Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

MANAJEMEN KONFIGURASI SOFTWARE Muhammad Yusuf Teknik Informatika – Universitas Trunojoyo

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "MANAJEMEN KONFIGURASI SOFTWARE Muhammad Yusuf Teknik Informatika – Universitas Trunojoyo"— Transcript presentasi:

1 MANAJEMEN KONFIGURASI SOFTWARE Muhammad Yusuf Teknik Informatika – Universitas Trunojoyo

2 Definisi Adalah seni untuk mengidentifikasi, mengorganisasi, kontrol modifikasi pada software yang sedang dibangun oleh tim programming. Tujuan dari Manajemen Konfigurasi adalah memaksimalkan produktivitas dengan meminimalisasi kesalahan Manajemen Konfigurasi dilakukan untuk : 1. Identifikasi perubahan 2. Control perubahan 3. Memastikan bhw perubahan telah dilakukan dengan baik 4. Memberi report kepada pihak lain yang membutuhkan

3 Faktor terjadinya perubahan Bisnis baru atau kondisi pasar yang menjadikan perubahan pada kebutuhan produk atau aturan bisnis Kebutuhan customer baru yang menyebabkan perubahan permintaan data oleh sistem informasi, fungsi yang ada pada produk, atau service yang diberikan oleh sistem berbasis komputer Re-organisasi dan/atau perubahan bisnis yang menyebabkan perubahan dalam prioritas proyek atau struktur tim software engineering Batasan anggaran dan jadwal yang menyebabkan redefinisi sistem atau produk

4 SOFTWARE CONFIGURATION ITEMS (SCI) Adalah informasi yag dibuat sebagai bagian dari proses software engineering. SCI dapat merupakan bagian tunggal dari spesifikasi yang besar atau satu test case dalam sebuah kumpulan test SCI adalah dokumen yang berisi sekumpulan test case atau komponen program yang diberi nama

5 SCI (Software Configuration Items) 1.System Spesification 2.Software Project Plan 3.Software Requirements Spesification a. Graphical analysis models b. Process spesifications c. Prototype(s) d. Mathematical Spesification 4. Preliminary User Manual 5. Design Spesification a. Data design description

6 Faktor2 SCI (Software Configuration Items) (2) b. Architectural design description c. Module design description d. Interface design description e. Object descrptions (jika teknik object oriented digunakan) 6. Source Code Listing 7. Test Spesification a. Test plan and procedure b. Test cases and recorded results 8. Operation and Installation Manuals 9. Executable program

7 Faktor2 SCI (Software Configuration Items) (3) 11. As-built User Manual 12. Maintenance documents a. Software Problem Report b. Maintenance requests c. Engineering change orders 13. Standards and Procedures for Software Engineering

8 SCM PROCESS Software Configuration Management adalah elemen yg penting dalam software quality assurance. Tanggung jawab utama adalah melakukan kontrol terhadap perubahan SCM juga bertanggung jawab untuk mengidentifikasi SCI dan beberapa versi dari software, auditing konfigurasi software untuk memastikan bahwa sofware telah di develop dengan baik dan membuat laporan mengenai semua perubahan yang diaplikasikan pada konfigurasi Ada 5 tugas SCM yakni Identifikasi, kontrol versi, kontrol perubahan, audit konfigurasi, dan pelaporan

9 IDENTIFIKASI OBJEK DALAM KONFIGURASI SOFTWARE Ada 2 object yang dpt diidentifikasi : - basic object adalah unit of text yg telah dibuat oleh software engineer selama analisis, desain, coding atau testing. Contoh : basic object dpt berupa bagian dari spesifikasi kebutuhan, source listing dari modul, kumpulan tes yang digunakan untuk menjalankan code. - aggregate object adalah kumpulan dari basic object dan aggregate object lainnya. Contoh : Spesifikasi desain

10 VERSION CONTROL Version control mengkombinasikan prosedur dan tool untuk mengatur versi yg berbeda dari konfigurasi object yg dibuat selama proses rekayasa software. Manajemen konfigurasi meminta pengguna untuk menspesifikasi konfigurasi alternatif dari sistem software pada saat seleksi versi yang tepat.

11 CHANGE CONTROL Untuk proyek development software yg besar, perubahan cepat yang tidak terkontrol akan membawa kekacauan Change control adalah kombinasi prosedur manusia dan tool yang otomatis menyediakan mekanisme untuk mengontrol perubahan Permintaan perubahan diisikan dan dievaluasi untuk menguji faktor teknik, potensal efek samping, dampak keseluruhan pada object konfigurasi lain dan fungsi sistem dan biaya yang diproyeksikan dari perubahan. Hasil dari evaluasi dipresentasikan sebagai laporan perubahan yang digunakan oleh Change Control Authority (CCA) yakni orang atau grup yang membuat keputusan final dalam status dan prioritas perubahan.

12 CONFIGURATION AUDIT Identifikasi, version control, dan change control membantu developer software untuk me-maintain permintaan pada saat terjadi kondisi yang tidak diinginkan Bagaimana bisa memastikan bahwa perubahan diimplementasikan dengan baik ? Jawabannya tergantung dua hal, yakni : Formal Technical Reviews dan Software Configuration Audit Formal Technical Reviews berfokus pada pembetulan teknis dari objek konfigurasi yang telah dimodifikasi Software Configuration Audit melakukan assesment objek konfigurasi untuk karakteristik yang belum tercantum dalam review

13 STATUS REPORTING Configuration status reporting atau biasa disebut status accounting adalah peran SCM yang menjawab pertanyaan berikut : - Apa yang terjadi ? - Siapa yang melakukannya? - Kapan terjadi ? - Apa yang menjadi dampaknya? Configuration Status Reporting memainkan peran yang vital dalam keberhasilan proyek development software yang besar. Dua developer akan melakukan modifikasi SCI yg sama dengan cara yg berbeda. Tim Software Engineering akan menghabiskan waktu yang lama untuk mengembangkan software pada spesifikasi hardware yang lama.

14 STATUS REPORTING Orang Orang yang menyadari efek samping serius untuk perubahan yang diajukan tidak menyadari perubahan yang sedang dibuat. CSR membantu mengeliminasi masalah ini dengan meningkatkan komunikasi semua org yg terlibat


Download ppt "MANAJEMEN KONFIGURASI SOFTWARE Muhammad Yusuf Teknik Informatika – Universitas Trunojoyo"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google