Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

ISI MATERI: 1.PENDAHULUAN: KEGAGALAN PASAR BEBAS 2.HUKUM LAHAN DAN LAHAN PERTANIAN 3.HUKUM KETENAGAKERJAAN 4.HUKUM INDUSTRI 5.HUKUM PERDAGANGAN DALAM.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "ISI MATERI: 1.PENDAHULUAN: KEGAGALAN PASAR BEBAS 2.HUKUM LAHAN DAN LAHAN PERTANIAN 3.HUKUM KETENAGAKERJAAN 4.HUKUM INDUSTRI 5.HUKUM PERDAGANGAN DALAM."— Transcript presentasi:

1

2

3

4 ISI MATERI: 1.PENDAHULUAN: KEGAGALAN PASAR BEBAS 2.HUKUM LAHAN DAN LAHAN PERTANIAN 3.HUKUM KETENAGAKERJAAN 4.HUKUM INDUSTRI 5.HUKUM PERDAGANGAN DALAM NEGERI 6.HUKUM PERDAGANGAN LUAR NEGERI 7.HUKUM PERBANKAN 8.HUKUM PASAR MODAL 9.HUKUM INVESTASI 10.PENGELOLAAN KEPEMILIKAN UMUM 11.POLITIK EKONOMI ISLAM 12.PENUTUP

5 SELURUH HARTA KEKAYAAN DISERAHKAN KEPADA MEKANISME PASAR BEBAS SISTEM EKONOMI KAPITALISME BEBAS DALAM KEPEMILIKAN BEBAS DALAM PEMANFAATAN KEPEMILIKAN BEBAS DALAM PENGEMBANGAN KEPEMILIKAN FOKUS PADA AKUMULASI KAPITAL FOKUS PADA AKUMULASI KAPITAL

6 RUMAH TANGGA PERUSAHAAN LABA BARANG PASAR BARANG PASAR FAKTOR PRODUKSI LAHAN TENAGA KERJA UANG SEWA UPAH BUNGA MEKANISME PASAR BEBAS DIANGGAP SAMA BERKEMBANG SENDIRI MENJADI PASAR KEUANGAN

7 BAGAIMANA PERKEMBANGANNYA? RUMAH TANGGA LABA BARANG PASAR BARANG PASAR FAKTOR PRODUKSI LEMBAGA PERBANKAN PERUSAHAAN SEWA UPAH BUNGA LAHAN TENAGA KERJA PASAR KEUANGAN TAHAP I

8 RUMAH TANGGA LABA BARANG PASAR BARANG PASAR FAKTOR PRODUKSI LEMBAGA PERBANKAN PERKEMBANGAN PASAR KEUANGAN TAHAP II PERUSAHAAN PASAR MODAL DEVIDEN SEWA UPAH BUNGA LAHAN TENAGA KERJA PASAR KEUANGAN

9 PERKEMBANGAN PASAR KEUANGAN TAHAP III RUMAH TANGGA LABA BARANG PASAR BARANG PASAR FAKTOR PRODUKSI LEMBAGA PERBANKAN PERUSAHAAN PASAR MODAL PASAR SEKUNDER CAPITAL GAIN DEVIDEN SEWA UPAH BUNGA LAHAN TENAGA KERJA PASAR KEUANGAN

10 CAPITAL GAIN RUMAH TANGGA LABA BARANG PASAR BARANG PASAR FAKTOR PRODUKSI LEMBAGA PERBANKAN PERUSAHAAN PASAR MODAL PASAR SEKUNDER PASAR DERIVATIF PASAR DERIVATIF DEVIDEN SEWA UPAH BUNGA LAHAN TENAGA KERJA MELEDAK PASAR KEUANGAN PERKEMBANGAN PASAR KEUANGAN TAHAP IV

11 BAGAIMANA SOLUSI EKONOMI SYARI’AH? SOLUSI SECARA PARSIAL

12 SOLUSI EKONOMI SYARI’AH “PARSIAL” RUMAH TANGGA UANG BARANG & JASA PASAR BARANG PASAR FAKTOR PRODUKSI LEMBAGA PERBANKAN PERUSAHAAN PASAR MODAL PASAR SEKUNDER PASAR DERIVATIF PASAR DERIVATIF DEVIDEN SEWA UPAH BUNGA LAHAN TENAGA KERJA RIBA NASHI’AH RIBA FADHL GHARAR MAYSIR/JUDI

13 RUMAH TANGGA UANG BARANG & JASA PASAR BARANG PASAR FAKTOR PRODUKSI PERBANKAN SYARI’AH BAGAN ALIR EKONOMI “SYARIAH” PARSIAL PERUSAHAAN PASAR MODAL SYARI’AH DEVIDEN SEWA UPAH BAGI HASIL LAHAN TENAGA KERJA

14 APAKAH SOLUSI ITU SUDAH FINAL? PERBANKAN PASAR MODAL PERUSAHAAN KAPITALIS PERUSAHAAN KAPITALIS “MEMAKAN” PERUSAHAAN KECIL PENGUASAAN BAHAN BAKU “MEMAKAN” PERUSAHAAN NEGARA MENJADI PENGUASA NEGARA The law of capital accumulations Proses konglomerasi dari hulu sampai hilir Privatisasi BUMN Menjadi PENGUASA-HA HEGEMONI KAPITALISME DI TINGKAT NASIONAL UANG KERTAS

15 PERBANKAN PASAR MODAL PERUSAHAAN KAPITALIS PERUSAHAAN KAPITALIS PENGUASAAN PASAR DUNIA “MEMATIKAN” PERUSAHAAN LOKAL PENGUASAAN BAHAN BAKU LOKAL PENGUASAAN TENAGA KERJA LOKAL MURAH WTO & GATT Mendirikan MNC Intervensi UU PMA Liberalisasi pendidikan HEGEMONI KAPITALISME DI TINGKAT DUNIA MENEMPATKAN PENGUASA BONEKA Bantuan dana kampanye BAHAN BAKU LOKAL LEBIH MURAH BAHAN BAKU LOKAL LEBIH MURAH Menjatuhkan kurs mata uang lokal UANG KERTAS

16 SISTEM EKONOMI ISLAM SEBAGAI SOLUSI YANG SISTEMIK

17 SISTEM EKONOMI ISLAM KEPEMILIKAN INDIVIDU KEPEMILIKAN INDIVIDU KEPEMILIKAN UMUM 1.BARANG YANG MENJADI KEBUTUHAN UMUM 2.TAMBANG DALAM JUMLAH BESAR 3.BARANG YANG TIDAK DAPAT DIMILIKI INDIVIDU KEPEMILIKAN UMUM 1.BARANG YANG MENJADI KEBUTUHAN UMUM 2.TAMBANG DALAM JUMLAH BESAR 3.BARANG YANG TIDAK DAPAT DIMILIKI INDIVIDU KEPEMILIKAN NEGARA 1.JIZYAH 2.KHARAJ 3.GHANIMAH 4.FA’I 5.‘USYUR 6.20% RIKAZ 7.HARTA TANPA AHLI WARIS 8.HARTA ORANG MURTAD 9.BERBAGAI LAHAN, BANGUNAN MILIK NEGARA KEPEMILIKAN NEGARA 1.JIZYAH 2.KHARAJ 3.GHANIMAH 4.FA’I 5.‘USYUR 6.20% RIKAZ 7.HARTA TANPA AHLI WARIS 8.HARTA ORANG MURTAD 9.BERBAGAI LAHAN, BANGUNAN MILIK NEGARA SELURUH HARTA KEKAYAAN MEKANISME PASAR SYARI’AH DIKELOLA OLEH NEGARA DIKELOLA OLEH NEGARA DIKELOLA OLEH NEGARA DIKELOLA OLEH NEGARA ? ?

18 PASAR BARANG DAN JASA PASAR BARANG DAN JASA PASAR TENAGA KERJA PASAR TENAGA KERJA PASAR LAHAN PASAR LAHAN PASAR KEUANGAN PASAR KEUANGAN MEKANISME PASAR SYARI’AH HUKUM PERDAGANGAN DN INDIVIDU BEBAS BERDAGANG HARUS SESUAI RUKUN DAN SYARAT HUKUM PERDAGANGAN DN INDIVIDU BEBAS BERDAGANG HARUS SESUAI RUKUN DAN SYARAT HUKUM KETENAGAKERJAAN UPAH ATAS DASAR MANFAAT YANG DIBERIKAN HARUS JELAS JENIS, MASA, UPAH & TENAGA TIDAK BOLEH ADA UMR HUKUM KETENAGAKERJAAN UPAH ATAS DASAR MANFAAT YANG DIBERIKAN HARUS JELAS JENIS, MASA, UPAH & TENAGA TIDAK BOLEH ADA UMR HUKUM –HUKUM LAHAN (PERTANIAN) PENYATUAN KEPEMILIKAN LAHAN DAN PRODUKSI BOLEH MENGHIDUPKAN LAHAN MATI LARANGAN MENTERLANTARKAN LAHAN > 3 TAHUN LARANGAN MENYEWAKAN LAHAN PERTANIAN HUKUM –HUKUM LAHAN (PERTANIAN) PENYATUAN KEPEMILIKAN LAHAN DAN PRODUKSI BOLEH MENGHIDUPKAN LAHAN MATI LARANGAN MENTERLANTARKAN LAHAN > 3 TAHUN LARANGAN MENYEWAKAN LAHAN PERTANIAN HUKUM PASAR MODAL LARANGAN RIBA NASHI’AH LARANGAN RIBA FADHAL LARANGAN MAYSIR (JUDI) TRANSAKSI KONTAN DAN DITEMPAT HUKUM PASAR MODAL LARANGAN RIBA NASHI’AH LARANGAN RIBA FADHAL LARANGAN MAYSIR (JUDI) TRANSAKSI KONTAN DAN DITEMPAT HUKUM INDUSTRI INDIVIDU BOLEH MEMILIKI ALAT PRODUKSI HARAM UNTUK MEMPRODUKSI YANG HARAM HARAM UNTUK MEMPRODUKSI MILIK UMUM HUKUM INDUSTRI INDIVIDU BOLEH MEMILIKI ALAT PRODUKSI HARAM UNTUK MEMPRODUKSI YANG HARAM HARAM UNTUK MEMPRODUKSI MILIK UMUM HUKUM PERDAGANGAN LN MENGIKUTI STATUS PEDAGANGNYA BEBAS BEA CUKAI UNTUK WN WNA MENGIKUTI NEGARA YBS DENGAN UANG EMAS DAN PERAK KURS BEBAS, KONTAN, DITEMPAT HUKUM PERDAGANGAN LN MENGIKUTI STATUS PEDAGANGNYA BEBAS BEA CUKAI UNTUK WN WNA MENGIKUTI NEGARA YBS DENGAN UANG EMAS DAN PERAK KURS BEBAS, KONTAN, DITEMPAT HUKUM INVESTASI HARUS SESUAI SYIRKAH ISLAM LARANGAN PERSEROAN KAPITALISME HUKUM INVESTASI HARUS SESUAI SYIRKAH ISLAM LARANGAN PERSEROAN KAPITALISME HUKUM PERBANKAN LARANGAN RIBA NASHI’AH HUKUM PERBANKAN LARANGAN RIBA NASHI’AH

19 RUMAH TANGGA UANG KERTAS BARANG & JASA PASAR BARANG PASAR FAKTOR PRODUKSI PERBANKAN SYARI’AH MEKANISME PASAR SYARI’AH PERUSAHAAN PASAR MODAL SYARI’AH DEVIDEN SEWA UPAH BAGI HASIL LAHAN TENAGA KERJA

20 RUMAH TANGGA PERUSAHAAN UANG EMAS & PERAK BARANG & JASA PASAR BARANG PASAR FAKTOR PRODUKSI LAHAN TENAGA KERJA SYIRKAH ISLAM PRODUKTIF UPAH BAGI HASIL MEKANISME PASAR SYARI’AH

21 POLITIK EKONOMI ISLAM KEPEMILIKAN INDIVIDU KEPEMILIKAN INDIVIDU KEPEMILIKAN UMUM KEPEMILIKAN UMUM KEPEMILIKAN NEGARA KEPEMILIKAN NEGARA SELURUH HARTA KEKAYAAN DIKELOLA OLEH NEGARA DIKELOLA OLEH NEGARA DIKELOLA OLEH NEGARA DIKELOLA OLEH NEGARA ZAKAT, INFAQ, SHODAQOH PASAR SYARIAH PASAR SYARIAH RUMAH TANGGA PERUSAHAAN UANG EMAS BARANG & JASA PASAR BARANG PASAR FAKTOR PRODUKSI LA HA N TENAGA KERJA SYIRKAH ISLAM PRODU KTIF UP AH BAGI HASIL BAITUL MAL 1.SEKTOR KEPEMILIKAN INDIVIDU 2.SEKTOR KEPEMILIKAN UMUM 3.SEKTOR KEPEMILIKAN NEGARA BAITUL MAL 1.SEKTOR KEPEMILIKAN INDIVIDU 2.SEKTOR KEPEMILIKAN UMUM 3.SEKTOR KEPEMILIKAN NEGARA

22 KEBUTUHAN POKOK INDIVIDU: SANDANG, PANGAN, PAPAN KEBUTUHAN POKOK INDIVIDU: SANDANG, PANGAN, PAPAN KEBUTUHAN POKOK MASYARAKAT: PENDIDIKAN, KESEHATAN, KEAMANAN KEBUTUHAN POKOK MASYARAKAT: PENDIDIKAN, KESEHATAN, KEAMANAN MEMBANGUN INDUSTRI BERAT, INFRASTRUKTUR, BELANJA NEGARA BAITUL MAL 1.SEKTOR KEPEMILIKAN INDIVIDU 2.SEKTOR KEPEMILIKAN UMUM 3.SEKTOR KEPEMILIKAN NEGARA BAITUL MAL 1.SEKTOR KEPEMILIKAN INDIVIDU 2.SEKTOR KEPEMILIKAN UMUM 3.SEKTOR KEPEMILIKAN NEGARA KEBUTUHAN SIMPAN PINJAM KEBUTUHAN PERMODALAN UNTUK USAHA KEBUTUHAN TRANSFER DAN JASA LAINNYA FUNGSI SENTRAL BAITUL MAL

23 SEKIAN WASSALAAMU’ALAIKUM SORE HARI DI PANTAI PARANGKUSUMO YOGYAKARTA


Download ppt "ISI MATERI: 1.PENDAHULUAN: KEGAGALAN PASAR BEBAS 2.HUKUM LAHAN DAN LAHAN PERTANIAN 3.HUKUM KETENAGAKERJAAN 4.HUKUM INDUSTRI 5.HUKUM PERDAGANGAN DALAM."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google