Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Edisi XI/24 Juni 2012 Pengumuman Perkawinan Akan saling menerimakan Sakramen Perkawinan antara Yosephina Hotmaida Situngkir, putri dari pasangan keluarga.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Edisi XI/24 Juni 2012 Pengumuman Perkawinan Akan saling menerimakan Sakramen Perkawinan antara Yosephina Hotmaida Situngkir, putri dari pasangan keluarga."— Transcript presentasi:

1 Edisi XI/24 Juni 2012 Pengumuman Perkawinan Akan saling menerimakan Sakramen Perkawinan antara Yosephina Hotmaida Situngkir, putri dari pasangan keluarga Bpk. J. Rupianus Situngkir dan Ibu Shopia Mintaria Situmorang (alm) dari Stasi Santo Petrus Natar, Paroki Santo Yohanes Kedaton, dengan Imanuel Kriswanto, putra dari pasangan keluarga Bpk. Agustinus Partowiyono dan Ibu Anna Pariyem dari Stasi Rawaselapan, Paroki Keluarga Kudus Sidomulyo-Kalianda. Bagi umat yang mengetahui halangan ini, harap memberitahukan kepada Pastur Parok (Pengumuman II). KATEKESE Apakah Sakramen Perkawinan itu ? Sakramen Perkawinan adalah suatu tanda kelihatan yang ditetapkan oleh Kristus untuk memberikan rahmat cinta kasih yang mengikat antara seorang pria dan wanita untuk tujuan kehidupan bersama sebagai wujud Kesatuan ( KASIH ) dan Kesuburan ( LAHIRNYA KETURUNAN). Sakramen Perkawinan tidak “terceraikan”, mengikat seumur hidup. (1Kor 7:10-11, 39 dan Mat 19:4-9). Pembatalan Perkawinan adalah suatu pernyataan yang dikeluarkan oleh gereja yang menyatakan bahwa setelah dilakukan penyelidikan yang mendalam oleh pengadilan gereja yang berwenang, terdapat unsur-unsur yang tidak sah menurut Gereja Katolik. Oleh karena itu perkawinan yang sah menurut Gereja Katolik tidak pernah terjadi. Bagi mereka yang sudah hidup berkeluarga, pembatalan perkawinan bukanlah suatu perceraian “Katolik”, dan sama sekali tidak mempengaruhi hak anak-anak dari hasil perkawinan tersebut. Sumber: Disesuaikan dengan Katekismus Gereja Katolik Indonesiawww.transporter.com/fatherpeffley TUJUH HAL MENGENAI UNDANG-UNDANG PERKAWINAN : 1. Perkawinan adalah suatu ikatan lahir batin atas dasar cinta kasih antara seorang pria dan wanita, dengan tujuan membentuk suatu keluarga yang bahagia dan kekal selamanya berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa (Pasal : 1). 2. Perkawinan hanya diizinkan jika pihak pria sudah mencapai umur 19 tahun, dan pihak wanita sudah mencapai umur 17 tahun (Pasal 7 ayat 1) 3. Pada azasnya dalam suatu perkawinan seorang pria hanya boleh mempunyai seorang istri, dan seorang wanita hanya boleh mempunyai seorang suami (Pasal 3 ayat 1). 4. Perkawinan adalah sah apabila dilakukan menurut hukum masing-masing agama dan kepercayaannya. Tiap-tiap perkawinan dicatat menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku melalui Kantor Catatan Sipil (Pasal 2 ayat 1 dan 2). 5. Hak dan kedudukan istri adalah seimbang dengan hak dan kedudukan suami dalam kehidupan rumah tangga dan pergaulan hidup bersama dalam masyarakat (Pasal 31 ay1). 6. Harta benda yang diperoleh suami dan atau istri selama perkawinan menjadi harta bersama (Pasal 35 ayat 1). 7. Masing-masing pihak berhak untuk melakukan perbuatan hukum yang sama (Pasal 31 ay 2). Sumber : Undang-undang perkawinan “Namanya adalah Yohanes pembaptis. Kemuliaan Allah menyertai dia” HARI MINGGU BIASA XII “HARI RAYA KELAHIRAN St. YOHANES PEMBAPTIS” Bacaan I : Yes 49:1-6 II: Kis 13:22-26 Mzm 139:1-3,13-14a,14c-15 Bacaan Injil : Luk 1:57-66, 80 Kemudian genaplah bulannya bagi Elisabet untuk bersalin dan iapun melahirkan seorang anak laki-laki. Ketika tetangga-tetangganya serta sanak saudaranya mendengar, bahwa Tuhan telah menunjukkan rahmatNya yang begitu besar kepadanya, bersukacitalah mereka bersama-sama dengan dia. Maka datanglah mereka pada hari yang kedelapan untuk menyunatkan anak itu dan mereka hendak menamai dia Zakharia menurut nama bapanya, tetapi ibunya berkata : “Jangan, ia harus dinamai Yohanes.” Kata mereka kepadanya : “Tidak ada diantara sanak saudaramu yang bernama demikian.” Lalu mereka memberi isyarat kepada bapanya untuk bertanya, nama apa yang hendak diberikannya kepada anaknya itu. Ia meminta batu tulis, lalu menuliskan kata-kata ini : “Namanya adalah Yohanes”. Dan merekapun heran semuanya. Dan seketika itu juga terbukalah mulutnya dan terlepaslah lidahnya, lalu ia berkata-kata dan memuji Allah. Maka ketakutanlah semua orang yang tinggal di sekitarnya, dan segala peristiwa itu menjadi buah tutur di seluruh pegunungan Yudea. Dan semua orang yang mendengarnya, merenungkannya dan berkata : “Menjadi apakah anak ini nanti?”. Sebab tangan Tuhan menyertai dia. Adapun anak itu bertambah besar dan makin kuat rohnya. Dan ia tinggal dipadang gurun sampai kepada hari ia harus menampakan diri kepada Israel. SELAMA MISA/IBADAT BERLANGSUNG, HANDPHONE MOHON DIMATIKAN

2 Renungan Kisah Yohanes Pembaptis adalah kisah seorang anak manusia pilihan Allah yang dipersiapkan untuk mendahului utusan Allah yang utama, yakni Sang Mesias. Yohanes bukan Mesias, namun sejak hari kelahirannya, ia telah membawa pesan yang kuat. “Menjadi apakah anak ini nanti, sebab tangan Allah menyertai dia?”, begitu tanya semua orang dalam hati di kota kecil di pegunungan Yudea itu. Tanda heran yang menyertai kelahirannya, yakni sembuhnya Zakharia, ayahnya dari kebisuan pasca pelayanan di Kenisah Yerusalem, menjadi indikator penyertaan Allah. Seorang teman pernah bertanya, mengapa di masa sekarang ini tidak ada lagi tanda-tanda khusus seperti itu? Mengapa Allah berhenti melakukan hal-hal ini? Sempat hati ini terbawa juga oleh pertanyaan seperti itu, namun saya yakin bukan tidak ada lagi tanda-tanda besar yang diwujudkan Allah, tetapi oleh karena kemampuan intelek manusia, serta kemajuan teknologi modern, manusia tidak lagi memiliki penghargaan yang memadai atas Kuasa dan Karya Allah. Hanya hati yang peka yang mampu membaca dan menterjemahkan karya Allah yang begitu agung dan mulia. Pada Hari Raya Kelahiran Yohanes Pembaptis hari ini, kita diajak bersama-sama untuk merenungkan kembali penyelenggaraan Allah yang agung, agar hati kita selalu diliputi rasa syukur atas sukacita surgawi. Untuk itu hati nurani kita perlu terus-menerus dilatih agar selalu menghargai Karya dan Penyelenggaraan Ilahi. Tuhan memberkati kita semua. INTENSI MISA TATA PERAYAAN EKARISTI HARI RAYA KELAHIRAN St. YOHANES PEMBAPTIS MINGGU, 24 JUNI Lagu Pembukaan: Kirye : Gloria: Mazmur : Alleluya: Persembahan: Kudus: Bapa KamI: - 9.Anak Domba Allah : Komuni: Lagu Penutup: 549 PENGUMUMAN GEREJA 1, Petugas Liturgi Minggu Biasa ke XIII, 1 Juli 2012, pukul WIB - Lektor : Sdri. Nita Ngadiono - Mazmur: Ibu Haryanto - Dirigen : Ibu Gito - Kolektan: Ibu Bebeng dan Ibu Juli Winarto - Dekorasi: Kel. Bpk. Yosef : Kel. Ibu Norma 2. Dimohon kepada seluruh umat Stasi Natar untuk dapat hadir di rumah keluarga Bapak Ismail Pasaribu, di jalan Solida-Kogop, Kelurahan Marga Takwa, Natar, pada hari Rabu, 27 Juni 2012, pukul WIB, untuk bersama-sama mengikuti perayaan Misa Syukur pemberkatan rumah. (Berangkat bersama-sama dari Gereja Natar pukul WIB). 3. Kepada seluruh umat Stasi Natar diharapkan hadir di rumah keluarga Bpk. Parno (Tugusari), pada hari minggu, 24 Juni 2012, pukul WIB (malam senin), untuk bersama-sama mengikuti doa syukur atas kelahiran putrinya yang tercinta. 4. Pelajaran “BINA IMAN” bagi adik-adik kelas 5 SD sampai dengan kelas 3 SMP, tetap dilaksanakan di gereja setelah perayaan liturgi. Mohon dukungan dari para orang tua terhadap putra-putrinya. Untuk Sekolah Minggu bagi adik-adik kecil tetap dilaksanakan sebelum perayaan liturgi dimulai, yaitu pada pukul 8.30 WIB. 5. Bagi para orang tua yang memiliki putra-putri BALITA yang ingin dibaptis, harap segera mendaftarkan diri pada Ketua Stasi dengan membawa foto copy Surat Nikah dari gereja untuk dilakukan pendataan pembaptisan bayi. 6. Kolekte Minggu, 17 Juni 2012 : Kolekte : I = Rp ,- Kolekte : II = Rp ,- Sekolah Minggu = Rp 6.000,- Parkir = Rp ,- SEKILAS INFO Buletin INFOKOM adalah milik kita bersama, “Dari kita, dan untuk kita”. Untuk itu redaksi sangat mengharapkan bantuan dari seluruh umat baik materi, dana ataupun saran yang bersifat membangun demi kemajuan INFOKOM yang lebih baik. Bantuan umat dapat dikirim kepada Sdri. Angel/Sdr. Heru, atau dapat langsung melalui Ketua Stasi. Atas partisipasi dari seluruh umat, redaksi mengucapkan terima kasih. Tuhan memberkati. “Namanya adalah Yohanes Pembaptis. Kemuliaan Allah menyertai dia”“Namanya adalah Yohanes pembaptis. Kemuliaan Allah menyertai dia” Dimohon oleh keluarga Bpk. Antonius Sujarwoko (Lingkungan St. Stefanus Branti), Sukarame I, untuk mendoakan putranya Yohanes Nico Setyawan yang akan melaksanakan khitanan. Semoga Allah Yang Maha Kuasa selalu melindungi dari segala yang jahat, dan menjadikannya anak yang berbakti dan berguna bagi sesama.

3 GEREJA KATHOLIK SANTO PETRUS STASI NATAR, PAROKI SANTO YOHANES – KEDATON Jalan Raya Natar Nomor 201 Kecamatan Natar Lampung Selatan 35362

4

5


Download ppt "Edisi XI/24 Juni 2012 Pengumuman Perkawinan Akan saling menerimakan Sakramen Perkawinan antara Yosephina Hotmaida Situngkir, putri dari pasangan keluarga."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google