Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

By : Kelompok 8 Wenda Nico S Maolita M Ismi M Ummi K Sella K.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "By : Kelompok 8 Wenda Nico S Maolita M Ismi M Ummi K Sella K."— Transcript presentasi:

1 By : Kelompok 8 Wenda Nico S Maolita M Ismi M Ummi K Sella K

2

3  Kertas adalah bahan yang tipis dan rata, yang dihasilkan dengan kompresi serat yang berasal dari pulp. Serat yang digunakan biasanya adalah alami, dan mengandung selulosa dan hemiselulosa.

4 PT. PEPER LECEK INDONESIA merupakan sebuah perusahaan manufaktur yang bergerak dalam produksi kertas terkemuka yang terletak di Surabaya. PT. PEPER LECEK INDONESIA sebagai salah satu produsen kertas industri terkemuka di Indonesia dan terus berkomitmen untuk meningkatkan pangsa pasar melalui biaya rendah, efisiensi tinggi, dan proses manufaktur yang terdepan.

5

6  Produk kertas yang dihasilkan adalah kertas writing and printing dengan gsm 45 – 80. Kertas ini dibuat dari 100% kertas daur ulang. Hal ini memenuhi kebutuhan pelanggan untuk biaya bahan cetak yang lebih rendah seperti untuk buku catatan dan buku tulis (untuk kelas low end), tabloid, kertas fotokopi dan buku teks. Untuk menulis dan kertas cetak, kami juga berbeda kualitasnya dari kecerahan yang bervariasi dari ISO 70% menjadi 84%.

7  Terbagi menjadi 3 proses besar yaitu : 1. Proses Pembuatan Kertas (pulp) : 2. Approach Sistem 3. Paper Machine

8

9

10 Lokasi perusahaan berada di Surabaya Pemilihan lokasi ini didasarkan pada kedekatan dengan sumber bahan baku karena bahan baku akan menghabiskan 70% biaya produksi. Pemilihan lokasi pada daerah ini karena dekat dengan daerah pelabuhan Tanjung Perak sehingga material handling lebih dekat. Bahan baku yang digunakan adalah kertas bekas atau berupa sampah kertas yang diimport dari luar negeri menggunakan kontainer dan pulp yang dan dikirim dengan kapal sehingga lokasi perusahaan diusahakan tidak terlalu jauh dari pelabuhan.

11  Urutan Material dari Industri kami dapat dibagi menjadi 3 golongan besar ; 1. Material dari Suplier 2. Proses Produksi Kertas 3. Proses Distribusi Produk

12  Material berupa pulp dan hidrogen dioksida cair didatangkan langsung dari suplier dalam bentuk produk siap pakai.  Proses pengiriman material sendiri menggunakan truk tanki kapasitas besar.  Proses pemindahan menuju tanki penyimpanan menggunakan mesin pompa menuju tempat penampungan.

13

14 Pada proses produksi, material handling menggunakan alat yang disebut paper handling system automation.

15 Setelah produk dikemas dan siap dikirim ke distributor, penanganan bahan produk menggunakan forkliff

16  Proses distribusi menggunakan sarana laut dan darat.  Distribusi untuk wilayah Jawa dan sekitarnya menggunkan tenaga truk Kontainer. Sedangkan untuk sarana ekspor dan luar Jawa, digunakan transportasi laut.

17

18

19  Tipe layout yang digunakan dalam industry kertas kami adalah tipe layout produk. Tata letak berdasarkan aliran produk ini merupakan tipe layout yang paling popular dan sering digunakan untuk pabrik yang menghasilkan produk secara masal(mass-production) dengan tipe produk relatif kecil dan standart untuk jangka waktu yang relatif lama.Tujuan utama dari tata letak seperti ini adalah untuk mengurangi proses pemindahan bahan dan memudahkan pengawasan dalam kegiatan produksi.

20

21

22  Bahan baku dan material produksi kertas terbatas dari 2 komponen bahan utama yaitu ; 1. Bubur Kayu (Pulp) 2. Cairan Pemutih Hidrogen Dioksida 3. Bahan Pengemas

23  Bubur kayu yang dimiliki didapat dari suplier dari produsen bubur kayu.  Proses penanganan bubur kayu adalah ditempatkan pada daerah khusus berupa tong besar yang mampu menampung dan menjaga kualitas pulp.

24

25  Hidrogen peroksida (H 2 O 2 ) adalah cairan bening, agak lebih kental daripada air, yang merupakan oksidator kuat. Sifat terakhir ini dimanfaatkan manusia sebagai bahan pemutih (bleach),disinfektan, oksidator, dan sebagai bahan bakar roket. Penggunaan hidrogen peroksida dalam kosmetika dan makanan tidak dibenarkan karena zat ini mudah bereaksi (oksidan kuat) dan korosif.

26

27  Bahan pengemas yang digunakan adalah kertas kertas hvs yang lebih tebal. Bahan pengemas selanjut dikemas menggunakan kertas coklat tebal anti air (kraft) yang bertujuan untuk mengurangi resiko kerusakan pada produk

28

29 Sebuah alat angkut forklift dibeli dengan harga Rp diharapkan umur ekonomis 5 tahun. Biaya bahan bakar adalah Rp / 8 jam, sedang biaya perawatan sebesar Rp /jam. Jika forklift berjalan rata- rata m perhari, tentukan biaya persatuan jarak (m), diasumsikan bahwa alat angkut beroperasi 300 hari/ tahun dan upah operator adalah Rp / jam.

30 Menentuakan depresiasi dengan menggunakan depresiasi garis lurus Jarak angkutan tiap jam adalah Total biaya = Biaya (maintenance + bahan bakar + depresiasi + operator): Ongkos Material Handling (OMH/ M)

31  TERIMA KASIH……..


Download ppt "By : Kelompok 8 Wenda Nico S Maolita M Ismi M Ummi K Sella K."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google