Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

MODEL RELASIONAL Suheri S.T

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "MODEL RELASIONAL Suheri S.T"— Transcript presentasi:

1 MODEL RELASIONAL Suheri S.T

2 Model Relasional Model Relasional merupakan kumpulan tabel berdimensi dua (disebut relasi atau tabel) dengan masing-masing relasi (relations) tersusun atas tuple (baris) dan atribut (kolom) pada suatu basis data. Model Relasional merupakan kumpulan tabel berdimensi dua (disebut relasi atau tabel) dengan masing-masing relasi (relations) tersusun atas tuple (baris) dan atribut (kolom) pada suatu basis data.

3 Relasi Struktur data dasar untuk menyimpan informasi. Struktur data dasar untuk menyimpan informasi. Digunakan untuk menyimpan entities, attributes, relationships, juga weak entities. Digunakan untuk menyimpan entities, attributes, relationships, juga weak entities. Strukturnya sebagai tabel (kumpulan tabel-tabel). Strukturnya sebagai tabel (kumpulan tabel-tabel). Setiap relasi memiliki schema yang mendeskripsikan nama relasi dan atribut beserta tipenya. Contoh : Setiap relasi memiliki schema yang mendeskripsikan nama relasi dan atribut beserta tipenya. Contoh : mahasiswa = (nim : string, nama_mhs : string). keterangan : mahasiswa adalah nama relasi. nim dan nama_mhs adalah nama atribut. string adalah tipe dari atribut.

4 Contoh Relasi Mahasiswa nimnama_mhsjurusan 01001Andy Teknik Informatika 01002Budi 01003Rahmat Teknik Industri 01004Budi Teknik Mesin 01005Sartika 01006Iwan Teknik Elektro

5 Tabel Terdiri dari baris-baris yang memuat data-data yang berhubungan satu sama lain. Terdiri dari baris-baris yang memuat data-data yang berhubungan satu sama lain. Terdiri dari kolom-kolom yang memuat data-data dari tipe yang sama. Terdiri dari kolom-kolom yang memuat data-data dari tipe yang sama.

6 Basis Data Relasional BARIS disebut TUPLE BARIS disebut TUPLE KOLOM disebut ATTRIBUTE KOLOM disebut ATTRIBUTE TABEL disebut RELATION TABEL disebut RELATION DOMAIN : kumpulan dari harga atomik yang dapat dimiliki oleh suatu kolom/atribut. DOMAIN : kumpulan dari harga atomik yang dapat dimiliki oleh suatu kolom/atribut.

7 Perbedaan Istilah ER Model Relational Model Database Traditional Programmer EntityRelationTableFile Entity Instance TupleRowRecord AttributeAttributeColumnField IdentifierKeyKey Key (link)

8 Mendefinisikan Domain Memberi nama domain yang sesuai dengan harga/nilai yang akan dimiliki domain tersebut. Memberi nama domain yang sesuai dengan harga/nilai yang akan dimiliki domain tersebut. Menentukan tipe data dari nilai yang akan membentuk domain. Menentukan tipe data dari nilai yang akan membentuk domain. Menentukan format dari domain. Menentukan format dari domain.

9 Harga/Nilai dari suatu Tuple Harus atomik : first normal form (normalisasi) Harus atomik : first normal form (normalisasi) Multivalued attribute : harus direpresentasikan pada relasi yang lain Multivalued attribute : harus direpresentasikan pada relasi yang lain Composite attribute : harus dinyatakan dalam atribut sederhana Composite attribute : harus dinyatakan dalam atribut sederhana Null value : Null value : –Nilainya tidak diketahui –Merupakan nilai default dari setiap tipe data untuk atribut.

10 Atribut Kunci dari Relasi SUPERKEY : satu atau lebih atribut (kumpulan atribut) yang dapat membedakan setiap baris data dalam tabel secara unik. SUPERKEY : satu atau lebih atribut (kumpulan atribut) yang dapat membedakan setiap baris data dalam tabel secara unik. Berdasarkan contoh relasi sebelumnya, maka SUPERKEY-nya adalah : {nim, nama_mhs} dan {nim}. Berdasarkan contoh relasi sebelumnya, maka SUPERKEY-nya adalah : {nim, nama_mhs} dan {nim}. CANDIDATE KEY : relasi mungkin mempunyai lebih dari satu key. Masing- masing disebut CANDIDATE KEY. CANDIDATE KEY : relasi mungkin mempunyai lebih dari satu key. Masing- masing disebut CANDIDATE KEY.

11 Atribut Kunci dari Relasi (lanj) PRIMARY KEY (PK) : CANDIDATE KEY yang digunakan untuk mengidentifikasikan tuple yang unik pada suatu relasi. Berdasarkan contoh sebelumnya, maka PRIMARY KEY- nya adalah nim. PRIMARY KEY (PK) : CANDIDATE KEY yang digunakan untuk mengidentifikasikan tuple yang unik pada suatu relasi. Berdasarkan contoh sebelumnya, maka PRIMARY KEY- nya adalah nim. FOREIGN KEY (FK) : suatu schema relasi dapat memiliki atribut yang menunjuk ke PRIMARY KEY dari relasi lain. Atribut ini disebut FOREIGN KEY. FOREIGN KEY (FK) : suatu schema relasi dapat memiliki atribut yang menunjuk ke PRIMARY KEY dari relasi lain. Atribut ini disebut FOREIGN KEY.

12 Batasan-Batasan Integritas (Integrity Constraints) Suatu batasan-batasan yang diberikan terhadap suatu relasi. Suatu batasan-batasan yang diberikan terhadap suatu relasi. Ditetapkan ketika schema didefinisikan. Ditetapkan ketika schema didefinisikan. Dicek ketika relasi-relasi dimodifikasi atau dimanipulasi (penambahan, pengubahan, penghapusan dan pencarian/menampilkan data). Dicek ketika relasi-relasi dimodifikasi atau dimanipulasi (penambahan, pengubahan, penghapusan dan pencarian/menampilkan data).

13 Primary Key Constraints Mempunyai sifat dimana suatu kolom tidak boleh bernilai NULL dan harus unik (tidak memiliki nilai yang sama dalam satu kolom). Mempunyai sifat dimana suatu kolom tidak boleh bernilai NULL dan harus unik (tidak memiliki nilai yang sama dalam satu kolom).

14 Referential Integrity Satu baris pada satu relasi menjadi referensi dari sekumpulan baris dari relasi lain. Hal ini bisa terjadi karena ada FOREIGN KEY. Satu baris pada satu relasi menjadi referensi dari sekumpulan baris dari relasi lain. Hal ini bisa terjadi karena ada FOREIGN KEY.

15 Tahap-Tahap Transformasi : 1.Entity-Relationship Diagram menjadi basis data. 2.Entity menjadi tabel dan atribut menjadi kolom/field dari tabel. 3.Entitas lemah  key dari “owner” (entitas kuat) ke tabel entitas lemah. 4.Setiap tipe entity dibuat suatu tabel yang memuat semua atribut simple, sedangkan untuk atribut komposit hanya dimuat komponen-komponennya saja. Contoh : Transformasi E-R Diagram ke Basis Data Relational street citystate zip_code address customer id name idnamestreetcitystatezip_code Tabel Customer

16 5.Setiap tabel yang mempunyai atribut multivalue, buatlah tabel baru dimana primary key-nya merupakan gabungan dari primary key dari tabel tersebut dengan atribut multivalue. Transformasi E-R Diagram ke Basis Data Relational (lanj) proyek no_proyek nama_proyek lokasi i no_proyeknama_proyek Tabel Proyek Tabel Lokasi_Proyekno_proyeklokasi

17 6.Setiap unary relationship 1:N, selain membuat tabel baru berdasarkan entity, buat juga tabel baru berdasarkan relationship-nya dengan atribut kunci tamu (foreign key) berdasarkan atribut kunci dari entity tersebut dan atribut kunci alternatif sebagai primary key-nya. Transformasi E-R Diagram ke Basis Data Relational (lanj) employee employee_id employee_name supervision 1 N employee_idemployee_name Tabel Employee Tabel Supervisionsupervisor_idemployee_id

18 Transformasi E-R Diagram ke Basis Data Relational (lanj) 7.Untuk CR 1:1 dengan atau tanpa total participation maka akan dibuat tabel baru berdasarkan relationship, dimana kolom- kolomnya terdiri dari alternate key, dan primary key dari masing- masing entity. nipNama_dos Tabel Dosenkode_jurnama_jur Tabel Jurusanperiodekode_jurnip Tabel kaprodi Dosen nipnama_dos Jurusan kode_jurnama_jur mengepalai 1 1 periode

19 Transformasi E-R Diagram ke Basis Data Relational (lanj) 8.Untuk CR 1:N dengan atau tanpa total participation maka primary key dari sisi 1 masuk ke sisi N. nipnama_dos Tabel Dosennimnama_mhsnip Tabel Mahasiswa Dosen nipnama_dos mahasiswa nimnama_mhs perwalian 1 N

20 Transformasi E-R Diagram ke Basis Data Relational (lanj) 9.Untuk CR M:N  dibuat tabel tersendiri berdasarkan relationshipnya dengan kolom-kolomnya terdiri dari alternate key dan primary key dari masing-masing entity. nimnama_mhs Tabel Mahasiswakode_mknama_mk Tabel Matakuliah mahasiswa nimnama_mhs matakuliah kode_mknama_mk mengambil N M semesternimkode_mk Tabel KRS semester

21 Studi Kasus Transformasikan ER Model dari studi kasus sebelumnya ke Model Relasional. Transformasikan ER Model dari studi kasus sebelumnya ke Model Relasional.

22 Entity Relationship Diagram Rental VCD FILM Kelompokfilm jenis harga_sewa Film kode_film judul jml_film jml_keping dikelompokkan 1 N Customer no_identitas jenis_identitas namaalamat M N menyewa tgl_sewatotal_film total_harga denda tgl_kembali kode_sewa

23 Transformasi ER Model ke Basis Data Relasional Tabel KelompokFilm Tabel KelompokFilm Tabel film Tabel film KelompokFilm jenis harga_sewa Film kode_film judul jml_film jml_keping dikelompokkan 1 N jenisharga_sewa kode_filmjenisjuduljml_kepingjml_film

24 Transformasi ERD ke Basis Data Relasional (lanj) Tabel customer Tabel customer Tabel menyewa, karena setiap customer dapat menyewa lebih dari satu film, maka pada relasi menyewa terdapat atribut multivalue berupa kode_film, sehingga relasi menyewa dipecah lagi menjadi : Tabel menyewa, karena setiap customer dapat menyewa lebih dari satu film, maka pada relasi menyewa terdapat atribut multivalue berupa kode_film, sehingga relasi menyewa dipecah lagi menjadi : no_identitasjenis_identitasnamaalamat Film kode_film judul jml_film jml_keping N Customer no_identitas jenis_identitas nama alamat M menyewa tgl_sewa total_film total_harga denda tgl_kembali kode_sewa

25 Transformasi ERD ke Basis Data Relasional (lanj) Tabel menyewa, penambahan atribut kode_sewa sebagai atribut alternatif. Tabel menyewa, penambahan atribut kode_sewa sebagai atribut alternatif. Tabel detailmenyewa Tabel detailmenyewa kode_sewano_identitastgl_sewatot_filmtgl_kembalitot_hrgdenda kode_sewakode_film

26 Hasil Akhir (Basis Data Relational) jenisharga_sewa action3000 drama3500 horor3000kode_filmjenisjuduljml_kepingjml_filmA01actionSpiderman23 A02action Spiderman 2 25 D01drama Love Story 23 H01horor Evil Death 22 no_identitasjenis_identitasnamaalamat001SIMAndipontianak 002SIMBudipontianak kode_sewano_identitastgl_sewatot_filmtgl_kembalitot_hrgdendaS /01/ /01/ S /01/ /01/ S /01/ /01/ kode_sewakode_filmS0001A01 S0001A02 S0002D01 S0003A02 S0003D01 S0003H01 kelompokfilmfilm customer menyewadetailmenyewa

27 Bahasa Query Bahasa yang digunakan oleh pemakai untuk memperoleh informasi dari basis data. Bahasa yang digunakan oleh pemakai untuk memperoleh informasi dari basis data. Kategori bahasa query Kategori bahasa query –Prosedural : user menginstruksikan ke sistem agar membentuk serangkaian operasi dalam basis data untuk mengeluarkan hasil yang diinginkan –Non-prosedural : user mendeskripsikan informasi yang diinginkan tanpa memberikan prosedur detail untuk menghasilkan informasi tersebut. Bahasa query didasari oleh bahasa murni, yaitu : Bahasa query didasari oleh bahasa murni, yaitu : –Aljabar relasional (Relational Algebra) : query prosedural. –Kalkulus Relasional (Calculus Relational) : query non- prosedural.


Download ppt "MODEL RELASIONAL Suheri S.T"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google