Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

MANAJEMEN PEMASARAN DAN RANTAI PASOK AGRIBISNIS ( 3 - 1 ) JURUSAN SOSEK FAPERTA UNEJ SEMESTER GENAP 2014/2015 PROGRAM STUDI AGRIBISNIS KELAS G DOSEN PENGAMPU.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "MANAJEMEN PEMASARAN DAN RANTAI PASOK AGRIBISNIS ( 3 - 1 ) JURUSAN SOSEK FAPERTA UNEJ SEMESTER GENAP 2014/2015 PROGRAM STUDI AGRIBISNIS KELAS G DOSEN PENGAMPU."— Transcript presentasi:

1 MANAJEMEN PEMASARAN DAN RANTAI PASOK AGRIBISNIS ( ) JURUSAN SOSEK FAPERTA UNEJ SEMESTER GENAP 2014/2015 PROGRAM STUDI AGRIBISNIS KELAS G DOSEN PENGAMPU : Ir. Imam Syafi’i, MS Dr. Ir. Joni Murti M. Aji, Mrur. M Rena Yunita Rahman, SP, MSi

2 Pokok Bahasan PASAR Sub Pokok Bahasan : Jenis Pasar Berdasarkan Jumlah Pembeli & Penjual : (1) pasar persaingan murni/sempurna, (2) pasar monopolistis (pasar monopoli (duopoli, oligopoli), dan pasar monopsoni (duopsoni, oligopsoni), Berdasarkan motif pembelian : (1) pasar konsumen, (2) pasar produsen, (3) pasar penjual, (4) pasar pemerintah, (5) pasar internasional JURUSAN SOSEK FAPERTA UNEJ

3 SEGMENTASI PASAR Tindakan mengidentifikasi dan membentuk kelompok pembeli yg terpisah-pisah yg mungkin membutuhkan produk dan atau bauran pemasaran tersendiri. Kegiatan membagi-bagi pasar yg bersifat heterogen dari suatu produk ke dalam satuan-satuan pasar (segmen pasar) yg bersifat homogen Penciptaan homogenitas konsumen didasarkan pada aspek- aspek tertentu (kebiasaan membeli, cara penggunaan barang, kebutuhan pemakai, motif pembelian, tujuan pembelian, dsb.) PENTINGNYA SEGMENTASI : Memungkinkan untuk lebih fokus dalam alokasi sumberdaya Sebagai simpul dari penentuan keseluruhan strategi, taktik dan nilai dari perusahaan (Acuan dalam STP  segmentation, targetting, positioning) Menjadi faktor kunci utk memenangkan persaingan dari sudut keunikan pemasaran yang berbeda dari para pesaing

4 SEGMENTASI PASAR METODE PENDEKATAN SEGMENTASI PASAR : 1.STATIC ATTRIBUTE SEGMENTATION : Didasarkan pada kesamaan atribut yang statis (tidak mencermikan buying/using behavior & tidak mempengaruhi konsumen untuk membeli ( pendekatan Geografi  wilayah, ukuran kota, pendapatan, Demografi  umur, jenis kelamin, siklus hidup, penghasilkan, pekerjaan, pendidikan, agama, suku Cohort Segmentation  Berdasarkan segmen generasi 2.DINAMIC SEGMENTATION Didasarkan pada kesamaan atribut yang mencerminkan karakteristik manusiawi dari konsumen yang membentuk buying/using behavior & secara langsung mempengaruhi alasan konsumen untuk membeli -- - (Pendekatan Psichographics segmentation  Kelas sosial, gaya hidup, kepribadian, minat, kebiasaan, sikap, kepercayaan, Pendekatan Behavioral segmentation / Perilaku  peristiwa, manfaat, status pemakai, tingkat pemakaian, tahap kesiapan membeli/ pengetahuan konsumen terhadap fungsi produk, dsb. 3.INDIVIDUAL SEGMENTATION Segmentasi dilakukan pada unit pasar terkecil yaitu individu (segment of one)  Memanfaatkan kemajuan era informasi : HP, Internet 4.Gabungan berbagai segmen (segmentasi multi atribut)  Geoclustering Karakteristik Segmentasi : 1.Dapat diukur  ukuran, daya beli, profil segmen 2.Besar segmen  kemampuan untuk dapat dilayani 3.Dapat dijangkau  dapat dilayani secara efektif 4.Dapat dibedakan  dapat dipisahkan secara konseptual 5.Dapat diambil tindakan  langkah yang dilakukan mampu untuk dilaksanakan

5 SEGMENTASI PASAR Karakteristik Segmentasi : 1.Dapat diukur  ukuran, daya beli, profil segmen 2.Besar segmen  kemampuan untuk dapat dilayani 3.Dapat dijangkau  dapat dilayani secara efektif 4.Dapat dibedakan  dapat dipisahkan secara konseptual 5.Dapat diambil tindakan  langkah yang dilakukan mampu untuk dilaksanakan Evaluasi Segmen Pasar : Ukuran dan Pertumbuhan Segmen  apakah segmen potensial memiliki karakteristik dan pertumbuhan yg tepat ? Daya Tarik Strutural Segmen  Mana struktur segmen yang paling potensial ? Tujuan dan Sumberdaya yang Dimiliki

6 SEGMENTASI PASAR Pemilihan Segmen : Konsentrasi Segmen Tunggal  Posisi pasar lebih kuat pada segmen tsb Spesialisasi Efektif  Terdiri beberapa segmen sesuai dengan tujuan & sumberdaya perusahaan  dpat menetukan produk unggulan Spesialisasi Produk  membuat beberapa produk untuk beberapa segmen Spesialisasi Pasar  Berkonsentrasi pada untuk melayani banyak kebutuhan pada Kelompok Tertentu Cakupan Seluruh Pasar  Terdiri atas tidak didifrensiasi (hanya satu jenis)  tertuju pada kebutuhan pembeli & terdiffrensiasi (beberapa jenis)  mengarah pada penjualan yang >

7 MANFAAT SEGMENTASI PASAR Menyalurkan uang dan usaha kepasar potensial yg paling menguntungkan Merencanakan produk yg dapat memenuhi permintaan pasar Menentukan cara promosi yang paling efektif Memilih media advertensi yg lebih baik & menentukan aloakasi biayanya Mengatur waktu yg terbaik dlm usaha promosi Alasan Perlunya Segmentasi Pasar 1.Pasar bersifat dinamis (terjadi perubahan sikap, siklus kehidupan, kondisi keluarga,, pendapatan, pola geografis, dsb) 2.Pasar utk suatu produk berubah sesuai siklus kehidupan produk tsb.

8 MANFAAT SEGMENTASI PASAR (Kotler,1997) Dapat diperoleh posisi bersaing yg lebih baik Mendapatkan posisi yg lebih efektif dan lebih menarik dlm pasar terbatas Memisahkan dua atau lebih merk produk yg sama Guna mendapat celah/peluang pasar bagi produk/merk baru Mengidentifikasi konsumen baru yg potensial Meningkatkan kemampuan strategi pemasaran

9 PROSEDUR SEGMENTASI PASAR TAHAP SURVEY : mengetahui motivasi, sikap dan perilaku konsumen dengan mengetahui : - sikap & peringkat kepentingan mereka - kesadaran merk & peringkat merek - pola Penggunaan produk - sikap terhadap golongan produk - demografi, psikografi, mediagrafi TAHAP ANALISIS : melalui analisis faktor dan analisis kelompok  penetapan jumlah segmen maksimum TAHAP PEMBENTUKAN : masing-masing kelompok dibentuk dengan persyaratan sikap, perilaku, demografi,psikografi & kebiasaan konsumsi media konsumen Prosedur ini perlu dilakukan secara periodik dengan dasar adanya dinamika pasar

10 TAHAP-TAHAP SEGMENTASI (David. L, Albert, J.D.B) Mendifinisikan masalah atau menetapkan pengguna utama Memilih dasar segmentasi (metode apriori atau clustering) Memilih deskriptor yg menjelaskan karakteristik sebagai dasar segmentasi (demografi, Psikografi, mediagrafi) Memilih sampel dari konsumen yg representatif dari populasi terbesar Mengumpulkan data berdasarkan deskriptor segmen dari sampel konsumen Membentuk segmen-segmen berdasarkan deskriptor konsumen yg dipilih Membentuk profil segmen (dapat didasarkan pada pembedaan karakteristik  pendidikan, pendapatan, harga, nilai dsb) Menterjemahkan hasil kedalam strategi pemasaran

11 EFEKTIVITAS SEGMENTASI PASAR Dapat diukur  ukuran produk, daya beli, profil konsumen Segmen cukup besar  lebih menguntungkan untuk dilayani Dapat dijangkau  terkait dengan proses pelayanan Dapat dibedakan  baik dari aspek konseptual maupun bauran pemasaran Dapat diambil tindakan  secara efektif dapat dilayani dengan prinsip dicapai kepuasan maksimum Setiap periode tertentu perlu evaluasi segmen pasar  ukuran dan pertumbuhan segmen, daya tarik pertumbuhan segmen, tujuan dan sumberdaya perusahaan BEBERAPA ANCAMAN SEGMENTASI PASAR : Ancaman persaingan segmen yang kuat Ancaman pendatang baru Ancaman produk substitusi Ancaman peningkatan kekuatan tawar menawar pembeli Ancaman peningkatan kekuatan tawar menawar pemasok

12 LINGKUNGAN PEMASARAN Lingkungan Pemasaran suatu Perusahaan dirumuskan : Terdiri dari para pelaku dan kekuatan- kekuatan yang berasal dari fungsi manajemen pemasaran perusahaan yang mempengaruhi kemampuan manajemen pemasaran untuk mengembangkan dan mempertahankan transaksi yang sukses dengan para pelanggan sasarannya.

13 LINGKUNGAN PEMASARAN LINGKUNGAN MIKRO terdiri dari para pelaku dalam lingkungan yang langsung berkaitan dengan perusahaan yang mempengaruhi kemampuannya untuk melayani pasar. yaitu : Perusahaan, Pelanggan, Pensuplai bahan baku, Pesaing, Para perantara, Anggota masyarakat LINGKUNGAN MAKRO Terdiri dari kekuatan-kekuatan yang bersifat kemasyarakatan yang lebih besar dan yang mempengaruhi semua pelaku dalam lingkungan mikro perusahaan yaitu :,Kependudukan, Teknologi, Politik dan hukum, Fisik, Sosial/budaya

14 LINGKUNGAN PEMASARAN MIKRO 1. PERUSAHAAN Manajemen pemasaran harus bekerjasama dengan kelompok- kelompok lainnya dalam perusahaan untuk merancang dan melaksanakan rencana-rencana pemasarannya. 2. PEMASOK (SUPPLIER) adalah : perusahaan-perusahaan dan individu yang menyediakan sumberdaya yang dibutuhkan oleh perusahaan dan para pesaing untuk memproduksi barang dan jasa tertentu. 3. PERANTARA PEMASARAN (MARKETING INTERMEDIARIES) adalah : perusahaan-perusahaan yang membantu perusahaan itu dalam promosi, penjualan dan distribusi barang-barangnya kepada para pembeli terakhir.

15 LINGKUNGAN PEMASARAN MIKRO Para Perantara Pemasaran (Marketing Intermediaries) 1)Agen Perantara (seperti : agen, pialang dan perwakilan produsen) yang mencari dan menemukan para pelanggan dan/atau melakukan perjanjian dengan pihak lain, tetapi tidak memiliki hak atas barang dagangannya. 2)Pedagang perantara (seperti : pedagang besar, pengecer dan para penjual kembali lainnya) yang membeli suatu produk, memiliki produk-produk tersebut, serta menjualnya kembali sebagai barang dagangan. 3)Perusahaan Distribusi Fisik membantu perusahaan dalam penyimpanan dan pemindahan produk dari tempat asalnya ke tempat- tempat pengiriman yang dituju. 

16 LINGKUNGAN PEMASARAN MIKRO PERUSAHAAN DISTRIBUSI FISIK TERDIRI DARI : a. Perusahaan Pergudangan  menyimpan dan melindungi barang-barang sebelum dikirim ke tujuan b. Perusahaan Transportasi  membawa produk (barang) dari satu tempat ke tempat lain c. Para Agen Jasa Pemasaran Seperti : perusahaan atau lembaga penelitian pemasaran, agen Periklanan, perusahaan media dan perusahaan konsultasi pemasaran.  membantu perusahaan dalam rangka mengarahkan dan mempromosikan produknya kepasar yang tepat. d. Perantara Keuangan :  membantu dalam segi keuangan dan/atau risiko yang diasuransikan sehubungan dengan pembelian / penjualan barang.

17 LINGKUNGAN PEMASARAN MIKRO 4. PELANGGAN Perusahaan menyediakan produk (barang dan jasa) kepada pasar sasarannya. Pasar sasaran dapat terdiri dari hanya satu atau lebih. Lima macam pasar pelanggan berikut :. 1)Pasar Konsumen adalah : individu-individu dan rumah tangga yang membeli produk (barang dan jasa) untuk konsumsi pribadi. 2)Pasar Industri/produsen adalah : organisasi yang membeli produk dan jas yang dibutuhkan untuk memproduksi produk-produk dan jasa-jasa lainnya dengan maksud memperoleh keuntungan dan atau mencapai sasaran lain.

18 LINGKUNGAN PEMASARAN MIKRO 4. PELANGGAN Lima macam pasar pelanggan berikut :. 3)Pasar Penjual Kembali adalah : organisasi yang membeli produk dan jasa dengan maksud menjual kembali barang dan jasa itu agar memberikan keuntungan bagi mereka.Pasar 4)Pemerintah adalah : lembaga-lembaga pemerintah yang membeli produk dan jasa agar menghasilkan pelayanan kepada masyarakat umum, atau mengalihkan barang dan jasa kepada pihak lain yang membutuhkannya 5)Pasar Internasional adalah : pembeli yang terdapat di luar negeri, termasuk konsumen, produsen, penjual kembali dan pemerintah asing.

19 LINGKUNGAN PEMASARAN MIKRO 5. PESAING Adalah lembaga pemasaran yang perlu diidentifikasi, dimonitor dan dikalahkan untuk memperoleh dan mempertahankan kesetiaan pelanggan kepada perusahaan yang bersangkutan. Cara terbaik bagi suatu perusahaan untuk menguasai atau memenangkan persaingan adalah : dengan mengambil sudut pandangan pelanggan Tipe pesaing dibedakan : a)pesaing macam-macam keinginan, b)pesaing jenis produk, c)pesaing jenis-jenis pemuas keinginan d)pesaing merk dagang.

20 LINGKUNGAN PEMASARAN MIKRO 6. MASYARAKAT UMUM kelompok yang mempunyai minat nyata atau yang masih terpendam atau yang memberikan dampak terhadap kemampuan organisasi untuk mencapai sasaran- sasarannya. MASYARAKAT UMUM ANTARA LAIN : 1)Masyarakat Keuangan (seperti : bank, lembaga penanaman modal, makelar saham, pemegang saham)  Mempengaruhi kemampuan perusahaan untuk memperoleh dana. 2)Masyarakat Media (seperti : surat kabar, majalah, radio, TV) Adalah : organisasi yang menyiarkan berita, karangan, tajuk rencana 3)Masyarakat Pemerintah : Harus diperhitungkan dalam merumuskan rencana pemasaran

21 LINGKUNGAN PEMASARAN MIKRO MASYARAKAT UMUM ANTARA LAIN : 4)Masyarakat Pembela Kepentingan Umum (seperti : organisasi konsumen, kelompok pelestarian lingkungan, kelompok minoritas dan kelompok lain) 5)Masyarakat Setempat (seperti : penduduk yang berdekatan dengan perusahaan dan organisasi masyarakat 6)Masyarakat Umum :Perusahaan perlu memperhatikan sikap masyarakat umum terhadap kegiatan dan produknya, walaupun masyarakat umum tidak berbuat sesuatu dalam cara yang terorganisasi terhadap perusahaan, citra masyarakat terhadap perusahaan akan mempengaruhi dukungan terhadap perusahaan 7)Masyarakat dalam perusahaan (seperti : pekerja di pabrik, pegawai administrasi, manajer, direktur)

22 LINGKUNGAN PEMASARAN MAKRO Lingkungan Makro 1.Lingkungan Kependudukan a) Besarnya penduduk b) Distribusi secara geografis, c) Tingkat kepadatan penduduk, d) Perpindahan pensduduk/migrasi, e) Distribusi usia, f) Kelahiran/Fertilitas g) Perkawinan, h)Tingkat kematian/Mortalitas i) Ras, j) Suku bangsa, k)Struktur Keagamaan.

23 LINGKUNGAN PEMASARAN MAKRO 2. Lingkungan Ekonomi a). Pendapatan - Distribusi pendapatan (konsumen kelas atas, kelas menengah, kelas social paling bawah), - Rata-rata pendapatan, - Variasi pendapatan secara geografis. b). Inflasi Inflasi menyebabkan : - Monopoli harga beberapa komoditi, - Kurangnya persaingan dalam sektor ekonomi tertentu, - Tuntutan beberapa organisasi buruh dalam hal upah, - Neraca Perdagangan Luar Negeri yang tidak sehat, - Suku bunga pinjaman yang tinggi,

24 LINGKUNGAN PEMASARAN MAKRO 2. Lingkungan Ekonomi c) Tabungan dan hutang - Tabungan merupakan sumber penting dari dana untuk membiayai pembelian besar. - Kredit konsumen merupakan salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi yang cepat yang memungkinkan orang membeli sesuatu dengan harga yang melebihi pendapatannya d) Perubahan Pola Pengeluaran Konsumen Menurut Ernest Engel (ahli statistik dari Jerman) : Tatkala pendapatan keluarga meningkat, persentase belanja untuk makanan menurun, persentase belanja untuk perumahan dan pelakasanaan kegiatan rumah tangga tetap dan pesentase belanja dalam kategori lain (pakaian, transportasi, rekreasi, kesehatan dan pendidikan) dan persentase untuk tabungan meningkat.

25 LINGKUNGAN PEMASARAN MAKRO 3. Lingkungan Fisik a) Kekurangan bahan mentah tertentu di masa datang Bahan-bahan mentah yang ada di bumi terdiri dari : - Bahan tak terbatas (contoh : udara) - Bahan yang terbatas dan dapat diperbaharui (contoh : hutan dan makanan) - Bahan yang terbatas dan tidak dapat diperbaharui kembali (contoh minyak, batu bara dan berbagai mineral) b)Minyak telah menciptakan masalah yang paling berat bagi pertumbuhan ekonomi di masa datang.  mendorong mencari alternatif pengganti minyak c) Kenaikan tingkat penceraman d)Campur tangan pemerintah yang kuat dalam Sumber Daya Alam

26 LINGKUNGAN PEMASARAN MAKRO 4.Lingkungan Teknologi a) Laju percepatan perubahan teknologi Revolusi di bidang teknologi akan memberikan dampak yang amat berarti terhadap pola konsumsi dan sistem pemasaran. b) Peluang pembaharuan yang tak terbatas Mengembangkan bentuk-bentuk praktis yang dapat disediakan dari produk-produk tersebut. c) Anggaran biaya penelitian & pengembangan d) Konsentrasi pada penyempurnaan kecil dan bukan penemuan yang besar e) Pengaturan perubahan teknologi yang meningkat

27 LINGKUNGAN PEMASARAN MAKRO 5. Lingkungan Politik/Hukum Keputusan-keputusan pemasaran sangat dipengaruhi oleh perkembangan dalam lingkungan politik/hukum.( terbentuk oleh hukum-ekonomi, lembaga pemerintah, perundang-undangan yang mengatur bisnis dsb). 6. Lingkungan Sosial/Budaya a) Nilai-nilai budaya pokok bertahan kuat, b) Setiap budaya mempunyai sub-budaya c) Nilai-nilai budaya sekunder berubah dari waktu ke waktu d) Nilai-nilai budaya pokok dari suatu masyarakat e) Hubungan orang dengan diri mereka sendiri f) Hubungan orang dengan pihak lain g) Hubungan orang dengan lembaga h) Hubungan orang dengan masyarakat

28 ANALISIS LINGKUNGAN PEMASARAN BERDASARKAN ANALISIS SWOT Kekuatan/ Strength Peluang/ Opportunity Ancaman/ Threat Kelemahan/ Weakness White Area Black Area Grey Area Grey Area JURUSAN SOSEK FAPERTA UNEJ

29 DIAGRAM ROKET SME SUSTAINABLE MARKETING ENTERPRISE POLITICAL CHANGE TECHNICAL CHANGE CULTURAL CHANGE INSPIRATION CULTURAL INSTITUTION OUTLOOK ARCHITECTURE SCORECARD CHANGE COMPETITOR COSTUMER COMPANY STRATEGY TACTIC VALUE COSTUMER VALUE PEOPLE VALUE SHAREHOLDER VALUE SEGMENTATION TARGETTING POSITIONING DEFFRENTIATION MARKETING MIX SELLING BRAND SERVICE PROCESS COLABORACY

30 SUSTAINABILITY LOOP SUSTAINABILITY  Keberlanjutan suatu bisnis akibat adanya pasar yang terus berubah 1.PERUBAHAN POLITIK (Political change) : Pengelolaan & keberanian alokasi kekuasaan serta isu-isu politik dalam organisasi bisnis yang dilakukan oleh pimpinan perusahaan dalam mengantisipasi perubahan suatu arsitektur bisnis baru 2.PERUBAHAN TEKNIS (Technical Change) : Memformulasikan dan mengimplementasikan suatu arsitektur bisnis yang baru  Teknologi Informasi 3.PERUBAHAN KULTURAL (Cultural Change) : Membangun dan menanamkan nilai & perilaku bersama yang baru yang mendukung arsitektur bisnis baru

31 MARKETING MARKETING  Merupakan inti dari model SME Meliputi tiga sub model : Outlook, Architecture & Scorecard 1.Outlook (penampilan) : Memberikan gambaran profil lingkungan bisnis dan kondisi internal perusahaan saat ini dan yang akan datang  4C-Diamond  5 C Diamond: Company (Perusahaan  berkaitan dengan aspek internal perusahaan terutama kekuatan & kelemahan sumberdaya yang ada), Customer (Aspek yang berhubungan dengan pemuasan kebutuhan pelanggan), Competitor (Dilihat dari dimensi general/banyaknya pesaing yang ada, dimensi aggresiveness/strategi kreatifitas dan afektifitas pesaing dan dimensi capability/kemampuan pesaing Change (perubahan : teknologi, politik/legal, sosial/kultural, ekonomi & perubahan pasar) Colaboracy (kerjasama perusahaan, mitra usaha, konsumen)

32 MARKETING MARKETING  Merupakan inti dari model SME Meliputi tiga sub model : Outlook, Architecture & Scorecard 2.Architecture (arsitektur) : Memberikan gambaran tentang pengembangan lanskap bagi exporation, engagement & execution yang terdiri dari tiga komponen dengan sembilan inti arsitektur (nine core element of architecture) yaitu : Strategy (S) untuk mencapai mind share meliputi segmentation, targeting dan positioning Tactic (T) untuk mencapai market share meliputi diffrentiation, marketing mix & selling Value (V) untuk mencapai heart share meliputi brand, service & process.

33 MARKETING MARKETING  Merupakan inti dari model SME Meliputi tiga sub model : Outlook, Architecture & Scorecard 3.Scorecard (Kartu skor) : yaitu piranti pengontrol dan pemantau misi perusahaan dalam memberikan value kepada tiga stakeholder utama yaitu orang-orang terutama karyawan (people), pelanggan (customer) & pemegang saham (shareholder) 4.Value : total get (apa yang didapat) dibagi dengan total give (apa yang diberikan/dibayarkan) 5.Keberhasilan pemberian value ditunjukkan oleh : Perubahan costumer menjadi loyal costumer Perubahan people/karyawan menjadi committed people Perubahan shareholder menjadi long term shareholder

34 ENTERPRISE ENTERPRISE  Merupakan salah satu model dengan mendasarkan pada dimensi filosofi (philosophy) dan dimensi tujuan (objective) yang memiliki tiga komponen : Inspirasi (inspiration), budaya (culture) dan Institusi (institution) 1.Inspirasi (inspiration)  menyangkut impian dari suatu perusahaan yang akan memberikan inspirasi, membimbing dan merangsang semua sumberdaya ang ada didalamnya 2.Budaya (culture)  menyangkut kepribadian suatua perusahaan yang memberikan perekat untuk menyatukan pada saat tumbuh, diversifikasi dan memperluas pasarnya 3.Institusi (Institution)  menyangkut tentang langkah perusahaan dalam mengelola aktivitasnya secara efektif dan efisien untuk merealisasikan visi, misi, tujuan dan sasaran-sarannya

35

36 PEMASARAN AGRIBISNIS C 5 CONCEPT DIAMOND COMPANY, COSTUMER COPETITOR COMPANY, COSTUMER, COMPETITOR CHANGE DRIVE COMPANY, COSTUMER, COMPETITOR, CHANGE DRIVE COLABORACY OUTLOOK COMPANY COSTUMER

37 5 C FAKTOR PEMICU PERKEMBANGAN PEMASARAN (CUSTOMER, COMPANY, COMPETITOR, CHANGE DRIVE, COLLABORATOR) 1.CUSTOMER : ditunjukkan oleh semakin besarnya tuntutan dari konsumen antara lain : (1). Extra value : produk berkualitas ; harga yang fair; fleksibilitas dalam desain, spesifikasi, dan kapabilitas produk ; sistempembayaran ; layanan tambahgan ; dan kecepatan penyampaian (2). Experiences : pengalaman berkesan & memori tidak terlupakan sejak sebelum, saat dan sesuadah transaksi pembelian (3) Expert Information : informasi yang bernilai tambah & tidak hanya didekte oleh produsen (4). Electronic Solution : solusi masalah-masalah pelanggan secara real- time, online, interaktif & selama 24 jam (5). Empowerment : perlkindungan hak-hak konsumen dan peran aktif konsumen sebagai prosumer / mitra aktif produsen

38 5 C FAKTOR PEMICU PERKEMBANGAN PEMASARAN (CUSTOMER, COMPANY, COMPETITOR, CHANGE DRIVE, COLLABORATOR) 2.COMPANY : (1) Berkaitan dengan sulitnya menciptakan kompetensi inti (2) Semakin siungkatnya siklus hidup produk (3) Tuntutan organisasi yang ramping (4) Perkembangan ke arah learning organization & knowledge based company 3. COMPETITOR : (1) Semakin kaburnya batas-batas antar negara & antar industri (2) Berkembangnnya pasar maya (marketspace) sebagai arena persaingan baru (3) Membanjirnya produk imitasi (4) Semakin Menmguatnya private brand (5) Munculnya pesaing baru berskala global dengan berkembangnya e-business) (6) Pergeseran focus persaingan dari persaingan merk kearah kompetisi memperebutkan share of wallet konsumen

39 5 C FAKTOR PEMICU PERKEMBANGAN PEMASARAN (CUSTOMER, COMPANY, COMPETITOR, CHANGE DRIVE, COLLABORATOR) 4. CHANGE DRIVE : (1) Perubahan lingkungan ekonomi (2) Berkembangnya jarinbgan informasi global e-business, e-commerce sebagai alternatif model masa kini (3) Berkembangnnya integrasi pasar (4) Adanya globalisasi dan regionalisasi 5. COLLABORATORS : (1) Berkaitan dengan jalinan relasi jangka panjang (2) Kemitraan yang saling menguntungkan (3) Berkembangnya kerjasama dengan pesaing riil maupun potensial melalui konsep co-opetition

40 MARKETING SYSTEM MARKETING TACTIC MARKETING STRATEGY MARKETING MIX SELLING POSITIONINGTARGETTING SEGMENTATION PRODUCT MIX PRICE MIX PLACE MIX PROMOTION MIX MARKETING ENVIRONMENT Intern Environment Extern Environment DIFFRENTIATION


Download ppt "MANAJEMEN PEMASARAN DAN RANTAI PASOK AGRIBISNIS ( 3 - 1 ) JURUSAN SOSEK FAPERTA UNEJ SEMESTER GENAP 2014/2015 PROGRAM STUDI AGRIBISNIS KELAS G DOSEN PENGAMPU."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google