Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Keselamatan kerja. Pendahuluan ILO (2006)  kerugian akibat kecelakaan kerja mencapai 4% World Economic Forum  daya saing suatu negara berkaitan dengan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Keselamatan kerja. Pendahuluan ILO (2006)  kerugian akibat kecelakaan kerja mencapai 4% World Economic Forum  daya saing suatu negara berkaitan dengan."— Transcript presentasi:

1 Keselamatan kerja

2 Pendahuluan ILO (2006)  kerugian akibat kecelakaan kerja mencapai 4% World Economic Forum  daya saing suatu negara berkaitan dengan tingkat keselamatan  Indonesia peringkat 3 dari bawah Depnakertrans (2007)  perusahaan terdaftar  SMK3 : 643 perusahaan

3 KESELAMATAN KERJA KESELAMATAN YANG BERTALIAN DENGAN MESIN, PESAWAT, ALAT KERJA, BAHAN DAN PROSES PENGOLAHANNYA, LANDASAN TEMPAT KERJA DAN LINGKUNGANNYA, SERTA CARA-CARA MELAKUKAN PEKERJAAN. Kecelakaan Analisis faktor Penyebab Program I. HIPERKES3

4 KESELAMATAN KERJA Tujuan : Melindungi tenaga kerja Orang lain yang berada di tempat kerja Sumber produksi I. HIPERKES4

5 KESELAMATAN KERJA PERLINDUNGAN TNG KERJA  PERLINDUNGAN KESELAMATAN  PERLINDUNGAN KESEHATAN  PEMELIHARAAN MORAL KERJA.  PERLAKUAN YANG BERMARTABAT MANUSIA DAN MORAL AGAMA. I. HIPERKES5

6 KESELAMATAN KERJA Meningkatkan produksi dan produktifitas  JAMINAN RASA AMAN  PEMELIHARAAN DAN PENGGUNAAN SARANA PROD. YANG AMAN DAN EFISIENSI.  PEMBIAYAAN AKIBAT SAKIT, CACAT ATAU KEMATIAN DAPAT DITEKAN  KERUGIAN WAKTU DAPAT DIHINDARI  MEMBANTU HUBUNGAN BAIK BURUH – PENGUSAHA. I. HIPERKES6

7

8 KECELAKAAN – KONSEP & PENDEKATAN Accidence KEJADIAN YANG TIDAK DIINGINKAN,  MENGAKIBATKAN CIDERA TERHADAP MANUSIA / KERUSAKAN PADA HARTA (DAN LINGKUNGAN). (Frank E. Bird.) Insidence  SUATU KEJADIAN YANG TIDAK DIINGINKAN,  MENURUNKAN EFISIENSI KEGIATAN PERUSAHAAN. (Frank E. Bird) KESELAMATAN KERJA (OCCUPATIONAL/INDUSTRIAL SAFETY)  KEGIATAN  MENCEGAH SEMUA JENIS KECELAKAAN YANG ADA KAITANNYA DENGAN LNGKUNGAN DAN SITUASI KERJA  KEGIATAN KERJA YANG EFISIEN, AMAN, DAN TIDAK MERUSAK LINGKUNGAN MAUPUN MERUGIKAN MASYARAKAT. (American Society of Safety Engineer (ASSE)) I. HIPERKES8

9 KECELAKAAN – KONSEP & PENDEKATAN PERKEMBANGAN KONSEP PENYEBAB KECELAKAAN: a.SEBELUM REVOLUSI INDUSTRI :  NASIB DAN UNTUK MENCEGAHNYA DENGAN SESAJIAN. b. MASA REVOLUSI INDUSTRI – 1931: PERIODE UNSAFE CONDITION. PENGGUNAAN MESIN UAP  SITUASI & KONDISI TIDAK AMAN  UNSAFE CONDITION  PELINDUNG MESIN I. HIPERKES9

10 KECELAKAAN – KONSEP & PENDEKATAN c PERIODE UNSAFE ACTION. TEORI DOMINO DARI H.W. HENRICH : TIMBULNYA SUATU KECELAKAAN BERAT / PARAH DIDAHULUI OLEH BEBERAPA KECELAKAAN RINGAN DAN BANYAK SEKALI KASUS-KASUS KEJADIAN HAMPIR CELAKA.  TEORI GUNUNG ES TIMBUL TEORI RATIO KECELAKAAN : 1:29:300. SETIAP TERJADI 1 KASUS KECELAKAAN BERAT DIDAHULIUI 29 KASUS KECELAKAAN RINGAN DAN 300 KASUS HAMPIR CELAKA. (SAMPEL KASUS DI AS) I. HIPERKES10

11 KECELAKAAN – KONSEP & PENDEKATAN 1. I. HIPERKES11 KECELAKAAN BERAT/PARAH RATIO KEJADIAN 1 KECELAKAAN RINGAN 29 HAMPIR CELAKA 300 TEORI DOMINO H.W. HEINRICH (TEORI GUNUNG ES KECELAKAAN)

12 KECELAKAAN – KONSEP & PENDEKATAN  UPAYA KESELAMATAN KERJA  MENIADAKAN SEMUA FAKTOR YANG MENYEBABKAN HAMPIR CELAKA. MENURUT H.W. HEINRICH SEBAGIAN BESAR (80%) KECELAKAAN DISEBABKAN OLH TINDAKAN MANUSIA YANG TIDAK AMAN (UNSAFE ACTION), -  KELEMAHAN MANUSIA SEJAK LAHIR DAN DIBINA OLEH LINGKUNGAN DIMANA DIBESARKAN. I. HIPERKES12

13 KECELAKAAN – KONSEP & PENDEKATAN  USAHA KESELAMATAN KERJA : DIARAHKAN DARI PENGENDALIAN UNSAFE CONDITION KE UNSAFE ACTION.  KEGIATANNYA  DIMULAI “SAFETY TRAINING”  PROMOSI KESELAMATAN KERJA  DLL. I. HIPERKES13

14 KECELAKAAN – KONSEP & PENDEKATAN TEORI DOMINO (dalam unsafe action): ADA 5 KARTU DOMINO YANG MENGAMBARKAN RANGKAIAN KECELAKAAN (ACCIDENT SEQUENCE) YAITU : DOMINO PERTAMA: KETURUNAN DAN LINGKUNGAN SOSIAL DIMANA DIA DIBESARKAN DOMINO KEDUA: KESALAHAN MANUSIA DOMINO KETIGA: SIKAP TAK AMAN (UNSAFE ACTS) DOMINO KEEMPAT: KECELAKAAN DOMINO KELIMA: LUKA-LUKA I. HIPERKES14

15 KECELAKAAN – KONSEP & PENDEKATAN 1 1.a KECELAKAAN TERJADI KRN SIKAP TAK AMAN DIPACU OLEH ACTION KARTU I. LINGKUNGAN KESALAHAN SIKAP KECELAKAN LUKA-LUKA I. HIPERKES15 LINGKUNGAN LUKA-LUKA UNSAFE ACTION KECELAKAAN KESALAHAN

16 KECELAKAAN – KONSEP & PENDEKATAN 2. KECELAKAAN TAK TERJADI KARENA ADANYA PEBAIKAN PERILAKU YANG AMAN I. HIPERKES16 LINGKUNGAN LUKA-LUKA UNSAFE ACTION KECELAKAAN KESALAHAN

17 KECELAKAAN – KONSEP & PENDEKATAN 2.a KECELAKAAN TAK TERJADI KARENA ADANYA PEBAIKAN PERILAKU YANG AMAN SEKALIPUN DIPICU KARTU I ATAU I ATAU II. LINGKUNGAN SOSIAL I. HIPERKES17 KESALAHAN LUKA-LUKA UNSAFE ACTION KECELAKAAN

18 KECELAKAAN – KONSEP & PENDEKATAN d.PERIODE KELEMAHAN MANAJEMEN ( )  TEORI SEGITIGA KECELAKAAN (TRIANGLE ACCIDENT RATIO) FRANK E. BIRD Jr.  TEORI GUNUNG ES H.W. HEINRICH. (SAMPEL KASUS KECELAKAAN dari 297 atau 24 miyar man hours - PERSH DI AS)  Ratio hampir celaka:kecelakaan + kerusakan harta: cidera ringan:cedera berat = 600:30:10 :1 CEDERA BERAT CEDERA RINGAN KECELAKAAN +KERUSAKAN HARTA HAMPIR CELAKA I. HIPERKES

19 KECELAKAAN – KONSEP & PENDEKATAN d. PERIODE KELEMAHAN MANAJEMEN ( )  KECELAKAAN  KONTAK / BENTURAN ANTARA ALAT / BAHAN DAN MANUSIA.  ADA PENGGERAKNYA YAITU SISTEM MANAJEMEN.  KONTAK / BENTURAN YANG TAK DIKEHENDAKI TERJADI  SISTEM MANAJEMEN TIDAK BERFUNGSI DNG BAIK.  FUNGSI SISTEM MANAJEMEN YANG TERKAIT:  PENGAWASAN  STRUKTUR ORGANISASI  PEMBINAAN TENAGA KERJA. I. HIPERKES19

20 KECELAKAAN – KONSEP & PENDEKATAN d. PERIODE KELEMAHAN MANAJEMEN ( ) KARTU DOMINO - FRANK E. BIRD:  MANAGEMENT: LACK OF CONTROL  ORIGIN(S): BASIC CAUSE (S)  SYMPTOMS: IMMEDIATE CAUSE(S)  CONTACT: INCIDENT  LOSS: PEOPLE – PROPRTY  KECELAKAAN DAPAT DICEGAH DENGAN MANAJEMEN YANG BAIK (PENGAWASAN YANG BAIK, STRUKTUR ORGANISASI YANG BAIK, PEMBINAAN PEGAWAI YANG BAIK). I. HIPERKES20

21 KECELAKAAN – KONSEP & PENDEKATAN MANAGEMENT ORIGIN (S) SYMPTOMS CONTACT LOSS PERBAIKAN MANAGEMENT  PENGAWASAN  STRUKTUR ORGANISASI  PEMBINAAN TENAGA KERJA. I. HIPERKES21 LACK OF CONTROL PEOPLE-PROPERTY IMMEDIATE CAUSE INCIDENT BASIC CAUSE TEORI KARTU DOMINO FRANK E BIRD

22 KECELAKAAN – KONSEP & PENDEKATAN e.PERIODE MANAJEMENT SISTEM (1970-SEKARANG)  PROGRAM KESELAMATAN KERJA DITUJUKAN PADA : 1) IDENTIFIKASI KELEMAHAN PADA SUB-SISTEM 2) PENGENDALIAN SUBSISTEM 3) MONITORING SUBSISTEM, BAIK MANUSIA, LINGKUNGAN FISIK DAN SISTEM MANAJEMEN NYA I. HIPERKES22

23

24 MANAJEMEN K3  KECELAKAAN KERJA DIPICU OLEH  KURANGNYA KESADARAN DAN KETERLIBATAN SEBAGIAN PIMPINAN OPERASIONAL THD PENGENDALIAN BAHAYA DI LINGKUNGAN KERJA.  MANAJEMEN LEBIH MEMENTINGKAN PRODUKSI DAN MENGABAIKAN RESIKO DARI PELAKSANA KERJA.  KURANGNYA PENGETAHUAN DAN KETRAMPILAN BIDANG KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DAN PRINSIP- PRINSIP PENERAPAN MANAJEMEN PENANGANAN K3.  STANDAR, CODE OF PRACTICES DAN PENYEBARAN INFORMASI BIDANG PENGENDALIAN BAHAYA INDUSTRI YANG MASIH SANGAT TERBATAS. I. HIPERKES24

25 MANAJEMEN K3 KERUGIAN YANG TERJADI AKIBAT KECELAKAAN YAITU : a.BAGI TENAGA KERJA:  Kematian, cacad t etap, dan cedera ringan.  Persoalan kejiwaan akibat cacad tetap, kerusakan bentuk tubuh dan kehilangan harta.  Kesedihan dan penderitaan keluarga.  Beban masa depan.  Kehilangan hobby I. HIPERKES25

26 MANAJEMEN K3 b.BAGI PERUSAHAAN :  Biaya pengobatan dan kegiatan pertolongan.  Biaya ganti rugi.  Kerusakan peralatan, hasil produksi, dan bahan produksi.  Kelambatan produksi.  Upah yang dibayar selama korban tidak bekerja.  Biaya lembur.  Waktu kerja yang hilang.  Penurunan produktifitas setelah kembali kerja.  Biaya melatih dan pembinaan.  Biaya dan waktu proses administrasi.  I. HIPERKES26

27 MANAJEMEN K3 b.BAGI PERUSAHAAN :  Gangguan operasi dan mutu produk.  Hilangnya kepercayaan masyarakat.  Turunnya moral kerja pegawai.  Sulit mendapatkann tenaga kerja yang baik.  Naiknya biaya asuransi. c.BAGI MASYARAKAT:  Korban jiwa dan cacat (spt kasus Bhopal).  Kerusakan lingkungan.  Kerusakan harta masyarakat sekitar.  Lain-lain. I. HIPERKES27

28 MANAJEMEN K3 3.PROSES MANAJEMAN K3 a.PENGERTIAN MANAJEMEN K3  USAHA MANUSIA  MENGENDALIKAN BAHAYA  PROSES MANAJEMEN  MENEKAN TMBULNYA KERUGIAN MENURUT ASSE I. HIPERKES28

29 MANAJEMEN K3 MENURUT AMERICAN SOCIETY OF SAFETY ENGINEERS (ASSE): MANAJEMEN K3 DIARTIKAN SEBAGAI PERENCANAAN, PENGORGANISASIAN, PENGARAHAN, DAN PENGEN- DALIAN TERHADAP KEGIATAN-2 YANG DIBUTUHKAN UNTUK MENCAPAI SASARAN YAITU PENGENDALIAN KERUGIAN ORGANISASI. I. HIPERKES29

30 MANAJEMEN K3 b.DALAM PROSES MANAJEMEN K3 TERDAPAT 5 UNSUR: 1) MASUKAN (INPUT)  Teknologi  Tenaga ahli  PP sebagai landasan pelaksanaan K3.  INFO teknis bidang pengendalian bahaya.  Dana kegiatan K3. 2)PROSES  Input diproses dlm fungsi manajemen (Planning, Organizing, Actuating, and Controlling/( POAC) I. HIPERKES30

31 MANAJEMEN K3 3).KELUARAN (OUTPUT) KELUARAN HARUS:  Berdaya guna.  Aman.  Tidak merusak lingkungan.  Tidak merugikan masyarakat. 4)UMPAN BALIK (FEED BACK)  Hasil dievalusi untuk perbaikan proses. 5) LINGKUNGAN I. HIPERKES31

32 MANAJEMEN K3 5). LINGKUNGAN.  LINGKUNGAN ORGANISASI:  Sikap manajeman  Kualitas SDM.  Kemajuan usaha.  LINGKUNGAN LUAR:  Kebijakan Pemerintah.  Kesenjangan teknologi.  Keadaan sosekbud.  Perekonomian nasional.  Keadaan alam sekitar perusahaan I. HIPERKES32

33 MANAJEMEN K3 4.TUGAS PENGAWASAN UNTUK MENCEGAH KECELAKAAN  MERUPAKAN PEKERJAAN YANG PALING BERPERAN DALAM MANAJEMEN K3. TUGAS-TUGASNYA: a.PENYIDIKAN SEMUA KECELAKAAN; b.INSPEKSI RUTIN DAN REGULER; c.COACHING/MELATIH BAWAHAN; d.MOTIVASI KESELAMATAN KERJA. I. HIPERKES33

34 MANAJEMEN K3 TUGAS-TUGASNYA: a.PENYIDIKAN SEMUA KECELAKAAN;  MEMPELAJARI SEBAB-2 KECLK  MENENTUKAN ADANYA PENYIMPANGAN;  MENGETAHUI BAHAYA-2 YANG ADA b.INSPEKSI  REEVALUASI NORMA-2 KESELAMATAN DAN KESEHAAN KERJA;  MENGAJARKAN KESELAMATAN DGN CONTO  MEMANTAU PEKERJAAN-2 YANG BELUM SELESAI;  MENGUMPULKAN DATA  MENCATAT DAN MEMPERBAIKI SIKAP-2 TAK AMAN;  MENGECEK FASILITAS-2 BARU;  INSPEKSI MENDADAK. I. HIPERKES34

35 MANAJEMEN K3 c.COACHING:  MENJELASKAN;  MENDEMONSTRASIKAN;  MENGOREKSI;  MEMPERBAIKI;  MENDORONG SEMANGAT;  MENEGOR. d. MOTIVASI:  MENDORONG BAWAHAN UTK BEKERJA LEBIH BAIK UTK MEMATUHI NORMA-3 K3 MENUJU KESELAMATAN KERJA. I. HIPERKES35

36 Take : one minute to write a safety rule one hour to hold a safety meeting one week to plan a safety program one month to put it in operating one year to win a safety award one life time to make a safe worker BUT IT TAKES ONLY ONE SECOND TO DESTROY IT ALL WITH AN ACCIDENT


Download ppt "Keselamatan kerja. Pendahuluan ILO (2006)  kerugian akibat kecelakaan kerja mencapai 4% World Economic Forum  daya saing suatu negara berkaitan dengan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google