Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

SISTEM MENANGKAP PENGETAHUAN. PENDAHULUAN Sistem menangkap pengetahuan dirancang untuk membantu mendapatkan dan menyimpan pengetahuan, baik tacit maupun.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "SISTEM MENANGKAP PENGETAHUAN. PENDAHULUAN Sistem menangkap pengetahuan dirancang untuk membantu mendapatkan dan menyimpan pengetahuan, baik tacit maupun."— Transcript presentasi:

1 SISTEM MENANGKAP PENGETAHUAN

2 PENDAHULUAN Sistem menangkap pengetahuan dirancang untuk membantu mendapatkan dan menyimpan pengetahuan, baik tacit maupun eksplisit, sehingga pengetahuan itu dapat dibagi dan digunakan yang lain. Sistem menangkap pengetahuan mengandalkan mekanisme dan teknologi yang mendukung eksternalisasi dan internalisasi. Contoh mekanisme eksternalisasi : membuat model atau prototypes dan bercerita (the articulation of stories) Contoh teknologi mendukung eksternalisasi : teknologi kecerdasan seperti sistem pakar dan case-based reasoning system. Contoh mekanisme internalisasi : learning by observation dan face-to- face meeting Contoh teknologi mendukung internalisasi : computer-based communication dan computer-based simulation

3 MEKANISME UNTUK MENANGKAP PENGETAHUAN Mekanisme untuk menangkap pengetahuan : menggunakan organizational stories (cerita organisasi). Pengertian organizational stories (cerita organisasi) : Narasi detail mengenai tindakan manajemen di masa lalu, interaksi karyawan atau kejadian-kejadian di dalam atau di luar organisasi yang dikomunikasikan secara informal di dalam organisasi (Swap et. al. 2001) Contoh : Perusahaan 3M menggunakan mekanisme cerita sebagai bagian dari business planning untuk menentukan tahapan-tahapan business, mencari penyelesaian dan keputusan atas konflik dan tantangan yang dihadapi perusahaan serta membangun gairah dan komitmen semua anggota organisasi.

4 MEKANISME UNTUK MENANGKAP PENGETAHUAN Cerita organisasi (organizational stories) berasal dari dalam organisasi dan menggambarkan norma, nilai dan budaya organisasi. Cerita adalah mekanisme ideal untuk menangkap pengetahuan tacit karena cerita membuat informasi lebih jelas, menghibur dan berkenaan dengan pengalaman pribadi serta memiliki detail kontekstual di dalamnya. Menurut Phoel (2006), berikut 8 langkah agar berhasil dalam organizational storytelling : 1.Memiliki tujuan yang jelas. 2.Menentukan dan memberikan contoh perubahan yang berhasil dilakukan. 3.Menceritakan kebenaran. 4.Katakan siapa, apa dan kapan. 5.Ringkas detail 6.Garisbawahi biaya yang ditanggung karena kegagalan. 7.Akhiri dengan catatan positif. 8.Ajak audiens anda untuk bermimpi.

5 MERANCANG SISTEM MENANGKAP PENGETAHUAN Teknologi untuk menangkap pengetahuan pakar (expert) yaitu : 1.Sistem pertama dengan menggunakan peta konsep sebagai tool permodelan pengetahuan (cocok untuk mendukung pendidikan). 2.Sistem kedua dengan menggunakan context-based reasoning (CxBR) untuk mensimulasi tingkah laku manusia (cocok untuk menangkap pengetahuan taktis/pengetahuan yang berkenaan dengan posisi organisasi dalam jangka pendek.

6 PETA KONSEP Peta konsep, dikembangkan oleh Novak (Novak 1998; Novak dan Canas 2008; Novak dan Gowin 1984), bertujuan untuk merepresentasikan pengetahuan melalui konsep yang digambarkan dalam lingkaran atau kotak, yang dihubungkan melalui garis terhubung atau proposisi.

7 CONTOH PETA KONSEP

8 SISTEM MENANGKAP PENGETAHUAN BERDASARKAN PETA KONSEP Tujuan CmapTools/ browser berdasarkan peta konsep adalah untuk menangkap pengetahuan pakar (expert). CmapTools menyediakan aplikasi praktis yang menggunakan peta konsep untuk menangkap dan membakukan pengetahuan dalam bentuk model representasi pengetahuan yang dapat dilihat dan dibagi melalui internet.

9 Sistem Menangkap Pengetahuan Berdasarkan Context-based Reasoning Sistem yang kedua ini digunakan untuk menangkap pengetahuan taktis yang bersifat jangka pendek dalam organisasi Pengetahuan taktis berkenaan dengan kemampuan manusia yang berkaitan dengan keahlian dalam menilai situasi yang dihadapi, diantara banyak sekali masukan dapat memilih mana perencanaan yang terbaik dan melaksanakannya. Context-based Reasoning (CxBR) membantu memodelkan tingkah laku (taktis) manusia. Tingkah laku taktis (tactical behavior) : proses dinamis dan berkelanjutan dalam pengambilan keputusan oleh suatu agen (e.g : manusia) yang berinteraksi dengan lingkungannya yang berusaha menjalankan suatu misi/tugas dalam lingkungan tsb. (Gonzalez et. Aal. 1998, 2002, 2008). Dalam hal ini pengetahuan taktis berkenaan dengan penilaian situasi saat ini, memilih suatu perencanaan terhadap kondisi saat ini dan menjalankan perencanaan tsb.

10 Sistem Menangkap Pengetahuan Berdasarkan Context-based Reasoning Contoh sistem menangkap pengetahuan berdasarkan context- based reasoning yaitu CITKA (context-based intelligent tactical knowledge acquisition), yang menggunakan knowledge base (ada 2 jenis knowledge base yaitu fakta/ situasi atau teori dan heuristics atau rule-rule) untuk menyusun query kecerdasan yang digunakan untuk menangkap pengetahuan taktis pakar (expert).

11 SOAL REVIEW 1.Jelaskan yang dimaksud dengan peta konsep! 2.Jelaskan yang dimaksud dengan context-based reasoning! 3.Jelaskan perbedaan domain yang cocok menggunakan peta konsep dengan yang cocok dengan menggunakan context- based reasoning! 4.Buatlah suatu peta konsep berdasarkan domain sampel yang Anda kuasai!


Download ppt "SISTEM MENANGKAP PENGETAHUAN. PENDAHULUAN Sistem menangkap pengetahuan dirancang untuk membantu mendapatkan dan menyimpan pengetahuan, baik tacit maupun."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google