Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Pertemuan 2 Tipe Data Dasar Variabel dan Konstanta Dasar Pemrograman Renni Angreni, S.Kom.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Pertemuan 2 Tipe Data Dasar Variabel dan Konstanta Dasar Pemrograman Renni Angreni, S.Kom."— Transcript presentasi:

1 Pertemuan 2 Tipe Data Dasar Variabel dan Konstanta Dasar Pemrograman Renni Angreni, S.Kom.

2 Identifier (Pengenal) Pengenal adalah suatu nama yang biasa dipakai dalam pemrograman untuk menyatakan : - variabel - konstanta bernama - tipe data - fungsi - label - objek

3 Penamaan Identifier Terdiri dari satu atau beberapa karakter berupa: Huruf, Digit, Garis bawah “_” / underscore. Diawali dengan huruf / garis bawah, tidak boleh diawali dengan angka. Tidak mengandung simbol, seperti # +-*/% <>=! &| ()[]{}:., Tidak mengandung spasi. Bersifat case sensitive pada C++ Tidak berupa keywords.

4 Case Sensitive Pada C++ huruf kecil dan huruf kapital pada suatu pengenal tidak dianggap sama. Contoh : Identifier nama ≠ Nama ≠ NAMA alamat ≠ Alamat ≠ ALAMAT

5

6 Keywords Kata kunci (keywords) adalah pengenal sistem yang mempunyai makna khusus bagi kompiler. Pada C : Pada C++ : auto const double float int short struct unsigned break continue else for long signed switch void case default enum goto register sizeof typedef volatile char do extern if return static union while asm dynamic_cast namespace reinterpret_cast try bool explicit new static_cast typeid catch false operator template typename class friend private this using const_cast inline public throw virtual delete mutable protected true wchar_t cin endl INT_MIN iomanip main npos std cout include INT_MAX iostream MAX_RAND NULL string

7 Valid Identifier Disarankan agar pemberian nama pengenal menggunakan kata yang berarti dan mudah dibaca. Jika misalnya perlu untuk menggunakan identifier dengan lebih dari satu kata dapat menggunakan underscore, pemisah kata dengan huruf kapital. Contoh : untuk pengenal gaji pegawai gajipegawaigjpgw (membingungkan) gaji_pegawaigaji-pegawai (X) gajiPegawaigaji pegawai (X)

8 PengenalValidInvalid Nama orangNama nama NAMA #nama (tidak boleh menggunakan simbol #) 2nama (tidak boleh diawali dengan angka) Nama-orang (tanda hubung tidak diperkenankan) Nama orang (tidak boleh mengandung spasi) Kode barangKDbarang kode_barang Kode_brg kodeBarang $kode #kode Kode-Barang *kodebarang kode+barang %Kdbrg

9 VARIABEL Variabel digunakan dalam program untuk menyimpan suatu nilai, dan nilai yang ada padanya dapat diubah selama eksekusi program berlangsung. Hanya dapat menyimpan satu tipe data Penulisan variabel : [tipe_data] [nama_variabel] int Angka;char kode; int angka = 1;char kode = ‘A’;

10

11 TIPE DATA DASAR NameDescriptionSizeRange charCharacter or small integer.1bytesigned : -128 to 127 unsigned: 0 to 255 short int (short)Short Integer.2bytessigned: to unsigned: 0 to intInteger.4bytessigned: to unsigned: 0 to long int (long)Long integer.4bytessigned: to unsigned: 0 to bool Boolean value. It can take one of two values: true or false.1bytetrue or false floatFloating point number.4bytes 3.4x s/d 3.4x (~7 digits) double Double precision floating point number.8bytes 1.7x s/d 1.7x (~15 digits) long double Long double precision floating point number.8bytes 3.4x s/d 1.1x (~15 digits)

12 Tipe Data Bilangan Bulat Tipe data bilangan bulat terdiri dari: char, short, int dan long. Bilangan bulat tidak mengandung titik desimal (koma kalau di penulisan indonesia) Contoh deklarasi variabel : –short umur; –signed int bilangan = -35; –unsigned int angka; –unsigned long hargaBarang = ;

13 Unsigned & Signed Bilangan bulat dapat disimpan sebagai bilangan bulat bertanda (signed) atau tidak bertanda (unsigned). [signed  + dan - unsigned  + saja] Ukuran data masih sama saja, yang berbeda hanya jangkauannya. Jika tidak disebutkan, maka pengaturan defaultnya adalah signed. Misalkan untuk signed char batasnya adalah -128 sampai 127, maka unsigned char batasnya 0 sampai 255. Catatan: char lebih sering digunakan untuk huruf

14 Tipe Data Bilangan Pecahan Tipe data bilangan pecahan menggunakan float, double, dan long double. Mengandung titik desimal Nilai bilangan pecahan dapat dinyatakan dalam bentuk: atau 6.02e23 //6.02 x e-19 //1.6 x //3 Contoh : float bilAvogadro = 6.02e23; double phi = ;

15 Tipe Data Boolean Tipe data boolean adalah tipe data yang hanya dapat berisi nilai benar atau salah (True atau False). Jangkauan (nilai yang mungkin) hanya dua yaitu true atau false. Contoh : –bool jawab; –bool lulus = true; –bool tanya = false;

16 Tipe Data Char Char adalah tipe data untuk satu karakter. Karakter adalah sembarang huruf, angka, simbol, atau tanda baca tunggal. Contoh : char huruf; char huruf = ‘A’; Pendeklarasian variabel menggunakan tipe data char hanya bisa memuat satu karakter (+ karakter NULL) Bila hanya satu karakter maka pemberian nilai menggunakan tanda petik satu.

17 Sekumpulan karakter / array dari char disebut dengan string. Array bertipe char mengandung karakter NULL yang menyatakan akhir dari string. char nama[10]; merupakan string dengan panjang maksimum 9 karakter. Hal ini disebabkan karakter NULL akan ditambahkan pada akhir string. char nama[10] = “Indonesia”;

18 STRING Mendefinisikan string dalam c++ dapat menggunakan kumpulan (array) dari char. char nama_variabel [banyak karakter + 1] Atau langsung menggunakan tipe data string dalam library string. (tambahkan #include pada header). Contoh : char nama[10] = “Indonesia”; string nama = “Indonesia”;

19

20 Karakter Khusus Tanda “\” (backslash) dalam suatu string disebut dengan escape string atau escape sequence characters. Fungsinya untuk membuat karakter khusus menjadi tidak khusus, dan sebaliknya karakter tidak khusus menjadi karakter khusus. Contoh escape sequence antara lain:  \b  backspace  \n  newline  \r  carriage return  \\  karakter “\”  \t  horizontal tab  \”  tanda petik dua  \’  tanda petik satu  \?  tanda tanya

21 Menentukan Tipe Variabel Jika variabel digunakan untuk menyimpan data bilangan bulat, maka pilihannya adalah tipe data bilangan bulat (seperti short, int, long). Jika variabel hendak dipakai untuk menampung data bilangan pecahan, maka variabel harus didefinisikan bertipe data bilangan pecahan (seperti float, double).

22 short atau int ? Penentuannya didasarkan oleh kemungkinan besarnya nilai yang akan ditampung variabel. Misalkan dipastikan nilai yang akan ditampung tidak akan melebihi 32767, dan juga tidak kurang dari Maka pilihannya adalah tipe short. Pemrosesan aritmatika yang menggunakan tipe short akan lebih cepat dibandingkan tipe int.

23 Jika suatu variabel diisi dengan nilai di luar jangkauannya, maka nilai yang tersimpan akan diubah sesuai jangkauannya. Misalkan variabel bertipe signed short diberikan nilai 32768, maka yang akan tersimpan adalah Sebab nilai positif terbesar pada tipe short adalah Jika nilai yang diberikan lebih besar daripada batasnya, maka nilai tersebut akan kembali ke batas terkecilnya. Pada unsigned short, nilai akan menjadi 4 karena batasnya adalah  0;  1;  2;  3;

24 KONSTANTA Konstanta digunakan dalam program untuk mendefinisikan / menyimpan suatu nilai yang sudah tetap, dan nilai yang ada padanya tidak diubah selama eksekusi program berlangsung. Penulisan konstanta : const [tipe_data] [nama_variabel] = nilai; const float phi = 3.14; const int a = 100;

25 1.Tentukan apakah identifier di bawah ini valid atau tidak : avanZA from-to $camry v10s _avaloN Roger7 Good/bad 4ever NiCknAMe% A Valid One Valid? (yes) namaKecilPanggil an netto|bruto PT-1 #brg Nama Barang 2semester jaWab4n Per?an hargaBarang

26 2.Buatlah program seperti tampilan di bawah ini dengan menggunakan variabel bertipe data yang sesuai atau konstanta bernama.

27 Dasar Pemrograman Renni Angreni, S.Kom.


Download ppt "Pertemuan 2 Tipe Data Dasar Variabel dan Konstanta Dasar Pemrograman Renni Angreni, S.Kom."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google