Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Workshop Penulisan Karya Tulis Ilmiah (1) Topik : Pembuatan Abstrak SUPRIADI Balittro, 23 Januari 2015 2015.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Workshop Penulisan Karya Tulis Ilmiah (1) Topik : Pembuatan Abstrak SUPRIADI Balittro, 23 Januari 2015 2015."— Transcript presentasi:

1 Workshop Penulisan Karya Tulis Ilmiah (1) Topik : Pembuatan Abstrak SUPRIADI Balittro, 23 Januari

2 Fasilitas yang diperlukan: Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Google terjemahan https://translate.google.com/?hl=id

3 Peraturan Kepala LIPI No. 04/E/ 2011: 1. Abstrak bukanlah penggabungan dari beberapa paragraf, tetapi merupakan ringkasan yang utuh dan lengkap yang menggambarkan esensi isi keseluruhan tulisan; 2.Ditulis dalam dwi bahasa; Inggris maks 150 kata dan Indonesia maks 250 kata

4 Pedoman Pembuatan Abstrak Jurnal Hortikultura Latar belakang, tujuan, metode, kesimpulan, dan implikasi hasil Panjang 250 kata Ditulis dalam dwi bahasa; Inggris dan Indonesia Jurnal Penelitian Pascapanen Pertanian Perumusan masalah, tujuan, metodologi, hasil utama, kesimpulan, dan implikasi hasil penelitian Panjang tidak lebih dari 250 kata Ditulis dalam dwi bahasa; Inggris dan Indonesia

5 Plant Pathology Indicates why and how the work was done, the result and conclusions. Abstracts should not be unnecessarily descriptive and must, where appropriate, contain quantitative data 250 words or less HAYATI Journal of Biosciences A clear introduction of two or three sentences mentioning background of the research State the general problem of the research Main findings that directly answer the problem(s) of the research Give one or two sentence(s) to discuss the finding(s) or prospective(s); not more than 300 words

6 Indonesian Journal for Agricultural Science (IJAS) Abstract summarizes the study in one paragraph of not more than 250 words in English and Indonesian. This should describe briefly the problem, state the scope and plan of the work, indicate significant data and give the principal findings and conclusions. Only standard terms, scientific nomenclature and accepted abbreviations should be used.

7 Contoh Abstrak Indones. J. Agric. Sci. Vol. 15 No. 2 October: [2014] IMPROVEMENT OF EARLY MATURITY IN RICE VARIETY BY MARKER ASSISTED BACKCROSS BREEDING OF Hd2 GENE Fatimah, Joko Prasetiyono, Ahmad Dadang and Tasliah

8 Perbaikan Umur Masak Varietas Padi melalui Pemuliaan Silang Balik Berbantuan Marka Gen Hd2 Abstrak Padi umur genjah dengan hasil tinggi sangat bermanfaat untuk meningkatkan produksi padi Indonesia [latar belakang]. Penelitian ini bertujuan untuk memasukkan gen umur genjah (gen Hd2) yang terdapat dalam padi Nipponbare ke dalam varietas unggul Indonesia, yakni Code dengan menggunakan primer RM1362 dan RM7601 pada kromosom 7 [tujuan]. Setelah dua generasi silang balik, gen Hd2 telah berhasil dimasukkan ke dalam varietas Code. Tanaman BC2F2 CdNp_29 memiliki pengembalian genom terbesar, yaitu 82.7%. Sebanyak 12 galur BC2F3 telah dipilih untuk membentuk generasi BC2F4 dan dievaluasi fenotipenya untuk karakter agronomi dan umur berbunga [metodologi].

9 Galur-galur dengan gen Hd2 memiliki umur berbunga sekitar hari (Code 85 hari) atau masuk ke dalam kriteria ketiga umur panen varietas padi, yaitu hari (Code hari) dengan penampilan agronomi mirip dengan Code. Aplikasi MABc dalam perbaikan padi berumur genjah telah berhasil mempercepat pembentukan dan seleksi pada generasi awal dengan latar belakang genetik varietas Code [Hasil Utama]. Galur-galur turunan Code tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produksi padi Indonesia [implikasi]. [165 kata] Keywords: Padi, umur genjah, silang balik berbantuan marka, gen Hd2

10 Contoh Abstrak untuk kajian Formulasi Bakteri Endofit Akar Kedelai untuk Pengendalian Pustul Bakteri Terdiri atas 8 kalimat Jumlah kata: 177

11 Analisis Kalimat: Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

12 Formulasi Bakteri Endofit Akar Kedelai untuk Pengendalian Pustul Bakteri untuk 1 /un·tuk / p 1 kata depan untuk menyatakan bagi...; bagian: ini -- ku, yg itu -- mu; 2 sebab atau alasan: -- kesalahan itu, ia dihukum dua tahun; -- semua itu, ia mau berkorban; 3 tujuan atau maksud; bagi: lemari -- (menyimpan) pakaian; pakaian -- segala usia; 4 penggantian (sbg ganti...); (disediakan, dipergunakan, dipakai) sbg...: peti itu dipakai -- meja makan; diberi pisau -- senjata; 5 selama: -- beberapa bulan ia terpaksa istirahat di rumah sakit; 6 sudah: -- ketiga kalinya saya memperingatkan; Alternatif judul: Formulasi Bakteri Endofit Akar untuk Mengendalikan Penyakit Pustul Bakteri Kedelai

13 Hasil penelitian terdahulu menunjukkan bahwa dua isolat bakteri endofit mampu mengendalikan pustul kedelai oleh Xanthomonas axonopodis pv. Glycines (1). Agar bisa disimpan, ditransportasi dan diaplikasikan, maka bakteri tersebut perlu diformulasi (2) [1 & 2: latar belakang]. Penelitian bertujuan memperoleh bahan formula bakteri endofit yang tepat dan lama penyimpanan yang efektif untuk pengendalian penyakit pustul bakteri (3) [tujuan]. Penelitian diatur menurut rancangan acak lengkap dengan 16 perlakuan dan 3 ulangan (4). Perlakuannya adalah inokulasi kombinasi beberapa formula bakteri endofit dengan bahan pembawa berbeda (tanah gambut, air kelapa + 1 % minyak sawit, tepung tapioka) dengan lama penyimpanan (0, 1, 3, 5, dan 7 minggu) pada kedelai dan tanaman kontrol (5). [4 dan 5: metodologi]

14 Data dianalisis ragam dan dilanjutkan dengan uji Duncan pada taraf nyata 5 % (6). Peubah yang diamati adalah viabilitas bakteri endofit pada formula, perkembangan pustul bakteri pada kedelai (masa inkubasi, persentase dan intensitas pada daun dan polong) (7) [6 & 7: metodologi]. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua formula bakteri endofit mampu menekan intensitas pustul bakteri pada kedelai, yang terbaik adalah tanah gambut yang disimpan selama dua minggu dan air kelapa + minyak sawit yang disimpan selama tiga minggu dengan efektivitas (60,51%) dan (54,13%) dibanding kontrol (8) [Hasil] Kata kunci: bakteri endofit, formulasi, kedelai, pustul bakteri

15 Analisis Isi Abstrak 1.Unsur utama abstrak sudah terpenuhi: Latar belakang, tujuan, metodologi, hasil, dan kata kunci. 2. Kalimat 1, kurang jelas; hasil siapa? “Hasil penelitian terdahulu menunjukkan bahwa dua isolat bakteri endofit mampu mengendalikan pustul kedelai oleh Xanthomonas axonopodis pv. Glycines”

16 Kalimat 1 : “Hasil penelitian terdahulu menunjukkan bahwa dua isolat bakteri endofit mampu mengendalikan pustul kedelai oleh Xanthomonas axonopodis pv. Glycines “ menunjukkan /me·nun·juk·kan/ v 1 memperlihatkan; menyatakan; menerangkan (dengan bukti dsb); menandakan (bahwa...): ~ kekuasaannya; 2 memberi tahu (tt sesuatu): mudah-mudahan Tuhan ~ jalan yg benar; bahwa /bah·wa/ p 1 kata penghubung untuk menyatakan isi atau uraian bagian kalimat yang di depan: ia mengira -- hari ini libur; 2 kata penghubung untuk mendahului anak kalimat yg menjadi pokok kalimat: -- ia seorang anggota DPR, memang benar

17 “Hasil penelitian terdahulu menunjukkan bahwa dua isolat bakteri endofit mampu mengendalikan pustul kedelai oleh Xanthomonas axonopodis pv. Glycines “ menunjukkan bahwa pengaruh bahasa Inggris dari kata shows that yang penggunaannya dalam bahasa Indonesia harus lebih hati-hati

18 Google translate Hasil penelitian terdahulu menunjukkan bahwa dua isolat bakteri endofit mampu mengendalikan pustul kedelai oleh Xanthomonas axonopodis pv. Glycines Previous research showed that two isolates of endophytic bacteria [..v..] to control soybean [..v..] by Xanthomonas axonopodis pustules pv. glycines Hasil terjemahan kurang baik ( 2 kata kerja tidak ada) karena struktur bahasa Indonesianya pun kurang baik.

19 Alternatif 1: Hasil penelitian terdahulu menunjukkan dua isolat bakteri endofit yang mampu mengendalikan pustul kedelai disebabkan oleh Xanthomonas axonopodis pv. Glycines Previous research showed that two isolates of endophytic bacteria were capable of controlling soybean pustules caused by Xanthomonas axonopodis pv. glycines Dengan menghilangkan kata bahwa dan menyisipkan kata dua, serta menambahkan kata disebabkan maka hasil terjemahan Google menjadi lebih baik

20 menunjukkan bahwa Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis pupuk organik berpengaruh nyata dalam meningkatkan tinggi tanaman. Hasil penelitian menunjukkan jenis pupuk organik berpengaruh nyata dalam meningkatkan tinggi tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan pemberian dosis iradiasi sinar gamma 0,5 krad maka rata-rata jumlah daun meningkat sebesar …… Hasil penelitian menunjukkan pemberian dosis iradiasi sinar gamma 0,5 krad meningkatkan rata-rata jumlah daun sebesar …….

21 Alternatif 2: Dua isolat bakteri endofit yang mampu mengendalikan penyakit pustul kedelai, disebabkan oleh Xanthomonas axonopodis pv. Glycines, telah diperoleh. Google translate Two isolates of endophytic bacteria (which were) capable of controlling disease caused by Xanthomonas soy pustules axonopodis pv. Glycines, has been obtained.

22 Kalimat 2: “Agar bisa disimpan, ditransportasi dan diaplikasikan, maka bakteri tersebut perlu diformulasi” Ada 6 kata yang harus diperhatikan. agar p kata penghubung untuk menandai harapan; supaya: kita sebaiknya banyak makan sayuran -- selalu sehat supaya /su·pa·ya/ p kata penghubung untuk menandai tujuan atau harapan; mudah-mudahan sampai pada maksudnya; hendaknya; agar: dijemur -- kering; ia minum obat -- lekas sembuh; Penggunaan kata ‘agar’ Agar lekas sembuh [anak kalimat], ia minum obat. Ia minum obat [inti kalimat] agar lekas sembuh [anak kalimat].

23 “Agar bisa disimpan, ditransportasi dan diaplikasikan, maka bakteri tersebut perlu diformulasi” Kata-kata tersebut tidak sederajat [menjadi akhiran “kan” ?] simpan 1 /sim·pan / v, menyimpan /me·nyim·pan/ v 1 menaruh di tempat yg aman supaya jangan rusak, hilang, dsb: - surat di lemari; 2 menabung (uang): kami - uang di bank transportasi /trans·por·ta·si/ n 1 pengangkutan barang oleh berbagai jenis kendaraan sesuai dengan kemajuan teknologi; 3 pemindahan aplikasi /ap·li·ka·si/ n 3 penggunaan; penerapan; formulasi /for·mu·la·si/ n perumusan: larutan bahan kimia itu harus digunakan dng -- dan cara pemakaian yg tepat; memformulasikan /mem·for·mu·la·si·kan/ v merumuskan atau menyusun dl bentuk yg tepat: diharapkan Saudara dapat ~ pikiran-pikiran itu

24 maka /ma·ka/ p 1 kata penghubung untuk menyatakan hubungan akibat, implikasi: Karena saya tidak dapat mengetik dengan baik, maka surat undangan itu saya tulis saja. Tanaman itu kurus, maka perlu dipupuk. [tanda koma dan maka untuk memisahkan anak kalimat] 2 sampai; hingga: Apa sebabnya maka mukamu bengkak? [maka sebagai bagian dari kalimat]

25 Kalimat 1 dan 2 perlu diubah (1) Hasil penelitian terdahulu menunjukkan bahwa dua isolat bakteri endofit mampu mengendalikan pustul kedelai oleh Xanthomonas axonopodis pv. Glycines. (2) Agar bisa disimpan, ditransportasi dan diaplikasikan, maka bakteri tersebut perlu diformulasi Alternatif Dua isolat bakteri endofit yang mampu mengendalikan penyakit pustul kedelai, disebabkan oleh Xanthomonas axonopodis pv. Glycines, telah diperoleh. Kedua isolat tersebut perlu diformulasikan supaya dapat digunakan lebih efektif dan luas.

26 Google translate Dua isolat bakteri endofit yang mampu mengendalikan penyakit pustul kedelai, disebabkan oleh Xanthomonas axonopodis pv. Glycines, telah diperoleh. Kedua isolat tersebut perlu diformulasikan supaya dapat digunakan lebih efektif dan luas. Two isolates of endophytic bacteria, capable of controlling disease caused by Xanthomonas soy pustules axonopodis pv. Glycines, has been obtained. Both of these isolates should be formulated so that it can be used more effectively and widely.

27 Kalimat 3: “Penelitian bertujuan memperoleh bahan formula bakteri endofit yang tepat dan lama penyimpanan yang efektif untuk pengendalian penyakit pustul bakteri “ Makna kalimat tidak jelas; “memperoleh bahan formula” ? bertujuan /ber·tu·ju·an/ v 1 berhaluan; mempunyai tujuan; ada yang dituju (dimaksudkan dsb); Alternatif: (a) Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh formula bakteri endofit yang efektif dan dapat disimpan lama. (a) This study aims to obtain an effective formula of endophytic bacteria and that can be stored longer.

28 (b) Tujuan penelitian adalah untuk memperoleh formula bakteri endofit yang efektif dan dapat disimpan lama. (b) The purpose of the study is to obtain an effective formula of endophytic bacteria and that can be stored longer.

29 Kalimat 4: “Penelitian diatur menurut rancangan acak lengkap dengan 16 perlakuan dan 3 ulangan” “The study is organized according to a completely randomized design with 16 treatments and 3 replications “ [Hasil Google translate kurang baik] “diatur menurut rancangan” [tidak baku], dirancang secara “Penelitian dirancang secara acak lengkap dengan 16 perlakuan dan 3 ulangan” “The study was designed as a randomized complete with 16 treatments and 3 replications” [terjemahan lebih baik]

30 Kalimat 5: “Perlakuannya adalah inokulasi kombinasi beberapa formula bakteri endofit dengan bahan pembawa berbeda (tanah gambut, air kelapa + 1 % minyak sawit, tepung tapioka) dengan lama penyimpanan (0, 1, 3, 5, dan 7 minggu) pada kedelai dan tanaman kontrol. Kalimat sulit dimengerti. Mana yang dikombinasikan? (a) Perlakuan kombinasi beberapa formula dengan 3 jenis bahan pembawa? (b) Perlakuan kombinasi 3 formula dengan 5 lama penyimpanan?

31 dengan 1 /de·ngan / p 1 beserta; bersama-sama: ia pergi -- anak istrinya; 2 dan: Saman -- Simin tinggal sekampung; 3 memakai (menggunakan) suatu alat: melempar -- batu; menusuk -- belati; melukis -- cat; 4 kata penghubung menyatakan hubungan kata kerja dengan pelengkap atau keterangannya: bermain -- temannya; 5 kata penghubung untuk menerangkan cara (bagaimana terjadinya atau berlakunya); sambil; seraya: ia menjawab -- tersenyum; harus datang sendiri -- membawa ijazah; 6 kata penghubung menerangkan (sifat): diperhatikan -- sungguh- sungguh; gawangnya dijaga -- ketat; menyerang -- gagah berani; 7 oleh; karena: lemarinya penuh -- buku; 8 atas: -- kemauan sendiri; 9 penghubung untuk menyatakan keselarasan (kesamaan, kesesuaian): menyesuaikan -- keadaan lingkungan; mukanya mirip -- ibunya;

32 Kalimat 6: “Data dianalisis ragam dan dilanjutkan dengan uji Duncan pada taraf nyata 5 %”. analisis /ana·li·sis/ n 1 penyelidikan thd suatu peristiwa (karangan, perbuatan, dsb) untuk mengetahui keadaan yg sebenarnya (sebab-musabab, duduk perkaranya, dsb) Analisis data penelaahan dan penguraian data hingga menghasilkan simpulan; ragam 1 /ra·gam / n 1 tingkah; laku; ulah: lain orang lain -- nya; 2 macam; jenis: di toko itu banyak -- permainan; 3 lagu langgam; 4 warna; corak; ragi: kain yg bagus -- nya; 5 Ling laras (tt bahasa);banyak orang banyak -- nya, pb tiap-tiap orang mempunyai pendapat (kemauan) sendiri-sendiri; keragaman /ke·ra·gam·an/ n perihal beragam-ragam, berjenis-jenis; perihal ragam; perihal jenis;

33 “Data dianalisis ragam …” Alternatif: Data dianalisis keragamannya dengan …. Keragaman data dianalisis dengan …… Data dianalisis dengan ANOVA dan Uji Duncan pada taraf nyata 5 %”. Catatan: ANOVA adalah suatu metode untuk menguraikan keragaman data sehingga dapat ditarik kesimpulan apakah suatu perlakuan berpengaruh nyata atau tidak terhadap respon yang diamati, tetapi tidak dapat menentukan perlakuan mana yang berpengaruh nyata atau tidak nyata.

34 Kalimat 7: “Peubah yang diamati adalah viabilitas bakteri endofit pada formula, perkembangan pustul bakteri pada kedelai (masa inkubasi, persentase dan intensitas pada daun dan polong)” Apakah penggunaan kata “pada” serta “dan” sudah benar? Makna kalimat tertulis: (a) …. viabilitas bakteri endofit pada formula, (b) …. viabilitas bakteri endofit pada perkembangan pustul bakteri pada kedelai

35 (a)…. viabilitas bakteri endofit pada formula, Kata pada diganti dengan di dalam sehingga menjadi: …. viabilitas bakteri endofit di dalam formula (b) …. viabilitas bakteri endofit pada perkembangan pustul bakteri pada kedelai Makna dan struktur kalimat (b) rancu. …. viabilitas bakteri endofit di dalam pustul bakteri kedelai?

36 (c) “…perkembangan pustul bakteri pada kedelai (masa inkubasi, persentase dan intensitas pada daun dan polong)” Makna kalimat tertulis (c) adalah Perkembangan pustul bakteri pada kedelai, meliputi: masa inkubasi (OK) persentase dan intensitas pada daun (NO) Polong (NO) Makna kalimat (c) tidak jelas!

37 Kalimat 7: “Peubah yang diamati adalah viabilitas bakteri endofit pada formula, perkembangan pustul bakteri pada kedelai (masa inkubasi, persentase dan intensitas pada daun dan polong)” Alternatif kalimat 7: “Peubah yang diamati adalah viabilitas bakteri endofit di dalam formula dan perkembangan penyakit pustul bakteri pada kedelai.

38 Kalimat 8: “Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua formula bakteri endofit mampu menekan intensitas pustul bakteri pada kedelai, yang terbaik adalah tanah gambut yang disimpan selama dua minggu dan air kelapa + minyak sawit yang disimpan selama tiga minggu dengan efektivitas (60,51%) dan (54,13%) dibanding kontrol”. Pokon kalimat lebih dari satu: Penekanan intensitas penyakit Jenis formula terbaik Waktu penyimpanan formula terbaik Efektifitas formula

39 Buat menjadi dua kalimat: (a)Hasil penelitian menunjukkan semua formula bakteri endofit mampu menekan intensitas pustul bakteri pada kedelai. (b) Formula terbaik adalah tanah gambut yang disimpan selama dua minggu dengan efektivitas 60,51%.

40 Formulasi Bakteri Endofit Akar untuk Mengendalikan Penyakit Pustul Bakteri Kedelai Dua isolat bakteri endofit yang mampu mengendalikan penyakit pustul kedelai, disebabkan oleh Xanthomonas axonopodis pv. Glycines, telah diperoleh. Kedua isolat tersebut perlu diformulasikan supaya dapat digunakan lebih efektif dan luas. Tujuan penelitian adalah untuk memperoleh formula bakteri endofit yang efektif dan dapat disimpan lama. Penelitian dirancang secara acak lengkap dengan 16 perlakuan dan 3 ulangan. Peubah yang diamati adalah viabilitas bakteri endofit di dalam formula dan perkembangan penyakit pustul bakteri pada kedelai. Data dianalisis dengan ANOVA dan Uji Duncan pada taraf nyata 5 %. Hasil penelitian menunjukkan semua formula bakteri endofit mampu menekan intensitas pustul bakteri pada kedelai. Formula terbaik adalah tanah gambut yang disimpan selama dua minggu dengan tingkat efektivitas 60,51%.

41 Formulation of Soybean Roots of Endophytic Bacteria to Control Bacterial pustules Two isolates of endophytic bacteria capable of controlling bacterial pustule disease of soybeans caused by Xanthomonas axonopodis pv. Glycines has been obtained. Both of these isolates should be formulated so that it can be used more effectively and widely. The research objective is to obtain an effective formula endophytic bacteria and can be stored longer. The study was designed as a randomized complete with 16 treatments and 3 replications. The parameters measured were the viability of endophytic bacteria in the formula and the development of bacterial pustules on soybean. Data were analyzed by ANOVA and Duncan test at 5% significance level. The results showed all the formulas containing endophytic bacteria were able to suppress the intensity of bacterial pustules on soybean. The best formula is peat soil stored for two weeks that has 60.51% effectiveness.

42 Pelajaran dari Worshop KTI (1) 1.Abstrak adalah bagian penting dari suatu KTI. 2.Abstrak harus ditulis sesuai dengan pedoman. 3.Buat Abstrak sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia (dan Inggris) yang benar, jelas, dan mudah dimengerti. 4.Periksa ulang Abstrak sampai tidak ada yang salah (kalimat dan makna). 5.Anda jangan berharap kepada editor untuk membetulkannya.

43 PENUTUP Bahasa Indonesia adalah milik kita. Mari tingkatkan kemampuan berbahasa Indonesia. Pada setiap pembuatan karya tulis ilmiah, gunakanlah: Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) (http://kbbi.web.id) dan Google terjemahan (https://translate.google.com) Edit hasil Google terjemahan

44 Sampai jumpa pada Workshop KTI (2); Insyaalloh.


Download ppt "Workshop Penulisan Karya Tulis Ilmiah (1) Topik : Pembuatan Abstrak SUPRIADI Balittro, 23 Januari 2015 2015."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google