 1.Menggabarkan bagaimana fungsi linier dapat dipergunakan untuk mencerminkan perilaku baik perilaku konsumen maupun perilaku produsen. Perilaku konsumen dicerminkan melalui fungsi permintaan, sedangkan perilaku produsen dicerminkan dengan fungsi penawaran. Pertemuan antara keduanya merupakan titik keseimbangan pasar. Keseimbangan pasar ini dapat bergeser sejajar akibat adanya capur tangan pemerintah dalam bentuk pajak maupun subsidi 2.Menggambarkan bagaimana fungsi linier dapat dipergunakan untuk mmenghitung berapa produk yang sebaiknya diproduksi dan dijual oleh perusahaan agar perusahaan dapat menutup biaya-biaya tetapnya, menutup totol biaya, bahkan agar perusahaan dapat memperoleh keuntungan. Disebut Analisis Break-Even Analusis.

4 Powerpoint Templates Page 4 Tujuan Khusus 3.Menggambarkan bagaimana fungsi linier dapat membantu menghitung berapa pendapatan nasional yang harus diperoleh suatu negara agar tidak mengalami defisit akibat konsumsi yang lebih besar dari pada pendapatan. Lebih jauh lagi berapa pendapatan minimum agar dapat menabung. 4.Menggambarkan pendapatan nasional dapat menghitung melalui pendekatan pengeluaran yang linier.

5 Powerpoint Templates Page 5 1. Teori Fungsi & Fungsi Linier Fungsi yaitu hubungan matematis antara suatu variabel dengan variabel lainnya. Unsur-unsur pembentukan fungsi yaitu variabel, Koefisien dan konstanta. Yang dimaksud dengan variabel ialah unsur yang sifatnya berubah-ubah dari satu keadaan ke keadaan lainnya. Dalam suatu fungsi, Penggolongan variabel dibedakan menjadi variabel bebas dan variabel terikat.

6 Powerpoint Templates Page 6 Variabel, Koefisien, & Konstanta Variabel bebas yaitu variabel yang menerangkan variabel lain, sedangkan variabel terikat yaitu variabel yang diterangkan oleh variabel lain. Koefisien ialah bilangan atau angka yang diletakkan tepat di depan suatu variabel, terkait dengan variabel yang bersangkutan. Konstanta atau Intersep sifatnya tetap dan tidak terkait dengan suatu variabel apa pun. secara umum jika dikatakan bahwa y adalah fungsi dari x maka ditulis y = f(x), dimana x adalah variabel bebas dan y adalah variabel terikat

7 Powerpoint Templates Page 7 Bentuk Umum Secara umum jika dikatakan bahwa y adalah fungsi dari x maka ditulis y = f(x), dimana x adalah variabel bebas dan y adalah variabel terikat. Contoh :  3y = 4x – 8, y adalah variabel terikat x adalah variabel bebas 3 adalah koefisien ( terletak didepan variabel y) 4 adalah koefisien ( terletak didepan variabel x) -8 adalah konstanta

8 Powerpoint Templates Page Jenis-jenis Fungsi a.Fungsi Linier Bentuk umum : Y = a 0 + a 1 x 1 Contoh : Y = 1 + 2x 1 b.Fungsi Kuadrat Bentuk umum : Y = a 0 + a 1 x 1 + a 2 x 2 Contoh : Y = 1 - 2x 1 - 3x 2 Lanjutannya …

9 Powerpoint Templates Page Jenis-jenis Fungsi c.Fungsi Eksponen Bentuk umum : Y = n x Contoh : Y = 2 x d.Fungsi Logaritma Bentuk umum : Y = n log x Contoh : Y = 4 log x

10 Powerpoint Templates Page Pengertian Fungsi Linier Fungsi linier adalah fungsih polinom yang variabel bebasnya memiliki memilikipangkat paling tinggi adalah satu. Misal : Y = a 0 + a 1 x 1, dimana Y disebut variabel terikat dan x disebut variabel bebas. a 0 konstanta, nilainya positif, negatif, atau nol a 1 Koefisien, nilainya positif, negatif atau nol

11 Powerpoint Templates Page Gradien Garis Lurus (m) Fungsi linier Y = a 0 + a 1 x 1, jika digambarkan maka grafiknya berupa garis lurus. Koefisien x, yaitu a 1 menunjukkan nilai kemiringan garis atau gradien. Jika sebuah garis lurus melalui dua titik A(x 1, y 1 ) dan B(x 2, y 2 ), maka nilai gradiennya (m), adalah sebagai berikut :

12 Powerpoint Templates Page Grafik Fungsi a. Y = 4 + 2x (0, 4) (-2, 0) 0 Y X X0 Y0 4 -2

13 Powerpoint Templates Page b. Y = 4 - 2x (0, 4) (2, 0) 0 Y X X0 Y0 Lanjutannya …

14 Powerpoint Templates Page b. Y = x (0, -4) (2, 0) 0 Y X X0 Y0 Lanjutannya …

15 Powerpoint Templates Page Hubungan Dua Fungsi Linier Ada dua fungsi linier dimana fungsi linier pertama yaitu : Y = a 0 + a 1 x dan fungsi linier yang kedua yaitu : Y’ = a 0 ’ + a 1 ’ x. Kedua Fungsi Linier tersebut berada dalam berbagai keadaan: Lanjutannya …

16 Powerpoint Templates Page Karena berhimpit, maka a 0 = a 0 ’ dan a 1 = a 1 ’ Contoh : Fungsi linier Pertama : Y = 4 + 2x, intersep 4, gradien 2 Fungsi linier kedua : 2Y = 8 + 4x, intersep 8/2 = 4, gradien 4/2 = 2 0 Y X Lanjutannya … 1. Berimpit Y = a 0 + a 1 x Y’ = a’ 0 +a’ 1 x

17 Powerpoint Templates Page Karena sejajar, maka a 0 ≠ a 0 ’ dan a 1 = a 1 ’ Contoh : Fungsi linier pertama : Y = 4 + 4x, intersep 4, gradien 4 Fungsi linier kedua : Y = 2 + 4x, intersep 2, gradien 4 0 Y X Lanjutannya … 2. Sejajar Y = a 0 + a 1 x Y’ = a’ 0 +a’ 1 x

18 Powerpoint Templates Page Karena Berpotongan, maka dan a 1 ≠ a 1 ’ untuk kondisi seperti pada gambar a 0 = a 0 ’ Contoh : Fungsi linier pertama Y = 4 + 4x, intersep 4, gradien 4 Fungsi linier kedua : Y = 2 – 4x, intersep 2, gradien – 4 0 Y X Lanjutannya … 3. Berpotongan Y = a 0 + a 1 x Y’ = a’ 0 +a’ 1 x

19 Powerpoint Templates Page Karena Berpotongan, maka dan a 1. a 1 ’= -1 untuk kondisi seperti pada gambar a 0 = a 0 ’ Contoh : Fungsi linier pertama : Y = 4 + 4x, intersep 4, gradien 4 Fungsi linier kedua : Y = 2 – 1/ 4x, intersep 2, gradien –1/4 0 Y X 4. Berpotongan Tegak Lurus Y = a 0 + a 1 x Y’ = a’ 0 +a’ 1 x

20 Powerpoint Templates Page Titik Potong Dua Fungsi Linier Ada dua fungsi linier dimana fungsi linier pertama yaitu : Y = a 0 + a 1 x dan fungsi linier yang kedua yaitu : Y’ = a 0 ’ + a 1 ’ x. Untuk fungsi linier yang saling berpotongan, maka untuk mencari titik potongnya dapat dilakukan dengan cara :  Eliminasi  Substitusi  Elisusi (Campuran)  Determinan Lanjutannya … Contoh …

21 Powerpoint Templates Page 21 Metode Eliminasi Prinsip yang digunakan untuk menghilangkan suatu variabel adalah mengurangkan atau menjumlahkannya. UUntuk menghilangkan suatu variabel, koefisien dari variabel tersebut pada kedua persamaan harus sama. Jika belum sama, masing-masing persamaan dikalikan dengan bilangan tertentu sehingga variabel tersebut memiliki koefisien sama. JJika variabel yang akan dihilangkan bertanda sama, dua persamaan dikurangi, dan jika memiliki tanda yang berbeda, dua persamaan ditambah.

22 Powerpoint Templates Page 22 Contoh 1 Tentukan himpunan penyelesaian dari sistem persamaan : Penyelesaian Untuk mencari variabel y berarti variabel x dieliminasi : + y = 38

23 Powerpoint Templates Page 23 Untuk mencari variabel x berarti variabel y dieliminasi : + x = 29 Jadi himpunan penyelesaian dari sistem persamaan linear tersebut adalah {(29, 38)}

24 Powerpoint Templates Page 24 Penyelesaian Untuk mencari variabel y maka variabel x dieliminasi - -22y = 88 y = -4 Contoh 2

25 Powerpoint Templates Page 25 Untuk mencari variabel x maka variabel y dieliminasi + 22x = -44 x = -2 Jadi himpunan penyelesaian dari sistem persamaan linear tersebut adalah {(-2, -4)}

26 Powerpoint Templates Page 26 Metode Substitusi Substitusi artinya mengganti atau menyatakan salah satu variabel dengan variabel lainnya. Contoh 1 Tentukan himpunan penyelesaian dari sistem persamaan :

27 Powerpoint Templates Page 27 Penyelesaian Misalkan yang akan disubstitusi adalah variabel x pada persamaan (2), maka persamaan (1) dinyatakan dalam bentuk : 3x – 2y = 11 ⇔ 3x = 2y + 11 ⇔ …(3) Substitusikan nilai x pada persamaan (3) ke persamaan (2), sehingga :

28 Powerpoint Templates Page 28 -4x + 3y = -2 ⇔ y = -2 (x3) ⇔ -4(2y + 11) + 9y = -6 ⇔ -8y – y = -6 ⇔ -8y + 9y = ⇔ y = 38 Untuk mendapatkan nilai x, substitusikan y = 38 ke persamaan (3) = = = 29 Jadi himpunan penyelesaian dari sistem persamaan linear tersebut adalah {(29, 38)}

29 Powerpoint Templates Page 29 Contoh 2 Coba Anda selesaikan contoh 2 di atas dengan cara substitusi, apakah hasilnya sama seperti dengan cara eliminasi, karena contoh 1 kita peroleh penyelesaian yang sama (untuk cara eliminasi dan substitusi)

30 Powerpoint Templates Page 30 Metode Gabungan (EliSusi) Metode Gabungan yaitu penggunaan dua metode yaitu eliminasi dan substitusi. Contoh 1 Tentukan himpunan penyelesaian dari sistem persamaan :

31 Powerpoint Templates Page 31 Penyelesaian  Untuk mencari variabel y berarti variabel x dieliminasi : + y = 38  Nilai y = 38 disubstitusikan ke persamaan (1) : 3x – 2y = 11 ⇔ 3x – 2(38) = 11 ⇔ 3x – 76 = 11 ⇔ 3x = ⇔ 3x = 87 ⇔ x = 29  Jadi himpunan penyelesaian dari sistem persamaan linear tersebut adalah {(29, 38)}

32 Powerpoint Templates Page 32 Contoh 2 CCoba Anda selesaikan contoh 2 di atas dengan cara gabungan, apakah hasilnya juga sama dengan cara eliminasi dan substitusi !

33 Powerpoint Templates Page 33 Metode Determinan Metode Determinan yaitu penggunaan determinan pada matriks. Contoh 1 Tentukan himpunan penyelesaian dari sistem persamaan :

34 Powerpoint Templates Page 34 Penyelesaian  Untuk mencari variabel x :  Untuk mencari variabel y : Jadi himpunan penyelesaian dari sistem persamaan linear tersebut adalah {(29, 38)}

35 Powerpoint Templates Page 35 Contoh 2 CCoba Anda selesaikan contoh 2 di atas dengan cara gabungan, apakah hasilnya juga sama dengan cara determinan !

36 Powerpoint Templates Page Penamaan Fungsi Linier A (x 1, y 1 ) B(x 2, y 2 )

37 Powerpoint Templates Page 37 Contoh Carilah garis yang melalui A(2, 5) dan (6, 17) !

38 Powerpoint Templates Page 38 Penyelesaian

39 Powerpoint Templates Page Penamaan Fungsi Linier A(x 1, y 2 )

40 Powerpoint Templates Page 40 Contoh Carilah garis yang melalui A(2, 5) dengan kecondongan sebesar 3 !

41 Powerpoint Templates Page 41 Penyelesaian

42 Powerpoint Templates Page 42 Latihan 1.Tunggu 2.Carilah

43 Powerpoint Templates Page 43 Terima kasih Semoga bermanfaat soesilongeblog.wordpress.com

44 Powerpoint Templates Page 44


Download ppt "Powerpoint Templates Page 1 Powerpoint Templates KONSEP DASAR TEORI FUNGSI LINIER DAN PENERAPANNYA DALAM BISNIS DAN EKONOMI."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google