Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

# HERI SUDIANA PEMODELAN FLUIDA PADA SIMULATOR

## Presentasi berjudul: "HERI SUDIANA PEMODELAN FLUIDA PADA SIMULATOR"— Transcript presentasi:

HERI SUDIANA 23209323 PEMODELAN FLUIDA PADA SIMULATOR
PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKRO HIDRO (PLTMH) HERI SUDIANA

LATAR BELAKANG PENGGUNAAAN ATAU INSTALASI PERALATAN MIKRO HIDRO YANG NYATA DI LAPANGAN MEMBUTUHKAN BIAYA YANG CUKUP MAHAL DAN WAKTU YANG LAMA; DIPERLUKAN ADANYA SIMULATOR PLTMH UNTUK MEDIA PEMBELAJARAN BAGI SISWA SMK; DIPERLUKAN SUATU MODEL FLUIDA YANG BERLAKU PADA SISTEM PLTMH.

BLOK DIAGRAM PLTMH BAK PENENANG PIPA PENSTOCK TURBIN GENERATOR

RUMUSAN MASALAH V3 T Q2 V2 DEBIT AIR II PIPA PESAT III TURBIN I
BAK PENENANG II PIPA PESAT III TURBIN V3 T Q2 V2

TUJUAN PENELITIAN Merancang model fluida dan mengim-plementasikan pada simulator PLTMH

BATASAN MASALAH FlUIDA YANG DIMODELKAN : BAK PENENANG, PIPA PESAT DAN RUMAH PEMBANGKIT; FLUIDA MEMILIKI MASSA JENIS 1000 Kg/m3; FLUIDA BERSIFAT INKOMPRESSIBLE; FLUIDA BERSIFAT TIDAK VISKOS.

METODA PENELITIAN IDENTIFIKASI KEBUTUHAN STUDI LITERATUR
PERANCANGAN MODEL PENGUJIAN ANALISA HASIL PENGUJIAN

KONTRIBUSI PENELITIAN
MODEL FLUIDA UNTUK SIMULATOR PLTMH

MODEL FLUIDA PADA BAK PENENANG
Qin h BAK PENENANG DEBIT AIR

MODEL FLUIDA YANG BERLAKU PADA BAK PENENANG
(1/12) MODEL FLUIDA YANG BERLAKU PADA BAK PENENANG ...(4.4) ...(3.1) Qin I BAK PENENANG DEBIT AIR Panjang = 0,5 m Lebar = 0,5 m Tinggi = 0,5 m

PAREMETER MASUKAN DI BAK PENENANG
No. Simbol Keterangan Nilai 1 Qin Debit air 0,0086 (m3/s) 2 A1 Luas penampang bak 0,25 (m2) 3 A2 Luas penampang pipa pesat 0,00456 (m2) 4 g Gaya gravitasi 9,807 (m/s2) 5 Cd Koefisien discharge 0,9

RANGKAIAN SIMULASI TINGGI AIR
DI BAK PENENANG

GRAFIK HASIL PENGUJIAN MODEL FLUIDA DI BAK PENENANG

HASIL PENGUJIAN MODEL DI BAK PENENANG
Masukan Hasil Data Pembanding Qin = 0,0086 22,37 cm 24 cm

MODEL FLUIDA PADA PIPA PESAT
V2 Q2 Qin h BAK PENENANG PIPA PESAT DEBIT AIR

MODEL FLUIDA YANG BERLAKU
(1/12) MODEL FLUIDA YANG BERLAKU DI PIPA PESAT ...(3.1) ...(4.4) Q2 V2 Panjang = 0,5 m Lebar = 0,5 m Tinggi = 0,5 m Qin h I BAK PENENANG II PIPA PESAT DEBIT AIR

PAREMETER MASUKAN UNTUK PENGUJIAN MODEL FLUIDA DI PIPA PESAT
No. Simbol Keterangan Nilai 1 Qin Debit air 0,0086 (m3/s) 2 A1 Luas penampang bak 0,25 (m2) 3 A2 Luas penampang pipa pesat 0,00456 (m2) 4 g Gaya gravitasi 9,807 (m/s2) 5 Cd Koefisien discharge 0,9 6 A3 Luas penampang nozzle 0,00196 (m2)

RANGKAIAN SIMULASI KECEPATAN AIR
DI PIPA PESAT

GRAFIK HASIL PENGUJIAN MODEL FLUIDA DI PIPA PESAT (V2)

GRAFIK HASIL PENGUJIAN MODEL FLUIDA DI PIPA PESAT (Q2)

HASIL PENGUJIAN MODEL DI PIPA PESAT
Masukan Hasil Pengujian Debit V2 (m/s) Q2 (m3/s) 0,0086 2,095 0,0096

MODEL FLUIDA PADA RUMAH PEMBANGKIT
DEBIT AIR I BAK PENENANG II PIPA PESAT III TURBIN T Q2 V2 V3 Q3

MODEL FLUIDA YANG BERLAKU DI RUMAH PEMBANGKIT
(1/12) MODEL FLUIDA YANG BERLAKU DI RUMAH PEMBANGKIT ...(3.1) ...(4.4) Panjang = 0,5 m Lebar = 0,5 m Tinggi = 0,5 m V3 Q3 T Q2 V2 Qin h I BAK PENENANG II PIPA PESAT III TURBIN DEBIT AIR

PAREMETER MASUKAN UNTUK PENGUJIAN MODEL FLUIDA DI RUMAH PEMBANGKIT
No. Simbol Keterangan Nilai 1 Qin Debit air 0,0086 (m3/s) 2 A1 Luas penampang bak 0,25 (m2) 3 A2 Luas penampang pipa pesat 0,00456 (m2) 4 g Gaya gravitasi 9,807 (m/s2) 5 Cd Koefisien discharge 0,9 6 A3 Luas penampang nozzle 0,00196 (m2) 7 Massa jenis air 1000 (Kg/m3) 8 rrunner Jari-jari runner 0,074 (m)

RANGKAIAN SIMULASI DI RUMAH PEMBANGKIT

GRAFIK HASIL PENGUJIAN MODEL FLUIDA DI RUMAH PEMBANGKIT (Q3)

GRAFIK HASIL PENGUJIAN MODEL FLUIDA DI RUMAH PEMBANGKIT (V3)

GRAFIK HASIL PENGUJIAN MODEL FLUIDA DI RUMAH PEMBANGKIT (Torsi)

HASIL PENGUJIAN MODEL DI RUMAH PEMBANGKIT
Masukan Hasil Pengujian Debit Q3 (m3/s) V3 (m/s) Torsi (N.m) 0,0086 0,0096 4,87 3,446

KESIMPULAN Telah dirancang model fluida di bagian bak penenang, pipa pesat dan rumah pembangkit pada simulator PLTMH. Instalasi PLTMH yang menjadi studi kasus dalam menguji model fluida yang dirancang penulis yaitu di CV. Cihanjuang Inti Teknik yang terletak di Jl. Cihanjuang Cimahi memiliki karakteristik ukuran luas bak penenang 0,25 m2, debit air 8,6 liter/s, diameter pipa pesat 3 inchi, kemiringan sudut 60o dan head 20 meter. Dengan masukan debit air 8,6 liter/detik diperoleh tinggi air di bak penenang 22,37 cm, kecepatan air di pipa pesat 2,095 m/detik, kecepatan air di nozzle 4,87 m/detik dan keluaran akhir berupa torsi sebesar 3,45 N.m.

KESIMPULAN Tinggi air di bak penenang berbanding lurus dengan debit air; jika debit air dinaikkan hingga 15 liter/detik, maka tinggi air di bak penenang juga akan naik hingga 67,48 cm. Tinggi air di bak penenang berbanding terbalik dengan luas penampang pipa pesat, jika diameter pipa pesat diperbesar hingga 4 inchi, maka tinggi air di bak penenang akan turun hingga 7,09 cm. Debit air juga akan mempengaruhi keluaran torsi yang dihasilkan fluida; jika debit air dinaikkan hingga 15 liter/detik, maka torsi yang dihasilkan fluida akan naik hingga 10,38 N.m

ALHAMDULILLAH WASSALAMU’ALAIKUM

Presentasi serupa

Iklan oleh Google