Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

- Bacteriology - Biochemistry - Histology - Serologi - Haemotology - Cytology Menegakkan diagnose dan terapi Menunjang penegakan diagnose dan atau terapi.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "- Bacteriology - Biochemistry - Histology - Serologi - Haemotology - Cytology Menegakkan diagnose dan terapi Menunjang penegakan diagnose dan atau terapi."— Transcript presentasi:

1 - Bacteriology - Biochemistry - Histology - Serologi - Haemotology - Cytology Menegakkan diagnose dan terapi Menunjang penegakan diagnose dan atau terapi dalam pelayanan medik, melalui pemeriksaan/pengukuran sample. Jenis-Jenis Pemeriksaan Laboratorium :

2 Perkembangan ilmu kedokteran menuntut laboratorium untuk menyesuaikan pemeriksaan Rutin dan Khusus Urineanalisa Hitung sel darah Lab berperan pada hospital’s infection control (nosokomial) dan program surveilans RS Kecil Referal ke RS besar utk histology & cytologi Lab besar 24 jam Lab kecil on call service pada sore/ malam hari

3 JENIS LAB MEDIK 1. Lab. Pathology Anatomi Meliputi : histopathology, cytopathology, and electron microscopy. 2. Lab. Microbiologi Klinik Meliputi: bacteriology, virology, parasitology, immunology, and mycology. 3. Lab. Biochemistry Klinik Meliputi:instrumental analysis, enzymology, toxicology and endocrinology. 4. Lab. Haematology Meliputi: coagulation and blood bank and haematology.

4 Haematology termasuk Blood Bank :  Spesimen darah Biochemistry :  kuantitatif dan kualitatif spesimen cairan tubuh & sekresion Patology klinik :  urine analisa, semen analisa Histopatology :  penyebab dan kemajuan penyakit  Tissu patologi Bakteriologi :  identifikasi micro organisme pd cairan tubuh, kulit dan spesimen bedah  identifikasi, menumbuhkan dan menguji antibiotik pada kuman Cytology :  memeriksa sel tubuh utk diagnose penyakit serta efek dari hormon. Laboratorium klinik :  pendidikan dan reseach program Patology Anatomi :  autopsi

5 Ground Floor : Rawat Jalan, UGD, Rawat Inap  OK, ICU, Radiologi dan kebidanan  RS Besar  Lab satelit Autopsy  tidak melalui publik area Lab membutuhkan : air dingin, panas, distilled dan deionized

6 -Tergantung pada jenis, volume dan tehnologi yang ditetapkan -Ada area untuk pengembangan -Lab kecil  penggabungan -Lab besar  pemisahan -Administrasi -Ruang kerja  untuk peralatan : microscope, incubator, centrifuge, dll. -Wastafel  mencuci tangan dan membuang cairan non toxic -Pengambilan spesimen  pengambilan darah, urine, feses jendela loket  untuk spesimen

7 -Gudang untuk bahan habis pakai -Gudang untuk kimia dan gas yang mudah terbakar -Daerah steril -Daerah pencucian  limbah ditampung -Penyimpanan spesimen bedah Listrik  Jaringan PLN  Generator Set Air  Air Bersih  Air Panas  Air Khusus Limbah  Padat (incinerator)‏  Cair (IPAL)‏

8 1.Microscope 2.Blood Cell Counter 3.Fotometer 4.Incubator 5.Centrifuge 6.Water Bath 7.Mixer Laboratory 8.Diluter 9.Electrolyte Analyzer 10.Pipet,Gelas ukur dll 1.Blood Gas Analyzer 2.Microtome 3.Tissue Processor 4.LIS + Transport 5.Dll

9 INVESTASI PERALATAN LABORATORIUM PATHOLOGI KLINIK Pertimbangan yang mempengaruhi kebijakan investasi peralatan Laboratorium: Jenis pemeriksaan yang dilayani: bacteriologi, biochemistry, histology, serologi, haemotology, cytology. Banyaknya volume kegiatan. manual : alatnya murah, teknologi sederhana, waktu pemeriksaan lama, penggunaan reagen lebih boros, risiko kontaminasi pada petugas tinggi,. otomatik : alat mahal, teknologi tinggi, reagen khusus, waktu cepat, akurasi tinggi, risiko kontaminasi rendah. Penggunaan reagen efisien, ketergantungan dengan pihak-3 tinggi khususnya dalam hal pemeliharaan. 1.Kebijakan Manajemen. Kebijakan penanaman modal dalam peralatan lab dipengaruhi oleh pemikiran mana yang paling menguntungkan apakah peralatan harus dibeli sendiri atau kerja sama dengan Pihak-3. 1.Ketersediaan Anggaran. Terkait dengan ketersediaan anggaran, pimpinan harus berani mengambil keputusan apakah anggaran yang diperlukan itu harus dibiayao sendiri atau dari hutang? Ataukah perlu ditempuh cara lain misalnya dengan KSO (Kerja Sama Operasional) dengan pihak-3?

10 Pertimbangan penanaman modal dalam peralatan Laboratorium 1.Visi/Misi yang ingin diwujudkan organisasi? 2.Target-target yang ingin dicapai, misalnya: a.Target pengembalian Investasi (ROI). b.Target volume kegiatan tahunan. c.Tarif pelayanan (pemeriksaan test). 3.Analisa keuangan, memperhitungkan: a.Target Revenue ( Volume kegiatan x Tarip)‏ b.Target Biaya: biaya langsung, tidak langsung dan overhead lainnya, termasuk biaya penyusutan. c.Target profit yang ingin diraih. d.Pajak 4.Analisa bisnis: a.Kondisi pelayanan Rawat Jalan / Rawat Inap? b.Kemudahan Access? c.Networking (untuk pelayanan rujukan dll)‏

11

12 research.musc.edu/bp/oralhlthlab_lg.png

13

14


Download ppt "- Bacteriology - Biochemistry - Histology - Serologi - Haemotology - Cytology Menegakkan diagnose dan terapi Menunjang penegakan diagnose dan atau terapi."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google