Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Analisis Sistem Informasi Studi Kasus. Pembahasan Prosedur Sistem yang berjalan – Prosedur sistem – Rich Picture – DFD Logis Analisis Masalah – Identifikasi.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Analisis Sistem Informasi Studi Kasus. Pembahasan Prosedur Sistem yang berjalan – Prosedur sistem – Rich Picture – DFD Logis Analisis Masalah – Identifikasi."— Transcript presentasi:

1 Analisis Sistem Informasi Studi Kasus

2 Pembahasan Prosedur Sistem yang berjalan – Prosedur sistem – Rich Picture – DFD Logis Analisis Masalah – Identifikasi masalah – Kerangka PIECES – Matriks Sebab Akibat Prosedur Sistem yang Diusulkan Analisis Kebutuhan – Kebutuhan fungsional – Kebutuhan non Fungsional

3 Analisis Sistem Informasi Prosedur Sistem yang berjalan Prosedur sistem Rich Picture DFD Logis

4 Proses Absensi Karyawan Karyawan termasuk salesman. Sebelum mulai bekerja harus memasukkan kartu absensi ke mesin penunjuk waktu untuk absen. Setelah itu kartu-kartu yang telah terabsen, akan diambil oleh adm umum untuk diparaf dan diinput. Data yang telah dinput selama masa efektif kerja akan diakumulasikan persentase kehadirannya selama 1 bulan. Laporan absensi kehadiran ini akan dihitung serta dikalkulasikan dengan gaji.

5 Event Table Absensi Karyawan EventInternal AgentStart WhenActivity AbsenKaryawanSetiap hari krja dan setiap akan pulang  Datang kekantor jam 7.50  Ambil kartu absen dan memasukkan kartu absen kedalam mesin absen Rekap absensi Adm umumSetiap akhir bulan  Mengumpilk an kartu absen  Mencatat satu persatu kartu absen kedalam buku absen

6 Proses Penggajian Karyawan Adm. Penjualan memberikan data penjualan semua salesman selama satu bulan kepada bagian adm umum, kemudian adm umum merekap data penjualan salesman selama 1 bulan dan daftar kehadiran karyawan. Dari semua data yang dibutuhkan untuk menghitung total gaji yang di dapatkan setiap karyawan, gaji salesman ditambah dengan bonus insentif sesuai dengan ketentuan target penjualan yang ditetapkan perusahaan. Sedangkan untuk karyawan yang bukan salesman gaji yang mereka dapat sudah termasuk uang makan. Kemudian hasil perhitungan gaji seluruh karyawan diserahkan kepada manajer keuangan untuk diperiksa dan sekaligus meminta persetujuan, setelah manajer keuangan selesai mengecek rekapan data gaji dan memberikan persetujuan. Kemudian daftar rekapan gaji yang telah disetujui dikembalikan ke adm umum, lalu adm umum menyerahkan rekapan itu kepada kasir untuk di transfer kepada semua karyawan.

7 Event Table Penggajian Karyawan EventInternal AgentStart WhenActivity Rekap data penjualan sales Adm PenjualanSetiap akhir bulan Menghiung Gaji Adm umumSetiap akhir bulan Otorisasi gaji dan bonus Manajer keuangan Setiap akhir bulan Transfer gaji karyawan KasirSetiap akhir bulan

8 Diagram Dekomposisi 1.0 Absesi karyawan 2.0 Penggajian 1.1 Absen 1.2 Rekap absensi 2.1 Rekap data penjualan sales 2.2 Menghiung Gaji 2.3 Otorisasi gaji dan bonus 2.4 Transfer gaji karyawan Sistem Penggajian

9 Diagram Aliran Data Diagram Konteks Diagram Dekomposisi Diagram Aliran Data Kejadian – Diagram aliran data kejadian subsistem absensi karyawan Diagram aliran data kejadian 1.1 Proses Absensi Diagram aliran data kejadian 1.2 Proses Rekap Absensi – Diagram aliran data kejadian subsistem Penggajian Diagram aliran data kejadian 2.1 Proses Rekap data penjualan sales Diagram aliran data kejadian 2.2 Proses Menghiung Gaji Diagram aliran data kejadian 2.3 Proses Otorisasi gaji dan bonus Diagram aliran data kejadian 2.4 Proses Transfer gaji karyawa Diagram Aliran Data Subsistem – Diagram aliran data kejadian subsistem absensi karyawan – Diagram aliran data kejadian subsistem Penggajian Diagram Aliran Data Sistem

10 Diagram aliran data kejadian 1.1 Proses Absensi

11 Diagram Aliran Data Kejadian 1.2 Proses Rekap Absensi

12 Diagram Aliran Data Kejadian Subsistem Absensi Karyawan

13 Analisis Sistem Informasi Analisis Masalah Identifikasi masalah Kerangka PIECES Matriks Sebab Akibat

14

15

16 Kerangka PIECES Performance – Cara kerja mesin absensi lambat dan terkadang error – Kesulitan dalam menghitung absen dengan tepat Information – Kartu absen lama-kelamaan dapat rusak dan tulisan tidak dapat dibaca – Hasil dari absen karyawan tidak dapat langsung digunakan oleh adm umum – Data penjualan sales tidak dapat digunakan untuk menghitung bonus insentif Economy – Pemborosan dana untuk membuat kartu absen setiap bulan Control – Kurangnya koordinasi antara bagian adm penjualan dengan adm umum – Ketidak sesuaian bonus insentif karyawan – Kartu absen dapat hilang – Ketika mengabsen dengan kartu absen dapat dititipkan kepada siapa saja – Kesalahan dalam menghitung data absen Efficiency Services – Sistem perhitungan bonus yang ada merugikan karyawan sales

17 Matriks Sebab Akibat Analisa Penyebab dan Pengaruh Tujuan Peningkatan Sistem Masalah Penyebab dan Pengaruh Tujuan Sistem Batasan Sistem Cara kerja mesin absensi lambat dan terkadang error Sebab,Sebab, mesin absensi sudah terlalu lama dan tidak ada perawatan. Akibat,Akibat, terkadang mesin absensi tidak dapat membaca dan menuliskan waktu pada kartu absen karyawan Membuat sistem absensi yang terkomputerisasi  Sistem harus mudah digunakan oleh karyawan  Sistem harus dikembangkan dalam waktu 3 (tiga bulan)  Anggaran pengmbangan tidak boleh melebihi dari 25 juta.  Menggunakan sistem operasi linux Kesulitan dalam menghitung absen dengan tepat Kartu absen lama-kelamaan dapat rusak dan tulisan tidak dapat dibaca Hasil dari absen karyawan tidak dapat langsung digunakan oleh adm umum

18 Analisis Sistem Informasi Prosedur Sistem yang Diusulkan

19 Prosedur Penggajian yang diusulkan Setelah mendapatkan laporan penjualan dari administrasi penjualan yang telah mendapat acc (persetujuan) dari manajer, maka adm umum menginput data pemesanan order yang dilakukan karyawan (salesman) untuk menentukan besarnya jumlah insentif. Dimana jumlah insentif ini bergantung dengan pemesanan order dalam memenuhi target penjualan yang telah ditetapkan perusahaan. Pemrosesan insentif ini akan disimpan datanya ke dalam tbl_insentif. Setelah itu, adm umum mulai melakukan perhitungan gaji berdasarkan gaji pokok, uang makan dan uang transportasi, tunjangan jabatan (khusus jabatan golongan atas), bonus hari raya, bonus insentif dan persentase kehadiran. Perhitungan absensi dilakukan dengan memproses data absensi yang sebagaimana bergantung pada kehadiran karyawan sebelumnya. Untuk pilihan tunjangan jabatan, dan bonus hari raya yang dapat dilihat pada tbl_bonusHR disesuaikan dengan jabatan di perusahaan. Setelah semua pehitungan selesai dilakukan maka data akan otomatis tersimpan di sistem. Hasil perhitungan penggajian dikonfirmasi melalui via telepon kepada manajer. Manajer akan login untuk melihat hasil laporan pengajian yang telah dibuat. Setelah manajer setuju maka laporan akan di print out(mencetak laporan), manajer akan menandatangi laporan tersebut kemudian diserahkan ke kasir untuk dilakukan pentransferan gaji ke rekening karyawan masingmasing. Pentranferan dilakukan dengan menggunakan e-bangking dan koneksi via internet.

20 Event Table Penggajian yang diusulkan EventInternal AgentStart WhenActivity

21 Proses Absensi yang diusulkan Adm.umum melakukan login ke sistem absensi. Lalu setiap karyawan PD.Wira Sejahtera yang datang untuk memulai aktifitas pekerjaan mereka akan mengisi absen di sistem absensi di adm.umum. Jika ada karyawan yang tidak hadir di karenakan sakit atau izin maka adm.umum yang akan mengisi absen karyawan tersebut sesuai dengan keterangan sakit atau izin, tetapi sistem tidak akan menghitung absen tersebut dalam proses perhitungan gaji. Kemudian setiap akhir periode adm.umum akan memproses data absensi untuk di gunakan dalam proses perhitungan gaji. Adm.umum juga dapat mencetak laporan berupa informasi kedisplinan setiap karyawan dan memberikan laporan statistic absensi setiap karyawan.

22 Event Table Absensi Karyawan EventInternal AgentStart WhenActivity

23 Identifikasi aktor No.Nama AktorAktifitas

24 Identifikasi use case No.Use caseAktifitas

25 Analisis Sistem Informasi Analisis Kebutuhan Kebutuhan fungsional Kebutuhan non Fungsional

26 Kebutuhan Fungsional Diagram Use Case Naratif Use Case Kebutuhan Fungsional

27 Kebutuhan Fungsional dengan Diagram Use Case

28 Naratif / Sekenario Use Case Grafik Pembelian Keseluruhan PembuatIndah Asari dan Fransiska Tanggal4 Januari 2011 Versi2.0 Deskripsi SingkatUse Case berfungsi untuk melihat semua kejadian transaksi pembelian yang pernah terjadi dalam bentuk grafik. Aktor UtamaPimpinan. Aliran Kejadian 1.Aliran DasarAksi AktorTanggapan Sistem 1.Use Case dimulai ketika pimpinan memasukkan username serta password. 1.Sistem memvalidasi penggunda dan password. 1.Sistem membuka layar form menu. 1.Pimpinan memilih grafik pembelian pada menu utama untuk mendapatkan informasi mengenai jumlah pembelian. 1.Sistem membuka layar form grafik pembelian keseluruhan. 1.Pimpinan akan mendapatkan informasi mengenai jumlah pembelian yang terlihat secara grafis 1.Sistem memberikan informasi kepada pimpinan mengenai jumlah pembelian 1.Pimpinan selesai mendapatkan informasi mengenai laporan jumlah pembelian. 1.Sistem melanjutkan pada aliran no 3. Use Case berakhir. 2. Aliran Alternatif Pada aliran no. 1, pimpinan memasukkan user name dan password yang tidak valid. Muncul pesan kesalahan dan kembali ke aliran no. 1 Pada aliran no. 6 setelah pimpinan selesai mendapatkan informasi mengenai laporan jumlah pembelian. Sistem memberikan akses kembali dengan maksud pimpinan dapat kembali ke form menu utama dan dapat melihat informasi mengenai grafik-grafik yang lainnya. Kebutuhan Khusus Tidak ada PrakondisiPengguna harus sudah terdaftar sebelumnya PascakondisiTidak ada

29 Kebutuhan non Fungsional Operasional Pada bagian ini harus dijelaskan secara teknis bagaimana sistem baru akan beroperasi. Platform sistem yang dipakai didefinisikan, apakah menggunakan windows atau linux misalnya. Perangkat lunak untuk mengembangkan sistem juga ditentukan. Perangkat keras spesifik yang diperlukan juga ditentukan. Kinerja Pada bagian ini dijelaskan seberapa bagus kinerja perangkat lunak yang dikembangkan dalam mengolah data, menampilkan informasi dan secara keseluruhan menyelesaikan proses bisnis yang ditanganinya. Efisiensi dari perangkat lunak juga dicantumkan. Keamanan Kebutuhan keamanan berisi pernyataan mekanisme pengamanan aplikasi, data maupun transaksi yang akan diimplementasikan pada sistem. Sistem password yang digunakan akan seperti apa dan perangkat keras spesifik untuk pengamanan sistem juga dideskripsikan. Politik dan Budaya Kebutuhan yang isinya menyangkut atau berhubungan dengan isu politik dan budaya ditentukan disini. Isi yang secara politik dan budaya harus dijamin tidak menimbulkan persepsi negatif terhadap sistem.

30 Analisis Sistem Informasi Analisis Kelayakan Kebutuhan fungsional Kebutuhan non Fungsional

31 KarakteristikKandidat 1Kandidat 2Kandidat 3 Bagian sistem yang dikomputerisasi. Deskripsi ringkas bagian sistem yang akan dikomputerisasi dalam kandidat ini. Keuntungan Deskripsi ringkas keuntungan bisnis yang akan direalisasikan pada kandidat ini. Server dan Workstation Deskripsi mengenai server dan workstation yang dibutuhkan untuk mendukung kandidat ini. Alat Perangkat Lunak yang dibutuhkan. Alat perangkat lunak yang dibutuhkan untuk mendesain dan membangun kandidat itu (Contohnya, sistem manajemen, database, emulator, sistem informasi, bahasa, dan lain sebagainya Perangkat Lunak Aplikasi Deskripsi mengenai perangkat lunak yang telah dibeli, dibangun, diakses atau beberapa kombinasi teknik- teknik ini. Metode Pemrosesan Data Pada umumnya beberapa kombinasi online, datch, deferred, dan realtime. Alat Output dan Implikasinya Alat output yang akan digunakan, persyaratan output khusus, (contohnya, network, form yang belum tercetak) dan output pertimbangan (contohnya pembatasan waktu). Alat Input dan Implikasinya Deskripsi metode input yang digunakan, alat input (contohnya keyboard, mouse, dan lain sebagainya), persyaratan input khusus (contohnya form batu atau form terrevisi yang akan digunakan untuk menginput data) dan pertimbangan input (misalnya timing input aktual). Alat Penyimpanan dan Implikasinya Deskripsi ringkas mengenai data maan yang akan disimpan, data mana yang akan diakses dari penyimpanan yang ada, media penyimpanan mana yang ada, media penyimpanan mana yang akan dibutuhkan, dan bagaimana data itu akan diorganisir. Matriks Sistem Kandidat

32 Kriteria KelayakanKandidat 1Kandidat 2Kandidat 3Kandidat... Operasional Teknis Jadwal Ekonomis Peringkat Matriks Analisis Kelayakan

33 Analisis Biaya dan Manfaat Komponen – komponen Biaya Biaya Pengadaan Biaya Persiapan Operasi Biaya Proyek Biaya Operasi dan Biaya Perawatan Komponen Manfaat Keuntungan berwujud (tangible benefit) Keuntungan tidak berwujud (intangible benefit)


Download ppt "Analisis Sistem Informasi Studi Kasus. Pembahasan Prosedur Sistem yang berjalan – Prosedur sistem – Rich Picture – DFD Logis Analisis Masalah – Identifikasi."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google