Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Sistem Basis Data Redudancy Anomali. Kriteria Tabel efisien Sebuah tabel dikatakan baik (efisien) atau normal jika memenuhi 3 kriteria sbb: 1. Jika ada.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Sistem Basis Data Redudancy Anomali. Kriteria Tabel efisien Sebuah tabel dikatakan baik (efisien) atau normal jika memenuhi 3 kriteria sbb: 1. Jika ada."— Transcript presentasi:

1 Sistem Basis Data Redudancy Anomali

2 Kriteria Tabel efisien Sebuah tabel dikatakan baik (efisien) atau normal jika memenuhi 3 kriteria sbb: 1. Jika ada dekomposisi (penguraian) tabel, maka dekomposisinya harus dijamin aman (Lossless-Join Decomposition). Artinya, setelah tabel tersebut diuraikan / didekomposisi menjadi tabel- tabel baru, tabel-tabel baru tersebut bisa menghasilkan tabel semula dengan sama persis. 2. Terpeliharanya ketergantungan fungsional pada saat perubahan data (Dependency Preservation). 3. Tidak melanggar Boyce-Code Normal Form (BCNF) (-akan dijelaskan kemudian-)

3 Anomali (Anomaly) Anomali/Penyimpangan adalah suatu masalah yang timbul pada suatu tabel, dimana masalah itu akan terjadi pada saat tabel akan dimanipulasi Masalah yang timbul : - ketidakkonsistenan data - data menjadi hilang ketika data lain dihapus

4 Macam Anomali 1.Anomali Penambahan (Insert Anomaly) 2.Anomali Pengubahan (Update Anomaly) 3.Anomali Penghapusan (Delete Anomaly)

5 Menjadikan Form Normal Tujuannya adalah untuk menghilangkan anomali – anomali. Anomali Penambahan Data Penambahan record baru mengharuskan duplikasi nilai – nilai atribut tertentu. Anomali Penghapusan Data Penghapusan record dapat mengakibatkan hilangnya nilai atribut yang hanya terdapat pada record tersebut (yang mungkin masih dibutuhkan). Anomali Modifikasi Data Pengubahan nilai atribut suatu record mengharuskan pengubahan atribut yang sama pada banyak record – record lain.

6 Anomali Penambahan (Insert Anomaly) Anomali Penambahan terjadi pada saat penambahan data hendak dilakukan ternyata ada elemen data yang masih kosong dan elemen data tersebut diperlukan untuk proses penambahan

7 Contoh relasi yang menimbulkan anomali penambahan MataKuliah KodeMKNamaMKRuangTempat MK01PancasilaA 201Lantai 2 MK02JaringanA 302Lantai 3 MK03Basis DataA 204Lantai 2 MK04StatistikaA 401Lantai 4 MK05KalkulusA 402Lantai 4

8 Relasi diatas menyatakan bahwa : - Untuk suatu KULIAH menggunakan RUANG tertentu (misal Pancasila menggunakan Ruang A 201) - Untuk suatu RUANG berada pada TEMPAT tertentu (misal Ruang A 201 berada pada lantai 2)

9 Masalah : Bagaimana cara menyimpan data bila terdapat fakta ada ruang baru dengan nama A 501 yang terdapat pada lantai 5 ? Penyisipan tidak dapat dilakukan mengingat tidak ada / belum ada perkuliahan yang menggunakan ruang tersebut

10 10 Contoh Anomali Penambahan Tidak dapat memasukkan pegawai baru yang tidak mengambil kursus.

11 Anomali Penghapusan (Delete Anomaly) Anomali Penghapusan terjadi apabila ada suatu tupel yang tidak terpakai dihapus mengakibatkan adanya data lain yang hilang

12 Contoh relasi yang menimbulkan anomali penghapusan Kursus No SiswaNama SiswaNama KursusBiaya 001AliBahasa Inggris BudiBahasa Jerman IwanBahasa Mandarin AriefBahasa Inggris PutriBahasa Jepang175000

13 Masalah : Seandainya data siswa dengan No Siswa 005 yang bernama Putri dihapus (dikarenakan data tersebut tidak digunakan lagi maka recordnya akan dihapus) maka mengakibatkan data yang menyatakan bahwa biaya kursus bahasa Jepang sebesar juga akan terhapus

14 Sistem / Teknologi Basis Data14 Contoh Anomali Penghapusan Jika pegawai dengan NIP 140 dihapus, informasi mengenai kursus Tax Acc akan hilang

15 Anomali Pengubahan (Update Anomaly) Anomali pengubahan terjadi apabila pengubahan pada sejumlah data yang duplikasi tetapi tidak seluruhnya diubah

16 Contoh relasi yang menimbulkan anomali pengubahan Pemasok KotaBarangJumlah BahagiaPalemban g Monitor10 SentosaBandungKeyboard15 MakmurJakartaMouse20 BahagiaPalemban g CDROM50

17 Masalah : Seandainya pemasok Bahagia pindah ke kota lain misalnya Semarang dan pengubahan hanya dilakukan pada data yang pertama (data pemasok Bahagia pada relasi Pemasok ada 2 buah) maka hasilnya akan menyebabkan ketidakkonsistenan

18 Relasi Pemasok setelah adanya pengubahan Pemasok KotaBarangJumlah BahagiaSemarangMonitor10 SentosaBandungKeyboard15 MakmurJakartaMouse20 BahagiaPalembangCDROM50

19 Ketidakkonsistenan yang terjadi : - Fakta pertama menyatakan bahwa pemasok Bahagia berlokasi di Semarang - Fakta kedua menyatakan bahwa pemasok Bahagia berlokasi di Palembang Mana yang benar ?

20 20 Contoh Anomali Pengubahan Menaikkan gaji pegawai dengan NIP 100 mengharuskan perubahan pada beberapa record.

21 21 Penyebab Anomali Mengapa anomali - anomali ini terjadi ? Karena menggabungkan dua tema (konsep entitas) dalam satu relasi. Ini mengakibatkan duplikasi – duplikasi sebagai akibat dari ketergantungan antar atribut yang tidak pada tempatnya. Karena menggabungkan dua tema (konsep entitas) dalam satu relasi. Ini mengakibatkan duplikasi – duplikasi sebagai akibat dari ketergantungan antar atribut yang tidak pada tempatnya. Solusi : Normalisasi

22 Redundansi (Redundancy) Munculnya data yang berulang kali pada suatu tabel/relasi yang semestinya tidak diperlukan Kerangkapan data dapat terjadi : - Kerangkapan data dalam satu file - Kerangkapan data dalam beberapa file


Download ppt "Sistem Basis Data Redudancy Anomali. Kriteria Tabel efisien Sebuah tabel dikatakan baik (efisien) atau normal jika memenuhi 3 kriteria sbb: 1. Jika ada."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google