Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

4/12/2015 1 KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI Pertemuan 11.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "4/12/2015 1 KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI Pertemuan 11."— Transcript presentasi:

1 4/12/ KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI Pertemuan 11

2 4/12/ Beberapa Konsep KEGAIRAHAN KERJAKEGAIRAHAN KERJA Kemampuan dan kesenangan yang mendalam terhadap pekerjaan yang dilakukan. MOTIFMOTIF Suatu perangsang keinginan (wants) dan daya penggerak kemauan bekerja seseorang. MOTIVASIMOTIVASI Pemberian daya penggerak yang menciptakan kegiatan kerja seseorang agar mereka mau bekerjasama, bekerja efektif dan terintegrasi dengan segala daya upayanya untuk mencapai kepuasan.

3 4/12/ TUJUAN MOTIVASI MENINGKATKAN MORAL DAN KEPUASAN KERJA KARYAWAN.MENINGKATKAN MORAL DAN KEPUASAN KERJA KARYAWAN. MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN.MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN. MEMPERTAHANKAN KESTABILAN KARYAWAN.MEMPERTAHANKAN KESTABILAN KARYAWAN. MENINGKATKAN KEDISIPLINANMENINGKATKAN KEDISIPLINAN MENGEFEKTIFKAN PENGADAAN KARYAWAN.MENGEFEKTIFKAN PENGADAAN KARYAWAN. MENCIPTAKAN HUBUNGAN & SUASANA KERJA YANG BAIK. MENINGKATKAN LOYALITAS, KREATIVITAS, & PARTISIPASI.MENCIPTAKAN HUBUNGAN & SUASANA KERJA YANG BAIK. MENINGKATKAN LOYALITAS, KREATIVITAS, & PARTISIPASI. MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN KARYAWAN.MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN KARYAWAN. MEMPERTINGGI RASA TANGGUNG JAWAB TERHADAP TUGAS.MEMPERTINGGI RASA TANGGUNG JAWAB TERHADAP TUGAS. MENINGKATKAN EFISIENSI PENGGUNAAN ALAT & BAHAN.MENINGKATKAN EFISIENSI PENGGUNAAN ALAT & BAHAN. DLL.DLL.

4 4/12/ ASAS-ASAS MOTIVASI ASAS MENGIKUTSERTAKANASAS MENGIKUTSERTAKAN Memberikan kesempatan bawahan untuk berpartisipasi mengajukan ide atau saran dalam proses pengambilan keputusan. ASAS KOMUNIKASIASAS KOMUNIKASI Menginformasikan tentang tujuan yang ingin dicapai, cara mengerjakannya, dan kendala yang dihadapi. ASAS PENGAKUANASAS PENGAKUAN Memberikan penghargaan dan pengakuan yang tepat serta wajar kepada bawahan atas persepsi yang dicapainya. ASAS WEWENANG YG DIDELEGASIKANASAS WEWENANG YG DIDELEGASIKAN Mendelegasikan sebagian wewenang serta kebebasan karyawan utk mengambil keputusan & berkreativitas melaksanakan tugas2 atasan atau manajer. ASAS PERHATIAN TIMBAL BALIKASAS PERHATIAN TIMBAL BALIK Memotivasi bawahan dg mengemukakan keinginan atau harapan pershn disamping berusaha memenuhi kebthn2 yg diharapkan bawahan dari perusahaan.

5 4/12/ MODEL-MODEL MOTIVASI MODEL TRADISIONALMODEL TRADISIONAL Untuk memotivasi bawahan agar bergairah dalam bekerja perlu diterapkan sistem insentif. Motivasi bawahan hanya untuk mendapatkan insentif saja. MODEL HUBUNGAN MANUSIAWIMODEL HUBUNGAN MANUSIAWI Memotivasi bawahan dengan mengakui kebutuhan sosial di samping kebutuhan material. MODEL SUMBER DAYA MANUSIAMODEL SUMBER DAYA MANUSIA Memotivasi bawahan dengan memberikan tanggung jawab dan kesempatan yang luas dalam menyelesaikan pekerjaan dan mengambil keputusan.

6 4/12/ METODE MOTIVASI DIRECT MOTIVATIONDIRECT MOTIVATION MOTIVASI (MATERIAL & NON MATERIAL) YANG DIBERIKAN SECARA LANGSUNG KEPADA KARYAWAN UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN SERTA KEPUASANNYA. INDIRECT MOTIVATIONINDIRECT MOTIVATION MOTIVASI YANG DIBERIKAN HANYA MERUPAKAN BERBAGAI FASILITAS YANG MENDUKUNG/MENUNJANG GAIRAH KERJA, SEHINGGA KARYAWAN BETAH DAN BERSEMANGAT BEKERJA.

7 4/12/ PROSES MOTIVASI TETAPKAN TUJUAN ORGANISASI, SEBAGAI ARAH MOTIVASI BAGI KARYAWAN.TETAPKAN TUJUAN ORGANISASI, SEBAGAI ARAH MOTIVASI BAGI KARYAWAN. KETAHUI DENGAN JELAS KEPENTINGAN/KEINGINAN KARYAWAN.KETAHUI DENGAN JELAS KEPENTINGAN/KEINGINAN KARYAWAN. CIPTAKAN KOMUNIKASI YANG BAIK DENGAN BAWAHAN; INSENTIF APA YANG AKAN DIPEROLEH DAN SYARAT APA YANG HARUS DIPENUHI KARAYAWAN.CIPTAKAN KOMUNIKASI YANG BAIK DENGAN BAWAHAN; INSENTIF APA YANG AKAN DIPEROLEH DAN SYARAT APA YANG HARUS DIPENUHI KARAYAWAN. TUJUAN ORGANISASI HARUS TERINTEGRASI DENGAN TUJUAN KARYAWAN.TUJUAN ORGANISASI HARUS TERINTEGRASI DENGAN TUJUAN KARYAWAN. BERIKAN FASILITAS UNTUK MENDUKUNG KELANCARAN PEKERJAAN KARYAWAN.BERIKAN FASILITAS UNTUK MENDUKUNG KELANCARAN PEKERJAAN KARYAWAN. BENTUK TEAM WORK YANG TERKOORDINASI DG BAIK.BENTUK TEAM WORK YANG TERKOORDINASI DG BAIK.

8 4/12/ SIKLUS PROSES MOTIVASI KEBUTUHAN YG TDK TERPENUHI MENCARI JALAN UTK MEMENUHI KEBUTHAN KEBUTUHAN YG TDK DIPENUHI DINILAI KEMBALI OLEH KARYAWAN IMBALAN ATAU HUKUMAN HASIL KARYA (EVALUASI DARI TUJUAN YG TERCAPAI PERILAKU YG BERORIENTASI PADA TUJUAN KARYAWAN

9 4/12/ MOTIVATION THEORY TEORI KEPUASAN (CONTENT THEORY) ; MEMUSATKAN PADA APA YANG DIMOTIVASI.TEORI KEPUASAN (CONTENT THEORY) ; MEMUSATKAN PADA APA YANG DIMOTIVASI. a. Teori Motivasi Klasik (Frederik Winslow Taylor) b. Maslow’s Need Hierarchy Theory/ A Theory of Human Motivation (Abraham H. Maslow) (Abraham H. Maslow) c. Herzberg’s Two Factors Theory (Frederick Herzberg). d. Teori X dan Teori Y (Douglas Mc Gregor) e. Mc Clelland’s Learned Needs Theory/Teori Kebutuhan yang dipelajari (Mc. Clelland) (Mc. Clelland) TEORI MOTIVASI PROSES (PROCESS THEORY) ; MEMUSATKAN PADA BAGAIMANA MEMOTIVASI.TEORI MOTIVASI PROSES (PROCESS THEORY) ; MEMUSATKAN PADA BAGAIMANA MEMOTIVASI. a. Expectancy Theory (Teori Pengharapan) b. Equity Theory (Teori Keadilan) c. Reinforcement Theory (Teori Pengukuhan)

10 4/12/2015Yulizar Kasih/MSDM/STMIK-MDP10 Teori Motivasi Klasik Disebut juga Teori Kebutuhan Tunggal.Disebut juga Teori Kebutuhan Tunggal. Manusia mau bekerja giat utk memenuhi kebutuhan fisik/biologisnya, berbentuk uang /barang dari hasil pekerjaannya.Manusia mau bekerja giat utk memenuhi kebutuhan fisik/biologisnya, berbentuk uang /barang dari hasil pekerjaannya. Orang akan giat bekerja, bila mendapatkan imbalan materi. Bila imbalan/balas jasa ditingkatkan maka gairah kerja akan meningkatkan.Orang akan giat bekerja, bila mendapatkan imbalan materi. Bila imbalan/balas jasa ditingkatkan maka gairah kerja akan meningkatkan. Manajer menentukan bagaimana tugas dikerjakan dengan menggunakan sistem insentif untuk memotivasi para pekerja.Manajer menentukan bagaimana tugas dikerjakan dengan menggunakan sistem insentif untuk memotivasi para pekerja. Semakin banyak pekerja berproduksi, semakin besar penghasilan mereka.Semakin banyak pekerja berproduksi, semakin besar penghasilan mereka.

11 4/12/ Maslow’s Need Hierarchy Theory Manusia adalah makhluk sosial yg berkeinginan; terus menerus, hanya akan berhenti bila sampai akhir hayatnya.Manusia adalah makhluk sosial yg berkeinginan; terus menerus, hanya akan berhenti bila sampai akhir hayatnya. Hanya kebutuhan yg belum terpenuhi yang dapat menjadi motivator.Hanya kebutuhan yg belum terpenuhi yang dapat menjadi motivator. Kebutuhan tersusun dalam suatu jenjang/hirarki :Kebutuhan tersusun dalam suatu jenjang/hirarki : a. Physiological Needs Kebutuhan untuk mempertahankan hidup; makan,minum, pakaian, rumah, udara.. b. Safety & Security Needs Kebutuhan akan kebebasan dari ancaman; terutama dalam pekerjaan. c.Affiliation or Acceptance Needs (Social Needs) Kebutuhan sosial, teman, afiliasi, interaksi, dicintai dan mencintai, dan diterima dalam kelompok/pergaulan. d.Esteem or Status Needs Kebutuhan akan penghargaan diri, pengakuan, serta penghargaan prestise dari karyawan dan masyarakat f.Self Actualization Kebutuhan menggunakan kemampuan, keterampilan, dan potensi optimal utk mencapai prestasi kerja yang sangat memuaskan/luar biasa.

12 4/12/ Maslow’s Need Hierarchy Theory Physiological Needs Safety and Security Needs Affiliation or Acceptance Needs Esteems or Status Needs Self Actualization

13 4/12/ Herzberg’s Two Factors Motivation Theory Herzberg membagi 2 macam faktor kebutuhan manusia :Herzberg membagi 2 macam faktor kebutuhan manusia : a. Maintenance Factors; kebutuhan yang harus dipenuhi untuk kebutuhan pemeliharaan agar karyawan tetap mau bekerja giat. kebutuhan pemeliharaan agar karyawan tetap mau bekerja giat. Misalnya : balas jasa, kondisi fisik kerja, kepastian pekerjaan, supervisi Misalnya : balas jasa, kondisi fisik kerja, kepastian pekerjaan, supervisi yg menyenangkan, modil dinas, rumah dinas, dll. yg menyenangkan, modil dinas, rumah dinas, dll. Hilangnya kebutuhan ini menyebabkan timbulnya ketidakpuasan, Hilangnya kebutuhan ini menyebabkan timbulnya ketidakpuasan, sehingga disebut juga : dissatisfiers factors. sehingga disebut juga : dissatisfiers factors. b. Satisfiers Factors ; kebutuhan menyangkut psikologis seseorang yang dapat menyebabkan kepuasan. dapat menyebabkan kepuasan. Misalnya : achievement, recognition, the work it self, responsibility, Misalnya : achievement, recognition, the work it self, responsibility, advancement, dan the possibility of growth. advancement, dan the possibility of growth. Disebut juga : Motivator Factors. Disebut juga : Motivator Factors.

14 4/12/ TEORI X & TEORI Y TEORI XTEORI X a. Rata2 karyawan malas & tdk suka bekerja. bekerja. b. Umumnya karyawan tdk berambisi mencapai prestasi & selalu meng- mencapai prestasi & selalu meng- hindari tanggungjawab. hindari tanggungjawab. c. Karyawan lebih suka dibimbing, diperintah, dan diawasi dlm bekerja. diperintah, dan diawasi dlm bekerja. d. Karyawan mementingkan diri sendiri & tdk memperdulikan tujuan org. & tdk memperdulikan tujuan org. Motivasi dilakukan dengan cara penga- wasan yg ketat, dipaksa, diarahkan agar mau bekerja sungguh2. Jenis motivasi : motivasi negatif Kepemimpinan : otoriter TEORI Y a. Rata2 karyawan rajin & menganggap pekerjaan tidak perlu dihindari. b. Lazimnya karyawan suka memikul tanggung jawab dan berambisi untuk maju mencapai prestasi yang optimal. c. Karyawan selalu berusaha mencapai sasaran organisasi dan mengem- bangkan diri untuk mencapai sasaran itu. Motivasi karyawan dilakukan dg cara peningkatan partisipasi karyawan, kerja- sama, keterikatan pada keputusan. Jenis motivasi : motivasi positif Kepemimpinan : partisipatif

15 4/12/ Mc. Clelland’s Achievement Motivation Theory Karyawan memiliki cadangan energi potensial. Energi potensial ini dapat dilepaskan dan digunakan tergantung pada kekuatan dorongan yang dimiliki seseorang meliputi 3 kebutuhan :Karyawan memiliki cadangan energi potensial. Energi potensial ini dapat dilepaskan dan digunakan tergantung pada kekuatan dorongan yang dimiliki seseorang meliputi 3 kebutuhan : a. Kebutuhan akan prestasi (need for achievement = n Ach) b. Kebutuhan akan afiliasi (need for affiliation = n Aff) c. Kebutuhan akan kekuasaan ( need for power = n Pow) Manajer hendaknya menyediakan peralatan, menciptakan suasana pekerjaan yg baik, dan memberikan kesempatan untuk promosi. Sehingga bawahan dapat menyalurkan/mengaktualisasikan energi potensial yang dimilikinya melalui n Ach, n Aff, dan atau n Pow.Manajer hendaknya menyediakan peralatan, menciptakan suasana pekerjaan yg baik, dan memberikan kesempatan untuk promosi. Sehingga bawahan dapat menyalurkan/mengaktualisasikan energi potensial yang dimilikinya melalui n Ach, n Aff, dan atau n Pow.

16 EXPECTENCY THEORY Menurut Victor H. Vroom “kekuatan yang memotivasi seseorang untuk bekerja giat dalam mengerjakan pekerjaannya tergantung dari hubungan timbal balik antara apa yang diinginkan dan dibutuhkannya dari hasil pekerjaan itu.Menurut Victor H. Vroom “kekuatan yang memotivasi seseorang untuk bekerja giat dalam mengerjakan pekerjaannya tergantung dari hubungan timbal balik antara apa yang diinginkan dan dibutuhkannya dari hasil pekerjaan itu. 4/12/2015Yulizar Kasih/MSDM/STMIK-MDP16

17 3 FAKTOR… Harapan (Expectancy)Harapan (Expectancy) Nilai (Valence)Nilai (Valence) Pertautan Hasil (Instrumentality)Pertautan Hasil (Instrumentality) 4/12/2015Yulizar Kasih/MSDM/STMIK-MDP17

18 ASUMSI… Perilaku didasarkan pada dorongan internal dan pengaruh lingkungan eksternalPerilaku didasarkan pada dorongan internal dan pengaruh lingkungan eksternal Karyawan mengambil keputusan sendiri dalam organisasi secara sadarKaryawan mengambil keputusan sendiri dalam organisasi secara sadar Setiap individu mempunyai kebutuhan, keinginan, dan tujuan yang berbedaSetiap individu mempunyai kebutuhan, keinginan, dan tujuan yang berbeda Individu berperilaku didasarkan pada persepsi (harapan) mereka mengenai sejauhmana perilaku tertentu mengarah ke hasil yang diinginkanIndividu berperilaku didasarkan pada persepsi (harapan) mereka mengenai sejauhmana perilaku tertentu mengarah ke hasil yang diinginkan 4/12/2015Yulizar Kasih/MSDM/STMIK-MDP18

19 Kekuatan & Kelemahan? 4/12/2015Yulizar Kasih/MSDM/STMIK-MDP19

20 EQUTY THEORY Pemimpin harus bersikap adil thd bawahannya.Pemimpin harus bersikap adil thd bawahannya. Keadilan merupakan daya penggerak/motivasi semangat kerja seseorang.Keadilan merupakan daya penggerak/motivasi semangat kerja seseorang. Penilaian dan pemberian kompensasi harus dilakukan secara obyektif bukan like or dislike.Penilaian dan pemberian kompensasi harus dilakukan secara obyektif bukan like or dislike. Karyawan akan membandingkan rasio antara prestasi dan kompensasi yg diperolehnya dengan karyawan lain….Karyawan akan membandingkan rasio antara prestasi dan kompensasi yg diperolehnya dengan karyawan lain…. 4/12/2015Yulizar Kasih/MSDM/STMIK-MDP20

21 KEKUATAN DAN KELEMAHAN? 4/12/2015Yulizar Kasih/MSDM/STMIK-MDP21

22 REINFORCEMENT THEORY Didasarkan pada hubungan sebab akibat dari perilaku dengan pemberian kompensasi.Didasarkan pada hubungan sebab akibat dari perilaku dengan pemberian kompensasi. Ada dua jenis :Ada dua jenis : Positive Reinforcement Yaitu bertambahnya frekuensi perilaku bila pengukuh positif diterapkan secara bersyarat. Negative Reinforcement Yaitu bertambahnya frekuensi perilaku bila pengukuhan negatif dihilangkan secara bersyarat. 4/12/2015Yulizar Kasih/MSDM/STMIK-MDP22

23 Kekuatan & Kelemahan? 4/12/2015Yulizar Kasih/MSDM/STMIK-MDP23


Download ppt "4/12/2015 1 KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI Pertemuan 11."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google