Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

EXTREMITAS CAUDALIS.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "EXTREMITAS CAUDALIS."— Transcript presentasi:

1 EXTREMITAS CAUDALIS

2 FUNGSI EXTREMITAS CAUDALIS
PENOPANG TUBUH & ALAT LOKOMOSI (BERSAMA DENGAN EXT. CRANIALIS) MENUNJANG KESEIMBANGAN TUBUH MENGGERAKKAN PERSENDIAN  LEBIH PADA FUNGSI SEBAGAI PENDORONG MELAKUKAN GERAKAN BERBARING, BANGKIT DARI BERBARING ATAU DUDUK & BERDIRI PADA KAKI BELAKANG

3 KEPENTINGAN MEMPELAJARI EXTREMITAS CAUDALI :
PENYUNTIKAN INTRAMUSCULER PENGHITUNGAN PULSUS PENYUNTIKAN INTRAVENA PENENTUAN KUALITAS DAGING EKSPLORASI REKTAL

4 TC TI PATELLA TUBER CALCANEUS DIGITI TITIK ORIENTASI

5 PEMBAGIAN REGIO REGIO GLUTEALIS REGIO FEMORALIS REGIO CRURIS
REGIO TARSI REGIO METATARSI REGIO DIGITI

6 SISI LATERAL REGIO GLUTEALIS & FEMORALIS

7 LAPIS PERTAMA

8 M. TENSOR FASCIAE LATAE BERBENTUK “SEGITIGA”
CRANIOLATERAL DARI REGIO FEMORALIS O : TUBER COXAE I : FASCIA LATA & FASCIA FEMORALIS F : ABDUCTOR KAKI BELAKANG, MENENDANG, MENDORONG TUBUH KE DEPAN DAN BERDIRI PADA KAKI BELAKANG TFL FASCIA LATA

9 M. GLUTEUS MEDIUS GM OTOT YANG MENUTUPI DINDING LATERAL PANGGGUL
O : OS ILEUM, LIG. SACROTUBEROSUM, CRISTA SACRALIS SERTA TUBER COXAE I : TROCHANTER MAJOR DAN CRISTA TROCHANTERICA OS FEMUR F : EXTENSOR PAHA, RETRACTOR DAN ABDUCTOR KAKI BELAKANG

10 M. GLUTEOBICEPS FUSI 2 OTOT : M. GLUTEUS SUPERFISIALIS ET BICEPS FEMORIS GS  DI CRANIOLATERAL REGIO FEMUR BF  DI CAUDOLATERAL REGIO FEMUR KB/DB : YANG FUSI DI BAGIAN CRANIAL BF SP : TIDAK DAPAT DIPISAHKAN KD : GS CRANIAL FUSI DG. M TFL KARNIVORA : TIDAK MENGALAMI FUS O : TUBER COXAE, PROC. SPINOSUS OS SACRUM, TUBER ISCHII I : FASCIA LATA, PATELLA, CRISTA TIBIALIS HINGGA TUBER CALCIS GS BF

11 M. SEMITENDINOSUS ST LOKASI  CAUDAL M. GLUTEOBICEPS
O : TUBEROSITAS ISCHIADICA I : TUBER CALCANEUS + CRISTA TIBIALIS BERSAMA-SAMA DENGAN TENDO M. GASTROCNEMIUS et M. FLEXOR DIGITORUM SUPREFISIALIS MEMBENTUK TENDO HAMSTRING (TENDO CALCANEUS COMMUNIS) F : RETRACTOR DAN ABDUCTOR KAKI BELAKANG ST

12 M. SEMIMEMBRANOSUS SM CAUDAL M. SEMITENDINOSUS
BAGIAN MEDIAL MELEBAR KE CRANIAL DAN BERBATASAN DENGAN M. ADDUCTOR O : FACIES VENTRALIS TUBER ISCHII, CAUDAL OS ISCHIUM & SYMPHISIS PELVIS I : EPICONDYLUS MEDIALIS OS FEMUR & CONDYLUS MEDIALIS OS TIBIA F : EXTENSOR PERSENDIAN PAHA & ADDUCTOR PERSENDIAN PANGGUL SM

13 N. CUTANEUS FEMORIS CAUDALIS
N. CLUNIUM CRANIALIS N. CLUNIUM MEDIUS N. CUTANEUS FEMORIS CAUDALIS N. CLUNIUM CAUDALIS

14 LGL. SUBILIACA (PREFORMALIS)

15

16

17 LAPIS KEDUA

18 ILIACUS LATERALIS QUADRATUS FEMORIS RECTUS FEMORIS – QUADRICEPS FEMORIS VASTUS LATERALIS – QUADRICEPS FEMORIS ADDUCTOR

19 N. ISCHIADICUS : ASAL : Rm VENTRALIS N. LUMBALIS VI DAN N. SACRALIS I – II MENUJU KE CAUDOVENTRAL MELALUI FOR. ISCH. MAJOR CABANG-CABANG : Rm MUSCULARIS N. CUTANEUS SURAE PLANTARIS (POPESKO) atau N. CUTANEUS FEMORALIS CAUDALIS (GETTY) N. TIBIALIS N. PERONEUS COMMUNIS 3 4 2

20 A/V. CF. ILIACA PROFUNDA

21 LGL. POPLITEA KB/DB = 1,5 – 1,9 cm
DISTAL DARI MARGO CAUDAL M. GASTROCNEMIUS DI PROFUNDA M. BLUTEOBICEPS ET M. SEMITENDINOSUS BULUH AFFERENTS  DISTAL KAKI BELAKANG BULUH EFFERENTS  LGL. ILIACA LATERALIS ET MEDIALIS, LGL. HYPOGASTRICUS & LGL. ISCHIADICA

22 A/V. CF. FEMORIS MEDIALIS
MENEMBUS SERAT M. ADDUCTOR PROFUNDA M. GLUTEOBICEPS, M. SEMITENDINOSUS et M. SEMIMEMBRANOSUS PROXIMAL LGL. POPLITEA CABANG DARI A. FEMORALIS PROFUNDA

23 A/V. FEMORIS CAUDALIS TAMPAK DI PROXIMAL M. GASTROCNEMIUS
TERBERSIT DIANTARA CAPUT LATERAL et MEDIAL M. GASTROCNEMIUS ANAK CABANG DARI A. FEMORALIS SEBELUM MENCABANGKAN A. POPLITEA MENCABANGKAN : 1. Rm. ASCENDENS  U/ M. VASTUS LATERALIS et M. GLUTEOBICEPS 2. Rm. DESCENDENS  U/ M. GASTROCNEMIUS et M. FLEXOR DIGITORUM SUPERFISIALIS

24 A/V. CF. FEMORIS LATERALIS ANAK CABANG DARI A. FEMORALIS
KE LATERAL, TERBERSIT DI ANTARA M. VASTUS LATERALIS et M. RECTUS FEMORIS ANAK CABANG DARI A. FEMORALIS MENCABANGKAN : 1. Rm. ASCENDENS U/ M. QUADRICEPS FEMORIS, KLP OTOT GLUTEAL, M. ILIACUS, PERIOSTEUM & MENCABANGKAN A. NUTRITIA U/ OS FEMUR (KHUSUS PADA KAMBING) 2. Rm. DESCENDENS  SERING DISEBUT SEBAGAI A. FEMORALIS CRANIALIS (DITEMUKAN DIANTARA SERAT M. RECTUS FEMORIS) YANG MENSUPLAI DARAH U/ M. RECTUS FEMORIS et VASTUS MEDIALIS

25 A/V. GLUTEUS CRANIALIS CABANG DARI A. ILIACA INTERNA
KE LATERAL SETELAH MENEMBUS FORAMEN ISCHIADICA MAJOR MENSUPLAI DARAH UNTUK KELOMPOK OTOT GLUTEUS DAN M. GLUTEOBICEPS

26 A/V. GLUTEUS CAUDALIS CABANG TERAKHIR DARI A. ILIACA INTERNA
KE LATERAL SETELAH MENEMBUS FORAMEN ISCHIADICA MINOR MENSUPLAI DARAH UNTUK M. GLUTEOBICEPS, M. GAMELLUS & LGL. SACRALIS EXTERNAL

27 LAPIS KETIGA

28 M. GLUTEUS ACCESSORIUS ADA DI PROFUNDA DARI M. GLUTEUS MEDIUS
STRUKTUR OTOTNYA MEMBULAT O : OS ILIUM & TUBER COXAE I : CRISTA TROCHANTERICA

29 M. VASTUS INTERMEDIUS : BAGIAN DARI M. QUADRICEPS FEMORIS YANG MEMBUNGKUS OS FEMUR PADA SISI CRANIAL, MEDIAL DAN LATERAL LOKASINYA DI PROFUNDA OTOT-OTOT QUADRICEPS FEMORIS YANG LAIN O : DI SELURUH PERMUKAAN CORPUS OS FEMUR I : FACIES CRANIALIS OS PATELLA F : EXTENSOR SENDI LUTUT DAN TURUT MEMBENTUK KAPSUL ARTICULATIO FEMUROPATELLARIS

30 M. G E M E L L U S : DI PROFUNDA DARI M. GLUTEOBICEPS
O : VENTROLATERAL OS ISCHIUM, INCISSURA ISCHIADICA MINOR, DORSAL TUBEROSITAS ISCHIADICA I : FOSSA TROCHANTERICA F : ROTATOR OS FEMUR KE LATERAL

31 M. GLUTEUS PROFUNDUS TERLETAK DI PROFUNDA M. GLUTEUS ACCESSORIUS
O : TUBER COXAE, CORPUS OSSIS ILIUM, SPINA ISCHIADICA, LIG. SACROTUBEROSUM I : CERVIX FEMUR DAN TROCHANTER MAJOR F : ABDUCTOR PAHA DAN ROTASI KAKI BELAKANG KE MEDIAL

32

33

34 Di Pertemuan Berikutnya
Jumpa Kembali Di Pertemuan Berikutnya

35 M. ADDUCTOR VENTER TEBAL – MEMBULAT – MENGISI SISI MEDIAL OS FEMUR
DI CRANIAL M. SEMIMEMBRANOSUS O : VENTRAL OS ISCHIUM DAN PUBIS, SYMPHISIS PELVIS I : EPICONDYLUS MEDIALIS OS FEMUR F : EXTENSOR SENDI PANGGUL DAN PAHA

36 M. QUADRATUS FEMORIS LOKASI DI DORSAL M. ADDUCTOR
O : OS ISCHIUM, TEPAT DI SUDUT CAUDOLATERAL FORAMEN OBTURATOR I : CRISTA INTERTROCHANTERICA DAN TROCHANTER MINOR OS FEMUR F : EXTENSOR SENDI PAHA DAN ADDUCTOR KAKI BELAKANG

37 M. ILIACUS PROFUNDA M. GLUTEUS MEDIUS
LOKASI PADA VENTROLATERAL CORPUS OS ILIUM OTOT MEMBULAT DAN BERDAGING O : ALAE OSSIS SACRUM, FACIES VENTROLATERAL OS ILIUM, V.LUMBAL VII, LIG. SACROILIACA I : TROCHANTER MINOR OS FEMUR F : FLEXOR SENDI PAHA DAN MEROTASI OS FEMUR KE LATERAL

38 M. ILIACUS PADA DASARNYA TERBAGI MENJADI DUA CAPUT, M. ILIACUS LATERALIS ET MEDIALIS DIANTARA KEDUANYA ADA CELAH YANG TERISI OLEH M. PSOAS MAJOR BERSAMA-SAMA DENGAN M. PSOAS MAJOR DISEBUT M. ILIOPSOAS

39 Nn. CLUNIUM CRANIALIS DICABANGKAN OLEH RAMUS DORSALIS Nn. LUMBALIS I – III INERVASI UNTUK KULIT DI REGIO LUMBALIS DAN REGIO GLUTEALIS

40 M. VASTUS LATERALIS TERLETAK DI CRANIAL OS FEMUR
MEMBERI BENTUK DI DAERAH SEGITIGA FEMUR BAGIAN LATERAL DARI M. QUADRICEPS FEMORIS O : TROCHANTER MAJOR I : OS PATELLA F : EXTENSOR ARTC. GENU

41 M. Rectus Femoris Termasuk M. Quadriceps femoris yang terle-tak paling cranial Satu-satunya kelompok otot ini yang berorigo pada os coxae; pada acetabulum & facies ventralis os ilium I : basis et facies ventralis os ilium F : extensor sendi genu dan flexor sendi coxae

42 A. CIRCUMFLEXA ILIACA PROFUNDA
DICABANGKAN OLEH A. ILIACA EXTERNA DAN MERUPAKAN RAMUS CAUDAL BERJALAN KE DISTAL, SEIRING DENGAN N. CUT. FEMORALIS LATERALIS DI PERMUKAAN PROFUNDA DARI M. TENSOR FASCIA LATAE

43 N. CUTANEUS FEMORALIS LATERALIS
DICABANGKAN DARI RAMUS VENTRALIS N. LUMBALIS IV DI SUPERFISIAL, BERJALAN BERIRINGAN DENGAN A. CIRCUMFLEXA ILIACA PROFUNDA DI PROFUNDA DARI LGL SUBILIACA

44 LGL. SUBILIACA/PREFEMORALIS
∑ 1 – 2 BUAH UKURAN = 2,5 – 5,3 cm atau 0,8 – 1,1 cm LOKASI : DORSAL OS PATELLA, CRANIAL M. QUADRICEPS FEMORIS, UJUNG DISTAL M. TENSOR FASCIA LATAE BULUH AFFERENTIA DARI REGIO ABDOMEN, PELVIS, PERINEAL DAN INGUINAL BULUH EFFERENTIA MENUJU LGL. ILIACA MEDIALIS

45 Nn. CLUNIUM MEDIUS DICABANGKAN OLEH RAMUS DORSALIS Nn. SACRALIS I – III INERVASI UNTUK KULIT DI PERTENGAHAN REGIO GLUTEALIS & EKOR

46 Nn. CLUNIUM CAUDALIS DICABANGKAN OLEH N. ISCHIADICUS
INERVASI UNTUK KULIT DI CAUDOLATERAL REGIO FEMORALIS TERBERSIT KE SUPERFISIAL DI ANTARA SERAT-SERAT M. GLUTEOBICEPS

47 N. CUTANEUS FEMORIS CAUDALIS
DICABANGKAN OLEH N. ISCHIADICUS INERVASI UNTUK KULIT DI REGIO FEMORALIS TERBERSIT DIANTARA SERAT-SERAT M. BICEPS FEMORIS

48 M. TENSOR FASCIAE LATAE BERBENTUK “SEGITIGA”
CRANIOLATERAL DARI REGIO FEMORALIS O : TUBER COXAE I : FASCIA LATA & FASCIA FEMORALIS F : ABDUCTOR KAKI BELAKANG, MENENDANG, MENDORONG TUBUH KE DEPAN DAN BERDIRI PADA KAKI BELAKANG

49 M. GLUTEOBICEPS FUSI DARI M. BICEPS FEMORIS & M. GLUTEUS SUPERFISIALIS
KB/DB  CAUDAL M. GLUTEUS SUP. FUSI DENGAN M. BICEPS FEMORIS SAPI  TIDAK DAPAT DIPISAHKAN KUDA  PARS CRANIAL M. GLUTEUS SUP. FUSI DENGAN M. TENSOR FASIA LATAE ANJING  BERDIRI SENDIRI FUNGSI : ABDUCTOR DAN RETRACTOR KAKI BELAKANG, FLEXOR PERSENDIAN PINGGUL DAN MENDORONG TUBUH KE ARAH DEPAN

50 M. GLUTEUS SUPERFISIALIS
(TC – FASCIA LATA)

51 (TI – PATELLA, CRISTA TIBIALIS, TUBER CALCIS)
PARS CRANIALIS M. BICEPS FEMORIS (TI – PATELLA, CRISTA TIBIALIS, TUBER CALCIS)

52 PARS CAUDALIS M. BICEPS FEMORIS

53 TEMPAT PENYUNTIKAN INTRAMUSKULAR PADA HEWAN KECIL

54 TEMPAT PENYUNTIKAN INTRAMUSKULAR PADA HEWAN BESAR


Download ppt "EXTREMITAS CAUDALIS."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google