Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PROBLEMATIK & TEORI KEADILAN Bacaan yang dianjurkan : The Liang Gie, 1982, Teori-teori Keadilan, Penerbit Supersukses, Yogyakarta.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PROBLEMATIK & TEORI KEADILAN Bacaan yang dianjurkan : The Liang Gie, 1982, Teori-teori Keadilan, Penerbit Supersukses, Yogyakarta."— Transcript presentasi:

1 PROBLEMATIK & TEORI KEADILAN Bacaan yang dianjurkan : The Liang Gie, 1982, Teori-teori Keadilan, Penerbit Supersukses, Yogyakarta

2 CONTOH KASUS Tugas : Bagilah martabak ini untuk 4 orang benar-benar secara adil ! Bagilah martabak ini untuk 4 orang benar-benar secara adil ! Atas argumen/ pertimbangan apa anda membaginya? Atas argumen/ pertimbangan apa anda membaginya? Anggap saja ini martabak gosong he…

3 RENUNGAN Apakah adil itu? Bagaimana kriteria suatu tindakan dianggap adil? Apakah adil itu? Bagaimana kriteria suatu tindakan dianggap adil?  pengertian adil  pengertian adil Bagaimana perkembangan pemikiran umat manusia tentang makna keadilan? Bagaimana perkembangan pemikiran umat manusia tentang makna keadilan?  teori-teori keadilan  teori-teori keadilan

4 APA ARTI ADIL ITU? 1. Arti secara etimologis Adil (bhs Indonesia) = justice (Inggris) = justitia  berasal dari kata jus (hukum atau hak). Adil (bhs Indonesia) = justice (Inggris) = justitia  berasal dari kata jus (hukum atau hak). Makna lain dalam konteks ini, adil : Makna lain dalam konteks ini, adil : Sikap tak memihak (impartiality) Sikap tak memihak (impartiality) Persamaan dalam perlakuan (equality of treatment) Persamaan dalam perlakuan (equality of treatment) Jadi adil = impartiality & equality Jadi adil = impartiality & equality

5 KRITERIA PERBUATAN DIKATAKAN ADIL sah menurut hukum (lawful) sah menurut hukum (lawful) tak memihak (impartial) tak memihak (impartial) Persamaan hak (equal) Persamaan hak (equal) layak (fair) layak (fair) wajar secara moral (equitable) wajar secara moral (equitable) benar secara moral (righteous) benar secara moral (righteous)

6 TEORI-TEORI KEADILAN 1. Teori Keadilan Klasik 2. Teori Keadilan Abad Pertengahan 3. Teori Keadilan Modern 4. Teori Keadilan Kontemporer

7 1. TEORI KEADILAN KLASIK a. Teori Keadilan Plato Keadilan = kebajikan tertinggi dari negara yang baik Keadilan = kebajikan tertinggi dari negara yang baik Orang yang adil = orang yang mengendalikan diri yang perasaan hatinya dikendalikan oleh akal. Orang yang adil = orang yang mengendalikan diri yang perasaan hatinya dikendalikan oleh akal. Keadilan dan hukum merupakan substansi rohani umum masyarakat yang membuat dan menjaga kesatuanya. Keadilan dan hukum merupakan substansi rohani umum masyarakat yang membuat dan menjaga kesatuanya. Dua jenis keadilan : 1. keadilan moral, dasarnya harmoni Masyarakat adil  setiap orang mendapatkan haknya, sesuai kedudukan, fungsi dan kemampuannya. Masyarakat adil  setiap orang mendapatkan haknya, sesuai kedudukan, fungsi dan kemampuannya. 2. keadilan hukum/prosedural pendukung/sarana keadilan moral pendukung/sarana keadilan moral (Teori Plato ini sangat berpengaruh di dunia Barat hingga sekarang)

8 b. Teori Keadilan Aristoteles Keadilan = kelayakan dalam tindakan man Keadilan = kelayakan dalam tindakan man Kelayakan = titik tengah dari kedua ujung ekstrem Kelayakan = titik tengah dari kedua ujung ekstrem Tiga teori Keadilan Aristoteles 1. Teori Keadilan distributif prinsip proporsional prinsip proporsional prinsip persamaan prinsip persamaan 2. Teori Keadilan Perbaikan (remedial justice) Perbaikan terhadap kesalahan Perbaikan terhadap kesalahan Ganti rugi kepada korban Ganti rugi kepada korban Hukuman kepada pelaku Hukuman kepada pelaku 3. Keadilan niaga (commercial justice) = keadilan komutatif -> timbal balik

9 2. TEORI KEADILAN ABAD PERTENGAHAN Ahli hukum Romawi menganut paham Stoa (dari Yunani) Ahli hukum Romawi menganut paham Stoa (dari Yunani) Membedakan secara tegas Membedakan secara tegas hukum alamiah hukum alamiah hukum manusiawi hukum manusiawi Teori Keadilan yang bercorak teologis Teori Keadilan yang bercorak teologis Augustinus ( ) Augustinus ( ) Thomas Aquinas (1225 – 1274) Thomas Aquinas (1225 – 1274)

10 a. Augustinus Keadilan = asas ketertiban yang muncul dalam perdamaian Keadilan = asas ketertiban yang muncul dalam perdamaian Perdamaian = ikatan yang semua orang menginginkannya dalam pergaulan Perdamaian = ikatan yang semua orang menginginkannya dalam pergaulan Keadilan hanya dapat terlaksana dalam Kerajaan Tuhan Keadilan hanya dapat terlaksana dalam Kerajaan Tuhan Perwujudan kerajaan Tuhan di bumi adalah gereja Perwujudan kerajaan Tuhan di bumi adalah gereja

11 b. Thomas Aquinas Keadilan dibedakan menjadi Keadilan ilahi Keadilan ilahi Keadilan manusiawi Keadilan manusiawi Empat syarat pokok hukum manusiawi 1. Rasional 2. Berkaitan dengan kebaikan umum 3. Pembuatannya oleh pihak yang mewakili masyarakat 4. pengundangan

12 3. TEORI KEADILAN MODERN a. Teori Keadilan Thomas Hobbes Corak empirik, materialistik, mekanistik dan individualistik Corak empirik, materialistik, mekanistik dan individualistik Tidak ada keadilan alamiah yang lebih tinggi dari hukum positif Tidak ada keadilan alamiah yang lebih tinggi dari hukum positif Keadilan = keterikatan pada perjanjian (yang diwujudkan dalam negara). Keadilan = keterikatan pada perjanjian (yang diwujudkan dalam negara). Tidak adil = pelanggaran terhadap perjanjian Tidak adil = pelanggaran terhadap perjanjian

13 b. Teori Keadilan Aliran Liberalisme keadilan = ketertiban rasional, keadilan = ketertiban rasional, (yang di dalamnya hukum alamiah ditaati dan sifat dasar manusia diwujudkan) (yang di dalamnya hukum alamiah ditaati dan sifat dasar manusia diwujudkan) “orang adil bukanlah orang yang tidak melakukan kesalahan, melainkan seseorang yang walaupun boleh melakukan kesalahan tidak mau berbuat demikian...” “orang adil bukanlah orang yang tidak melakukan kesalahan, melainkan seseorang yang walaupun boleh melakukan kesalahan tidak mau berbuat demikian...”

14 d. Teori Keadilan Aliran Utilitarianisme Tokoh : Jeremy Bentham ( ) & J.S. Mill. Tokoh : Jeremy Bentham ( ) & J.S. Mill. Adil = membawa manfaat bagi kepentingan manusia sebanyak-banyaknya Adil = membawa manfaat bagi kepentingan manusia sebanyak-banyaknya e. Teori keadilan Immanuel Kant ( ) Keadilan moral --> internal manusia Keadilan moral --> internal manusia Keadilan hukum --> negara Keadilan hukum --> negara

15 4. TEORI KEADILAN KONTEMPORER a.Teori Keadilan H.L.A. Hart (1907) ide keadilan  2 unsur asas formal (tetap) = asas formal (tetap) = “memperlakukan kasus yang sama secara sama dan memperlakukan kasus yang berbeda secara berbeda” Asas yang berubah-ubah = Asas yang berubah-ubah = ukuran kasus dikatakan sama dan dikatakan berbeda itu apa? tergantung pada faktor yang bukan hukum.

16 b. Teori Keadilan John Rawls Mengembangkan tata cara untuk menghasilkan asas keadilan Mengembangkan tata cara untuk menghasilkan asas keadilan Asas keadilan ditentukan melalui proses perjanjian, yang memperhatikan Asas keadilan ditentukan melalui proses perjanjian, yang memperhatikan Kerjasama manusia Kerjasama manusia Moralitas yang minimal Moralitas yang minimal Rasa keadilan Rasa keadilan Pilihan rasional Pilihan rasional Primary goods (hal utama yang diinginkan setiap orang) Primary goods (hal utama yang diinginkan setiap orang)

17 Dua asas keadilan John Rawls 1. Setiap orang hendaknya memiliki suatu hak yang sama atas sistem menyeluruh yang terluas mengenai kebebasan dasar 2. Perbedaan sosial dan ekonomi hendaknya diatur sedemikianrupa sehingga : Memberi manfaat yang terbesar bagi mereka yang berkedudukan paling tidak menguntungkan Memberi manfaat yang terbesar bagi mereka yang berkedudukan paling tidak menguntungkan Bertalian dengan jabatan dan kedudukan yang terbuka bagi semua orang berdasarkan persamaan kesempatan yang layak. Bertalian dengan jabatan dan kedudukan yang terbuka bagi semua orang berdasarkan persamaan kesempatan yang layak.

18 c. Teori Historis tentang Pemilikan Hak Tokoh ; Nozick Tokoh ; Nozick “Aturan atau ukuran umum” “Aturan atau ukuran umum” Asas keadilan asas historis = keadaan masa lampau dapat menciptakan kepemilikan yang berbeda asas historis = keadaan masa lampau dapat menciptakan kepemilikan yang berbeda asas non historis asas non historis Kepemilikan = 1. Asas terpolakan Distribusi kemanfaatan yang sudah ditentukan secara pasti  ini tidak adil, karena pelanggaran terhadap kebebasan seseorang. 2. Asas tak terpolakan “orang berhak atas sesuatu kalau ia memperolehnya tanpa memperburuk situasi orang lain...”


Download ppt "PROBLEMATIK & TEORI KEADILAN Bacaan yang dianjurkan : The Liang Gie, 1982, Teori-teori Keadilan, Penerbit Supersukses, Yogyakarta."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google