Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Kristiani – Unggul – Profesional – Peduli UNIVERSITAS KATOLIK INDONESIA Implementasi SPMI & KKNI Unika Atma Jaya Lesson Learned Jakarta, 4 November 2014.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Kristiani – Unggul – Profesional – Peduli UNIVERSITAS KATOLIK INDONESIA Implementasi SPMI & KKNI Unika Atma Jaya Lesson Learned Jakarta, 4 November 2014."— Transcript presentasi:

1 Kristiani – Unggul – Profesional – Peduli UNIVERSITAS KATOLIK INDONESIA Implementasi SPMI & KKNI Unika Atma Jaya Lesson Learned Jakarta, 4 November

2 Kristiani – Unggul – Profesional – Peduli © Rektor Unika Atma Jaya SPMI UAJ 2

3 3 Kristiani – Unggul – Profesional – Peduli © Lembaga Penjaminan Mutu Sejarah Perkembangan SPMI Sistem Penjaminan Mutu di UAJ s/d 2006: – Melekat pada tugas struktural, dg acuan pada Visi, Misi dan Renstra PT 1 Mei 2006 menjadi Unit Pelaksana Teknis Jaminan Mutu Unika Atma Jaya (UPT-JM) – bertanggung jawab pada pimpinan universitas melalui Pembantu Rektor Bidang Akademik berdasarkan SK Rektor dan SK Yayasan. 1 April 2009 menjadi Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) – bertanggung jawab langsung pada Rektor dengan SK Yayasan 10/12/2011

4 4 Kristiani – Unggul – Profesional – Peduli © Lembaga Penjaminan Mutu Status & Kedudukan LPM UAJ sekarang LPM bertanggung jawab terhadap pelaksanaan dan pengembangan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan Sistem Manajemen Mutu (SMM) di lingkungan Unika Atma Jaya. LPM berkedudukan di Universitas dan bertanggung jawab langsung kepada Rektor. – LPM mempunyai perwakilan di tingkat Fakultas yang disebut Tim Penjaminan Mutu Fakultas (TPMF) * LPM dan perangkatnya merupakan wakil dari manajemen dalam hal yang berkaitan dengan SMM. 10/12/2011

5 5 Kristiani – Unggul – Profesional – Peduli © Lembaga Penjaminan Mutu Struktur Organisasi LPM UAJ Ketua LPM Kepala Pusat Pengembangan Sistem Kepala Pusat Eksplorasi dan Pemberdayaan Data Kepala Pusat Monitoring dan Evaluasi Internal Auditor Internal Tim Penjaminan Mutu Fakultas/unit Sekretaris

6 6 Kristiani – Unggul – Profesional – Peduli © Lembaga Penjaminan Mutu VISI LPM UAJ Menjadi rujukan bagi perguruan tinggi lain di Indonesia yang unggul dalam Sistem Penjaminan Mutu.

7 7 Kristiani – Unggul – Profesional – Peduli © Lembaga Penjaminan Mutu MISI LPM UAJ Menyempurnakan kebijakan, standar, dan pedoman untuk Sistem Penjaminan Mutu dan Sistem Manajemen Mutu di seluruh unit organisasi Unika Atma Jaya. Melaksanakan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan dan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) untuk peningkatan mutu akademik secara bertahap dan berkelanjutan. Melaksanakan monitoring dan evaluasi internal (Monevin) Program Hibah Kompetisi (PHK) dan Program Hibah lainnya. Melaksanakan pengolahan data untuk sasaran mutu dan evaluasi kepuasan pelanggan. Melakukan sinergi pada seluruh unit organisasi di Unika Atma Jaya untuk berperan aktif dalam meningkatkan hasil Akreditasi Prodi dan Institusi. Memberikan pelayanan dan pelatihan Sistem Manajemen Mutu.

8 8 Kristiani – Unggul – Profesional – Peduli © Lembaga Penjaminan Mutu TUJUAN LPM UAJ Menghasilkan pengembangan mutu akademik secara berkelanjutan pada seluruh program studi agar mampu bersaing dengan program studi sejenis di Indonesia. Menghasilkan layanan yang memuaskan seluruh pemangku kepentingan Menghasilkan mutu lulusan yang konsisten sesuai kompetensi yang ditetapkan. Menjadi rujukan bagi Perguruan Tinggi lain dalam Sistem Penjaminan Mutu. Menghasilkan inovasi untuk meningkatkan prestasi yang unggul dalam kinerja unit.

9 9 Kristiani – Unggul – Profesional – Peduli © Lembaga Penjaminan Mutu Tugas TPM UAJ 1.Membuat perencanaan proses pengawasan Penjaminan mutu Fakultas 2.Mengembangkan budaya mutu di lingkungan Fakultas 3.Memerisa kelengkapan data, dokumen, dan catatan yang mendukung penjaminan mutu internal maupun eksternal di Fakultas masing-masing; 4.Mendampingi pimpinan Fakultas pada saat proses audit internal/eksternal, pengisian rencana perbaikan sampai dengan verifikasi tindak lanjut; 5.Membuat laporan kegiatan pengawasan di Fakultas sesuai penugasan kepada LPM.

10 10 Kristiani – Unggul – Profesional – Peduli © Lembaga Penjaminan Mutu Wewenang TPM UAJ 1.Memberikan usulan perbaikan dalam pelaksanaan penjaminan mutu internal dan eksternal kepada pimpinan Fakultas 2.Memberikan rekomendasi kepada LPM atas ketidaksesuaian yang tidak dapat diatasi secara internal untuk dilakukan tindak lanjut perbaikan; 3.Menggunakan sumber daya di Fakultas dalam pelaksanaan pengawasan SPMI;

11 11 Kristiani – Unggul – Profesional – Peduli © Lembaga Penjaminan Mutu Perencanaan Mutu UAJ Perencanaan mutu Unika Atma Jaya dimulai dari penyusunan Rencana Strategi diikuti dengan penjabaran berupa kegiatan serta sasaran setiap tahun yang dituangkan dalam bentuk Rencana Operasional. Tiap-tiap fakultas/lembaga/unit menurunkan sasaran tersebut menjadi sasaran tahunan yang menjadi Key Performance Indicator (KPI) masing- masing unit. Kegiatan yang dilakukan oleh unit disusun setiap tahun dan harus sejalan dengan KPI yang ingin dicapai.

12 12 Kristiani – Unggul – Profesional – Peduli © Lembaga Penjaminan Mutu RENCANA STRATEGIS LPM UAJ Tahun II : Tahun kedua difokuskan pada pengembangan tata kelola. Penyusunan dan uji coba instrumen kepuasan pelanggan, mencari baseline untuk stakeholder internal dan eksternal. Melakukan evaluasi atas instrumen kepuasan bagi stakeholder internal dan eksternal. Melakukan evaluasi atas mekanisme pelaporan unit organisasi di seluruh Unika Atma Jaya. Melakukan evaluasi atas mekanisme monitoring pencapaian renstra. Menyeragamkan prosedur, ketentuan, formulir yang berlaku umum pada unit. Menambah instrumen audit PBM yang sesuai dengan borang akreditasi prodi. Menyiapkan penambahan lingkup audit ISO 9001:2008 untuk penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Menyusun mekanisme pelaporan unit organisasi di seluruh Unika Atma Jaya. Menyiapkan mekanime monitoring pencapaian renstra. Menyiapkan pelayanan konsultasi dan pelatihan tentang Sistem Manajemen Mutu. Peningkatan kompetensi karyawan untuk mendukung bidang pekerjaannya.

13 13 Kristiani – Unggul – Profesional – Peduli © Lembaga Penjaminan Mutu Visi Misi Tujuan Kebijakan / IsuStratejik Standar RencanaStrategis (Renstra) RencanaStrategis (Renstra) RencanaOperasional (Renop) danAnggaran Peraturandan SOP PelaksanaanKegiatan Peraturandan SOP PelaksanaanKegiatan Laporan Pemeriksaan RumusanKoreksi Peningkatan Berkelanjutan Peningkatan Berkelanjutan Landasan Stratejik Operasional Senat&Pimpinan Universitas menetapkanVisi, Misi dan Tujuan Universitas Dekandan Senat Fakultas, Direktur SPS, Ketua Lembaga, Kepala Biro & UPT menetapkan Visi, Misi dan Tujuan Fakultas /SekolahPascasarjana/Lembaga/Biro/UPT Senat&Pimpinan Universitas menetapkan Kebijakan / Isu Strategik dan Standar tingkat Universitas Dekan dan SenatFakultas, Direktur SPS, KetuaLembaga, Kepala Biro & UPT menetapkan Kebijakan / Isu Strategis dan Standar yang dibutuhkan ditingkat Fakultas/ Sekolah Pascasarjana /Lembaga/Biro/UPT yang diturunkan dari dokumen diatasnya. Senat & Pimpinan Universitas menetapkan Rentra Universitas Dekan dan Senat Fakultas, Direktur SPS, KetuaLembaga, Kepala UPT menetapkan Renstra Unit yang diturunkan dari Renstra Universitas Pimpinan Universitas menetapkan Renop dan Anggaran Universitas yang mengacu pada Renstra Universitas Dekan dan Senat Fakultas, Direktur SPS, KetuaLembaga, Kepala Biro dan UPT menetapkan Renop dan Anggaran Unit yang mengacu pada Renop Universitas dan Renstra Unit (kecuali Biro) Semua Pimpinan unit kerja menetapkan Peraturan dan SOP Pelaksanaan Kegiatan Semua Pimpinan unit kerja menyusun laporan pencapaian kinerja unitnya masing-masing. LPM mengkoordinasi kegiatan pemeriksaan dan rumusan koreksi atas proses dan laporan kinerja unit melalui pelaksanaan kegiatan monitoring dan evaluasi internal (monevin) dan Rapat Tinjauan Manajemen. Semua pimpinan unit melaksanakan perbaikan untuk peningkatan mutu berkelanjutan Kerangka Penjaminan Mutu UAJ Pemantauan Benang Merah Landasan – Strategik - Operasional Lembaga Penjaminan Mutu Unika Atma Jaya

14 14 Kristiani – Unggul – Profesional – Peduli © Lembaga Penjaminan Mutu Garis Besar Proses Penyusunan SPMI Tindakan Penjaminan Mutu Audit Pelaksanan Penjaminan Mutu Pelaksanaan Penjaminan Mutu Kebijakan Penjaminan Mutu Manual Penjaminan Mutu Standar Penjaminan Mutu Kaizen Dokumen Penjaminan Mutu

15 15 Kristiani – Unggul – Profesional – Peduli © Lembaga Penjaminan Mutu BENCHMARKING Pelaksanaan Monitoring Evaluasi Diri EPSBED-PDPT Standar Peningkatan Mutu Rumusan Koreksi Audit Internal UU Sisdiknas SPMI dan SPME: SNP, SNPT BAN-PT Std. Internasional lainnya Standar Baru Butir-butir Mutu Kriteria BAN-PT AUN-QA Standard 15 Continuous Quality Improvement Terintegrasi Quality Assurance System (QAS)

16 16 Kristiani – Unggul – Profesional – Peduli © Lembaga Penjaminan Mutu Manajemen Kendali Mutu SPMI

17 17 Kristiani – Unggul – Profesional – Peduli © Lembaga Penjaminan Mutu Dokumen penjaminan mutu 1.Manual mutu 2.Ketentuan 3.Standar 4.Prosedur 5.Instruksi kerja 6.Formulir Dokumen pendukung: Statuta, Renstra, Peraturan Akademik, Peraturan karyawan, Kode Etik MM KT ; ST Prosedur (PR) Instruksi Kerja (IK) Formulir (FR)

18 18 Kristiani – Unggul – Profesional – Peduli © Lembaga Penjaminan Mutu Penyusunan Dokumen di UAJ Struktur Dokumen Kebijakan Sistem Penjaminan Mutu Manual MutuStandarProsedur, Instruksi KerjaFormulir Kode : KM-UAJ-01/R0 Ilustrasi Penomoran Dokumen Kode : MM-UAJ-01/R0 Kode : STD-UAJ-01/R0 Kode : PR-UAJ-01-01/R0 IK-UAJ-unit-01/R0 Kode : FR-UAJ-01-01/R0

19 19 Kristiani – Unggul – Profesional – Peduli © Lembaga Penjaminan Mutu Dokumen yang telah dimiliki UAJ (1) 1.Kebijakan Sistem Penjaminan Mutu 2.Manual Mutu 3.Standar : 1.Isi/Kurikulum 2.Proses Pembelajaran 3.Penilaian Pembelajaran 4.Kompetensi Lulusan 5.Tenaga Pendidik dan Kependidikan 6.Sarana Prasarana 7.Pengelolaan 8.Pembiayaan 9.Penelitian 10.Pengabdian kepada Masyarakat 11.Kerja sama 12.Kemahasiswaan

20 20 Kristiani – Unggul – Profesional – Peduli © Lembaga Penjaminan Mutu Dokumen yang telah dimiliki UAJ (2) 4Prosedur proses bisnis utama dan pendukung. 5Instruksi Kerja proses bisnis utama dan pendukung. 6Formulir-formulir

21 21 Kristiani – Unggul – Profesional – Peduli © Lembaga Penjaminan Mutu Praktik Baik Penyusunan Standar UAJ Standar disusun berdasarkan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (Permendikbud no 49 tahun 2014) Indikator Capaian memperhatikan indikator pada borang akreditas prodi dan akreditasi institusi dari BAN PT Korelasi Standar BAN PT dan Standar SPMI

22 22 Kristiani – Unggul – Profesional – Peduli © Lembaga Penjaminan Mutu KORELASI STANDAR BAN PT DENGAN SPMI PT 1. STANDAR ISI/KURIKULUM 2. STANDAR PROSES PEMBELAJARAN 3. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN 4. STANDAR PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN 5. STANDAR SARANA DAN PRASANA 6. STANDAR PENGELOLAAN 7. STANDAR PEMBIAYAAN 8. STANDAR PENILIAN PENDIDIKAN 9. STANDAR PENELITIAN ILMIAH 10. STANDAR PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT 11. STANDAR KESEJAHTERAAN 12. STANDAR IDENTITAS 13. STANDAR MAHASISWA 14. STANDAR KERJASAMA 15. STANDAR SISTEM INFORMASI SPMI PT 1. STANDAR VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, SERTA STRATEGI PENCAPAIAN 2. STANDAR TATA PAMONG, KEPEMIMPINAN, SISTEM PENGELOLAAN, DAN PENJAMINAN MUTU 3. STANDAR MAHASISWA DAN LULUSAN BAN PT 4. STANDAR SUMBER DAYA MANUSIA 5. STANDAR KURIKULUM, PEMBELAJARAN, DAN SUASANA AKADEMIK 6. STANDAR PEMBIAYAAN, SARANA DAN PRASARANA, SERTA SISTEM INFORMASI 7. STANDAR PENELITIAN DAN PELAYANAN/ PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DAN KERJA SAMA 22

23 23 Kristiani – Unggul – Profesional – Peduli © Lembaga Penjaminan Mutu Pernyataan standar yang baik : 1. Audience: subyek yang harus melakukan sesuatu; atau pihak yang harus melaksanakan dan mencapai isi standar; 2. Behaviour: apa yang harus dilakukan, diukur/dicapai/dibuktikan; 3. Competence: kompetensi/kemampuan/spesifikasi/target/kriteria yang harus dicapai; 4. Degree: tingkat/periode/frekuensi/waktu. Dekan dan Ketua Jurusan melakukan rekrutasi, pembinaan dan pengembangan dosen tetap) agar tercapai rasio dosen-mahasiswa sebesar 1:20 paling lambat akhir tahun Anatomi standar ini: 1. Dekan dan Ketua Jurusan = A; 2. melakukan rekrutasi, pembinaan dan pengembangan dosen tetap = B; 3. agar tercapai rasio dosen-mahasiswa sebesar 1:20 = C; 4. paling lambat akhir tahun 2015 = D.

24 24 Kristiani – Unggul – Profesional – Peduli © Lembaga Penjaminan Mutu Implementasi dan monitoring Prosedur dan Instruksi Kerja dilaksanakan oleh Prodi/Fakultas/Lembaga/Biro/UPT/ dan unit lain. Setiap pimpinan dalam unit melakukan monitoring terhadap kegiatan sehari-hari dalam lingkup unitnya Formulir yang telah disusun dimanfaatkan untuk mempermudah pencatatan kegiatan

25 25 Kristiani – Unggul – Profesional – Peduli © Lembaga Penjaminan Mutu POTRET: Pelaksanaan SPMI di UAJ dari Sosialisasi hingga Penanganan Kendala

26 26 Kristiani – Unggul – Profesional – Peduli © Lembaga Penjaminan Mutu Sosialisasi SPMI Rapat pimpinan Seminar, lokakarya, ceramah, sarasehan, kuliah umum Diskusi formal dan informal Kunjungan rutin secara periodik ke unit kerja Acara seremonial: upacara, peresmian kegiatan, dies natalis, wisuda, dll Menetapkan hari atau bulan khusus untuk SPMI

27 27 Kristiani – Unggul – Profesional – Peduli © Lembaga Penjaminan Mutu Kegiatan Manajemen Mutu 1.Audit Mutu Internal: tiap semester pada saat UTS (3 minggu) 2.Audit Mutu Eksternal: a. Akreditasi BAN PT: masa berlaku akreditasi b. Lembaga sertifikasi ISO: tiap semester saat UAS Komunikasi internal: 1.Rapat Bulanan Pimpinan 2.Rapat Tinjauan Manajemen: tiap semester setelah audit internal

28 28 Kristiani – Unggul – Profesional – Peduli © Lembaga Penjaminan Mutu Rapat Tinjauan Manajemen (1) Rapat tinjauan manajemen dipimpin oleh Rektor, dan dilaksanakan untuk memonitor efektifitas sistem mutu. Persiapan dan pelaksanaan review manajemen diatur dalam Prosedur Rapat Tinjauan Manajemen Tujuan Rapat Tinjauan Manajemen: a. menjamin pelaksanaan sistem manajemen mutu terpelihara dan dikembangkan secara berkesinambungan b. mengambil tindakan perbaikan dan pencegahan c. meninjau efektifitas tindakan perbaikan dan pencegahan yang diambil

29 29 Kristiani – Unggul – Profesional – Peduli © Lembaga Penjaminan Mutu Rapat Tinjauan Manajemen (2) Semua catatan yang berhubungan dengan Rapat Tinjauan Manajemen dipelihara sebagai bagian Arsip oleh LPM. Masukan tinjauan manajemen harus mencakup informasi berikut: a. Hasil audit b. Umpan balik dari pelanggan c. Kinerja proses dan pencapaian sasaran mutu d. Status tindakan perbaikan dan tindakan pencegahan e. Tindak lanjut terhadap hasil sebelumnya f. Perubahan-perubahan yang berpengaruh terhadap sistem manajemen mutu g. Rekomendasi untuk perbaikan. Keluaran Rapat Tinjauan Manajemen harus mencakup tindakan untuk : a. Perkembangan terhadap Sistem manajemen mutu dan semua proses yang terkait b. Perkembangan terhadap produk jasa yang berhubungan dengan persyaratan pelanggan c. Kebutuhan sumber daya

30 30 Kristiani – Unggul – Profesional – Peduli © Lembaga Penjaminan Mutu Audit Mutu Internal 1.Opening meeting 2.Proses Audit  3 minggu 3.Closing meeting Opening dan closing meeting wajib dihadiri oleh Pimpinan Universitas, pimpinan unit organisasi (auditee), Auditor Internal, Tim Penjaminan Mutu

31 31 Kristiani – Unggul – Profesional – Peduli © Lembaga Penjaminan Mutu Audit Mutu Internal Proses yang sistematis, mandiri, dan terdokumentasi untuk memperoleh bukti audit dan mengevaluasinya secara objektif untuk menentukan sejauh mana kriteria audit telah dipenuhi Tujuan audit internal: 1.Mengetahui kesesuaian/ketidaksesuaian persyaratan sistem manajemen mutu dan peraturan yang berlaku 2.Mengevaluasi kapabilitas sistem manajemen mutu 3.Mengevaluasi efektifitas penerapan sistem manajemen mutu 4.Mengidentifikasi peluang perbaikan sistem manajemen mutu

32 32 Kristiani – Unggul – Profesional – Peduli © Lembaga Penjaminan Mutu Aktifitas Audit

33 33 Kristiani – Unggul – Profesional – Peduli © Lembaga Penjaminan Mutu Siklus audit mutu internal

34 34 Kristiani – Unggul – Profesional – Peduli © Lembaga Penjaminan Mutu Faktor sukses audit Sikap auditor harus positif: Saya hadir untuk membantu Saya hadir bukan untuk mencari kesalahan Kita merupakan satu tim Bersama kita dapat menemukan peluang Kegiatan ini menguntungkan bagi bisnis kita

35 35 Kristiani – Unggul – Profesional – Peduli © Lembaga Penjaminan Mutu Kriteria Auditor Performa bagus Pengalaman kerja Pengetahuan dan pemahaman standar Kerja sama Kepemimpinan dan pengorganisasian Kemampuan berkomunikasi: membaca, mendengarkan, menulis, berbicara Memiliki dampak pada kehandalan temuan audit dan kesimpulannya

36 36 Kristiani – Unggul – Profesional – Peduli © Lembaga Penjaminan Mutu Atribut positif Auditor Etika, jujur Berpikir terbuka Diplomatis Mampu/jeli melihat Mudah memahami Fleksibel Tegas Percaya diri

37 37 Kristiani – Unggul – Profesional – Peduli © Lembaga Penjaminan Mutu Perencanaan Audit Daftar unit yang akan diaudit (auditee) Daftar auditor (pelatihan auditor) Jadwal audit Sasaran audit Tingkat prioritas Lokasi audit Anggaran biaya Briefing auditor Checklist audit

38 38 Kristiani – Unggul – Profesional – Peduli © Lembaga Penjaminan Mutu Pelaksanaan Audit Pemeriksaan capaian sasaran mutu Pemeriksaan capaian renop Kesesuaian kegiatan yang berjalan dengan prosedur yang tertulis Pemeriksaan SPMI menggunakan checklist Pemeriksaan Dokumen sampling: lengkap, akurat, informatif Tindak lanjut laporan temuan audit sebelumnya

39 39 Kristiani – Unggul – Profesional – Peduli © Lembaga Penjaminan Mutu Teknik Audit Interview personil Observasi lapangan Tinjauan dokumen dan aktifitas

40 40 Kristiani – Unggul – Profesional – Peduli © Lembaga Penjaminan Mutu Bukti Temuan Audit 1.Meninjau ulang dokumen 2.Melihat rekaman 3.Wawancara dengan personil di seluruh level 4.Observasi praktek dan lingkungan fisik Suatu ketidaksesuaian harus selalu: fakta, tepat, obyektif, mampu telusur, ringkas

41 41 Kristiani – Unggul – Profesional – Peduli © Lembaga Penjaminan Mutu Contoh bukti obyektif Manual mutu berbeda dengan prosedur terkait Prosedur berbeda dengan praktek Kurang bukti untuk mendukung penerapan standar Kurang bukti untuk menunjukkan penerapan berkelanjutan dari berbagai bagian dari sistem

42 42 Kristiani – Unggul – Profesional – Peduli © Lembaga Penjaminan Mutu Laporan Audit Perumusan temuan audit Penyiapan kesimpulan audit Penyiapan laporan audit Pengesahan dan penyerahan laporan audit Temuan audit harus meliputi:  Deskripsi ketidaksesuaian  Area temuan  Bukti obyektif  Referensi atau persyaratan

43 43 Kristiani – Unggul – Profesional – Peduli © Lembaga Penjaminan Mutu Laporan Audit

44 44 Kristiani – Unggul – Profesional – Peduli © Lembaga Penjaminan Mutu Tindakan Perbaikan dan Pencegahan Tindakan perbaikan yang diambil harus dapat menghilangkan penyebab utama atau penyebab potensial ketidaksesuaian. Semua perubahan dokumen yang menjadi hasil tindakan perbaikan harus diterapkan dan dicatat. Tindakan perbaikan adalah aktivitas-aktivitas yang dipergunakan untuk menjamin perbaikan dan pengembangan secara berkesinambungan dalam Sistem Mutu. Faktor-faktor yang mungkin menjadi penyebab penyimpangan harus ikut dipertimbangkan ketika menganalisis penyebab penyimpangan untuk mengambil tindakan perbaikan. Tindakan pencegahan yang diambil untuk menghilangkan penyebab utama atau penyebab potensial ketidaksesuaian. Semua perubahan dokumen yang menjadi hasil tindakan pencegahan harus diterapkan dan dicatat. Proses tindakan perbaikan dapat juga digunakan untuk tindakan pencegahan.

45 45 Kristiani – Unggul – Profesional – Peduli © Lembaga Penjaminan Mutu Tindak lanjut dan penyelesaian audit

46 46 Kristiani – Unggul – Profesional – Peduli © Lembaga Penjaminan Mutu Kendala dalam implementasi SPMI Tidak ada dasar hukum PT untuk menerapkan SPMI Tidak terbiasa melakukan evaluasi hasil pekerjaan Keterbatasan SDM yang kompeten dalam SPMI  perlu auditor internal Kesulitan menentukan indikator keberhasilan Tupoksi jabatan struktural yang tidak jelas Keterbatasan sumber dana Resistensi SDM terhadap sistem mutu  budaya mutu rendah Tidak ada komitmen dari pimpinan dan karyawan

47 47 Kristiani – Unggul – Profesional – Peduli © Lembaga Penjaminan Mutu Cara mengatasi kendala Perlu contoh baik, keteladanan, kedisiplinan, tertib administrasi dari SDM dan mahasiswa Pendekatan personal dan persuasif jika ada penolakan Komunikasi yang baik dengan stakeholders Sosialisasi yang berkelanjutan dengan berbagai media Buat tagline atau slogan untuk memotivasi Sistem reward dan punishment Terapkan audit internal untuk menmjamin tertib administrasi Libatkan sebanyak mungkin SDM dan mahasiswa Penerapan sistem manajemen mutu ISO

48 Kristiani – Unggul – Profesional – Peduli © Rektor Unika Atma Jaya KKNI 48

49 49 Kristiani – Unggul – Profesional – Peduli © Lembaga Penjaminan Mutu Organisasi KKNI ada di bawah unit Peningkatan dan Pengembangan Aktivitas Instruksional (P2AI) yang bertanggung jawab langsung ke Warek I Fungi dari unit ini: Mengkoordinasi pelaksanaan kegiatan peningkatan dan pengembangan aktivitas instruksional yang berkaitan dengan pembelajaran di lingkungan Unika Atma Jaya. Aktivitas instruksional yang dimaksud adalah proses belajar mengajar meliputi metode pengajaran, evaluasi belajar mengajar dan kurikulum yang digunakan.

50 50 Kristiani – Unggul – Profesional – Peduli © Lembaga Penjaminan Mutu Implementasi Semua prodi diminata mempersiapkan LO dan KO baru mengacu pada standard yang ditetapkan dalam aturan KKNI(Permendikbud no 73 (2013) juklak KKNI) pada bulan November 2014 ini. Melakukan berbagai kegiatan sosialisasi terkait KKNI di lingkungan UAJ, termasuk workshop untuk pembuatan LO Menetapkan template LO untuk berbagai jenjang

51 51 Kristiani – Unggul – Profesional – Peduli © Lembaga Penjaminan Mutu Contoh template LO

52 52 Kristiani – Unggul – Profesional – Peduli © Lembaga Penjaminan Mutu Contoh template LO KETERAMPILAN KERJA KHUSUS Diisi dengan rumusan keterampilan kerja khusus : dari forum/himpunan profesi/himpunan pengelola prodi sejenis penciri program studi yang terkait dengan visi-misi prodi Cara penulisan deskripsi keterampilan kerja: Mampu melakukan ……. dengan cara/metode ……. dan dapat menunjukkan hasil …. dalam (kondisi) ….. PENGUASAAN PENGETAHUAN Diisi dari rumusan penguasaan pengetahuan : dari forum/himpunan profesi/himpunan pengelola prodi sejenis penciri program studi yang terkait dengan visi-misi prodi Cara menuliskan Penguasaan pengetahuan: Menguasai ….. (tingkat penguasaan, keluasan, kedalaman) …. (bidang keilmuan).

53 Kristiani – Unggul – Profesional – Peduli © Rektor Unika Atma Jaya 53

54 The world is changing, the future is full of challenges, opportunities come, and based on our track records and great achievement, we have to continue our tradition of the excellence. There is no choice but to forge ahead through the challenges and take opportunities to impact the world with the Catholic values and Indonesian culture as our aims in the next 50 years... TERIMA KASIH Kristiani – Unggul – Profesional – Peduli © Lembaga Penjaminan Mutu


Download ppt "Kristiani – Unggul – Profesional – Peduli UNIVERSITAS KATOLIK INDONESIA Implementasi SPMI & KKNI Unika Atma Jaya Lesson Learned Jakarta, 4 November 2014."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google