Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Oleh Lenny. FROZEN SHOULDER Patologi:  Nyeri bahu dan keterbatasan gerak sendi capsular pattern, tak jelas penyebabnya.  Dapat diderita pd wanita/pria.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Oleh Lenny. FROZEN SHOULDER Patologi:  Nyeri bahu dan keterbatasan gerak sendi capsular pattern, tak jelas penyebabnya.  Dapat diderita pd wanita/pria."— Transcript presentasi:

1 Oleh Lenny

2 FROZEN SHOULDER Patologi:  Nyeri bahu dan keterbatasan gerak sendi capsular pattern, tak jelas penyebabnya.  Dapat diderita pd wanita/pria usia tahun  Dapat didahului oleh cidera m.supra spinatus, bursitis.  20% diabetes mellitus bilateral.

3 ASSESSMENT Anamnesis  Kaku dan nyeri bahu tak jelas sebabnya  Nyeri jenis pegal pd bahu dan lengan atas disertai kaku gerak kesegala arah.  Keluhan tangan tak bisa kebelakang punggung atau menyisir atau kegiatan tangan lainnya karena nyeri dan kaku.

4 PEMERIKSAAN FUNGSI GERAK DASAR Tes cepat – Abduksi elevasi bahu terjadi gerak ’reverse humerosccapular rhythm’ – Gerak terbatas dengan firm end feel Tes gerak pasif – Gerak glenohumeralis rotasi eksternal, abduksi, maupun rotasi internal terbatas firm end feel, dalam pola keterbatasan capsular pattern. – Pada ROM penuh nyeri sampai lateral lengan atas Tes gerak isometric – Tidak bermakna kecuali bila ada strain

5 TES KHUSUS Tes khusus – Joint play movement: traksi pada ahir ROM nyeri, terbatas firm end feel – Joint play movement: translasi pada akhir ROM nyeri, terbatas firm end feel – Palpasi: Spasme otot-otot bahu. – Contract relax stretched test terbatas dan nyeri sedikit berkurang pasca kontraksi Pemeriksaan lain – ’X’ ray diperlukan bila diagnosis belum tegak Diagnosis: Capsular patern joint hypomobility sec. frozen shoulder

6 INTERVENSI Joint mobilization: – Traksi osilasi pada MLPP – Traksi pada pembatasan ROM – Translasi pada pembatasan ROM Codmann pendular exercise Contract relax stretching bila terdapat kontraktur otot. Latihan mobilisasi bahu dengan dan tanpa alat (shoulder wheel, overhead pulley, dan lain-lain).

7 Capsular pattern glenohumeral joint Nyeri & kaku bahu Reverse humeroscapular rhythm ROM: extern rot < Abd < intern rot Nyeri/Firm end feel Joint play movement: Nyeri akhir gerak / range terbatas Firm end feel Massage Joint mobilization Contract relax stretching Active mobilization exc Idiopathic frozen shoulder Sering krn patologi suprahumeral/DM Spasm & Contracture Kesimpulan

8 BURSITIS SUBDELTOIDEA Patologi: – Pada pria/wanita usia 25 – 60 th. – 60% tanpa sebab. – 40% dari peny. Rotator cuff, acromion atau AC joint. – Primair chronic bursitis lanjutan. Akibat perubahan degeneratif tanpa gejala m. supraspinatus. – Secondair chr. Bursitis.Sebagai akibat penyakit lain pada bahu.

9 ASSESSMENT  Anamnesis Nyeri jenis pegal pada lengan atas bag lateral Nyeri meningkat ketika angkat lengan Tidak jelas sebab-sebabnya Kadang dijumpai diabetus melitus  Inspeksi: Tidak tampak kelainan

10 PEMERIKSAAN FUNGSI GERAK DASAR Tes cepat – Abduksi elevasi: ’Painful arc’ Tes gerak aktif – Gerak abduksi bahu nyeri, kadang dijumpai crepitasi Tes gerak pasif – Tak ada kelainan yang jelas, tetapi adduksi penuh nyeri kompresi Tes gerak isometric – Gerak abduksi isometric melawan tahanan sering nyeri – Gerak lain +/-

11 TES KHUSUS  Tes khusus Palpasi posisi ekstensi sendi glenohumeral teraba crepitasi dan nyeri pada bursa subacromialis.  Pemeriksaan lain ‘X’ ray dijumpai osifikasi bursae  Diagnose: Shoulder pain sec. bursitis subdeltoidea

12 INTERVENSI Caudal traction/translation sendi glenohumeralis Codmann pendular exercise

13 Bursitis subdeltoidea Nyeri posisi abd mid range Painful arc Non capsular pattern Palpasi lengan ekstensi + Cranial compression + Ultra sound pss ekstensi Transverse friction posisi ekstensi Caudal traction & translation Codmann pendular exc Sering DM. Compression njury Calsification Kesimpulan

14 TENDOPATHY M. SUPRASPINATUS Patologi: Etio : Pada critical zone terjadi degenerasi dini. Bila overload akan timbul nyeri. Penumpukan calsium masuk kedalam bursa: bursitis calcarea. Wringing out phenomenon (perenang/marathon) Terjadinya painful arc

15 ASSESSMENT Anamnesis Nyeri jenis pegal pada lengan atas bag lateral Nyeri meningkat ketika angkat lengan Tidak jelas sebab-sebabnya Inspeksi Tidak tampak kelainan

16 Pemeriksaan fungsi gerak dasar Tes cepat – Abduksi elevasi: ’Painful arc’ Tes gerak aktif – Gerak abduksi nyeri, gerak lain negatif Tes gerak pasif – Tak ada kelainan Tes gerak isometric – Abduksi isometric melawan tahanan – Gerak lain +/-

17 TES KHUSUS Tes khusus Palpasi posisi rotasi internal- ekstensi-adduksi. Pemeriksaan lain ‘X’ ray bila diperlukan Diagnose: Shoulder pain sec. tendinitis supraspinatus m.

18 INTERVENSI Transverse friction Posisi rotasi internal-ekstensi-adduksi Stretching m. supraspinatus Codmann pendular exercise

19  Patologi:  Teno-osseal superficial  Teno-osseal profundus.  Tendon.

20  Anamnesis  Nyeri jenis pegal pada lengan atas bag lateral  Nyeri meningkat ketika angkat lengan  Tidak jelas sebab-sebabnya  Inspeksi:  Tidak tampak kelainan

21 Tes cepat – Abduksi elevasi: ’Painful arc’ Tes gerak aktif – Gerak rotasi eksternal nyeri nyeri kontraksi, gerak rotasi internal penuh atau horizontal adduksi penuh nyeri regang Tes gerak pasif – Tak ada kelainan yang jelas, tetapi horizontal adduksi penuh nyeri regang Tes gerak isometric – Rotasi eksternal isometric melawan tahanan nyeri – Gerak lain +/-

22  Tes khusus  Palpasi posisi sphinx nyeri pada tendon m. infraspinatus.  Pemeriksaan lain  Bila diagnosis belum dapat ditegakkan

23  Transverse friction Posisi sphinx atau horizontal adduksi-ratasi eksternal  Stretching m. Infraspinatus dalam posisi horizontal adduksi penuh  Caudal traction/translation glenohumeral  Codmann pendular exercise Evaluasi  Nyeri dan scapula humeral rhythm

24 TENDOPATHY M. SUBSCAPULARIS Patologi: Karena overload, misal pelempar lembing, smesh/serve tennis. Pada wanita 40 – 60 th sering tanpa sebab. Diagnose: Shoulder pain sec. tendinitis subscapular m.

25 ASSESSMENT Anamnesis – Nyeri jenis pegal pada lengan atas bag lateral – Nyeri meningkat ketika angkat lengan – Tidak jelas sebab-sebabnya, kemungkinan olah raga melempar Inspeksi: – Tak jelas tampak kelainan – Tes cepat – Abduksi elevasi bahu: ’Painful arc’

26 PEMERIKSAAN FUNGSI GERAK DASAR Tes cepat – Abduksi elevasi: ’Painful arc’ Tes gerak aktif – Gerak abduksi horizontal atau fleksi bahu penuh nyeri regang, gerak lain negatif Tes gerak pasif – Tak ada kelainan Tes gerak isometric – Rotasi internal isometric melawan tahanan nyeri bahu – Gerak lain +/-

27 TES KHUSUS Tes khusus Palpasi posisi netral, palpasi pada medial sulcus bicipitalis. Pemeriksaan lain Bila diagnosis belum dapat ditegakkan Diagnose: Shoulder pain sec. tendinitis subscapular m.

28 INTERVENSI Transverse friction Posisi netral Stretching m. Subscapularis pada gerak abduksi horizontal penuh Caudal traction/translation sendi glenohumeral Codmann pendular exercise

29  Patologi:  Tendon caput longum terletak intra dan ektra artikuler.  Tendon tidak gerak di sulcus saat grk. bahu  sering test isometris tak nyeri.  Diderita olah-ragawan muda.  Dislocasi tendon caput longum.  Akibat bentuk abnormal tubercul. dan robeknya lig. transversum humeri  abd. + extern rot. disloc.

30  Anamnesis  Nyeri jenis pegal pada lengan atas bag depan  Nyeri meningkat ketika angkat beban  Tidak jelas sebab-sebabnya, kemungkinan olah raga melempar  Inspeksi:  Tak jelas tampak kelainan  Tes cepat  Abduksi elevasi bahu: ’Painful arc’

31  Tes gerak aktif  Gerak fleksi siku nyeri depan bahu  Tes gerak pasif  Tak ada kelainan  Tes gerak isometric  Fleksi siku isometric melawan tahanan nyeri bahu

32  Tes khusus  Palpasi posisi netral, palpasi pada sulcus bicipitalis gerak bahurotasi internal-eksternal.  Pemeriksaan lain  Bila diagnosis belum dapat ditegakkan  Diagnosis:  Nyeri bahu depan sampai lengan atas disebabkan oleh tendosynovitis m. biceps caput longum

33 Transverse friction Posisi netral dengan menggerakkan humerus rotasi internal-eksternal Stretching m. biceps pada gerak ekstensi bahu dan siku penuh Caudal traction/translation sendi glenohumeral Codmann pendular exercise

34 Cuff tendinitis Nyeri posisi abd mid range Painful arc Non capsular pattern Isometric under caudal traction Isometric Abduction: Supraspinatus Isometric extr rot: Infraspinatus Isometric intr rot: Subscapulariss Isometric elbow flx: Long head biceps US dan Transverse friction pada posisi Lengan bawah blk punggung Sphynx: Add horiz- external rotation Netral: medial sulcus b.c.l. Netral: pd sulcus b.c.l. Grk lengan Caudal traction → oscilation/static, Codmann pendular exc. Kesimpulan

35 TERIMA KASIH SAMPAI JUMPA SESI SELANJUTNYA


Download ppt "Oleh Lenny. FROZEN SHOULDER Patologi:  Nyeri bahu dan keterbatasan gerak sendi capsular pattern, tak jelas penyebabnya.  Dapat diderita pd wanita/pria."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google