Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

ANDA GENERUS ISLAM? BERWIRAUSAHALAH!!!.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "ANDA GENERUS ISLAM? BERWIRAUSAHALAH!!!."— Transcript presentasi:

1 ANDA GENERUS ISLAM? BERWIRAUSAHALAH!!!

2 ANDA MAU NGAPAIN SETELAH LULUS KULIAH?
Mencari Pekerjaan (Menjadi Pegawai)? Menjadi Wirausahawan? Menjadi Karyawan sambil berwirausaha?

3 KRITIK TERHADAP SISTEM PENDIDIKAN (USA)
Max Gunther (1970-an): Pendidikan hanya melahirkan lulusan “sanglaritis” (mental buruh) Robert T. Kiosaki: Pendidikan hanya cocok untuk profesi-profesi tradisional Robert T. Kiosaki: “Alasan utama orang bersusah payah secara finansial adalah karena mereka menghabiskan waktu bertahun-tahun di sekolah, tetapi tidak belajar apapun tentang uang. Hasilnya adalah bahwa orang belajar untuk mencari uang…tetapi tidak pernah belajar agar uang bekerja untuk mereka”. Robert T. Kiosaki: Salah satu alasan yang kaya semakin kaya, yang miskin semakin miskin dan kelas menengah terjerat hutang adalah karena masalah uang diajarkan dirumah dan tidak disekolah

4 KENAPA BERWIRAUSAHA? (1)
Penduduk dunia pada tahun 2020 akan menjadi 8 Milyar. Penganggur Bertambah Terus, sementara itu pertumbuhan lapangan kerja tidak significant Pengangguran di Indonesia tahun 2005 sebesar 12 juta (10% sarjana) “…Saat ini jumlah penganggur sudah mencapai 45,2 juta. Dari jumlah tersebut, sekitar orang penganggur terdidik lulusan perguruan tinggi…” (www.mail-archive.com/msg00090.html) “…dari jumlah penganggur terbuka, 65,71% boleh dikatakan penganggur terdidik yang berpendidikan…” (www.jurnalindonesia.com/current/04tinjaukhusus1.htm) “…tidak kurang dari penganggur lulusan sarjana setiap tahunya…” (www.pdk.go.id/serba_serbi/renstra/bab-II.htm) Penciptaan lapangan kerja merupakan masalah yang sungguh sangat mengerikan. Fakta: Privatisasi terjadi dimana-mana, di sektor swasta terjadi merger, akuisisi, restrukturisasi, rasionalisasi sering mengakibatkan PHK masal.. Belum lagi munculnya ACFTA. Oleh sebab itu masing-masing induvidu masyarakat harus bertanggung jawab pada dirinya masing-masing

5 KENAPA BERWIRAUSAHA? (2)
Trend dunia 1000 tahun terakhir: Tahun 1000 kekuasaan ada di tangan roahiniawan, yang kebetulan kelompok orang yang mampu baca dan tulis Th 1455 ditemukan mesin cetak, memungkinkan pengetahuan disebarkan pada lebih banyak orang, maka kekuasaan berpindah dari agama ke politik Th 1555 politisi mulai lebih berkuasa dan untuk mempertahankan kekuasaanya menciptakan birokrasi Th 1970 penemuan micro chip memungkinkan informasi bisa lebih tersebar pada kelompok orang yang lebih besar lagi, kekuasaan bergeser dari politik ke ekonomi Th 1995 ekonomi menjadi sangat penting sehingga banyak pemimpin jatuh karenanya Th 2020 diprediksi keseimbangan kekuasaan birokrasi bergeser kepada kewirausahaan. Bill Gates diprediksi akan sangat berkuasa. Masalahnya kita akankah hanya sekedar menjadi penonton dan akhirnya menyesali keadaan atau bahkan tampil ikut menentukan arah ekonomi. Ijtihad UB “on the right track”!!!

6 KENAPA BERWIRAUSAHA? (3)
“UKM (Usaha kecil dan menengah) di Indonesia mencapai 99,99% dari total tenaga kerja produktif, serta memberi kontribusi GDP sebesar 59%” (www.smecenter.com/ccom/news/news htm) Di puncak krisis , sumbangan UKM terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai 60% lebih (Data Kementerian Koperasi dan UKM) Desentralisasi mengakibatkan muncul raja-raja kecil di tingkat daerah, dan mereka sering salah faham dalam membaca sebuah kebijakan. Policy “Zero Growth” oleh pemerintah dibidang kepegawaian PBB: Negara akan mampu membangun bila memiliki pengusaha minimal 2% dari jumlah penduduk. Jepang maju sebab memiliki 2% pengusaha menengah dan 20% pengusaha kecil Sejak PD2 – 1988 dosen dan alumni M.I.T telah mendirikan 636 perusahaan, membuka lapangan pekerjaan dan total penghasilan 10 billion dollar (Indonesia baru menyadari awal 90-an, dan UPI memulai semester 1 tahun ajaran 2006) Enterpreneur are not born-they develop (Hisrich-Peters, 1995:13)

7 KENAPA BERWIRAUSAHA? (4)
Di Perguruan Tinggi (bahkan sejak TK) mahasiswa tidak pernah diajarkan mencari uang, sementara begitu lulus dihadapkan pada masalah harus mencari uang dan mengelolannya. Ijazah ataupun ketrampilan yang hebat bukanlah TIKET MASUK untuk menjadi PEGAWAI/KARYAWAN. Pertumbuhan pencari kerja tiap hari terus bertambah, sedangkan lapangan pekerjaan justru semakin langka dan jauh dari memadahi (Baru-baru ini PT. Trans Corps mencari 500 pegawai sementara yang mengikuti test orang). Belum lagi persaingan dari pekerja yang dirumahkan atau PHK (seperti PT. DI dll), masih maraknya Kolusi Korupsi Nepotisme (KKN) dll. Oleh sebab itu SELALU MELIHAT PELUANG LAIN merupakan suatu keharusan! Tidak ada pekerjaan di dunia ini yang secure sepenuhnya. Berdasarkan sebuah survey yang dilakukan oleh “Gallup International and Joshua Research Consultants in Singapore” menyimpulkan bahwa “62 percent of Singaporeans have enough savings to only tide through 3 months without a job”. Hal ini mudah dimengerti sebab memang tidak ada pekerjaan yang “completely secure”, tidak ada industri ataupun profesi yang menjamin untuk “exist forever”, oleh sebab itu persiapan untuk menghadapi berbagai kemungkinan buruk sangat diperlukan bagi semua orang.

8 KENAPA BERWIRAUSAHA? (5)
Sehebat apapun posisi seseorang paling banter hanya selama orang tersebut menjabat, padahal setelah jabatan itu tiada (apalagi jika pensiun), penghasilan turun drastis, sementara itu gaya hidup tentulah sangat sulit untuk diubah ditambah lagi yang biasanya dihormati banyak orang, menjadi seolah-olah tidak berharga bagi masyarakat. Akibatnya stress dan mengalami apa yang disebut “post power sindrome”. Andaikata jabatan sudah tidak ada dan bahkan pensiun, sementara income tetap terjamin, maka “post power sindrome” bisa diatasi. Biasanya kelompok masyarakat (sekelas direktur, ketua lembaga atau setingkat dengan itu) disebut sebagai kelompok mapan, sebab memiliki penghasilan yang cukup. Kebanyakan orang mengira bahwa kesejahteraan adalah identik dengan “banyaknya uang”. Jika hal itu dianggap sebagai sebuah kebenaran (meskipun semu), maka pendapat Robert Kiyosaki (a best selling author and multi-millionaire ) yang mendefinisikan bahwa kesejahteraan adalah ‘The Number of days you can survive forward if you stop working tomorrow’, sangat perlu diperhatikan. Perhatikan ungkapan Ong Hock Siew (Mantan Chief Executive Perbankan Malaysia Ternama) “ …saya heran bagaimana saya bisa memiliki sedikit sekali materi ketika saya berada di posisi puncak karier saya”.

9 KENAPA BERWIRAUSAHA? (6)
Sehebat apapun anda, sungguh tidak mudah (bahkan mustahil) mewariskan seluruh kehebatan anda ke keluarga/generasi anda Kemapanan seringkali mengakibatkan kesombongan dan kebutaan terhadap peluang yang bagus. Perhatikan ungkapan Ong Hock Siew (Mantan Chief Executive Perbankan Malaysia Ternama) “ …saya menyadari bahwa selama ini saya telah dibutakan dari suatu bisnis yang luar biasa”.

10 KENAPA BERWIRAUSAHA? (6)
Kualifikasi seseorang sering justru membatasi daripada membebaskan. Kaum profesional bisa mendapatkan gaji yang lebih rendah akibat globalisasi, sebab buruh dari negara-negara tetangga yang “lapar”, mau bekerja dengan jam kerja lebih lama dan gaji lebih rendah. Jaman dulu kita pergi kesekolah kemudian bekerja, sedangkan di era new economy saat ini kita “to work, we must continue to learn”, sebab dalam era “ekonomi baru” ini perubahan menjadi lebih besar dan lebih cepat, oleh sebab itu belajar (melihat berbagai peluang) menjadi semakin penting. “Experts are saying that learning is the only absolute advantage. Not only for companies but also for each and every one of us”. Banyak orang yang ingin mengembangkan bisnisnya secara mandiri baik secara parttime ataupun fulltime sebab: Many people are beginning to realize there is no complete security in their jobs. They need to prepare for the worst that could happen… downsizing, rightsizing, retrenchment, forced retirement, overstressed jobs, office ‘politicking’ etc. Oleh sebab itu Home Based Business… are these trends important? (“Yes”) Shouldn’t we ride on all these trends? (“Yes”). Kapan dong? Right… (“now”).

11 Took 25 years to earn US$1,000,000,000 Henry Ford To Earn US$1,000,000
Henry Ford took 25 years to be a billionaire. Henry Ford

12 Bill Gates Took 12 years to earn US$ 1,000,000,000

13 Jeff Bezos, founder of Amazon.com took 3 years.
Richard Li, son of Hong Kong ‘Superman’, Mr. Li Ka Shing took only 18 months. Shouldn’t we capitalize on this opportunity to maximize our wealth? (“Yes”). Took 3 years to earn US$ 1,000,000,000

14 100,000 /day Personalized Websites Source: IBM Research Website
The second trend is the need for websites. They say that every one of us should have a website. In USA, even dogs have their own websites. In future, they say that before a child completes primary school, he or she must know how to design, develop and own a website. It will be a part of their lives just like identification cards. The number of websites on the Internet is growing by the day. Source: IBM Research

15 People are Key Website Growth Networking
There are many advertising and promotion channels for websites, the best of which is through…. (“Friends”). Word-of-mouth or what some people called ‘Networking’. Networking is something we do throughout our lives. For example, how many of you have seen a good movie and recommended it to your friend? Please raise your hands. How many of you have eaten in a good restaurant and told others about it? Most of us have been involved in networking. Were you paid for it? (“No”) Shouldn’t you be paid for it ? (Yes).

16 Peter Drucker E-Learning Forbes Global - May 15 2000
Webucation The third great trend is Web education or e-learning. You would agree that learning is important, wouldn’t you? Yes? (“Yes”). How many of you have heard about this man, Peter Drucker, say ‘I’? (“I”). Peter Drucker is widely considered as the Father of Modern Management. Recently, he came out of retirement and commented, “Webucation is the next great growth opportunity.” In the same article, the reporter wrote, “Smart investors are betting big bucks that Peter Drucker is right about the brilliant future of online education.” Why? In the past, we go to school, learn a trade and then, go out to work. In the new economy; to work, we must continue to learn. How many of you know we are living in the new economy? Please raise your hands! How many of you are still living in the old economy? In the new economy, changes become greater and faster than before. Therefore, learning becomes more important, doesn’t it? (“Yes”). Experts are saying that learning is the only absolute advantage. Not only for companies but also for each and every one of us. We have one challenge. None of us have all the time to sit in a room like this to learn. In the past, we need to go to school. Today, we must bring the ‘school’ to …. Everybody say ‘me’ (“me”). We must bring the ‘school’ to … (“me”). How can you do that except with the … everybody say ‘Internet’ (“Internet”). ‘Smart Investors are betting big bucks that Peter Drucker is right about the brilliant future of online adult education’ Forbes Global - May

17 “Prestigious business schools are coming under the threat
USA Today- 13th June 2000 Business Schools… In a Straits Time article, a Harvard Management guru said that even prestigious business schools are coming under threat by e-learning. According to the Professor, Harvard Business School is the next likely victim… I’m not too sure if this professor is still working in the University. Please take note of the tremendous market for e-learning. It is projected to grow from US$4 billion to US$15 billion worldwide. Education, by the way, is one of the largest and most lucrative markets in the world today. Shouldn’t you capitalise on it? (“Yes”). “Prestigious business schools are coming under the threat of being put out of business by new trends of e-learning Havard Business School is the next likely victim…. The E-Learning market will grow from US$4 billion to US$15 billion worldwide.

18 LIHAT CLIP FILM BERIKUT

19 KENAPA BERWIRAUSAHA? (7)
Biasanya semakin tinggi pangkat/kedudukan seseorang, juga semakin tinggi income, semakin tinggi tanggung jawab, semakin tidak memiliki waktu, semakin terbatas ruang geraknya, semakin memiliki problem kesehatan dan juga sosial, maka jika ada profesi yang semakin tinggi income, semakin ringan tanggung jawabnya, semakin memiliki waktu dan semakin sedikit problem kesehatan serta sosial lainnya, tentulah menjadi alternatif yang sangat menarik Bagaimanapun “multiple source income” tetap lebih baik daripada “single source income”. Wirausahaan terbiasa dengan “Jatuh Bangun”, sedangkan karyawan terbiasa dengan “Zona kenyamanan semu” sehingga pada gilirannya “Jatuh, sangat sulit untuk bangun”

20 DALIL-DALIL يَاأَيُّهَاالَّذِيْنَ أَمَنُوااتَّقُواللهَ وَالْتَنْظُرْنَفْسٌ مَّاقَدَّمَتْ لِغَدٍ..الأية Wahai orang-orang beriman, bertakwalah kalian kepada Alloh dan hendaklah setiap diri mempersiapkan pada apa-apa yang terjadi esok. (QS. Al-Hasyr : 18) إِنَّكَ أَنْ تَتْرُكَ وَرَثَتَكَ أَغْنِيَاءَ خَيْرٌلَهُمْ مِنْ أَنْ تَتْرُكَهُمْ عَالَةً يَتَكَفَّفُوْنَ النَّاسَ Sesungguhnya lebih baik bagi kamu jika meninggalkan ahli warismu dalam keadaan kaya daripada meninggalkan mereka dalam keadaan melarat dan meminta-minta pada manusia. (HR. Nasa’I dari Sa’ad)

21 DALIL-DALIL Sungguh seandainya salah seorang di antara kalian mengambil beberapa utas tali, kemudian pergi ke gunung kemudian kembali memikul seikat kayu bakar dan menjualnya, kemudian dengan hasil itu Allah mencukupkan kebutuhan hidupmu, itu lebih baik daripada meminta-minta kepada sesama manusia, baik mereka memberi maupun tidak”. (Imam Bukhari) Pernah Rasulullah ditanya oleh sahabat, ”Pekerjaan apa yang paling baik wahai Rasulullah?, Rasulullah menjawab, seorang bekerja dengan tangannya sendiri dan setiap jual beli yang bersih”. (HR. Al-Bazzar dan Ahmad) “Aku yang ketiga (bersama) dua orang yang berserikat dalam usaha (dagang) selama yang seorang tidak berkhianat (curang) kepada yang lainnya. Apabila berlaku curang, maka Aku keluar dari mereka.” (HR. Abu Dawud)

22 DALIL-DALIL Dalam Sebuah hadits, Nabi Muhammad Saw, menempatkan dan mensejajarkan para pedagang bersama para Nabi, Syuhada dan Sholihin (Hadits riwayat Tarmizi). ”Sesungguhnya sebaik-baik usaha adalah usaha perdagangan (H.R.Baihaqi dan dikeluarkan oleh As-Ashbahani). ”Hendaklah kamu berdagang, karena di dalamnya terdapat 90 % pintu rezeki (H.R.Ahmad).

23 QS Annisaa (4) ayat 9 “Dan hendaklah takut kepada Allah, orang- orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah yang mereka khawatirkan terhadap kesejahteraan mereka. Oleh karena itu, hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar”.

24 ANDA GENERASI ISLAM? Berwirausahalah sejak semuda mungkin
Kaya dan barokahlah sejak sedini mungkin Mari buat gerakan “Berwirausaha, Kaya, Bahagia, Sejahtera, Barokah” sejak semuda mungkin!!!

25

26

27

28

29

30

31 WIRAUSAHA? GUNAKAN OTAK KANAN!
Pendidikan di Indonesia (Bahkan dunia) terlalu menekankan otak kiri (rasional, logis, lupus/linear, teratur) daripada otak kanan (tidak logis, loncat2, kreatif dll) Untuk menjadi pengusaha diperlukan otak kanan, maka jarang orang indonesia yang sukses jadi pengusaha. Terlalu ngitung2 dan akibatnya takut sendiri dengan hitungannya. Belum buka usaha sudah dihitung-hitung, balik modalnya kapan (Berangkat saja belum sudah mikir baliknya!) Sekolah tidak boleh nyontek, dalam bisnis justru nyontek itu bagus. Umumnya anak-anak yang bodo itu kreatif. Gambar pemandangan selalu gunung dan selalu dua, ada matahari, ada jalan. Apa karena lihat gunungnya buguru? Ibu kepasar membeli sayuran (bukan menjual) Tangan kanan perpanjangan dari otak kiri, dan tangan kiri perpanjangan otak kanan. Tangan orang indonesia hanya kanan, orang barat kebanyakan keduanya aktif. Kalau otak kanan bisa, kirinya pasti bisa. Potenti otak kanan diangkat, kiri pasti juga terangkat. Pacaran pakai otak kiri ”Dik boleh saya cium, pegang paha, dada ....” si cewek langsung tempeleng cowoknya ”kok ngak action2”. Maka kalau pacaran pakai otak kiri, rugi! Tidak action!

32 POLA FIKIR YANG MUTLAK DIRUBAH
Berwirausaha, berarti tidak memiliki masa depan yang pasti (Zona Nyaman semu sebagai Karyawan) Cinta uang adalah akar segala kejahatan (dirubah: kekurangan uang adalah akar segala kejahatan) Saya tidak mampu membeli (dirubah: Bagaimana saya bisa membelinya?) Belajarlah yang giat sehingga kamu dapat menemukan sebuah perusahaan yang baik untuk bekerja (diubah: Belajarlah yang giat sehingga kamu menemukan perusahaan yang baik untuk kamu beli) Alasan saya tidak kaya karena saya mempunyai kamu nak (dirubah: Alasan saya harus kaya karena saya mempunyai kamu nak) Bila sampai pada urusan uang, bermainlah dengan aman, jangan mengambil resiko (dirubah: Belajarlah mengelola resiko) Uang itu tidak penting (dirubah: uang itu kekuatan dan kekuasaan) Saya bekerja untuk mendapatkan uang (dirubah: Uang bekerja untuk saya)

33 BEKERJA PENGHASILAN KEBUTUHAN

34 Pernahkah Anda Berpikir...
Mengapa… 2 orang dengan : Pendidikan yang sama Sekolah yang sama Lingkungan yang sama Memiliki waktu 24 jam yang sama Namun Menunjukan Hasil Yang Berbeda Dalam Hidupnya...

35 KEBUTUHAN Rp 2,500,000 Rp 1,500,000 PENGHASILAN BINGUNG …….
PUSING NICH GUE MATI MATIAN KERJA SELALU KURANG TERUS KEBUTUHAN Rp 2,500,000 Rp 1,500,000 PENGHASILAN

36 UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN
CASH FLOW QUADRANT By Robert T Kiyosaki 3 B Business Owner 1 E Employee 4 I Investor 2 S Self Employee PILIHAN KERJA UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN

37 E = EMPLOYEE E B S I Alasan :
Saya mencari pekerjaan yang aman tidak berisiko rugi Dimana saya mendapatkan gaji tetap ( penghasilan tetap ) Pendidikan Waktu terbatas ( Rutinitas ) Tidak bisa memerintah diri sendiri Resiko Umur ( Zona aman semu ) Finansial : KEBUTUHAN >>>> PENGHASILAN Note : Situasi Zona aman ini selalu di Inginkan oleh hampir seluruh masyarakat Indonesia (Orang Tua) SEKOLAH  BEKERJA ( GAJI ) DOKTRIN SOSIAL

38 S = SELF EMPLOYEE E B S I Alasan :
Saya melakukan pekerjaan yang saya senangi dengan Kemampuan yang saya miliki, saya menggaji diri sendiri Pendidikan tinggi ( Mempunyai skill yang tinggi ) Waktu terbatas ( kerja keras ) Boss untuk diri sendiri Resiko Umur ( Zona aman semu ) Modal Finansial : KEBUTUHAN <<<<< PENGHASILAN Note : Usaha anda tergantung diri anda sendiri , dimana pada saat anda sakit semua penghasilan anda berhenti Dokter, Pengacara , Pengusaha kecil , Petani dll

39 B = BUSINESS OWNER E B S I Alasan :
Saya menciptakan lapangan kerja dan memperkerjakan Orang – orang proffesional di bisnis saya dan saya bisa mekakukan hal hal yang saya sukai Pendidikan Waktu bebas Boss untuk diri sendiri Tidak ada resiko Umur Modal besar dan resiko tinggi Finansial : KEBUTUHAN <<<<< PENGHASILAN Note : Setiap umat manusia menginginkan menjadi seorang pengusaha besar akan tetapi masalah terbesar adalah modal yang besar Profit Rp 100 Jt/bln Modal minimal Rp 2 milliar

40 I = INVESTOR E B S I Alasan :
Saya tidak mau memiliki perusahaan , saya hanya Mau menanamkan uang. Uang yang saya miliki menjadi suatu investasi , dimana uang saya yang akan bekerja Pendidikan Waktu bebas Boss untuk diri sendiri Tidak ada resiko Umur Modal besar dan tidak ada resiko Finansial : KEBUTUHAN <<<<< PENGHASILAN Note : Investor adalah kuadran paling aman dimana “uang yang bekerja untuk anda” Investor adalah target Impian

41 PROBLEM UTAMA ADALAH : MODAL
SEMUA ORANG MENGINGINKAN BERADA PADA KUADRAN 3 & 4 AKAN TETAPI PROBLEM UTAMA ADALAH : MODAL PINDAH KUADRAN DARI KUADRAN 1 & 2 KE KUADRAN 3 & 4

42 ADALAH MILIK MEREKA YANG PERCAYA AKAN INDAHNYA SUATU IMPIAN
Saya Yakin... SETIAP HARI, DALAM SETIAP HAL, SAYA SEMAKIN LEBIH BAIK DAN LEBIH BAIK LAGI Saya Yakin... SAYA MAMPU MEWUJUDKAN IMPIAN SAYA MASA DEPAN ADALAH MILIK MEREKA YANG PERCAYA AKAN INDAHNYA SUATU IMPIAN

43 CLIP FILM AFIRMASI MAGNET UANG

44 JANGAN LUPA SELALU TERSENYUM


Download ppt "ANDA GENERUS ISLAM? BERWIRAUSAHALAH!!!."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google