Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

TATA LAKSANA PEMUSNAHAN BERKAS REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT Lily Wijaya, A.Md.P.K.,SKM, MM To insert your company logo on this slide From the Insert Menu.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "TATA LAKSANA PEMUSNAHAN BERKAS REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT Lily Wijaya, A.Md.P.K.,SKM, MM To insert your company logo on this slide From the Insert Menu."— Transcript presentasi:

1

2 TATA LAKSANA PEMUSNAHAN BERKAS REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT Lily Wijaya, A.Md.P.K.,SKM, MM To insert your company logo on this slide From the Insert Menu Select “Picture” Locate your logo file Click OK To resize the logo Click anywhere inside the logo. The boxes that appear outside the logo are known as “resize handles.” Use these to resize the object. If you hold down the shift key before using the resize handles, you will maintain the proportions of the object you wish to resize.

3 2 PERATURAN PEMERINTAH yang berkaitan dengan Pemusnahan Dokumen Perusahaan PP RI No.87 Th.1999 Tentang : TATA CARA PENYERAHAN DAN PEMUSNAHAN DOKUMEN PERUSAHAAN PP RI No. 88 Th Tentang: TATA CARA PENGALIHAN DOKUMEN PERUSAHAAN KE DALAM MIKROFILM ATAU MEDIA LAINNYA DAN LEGALISASI

4 3 PERATURAN PEMERINTAH yang berkaitan dengan Pemusnahan Rekam Medis SURAT EDARAN Dirjen Yanmed No. HK Tanggal 21 Maret 1995 Tentang Petunjuk Teknis Pengadaan Formulir Rekam Medis Dasar dan Pemusnahan Arsip Rekam Medis di Rumah Sakit

5 PERATURAN PEMERINTAH yang berkaitan dengan Pemusnahan Rekam Medis Dasar: SE No. HK : Permenkes RI No.749a/Menkes/Per/XII/1989 tentang Rekam Medis ( Bab II pasal7) Permenkes RI No.269/Menkes/Per/III/2008 tentang Rekam Medis ( Bab IV pasal 8&9) Keputusan Dirjen Yanmed no.78/ Yanmed/ RS Umdik/ YMU/ 1/ 91 : Penjabaran sda UU no.7 Th : Ketentuan Pokok Kearsipan --> Rekam Medis = ARSIP Meningkatkan keandalan R M RS tiblak mus Tujuan: Pedoman Penyelenggaraan Pemusnahan berkas Rekam Medis di RS

6 5 PERMENKES 269,BAB IVPasal 8-11: PENYIMPANAN, PEMUSNAHAN DAN KERAHASIAAN Pasal 8; (1)RM pasien R.inap di RS wajib disimpan sekurang–kurangnya untuk jangka waktu 5 (lima) tahun terhitung dari tanggal terakhir pasien berobat atau dipulangkan. (2)Setelah batas waktu 5 (lima) tahun dilampaui, rekam medis dapat dimusnahkan, kecuali ringkasan pulang dan persetujuan tindakan medik (3)ringkasan pulang dan persetujuan tindakan medik harus disimpan untuk jangka waktu 10 tahun terhitung dari tanggal dibuatnya ringkasan tersebut. (4)penyimpanan rekam medis dan ringkasan pulang dilaksanakan oleh petugas yang ditunjuk oleh pimpinan sarana pelayanan kesehatan

7 6 PERMENKES 269A, BAB IVPasal 8-11: PENYIMPANAN, PEMUSNAHAN DNA KERAHASIAAN Pasal 9: (1) Rekam medis pada saryankes non RS disimpan sekurang- kurangnya 2 tahun terhitung dari tanggal terakhir pasien berobat (2) Setelah batas waktu (1) dilampaui, RM dapat dimusnahkan

8 7 PERMENKES 269 BAB IVPasal 8-11: PENYIMPANAN, PEMUSNAHAN DNA KERAHASIAAN Pasal 10 (1)Informasi tentang identitas pasien, diagnosis, riwayat penyakit; riwayat pemeriksaan dan pengobatan pasien harus dijaga kerahasiaanya oleh dokter, dokter gigi, tenaga kesehatan tertentu, petugas pengelola dan pimpinan saryankes.

9 8 PERMENKES 269A BAB IVPasal 8-11: PENYIMPANAN, PEMUSNAHAN DNA KERAHASIAAN Pasal 10 (2)Informasi tentang identitas pasien, diagnosis, riwayat penyakit; riwayat pemeriksaan dan pengobatan dapat dibuka dalam hal: a. Untuk kepentingan kesehatan pasien b. Memenuhi permintaan aparatur penegak hukum dalam rangkapenegakan hukum atas perintah pengadilan c. Permintaan dan / atau persetujuan pasien sendiri; d. Permintaan institusi/ lembaga berdasarkan ketentuan perundang-undangan; dan e. Untuk kepentingan penelitian, pendidikan dan audit medis, sepanjang tidak menyebutkan identitas pasien (3)Permintaan RM untuk tujuan (2) harus dilakukan secara tertulis kepada pimpinan saryankes.

10 9 PERMENKES 269 BAB IVPasal 8-11: PENYIMPANAN, PEMUSNAHAN DNA KERAHASIAAN Pasal 11 (1) Penjelasan tentang isi rekam medis hanya boleh dilakukan oleh dokter atau dokter gigi yang merawat pasien dengan ijin tertulis pasien.atau berdasarkan peraturan perundang-undangan (1) Penjelasan tentang isi rekam medis hanya boleh dilakukan oleh dokter atau dokter gigi yang merawat pasien dengan ijin tertulis pasien.atau berdasarkan peraturan perundang-undangan (2) Pimpinan sarana pelayanan kesehatan dapat mejelaskan kan isi rekam medis secara tertulis atau langsung kepada pemohon tanpa izin pasien berdasarkan peraturan perundang-undangan. (2) Pimpinan sarana pelayanan kesehatan dapat mejelaskan kan isi rekam medis secara tertulis atau langsung kepada pemohon tanpa izin pasien berdasarkan peraturan perundang-undangan.

11 10 ETIKA PROFESI - PORMIKI BAB I, PSL 4. Setiap pelaksana Rekam Medis dan Informasi Kesehatan selalu menyimpan dan menjaga berkas rekam medis serta informasi yang terkandung di dalamnya sesuai dengan ketentuan prosedur manajemen, ketetapan pimpinan institusi dan peraturan perundangan yang berlaku Setiap pelaksana Rekam Medis dan Informasi Kesehatan selalu menyimpan dan menjaga berkas rekam medis serta informasi yang terkandung di dalamnya sesuai dengan ketentuan prosedur manajemen, ketetapan pimpinan institusi dan peraturan perundangan yang berlaku

12 11 ETIKA PROFESI - PORMIKI BAB I PSL.5 Setiap pelaksana Rekam Medis dan Informasi Kesehatan selalu menjunjung tinggi doktrin kerahasiaan dan hak atas informasi pasien yang terkait dengan identitas individu atau sosial. Setiap pelaksana Rekam Medis dan Informasi Kesehatan selalu menjunjung tinggi doktrin kerahasiaan dan hak atas informasi pasien yang terkait dengan identitas individu atau sosial. PP no.10 tahun 1966 mengenai “Wajib Simpan Rahasia Kedokteran” Hal-hal yang dilarang: PP no.10 tahun 1966 mengenai “Wajib Simpan Rahasia Kedokteran” Hal-hal yang dilarang: Menjual informasi Memberikan informasi kepada pihak ketiga tanpa izin si pasien Menceritakan isi RK pasien kepada pihak ketiga

13 12 PEMUSNAHAN BERKAS R M RAK >>>> PROSES Tempat yang memadai Jadwal Retensi Pemindahan Penilaian- pemilahan Pemusnahan PP No.87 Th PP no.88 Th SE Dirjen Yanmed 1995 No. HK SK RS:Tim Pemusnah Etika Profesi- PORMIKI Lembaran Penting Berita Acara pemusnahan

14 1. UMUM= AKTIF Th., INAKTIF 2 -5 Th. (lihat jadwal) 2. ANAK= sesuai kebutuhan 3. KIUP + Register + Indeks= permanen, abadi 4. Gol.Penyakit tertentu atau kasus yang dianggap penting 5. Diagnosa ttt RS menentukan dg. Pertimbangan NILAI GUNA Primer: ADMINISTRASI, HUKUM, KEUANGAN, IPTEK Sekunder: PEMBUKTIAN, SEJARAH JADWAL RETENSI BERKAS R M AKTIF DAN INAKTIF SE 1995

15 14 PERTIMBANGAN RUMAH SAKIT DALAM RETENSI BERKAS R M a.l. RISET – EDUKASI KASUS HUKUM MIN. 23 TAHUN SESUDAH KETETAPAN HUKUM KASUS PERKOSAAN HIV PENYESUAIAN KELAMIN ORANG ASING KASUS ADOPSI BAYI TABUNG CANGKOK ORGAN OP.PLASTIK/ REKONSTRUKSI

16 15 JADWAL RETENSI BERKAS R M NOPOK RMAKTIFINAKTIF RJRIRJRI 1 UMUM MATA JIWA ORTHOPEDI KUSTA KETERG.OBAT JANTUNG Paru

17 16 ALUR PROSES PEMUSNAHAN PEMINDAHANPENILAIANPEMUSNAHAN

18 17 1. Tanggal terakhir kunjungan ---> Lihat stiker tahun ---> Lihat stiker tahun 2. Pindah ke rak Inaktif 3. Pok berdasarkan : Th. Terakhir kunjungan PEMINDAHAN BERKAS R M

19 18 PENILAIAN BERKAS R M SESUDAH 2 TAHUN DI RAK PENYIMPANAN INAKTIF BENTUK TIM PENILAI: SK DIR RS tdd: Sub Komite R M/ Komite Medis Petugas R M Senior Tenaga lain yg. terkait MENILAI HAL-HAL: 1. R M tsb.sering digunakan untuk DIK /LIT 2. NILAI GUNA: a. Primer: ADM, HKM, KEU, IPTEK b. Sekunder: PEMBUKTIAN, SEJARAH 3. Lihat ketentuan retensi

20 19 LANGKAH-LANGKAH PEMUSNAHAN BERKAS R M 1.Bentuk Tim Pemusnah ( Unsur R M & Tata Usaha) --> SK Dir RS 2. Daftar Petelaan ( No., No. R M, Th., Jangka Wkt Penyimp., D/akhir, Ident Pemindah) 3.Pelaksanaan --> Dibakar dg incenerator/ biasa, Dicacah --> tak bisa dibaca 4.Berita Acara Pemusnahan, tt Ketua, sekr, diketahui Dir RS 5.Berkas R M yang rusak/ X terbaca : Surat Pernyataan di kertas segel o/ Dir RS (cara=N03)

21 20 RETENSI BERKAS R M Pengalihan Dokumen ke dlm mikrofilm/ media lainnya MIKRO FILM ATU MEDIA LAINNYA Media lain: spt CD ROM atau CD-WORM (Write Once Read Many) (Write Once Read Many) PP RI No. 88 Th.1999 Bab I pasal 3: Pengalihan dapat diadakan sejak dokumen dibuat/ diterima perusahaan Arti: dapat langsung dialihkan tanpa harus ada hard copy

22 21 PP RI No. 88 Th BAB I Bab I pasal 5: Tetap menyimpan dok.asli bila: Mempunyai kekuatan pembuktian otentik Mengandung Kepentingan Hukum ttt

23 22 PP RI No. 88 Th BAB II Bab II. Psl10 1. Menjamin hasil = naskah/ dok. asli yang dialihkan 2. -a. Wajib menjamin sesuai asli -b.mikrofilm/ media lain tetap dl keadaan baik u/ dpt --> wkt kedaluarsa -c.dapat dibaca, dicetak kembali di atas kertas

24 23 PP RI No. 88 Th Bab III Pasal 13 (1)Buat Berita Acara pengalihan dok. --> Mikrofilm/ media lain o/ Pimp.perusahaan (2)Isi: min Ket. Tempat, hari, tanggal, bl, Th. Dilakukan legalisasi Ket Jenis dokumen yang dialihkan Ket. Pengalihan telah dilakukan sesuai dg naskah asli TT & Nama jelas pejabat ybs (Dir./Pejab yg ditunjuk) (3) Ada 3 rangkap: Pimp., unit pengolahan, unit kearsipan (samb..)

25 24 PP RI No. 88 Th.1999 Bab III Samb. Pasal 13 (4) Berita acara & Daftar pertelaan Bagian tak terpisah (5) Pe TJ Pimpinan Perusahaan Pasal 16 (1) Hasil cetaknya merupakan alat bukti yang sah (2) Dapat dilegalisasi u/ keperluan pengadilan dan kepentingan hukum lainnya

26 25 PP RI No. 88 Th Bab III Pasal 15 Berita acara dan daftar pertelaan yang Berita acara dan daftar pertelaan yang dari awal dibuat dl sarana lain, dpt dari awal dibuat dl sarana lain, dpt dilakukan secara elektronis : dapat dilakukan secara elektronis : dapat dalam bentuk bukan sarana kertas dalam bentuk bukan sarana kertas ada Rekaman TT pejabat yg terkait ada Rekaman TT pejabat yg terkait

27 KESIMPULAN


Download ppt "TATA LAKSANA PEMUSNAHAN BERKAS REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT Lily Wijaya, A.Md.P.K.,SKM, MM To insert your company logo on this slide From the Insert Menu."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google