Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

BALANCE Apakah keseimbangan? Apakah keseimbangan? Koordinasi = non equilibrium coordination? Koordinasi = non equilibrium coordination? Balance = equilibrium.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "BALANCE Apakah keseimbangan? Apakah keseimbangan? Koordinasi = non equilibrium coordination? Koordinasi = non equilibrium coordination? Balance = equilibrium."— Transcript presentasi:

1

2 BALANCE

3 Apakah keseimbangan? Apakah keseimbangan? Koordinasi = non equilibrium coordination? Koordinasi = non equilibrium coordination? Balance = equilibrium coordination? Balance = equilibrium coordination?

4 Koordinasi meliputi semua aspek dari gerak termasuk keseimbangan, yang memungkinkan gerakan terjadi dengan bebas, bertujuan, akurat, dengan kecepatan, irama dan ketegangan otot yang terarah/terkontrol Koordinasi meliputi semua aspek dari gerak termasuk keseimbangan, yang memungkinkan gerakan terjadi dengan bebas, bertujuan, akurat, dengan kecepatan, irama dan ketegangan otot yang terarah/terkontrol Terminologi “Balance” dan “equilibrium” sering dipakai untuk makna yang sama yaitu keseimbangan Terminologi “Balance” dan “equilibrium” sering dipakai untuk makna yang sama yaitu keseimbangan

5 Keseimbangan juga bisa diartikan sebagai kemampuan relatif untuk mengontrol pusat massa tubuh (center of mass) atau pusat gravitasi (center of gravity) terhadap bidang tumpu (base of support) Keseimbangan juga bisa diartikan sebagai kemampuan relatif untuk mengontrol pusat massa tubuh (center of mass) atau pusat gravitasi (center of gravity) terhadap bidang tumpu (base of support) Keseimbangan merupakan suatu proses dimana tubuh berusaha mempertahankan posisinya saat melakukan berbagai kegiatan Keseimbangan merupakan suatu proses dimana tubuh berusaha mempertahankan posisinya saat melakukan berbagai kegiatan Menurut Ghez (1991) keseimbangan dikatakan sebagai “satu keluarga penyesuaian” yang bertujuan untuk: Menurut Ghez (1991) keseimbangan dikatakan sebagai “satu keluarga penyesuaian” yang bertujuan untuk: mempertahankan kepala dan tubuh terhadap gravitasi dan kekuatan dari luar lainnya mempertahankan kepala dan tubuh terhadap gravitasi dan kekuatan dari luar lainnya mempertahankan tegak dan seimbangnya pusat massa tubuh (center of body’s mass) terhadap bidang tumpu. mempertahankan tegak dan seimbangnya pusat massa tubuh (center of body’s mass) terhadap bidang tumpu. menstabilkan bagian tubuh tertentu sementara bagian tubuh yang lain bergerak menstabilkan bagian tubuh tertentu sementara bagian tubuh yang lain bergerak

6 Keseimbangan merupakan interaksi yang kompleks dari integrasi/interaksi sistem sensorik (vestibular, visual, dan somatosensorik termasuk proprioceptor) dan muskuloskeletal (otot, sendi, dan jar lunak lain) yang dimodifikasi/diatur dalam otak (kontrol motorik, sensorik, basal ganglia, cerebellum, area asosiasi) sebagai respon terhadap perubahan kondisi internal dan eksternal. Keseimbangan merupakan interaksi yang kompleks dari integrasi/interaksi sistem sensorik (vestibular, visual, dan somatosensorik termasuk proprioceptor) dan muskuloskeletal (otot, sendi, dan jar lunak lain) yang dimodifikasi/diatur dalam otak (kontrol motorik, sensorik, basal ganglia, cerebellum, area asosiasi) sebagai respon terhadap perubahan kondisi internal dan eksternal. Dipengaruhi juga oleh faktor lain seperti, usia, motivasi, kognisi, lingkungan, kelelahan, pengaruh obat dan pengalaman terdahulu dll. Dipengaruhi juga oleh faktor lain seperti, usia, motivasi, kognisi, lingkungan, kelelahan, pengaruh obat dan pengalaman terdahulu dll.

7 Strategi keseimbangan Postural adjusment: Ankle strategy Ankle strategy Hip strategy Hip strategy Stepping strategy Stepping strategy Strategy postural adjusment yang lain: Counter activity Counter activity Counter weight Counter weight Stepping Stepping

8 Pemeriksaan Koordinasi & Keseimbangan Tujuan mengidentifikasi masalah pasien/ menegakkan diagnosis fisioterapi mengidentifikasi masalah pasien/ menegakkan diagnosis fisioterapi mengidentifikasi perubahan yang terjadi pada pasien dari waktu ke waktu/evaluasi  motivasi, efektivitas terapi mengidentifikasi perubahan yang terjadi pada pasien dari waktu ke waktu/evaluasi  motivasi, efektivitas terapi sebagai alat ukur untuk menentukan biaya atau efisiensi terapi sebagai alat ukur untuk menentukan biaya atau efisiensi terapi Perlu dipertimbangkan: Sensitivitas atau responsivitas dari alat ukur Sensitivitas atau responsivitas dari alat ukur Validitas dan reliabilitas alat ukur Validitas dan reliabilitas alat ukur Ceiling effect dan floor effect dari alat ukur. Ceiling effect dan floor effect dari alat ukur.

9 Pemeriksaan Koordinasi Finger to nose Finger to nose Finger to therapist’s finger Finger to therapist’s finger Finger to finger Finger to finger Alternate nose to finger Alternate nose to finger Finger opposition Finger opposition Mass grasp Mass grasp Pronation/supination Pronation/supination Rebound test Rebound test Tapping (hand & foot) Tapping (hand & foot) Pointing and past pointing Pointing and past pointing Alternate heel to knee; heel to toe Alternate heel to knee; heel to toe Toe to examiner’s finger Toe to examiner’s finger Heel on shin Heel on shin Drawing a circle Drawing a circle Fixation or position holding Fixation or position holding

10 Pemeriksaan Keseimbangan Berdiri normal Berdiri normal Berdiri kaki rapat Berdiri kaki rapat Berdiri tandem Berdiri tandem Berdiri satu kaki Berdiri satu kaki Berbagai posisi lengan pada tes di atas Berbagai posisi lengan pada tes di atas Berbagai ggn keseimbangan pada tes di atas Berbagai ggn keseimbangan pada tes di atas Berdiri fleksi – neutral – ekstensi trunk Berdiri fleksi – neutral – ekstensi trunk Berdiri side fleksi Berdiri side fleksi Berjalan memposisikan kaki tandem Berjalan memposisikan kaki tandem Berjalan sepanjang garis atau tanda tertentu Berjalan sepanjang garis atau tanda tertentu Berjalan ke samping, berjalan mundur Berjalan ke samping, berjalan mundur Berjalan di tempat Berjalan di tempat Berjalan dgn berbagai kecepatan Berjalan dgn berbagai kecepatan Berjalan dan berhenti dengan mendadak Berjalan dan berhenti dengan mendadak Berjalan membentuk lingkaran Berjalan membentuk lingkaran Berjalan pada tumit atau jari-jari kaki Berjalan pada tumit atau jari-jari kaki Berdiri mata terbuka – mata tertutup (Romberg test) Berdiri mata terbuka – mata tertutup (Romberg test)

11 Outcome measure keseimbangan Tes Keseimbangan duduk Tes Keseimbangan duduk Tes Keseimbangan berdiri Tes Keseimbangan berdiri Statis Statis Clinical Test of Sensory Interaction of Balance (CTSIB) Clinical Test of Sensory Interaction of Balance (CTSIB) Functional reach test Functional reach test Tes Pastor/ tes Marsden Tes Pastor/ tes Marsden Step test Step test Dinamis Dinamis Timed Up and Go test Timed Up and Go test Kompleks Kompleks Skala keseimbangan dari Berg (Berg Balance Scale) Skala keseimbangan dari Berg (Berg Balance Scale)

12 Pemeriksaan koordinasi tangan (fungsi tangan) Action research arm test Action research arm test Purdue Peg Board test Purdue Peg Board test

13 Introduction to motor systems 12 Motor units Spinal cord interneurons Afferent modulation

14 Facilitating vestibular responses 13 Vestibulospinal response in a muscle used against gravity

15 Facilitating vestibular responses 14 Vestibulospinal response in a muscle not used against gravity

16 Facilitating vestibular responses 15 Position the patient to prepare the cord

17 Facilitating vestibular responses 16 +

18 Facilitating vestibular responses 17 +

19 Facilitating vestibular responses 18 +

20 Facilitating vestibular responses Position the patient to prepare the cord

21 Afferent modulation 20 Spindle afferents from agonist : excite agonist reciprocally inhibit antagonist post-synaptically inhibit antagonist’s afferents pre-synaptically

22 Introduction to motor systems 21 Motor units : final common path (unlike smooth & cardiac muscle) excitation only

23 Introduction to motor systems 22 Motor units : final common path (unlike smooth & cardiac muscle) excitation only Central pattern generators: generate rhythmic movements spinal cord and brain stem

24 Introduction to motor systems 23 Motor units : final common path (unlike smooth & cardiac muscle) excitation only Central pattern generators: generate rhythmic movements spinal cord and brain stem Muscle afferents: detect length, velocity and tension interact to determine stiffness & compliance of agonist interact to determine balance of agonist & antagonist

25 Balance & Coordination Training Menganut prinsip motor learning Menganut prinsip motor learning (Lihat kembali teori tentang motor learning)

26 Prinsip-prinsip latihan koordinasi dan keseimbangan Terapi harus terfokus pada identifikasi gangguan atau kelainan secara akurat Terapi harus terfokus pada identifikasi gangguan atau kelainan secara akurat Problem oriented assessment Problem oriented assessment Practice missing component Practice missing component Tindakan-tindakan pemeriksaan bisa dikembangkan sebagai tindakan terapi pula Tindakan-tindakan pemeriksaan bisa dikembangkan sebagai tindakan terapi pula Khusus untuk latihan keseimbangan: Prinsip biomekanika dan distribusi berat tubuh Prinsip biomekanika dan distribusi berat tubuh Re- edukasi pola postural Re- edukasi pola postural Hindarkan gerakan-gerakan yang tak perlu Hindarkan gerakan-gerakan yang tak perlu Hindarkan gerakan-gerakan kompensasi Hindarkan gerakan-gerakan kompensasi Kembangkan counter activity Kembangkan counter activity Kembangkan reaksi postural otomatis Kembangkan reaksi postural otomatis Perturbasi (displacing force) Perturbasi (displacing force) Permukaan yang mobile (gymnastic ball, equilibrium board, standing tilt board, dll) Permukaan yang mobile (gymnastic ball, equilibrium board, standing tilt board, dll) Dipertimbangkan keselamatan dan level kontrol pasien

27 Latihan ditingkatkan (progresifitas) Latihan ditingkatkan (progresifitas) Variasi kecepatan Variasi kecepatan Variasi postur Variasi postur Variasi kompleksitas aktivitas Variasi kompleksitas aktivitas Variasi atensi dan konsentrasi/variasi tingkat gangguan Variasi atensi dan konsentrasi/variasi tingkat gangguan Organisasi sistem sensorik Organisasi sistem sensorik Pasien tergantung pd mata  dilatih dg mata terbuka – mata tertutup – suasana gelap – berkacamata dll Pasien tergantung pd mata  dilatih dg mata terbuka – mata tertutup – suasana gelap – berkacamata dll Pasien tergantung pd input sensorik  dilatih pd berbagai permukaan (keras – lunak – kasar – halus – karpet – lantai – naik – turun, dll) Pasien tergantung pd input sensorik  dilatih pd berbagai permukaan (keras – lunak – kasar – halus – karpet – lantai – naik – turun, dll) Latihan bisa bersifat pengulangan, progresifitas, modifikasi, kompensasi Latihan bisa bersifat pengulangan, progresifitas, modifikasi, kompensasi

28 Latihan koordinasi dan keseimbangan terkadang juga mirip dengan latihan peningkatan stabilitas Latihan koordinasi dan keseimbangan terkadang juga mirip dengan latihan peningkatan stabilitas Mempertahankan posisi melawan gravitasi dalam posisis menumpu berat badan mrpk latihan stabilitas trunk yang baik untuk menunjang koordinasi dan keseimbangan Mempertahankan posisi melawan gravitasi dalam posisis menumpu berat badan mrpk latihan stabilitas trunk yang baik untuk menunjang koordinasi dan keseimbangan Tengkurap bertumpu pd siku, posisi merangkak, bridging, duduk, kneeling, berdiri, posisi pesawat terbang Tengkurap bertumpu pd siku, posisi merangkak, bridging, duduk, kneeling, berdiri, posisi pesawat terbang Latihan –latihan yang bisa dikembangkan: placing and holding, alternating isometrics, rhytmic stabilisation, slow reversal hold Latihan –latihan yang bisa dikembangkan: placing and holding, alternating isometrics, rhytmic stabilisation, slow reversal hold


Download ppt "BALANCE Apakah keseimbangan? Apakah keseimbangan? Koordinasi = non equilibrium coordination? Koordinasi = non equilibrium coordination? Balance = equilibrium."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google