Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

11 April 2015. Sektor pertanian  Permintaan bahan – bahan berasal dari ternak akan terus meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk  Peningkatan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "11 April 2015. Sektor pertanian  Permintaan bahan – bahan berasal dari ternak akan terus meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk  Peningkatan."— Transcript presentasi:

1 11 April 2015

2 Sektor pertanian  Permintaan bahan – bahan berasal dari ternak akan terus meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk  Peningkatan pendapatan dan peningkatan kesadaran masyarakat untuk mengkonsumsi pangan yang bergizi tinggi  Secara nasional, kebutuhan produk peternakan khususnya daging, masih membutuhkan impor.  Permintaan bahan – bahan berasal dari ternak akan terus meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk  Peningkatan pendapatan dan peningkatan kesadaran masyarakat untuk mengkonsumsi pangan yang bergizi tinggi  Secara nasional, kebutuhan produk peternakan khususnya daging, masih membutuhkan impor.

3 11 April 2015 Pembangunan subsektor peternakan bidang perunggasan, khususnya peternakan ayam ras petelur diharapkan dapat membawa perubahan perekonomian masyarakat kearah yang lebih baik. Semakin meningkat dan berkembangnya populasi ternak ayam ras petelur harus didukung oleh ketersediaan sarana produksi seperti bibit, pakan obat – obatan hewan, sarana usaha kemitraan dan sarana – sarana penunjang lainnya. Masyarakat di Kecamatan Lareh Sago Halaban banyak yang menekuni bidang usaha ini namun mereka belum mampu mengembangkan usaha menjadi lebih besar lagi seperti yang ada di Kecamatan lainnya di Kabupaten Lima Puluh Kota.

4 11 April 2015 TUJUAN PENELITIAN Mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi pendapatan peternak ayam ras petelur di Kecamatan Lareh Sago Halaban. Berapa sumbangan (kontribusi) usaha peternakan ayam ras petelur terhadap pendapatan rumah tangga di Kecamatan Lareh Sago Halaban METODE PENELITIAN Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Lareh Sago Halaban Kab. 50 Kota Responden Penelitian adalah peternak Ayam Ras Petelur yang ada di Kecamatan Lareh Sago Halaban Kab. 50 Kota Sampel penelitian diambil secara sensus dengan jumlah 56 orang Pengambilan data secara survey (wawancara langsung dengan responden)

5 11 April 2015 Tabel 2. Jumlah Pemilik Ternak Ayam Petelur ditiap Nagari di Kecamatan Lareh Sago Halaban. NoNagariJumlah Sampel ( Orang ) 1Bukik Sikumpa6 2Balai Panjang12 3Batu Payuang12 4Labuah Gunuang9 5Tanjuang Gadang4 6Sitanang5 7Ampalu5 8Halaban3 Jumlah 56

6 11 April 2015 Untuk mengetahui pengaruh dari satu Variabel bebas terhadap variable tak bebas dapat dibuat formulasi sebagai berikut: Y = a + β1X1 + β2X2 + β3X3 + β4X4 + β5X5 + β6X6 + β7X7 +ei Keterangan: Y = Pendapatan peternak ayam ras petelur (rupiah) a = Konstanta b = Koefisien regresi X 1 = Biaya bibit (rupiah) X 2 = Biaya Pakan (rupiah) X 3 = Biaya obat (rupiah) X 4 = Upah Tenaga Kerja (rupiah) X 5 = Umur (tahun) X 7 = Pengalaman (tahun) D 1 = Pendidikan (tahun) 1 = Tamat SD 0 = Tidak tamat SD ei = Kesalahan pengganggu, berupa variabel atau faktor lain yang tidak diamati oleh model.

7 11 April 2015 K = Yi x 100 % Yt Dimana : K = Persentase kontribusi pendapatan Yi = Pendapatan dari usaha ayam ras petelur, dimana Yi = Pr Yt = Pendapatan total rumah tangga K = Yi x 100 % Yt Dimana : K = Persentase kontribusi pendapatan Yi = Pendapatan dari usaha ayam ras petelur, dimana Yi = Pr Yt = Pendapatan total rumah tangga

8 11 April 2015 Hasil dan Pembahasan Pendapatan Peternak UraianRata-rata (Rp/Periode produksi) Penerimaan  Penjualan telur  Afkir ,3  Tinja Total Penerimaan ,3 Pengeluaran Biaya Tetap  Penyusutan kandang & peralatan ,43  Tenaga Kerja Biaya Variabel  Pembelian Bibit ,1  Makanan ,9  Obat-obatan & Vaksin ,14  Listrik ,86  Perbaikan Kandang ,857  Transportasi ,429  Operasional lain Total Pengeluaran ,2 Pendapatan ,1

9 11 April 2015 Hasil Pendugaan Model I Model Unstandardized Coefficients Stdr Coef tSig. Collinearity Statistics BStd. ErrorBetaToleranceVIF (Constant)-2.468E72.620E B_Obat B_Bibit B_Pakan B_TK B_Trans B_Ops Umur P_alaman Pdd-8.584E71.476E a. Dependent Variable: Pdpt Model terbebas dari autokorelasi dan hateroskedasitas tetapi terdeteksi ada kasus multikolinieritas.

10 11 April 2015 Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients tSig. Collinearity Statistics BStd. ErrorBetaToleranceVIF (Constant)-2.008E76.076E B_Obat B_Bibit B_Trans a. Dependent Variable: Pdpt Hasil Pendugaan Model Akhir Hasil uji ANOVA dari model ini adalah signifikan. Hal ini berarti bahwa variabel – variabel yang dimasukkansebagai variabel penjelas signifikan pengaruhnya terhadap pendapatan peternak ayam ras petelur. Hal ini juga ditunjukkan oleh nilai Adj R 2 nya yang tinggi (0,895) dan nilai R 2 nya adalah 0,901.

11 11 April 2015 Y = -2,008E7 + 27,236 X 1 -6,176 X 2 -33,220X 3 Bentuk Persamaan Kontribusi Usaha Peternakan Ayam Ras Petelur NoSkala UsahaJumlah Peternak (orang) Pendapatan RT (Rp/Bulan) Pendapatan Usaha Peternakan (Rp/Bulan) Kontribusi Pendapatan (%) , , ,99 4≥ , ,02

12 11 April 2015 NoSumber PendapatanPendapatan (Rp)Kontribusi(%)Rangking 1Pegawai ,4III 2Pensiunan VII 3Petani V 4Pedagang IV 5Wiraswasta II 6Peternak ,02I 7Lain-lain VI Total Kontribusi Pendapatan Rumah Tangga Peternak Menurut Sumber Pendapatan

13 11 April 2015 Kesimpulan Hasil pendugaan model variabel yang mempengaruhi pendapatan secara signifikan adalah biaya bibit, biaya obat dan biaya tansportasi. Usaha peternakan ayam ras petelur di Kecamatan Lareh Sago Halaban memberikan kontribusi sebesar 94,02 % terhadap pendapatan rumah tangga peternak dan sisanya 5,98 % dari sumber pendapatan lain. Sehingga usaha ini berperan sebagai sumber pendapatan rumah tangga dan dapat menyerap tenaga kerja.

14


Download ppt "11 April 2015. Sektor pertanian  Permintaan bahan – bahan berasal dari ternak akan terus meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk  Peningkatan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google