Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

B Y : S ISKHA S OFIANA. Hukum-Hukum Dasar Kimia S TANDAR K OMPETENSI Memahami hukum-hukum dasar kimia dan penerapannya dalam perhitungan kimia (stoikiometri)

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "B Y : S ISKHA S OFIANA. Hukum-Hukum Dasar Kimia S TANDAR K OMPETENSI Memahami hukum-hukum dasar kimia dan penerapannya dalam perhitungan kimia (stoikiometri)"— Transcript presentasi:

1 B Y : S ISKHA S OFIANA

2 Hukum-Hukum Dasar Kimia

3 S TANDAR K OMPETENSI Memahami hukum-hukum dasar kimia dan penerapannya dalam perhitungan kimia (stoikiometri)

4 K OMPETENSI D ASAR Membuktikan dan mengkomunikasikan berlakunya hukum-hukum dasar kimia melalui percobaan serta menerapkan konsep mol dalam menyelesaikan perhitungan kimia

5 Hukum Lavoiser Hukum Proust Hukum Dalton Hukum Gay Lussac Hipotesis Avogadro

6 TUJUAN PEMBELAJARAN Dapat Membuktikan hukum Kekekalan Massa (Hukum lavoiser) melalui data hasil percobaan Dapat Membuktikan hukum Perbandingan tetap ( Hukum Proust) melalui data hasil percobaan

7 H UKUM L AVOISER (H UKUM K EKEKALAN M ASSA ) Dalam sistem tertutup, Massa zat sebelum dan Sesudah Reaksi adalah SAMA

8 Lavoiser mereaksikan merkuri cair dengan oksigen sehingga membentuk merkuri oksida yang berwarna merah. Lavoiser menimbang massa zat sebelum dan sesudah reaksi, ternyata massanya sama.

9 No Massa Tembaga Massa belerang Massa senyawa Massa sisa zat pereaksi 11,2 gram0,6 gram1,8 gram- 21,5 gram0,75 gram2,25 gram- 33 gram2 gram4,5 gram0,5 gram S 45 gram2 gram6 gram1 gram S Tembaga dapat bereaksi dengan belerang membentuk tembaga sulfida, dengan cara pemanasan. Cu (s) + S (s)  CuS (s) Massa sebelum Massa sesudah 1,8 gram 2,25 gram 5 gram4,5 + 0,5 gr 7 gram6 + 1 gram

10 C ONTOH S OAL Pada pembakaran 2,4 gram Magnesium di udara, dihasilkan 4 gram Magnesium oksida. Berapa gram oksigen yang terpakai dalam reaksi itu? Reaksi : 2Mg (s) + O2 (g) 2MgO (s)

11 PEMBAHASAN Jawab : Reaksi : 2Mg (s) + O2 (g) 2MgO (s) 2,4 gram + ….. 4 gram Massa zat sebelum reaksi = Massa zat setelah reaksi Massa Mg + O 2 = Massa MgO yang dihasilkan Massa O 2 = Massa MgO – massa Mg = 4 gram – 2,4 gram = 1,6 gram

12 H UKUM P ROUST (H UKUM P ERBANDINGAN T ETAP ) Perbandingan Massa unsur- unsur dalam senyawa adalah tertentu dan TETAP

13 P ERCOBAAN P ROUST Reaksi hidrogen dan oksigen membentuk air 2H 2 (g) + O 2 (g) 2H 2 O (l) zat sebelum bereaksizat sesudah bereaksi Perbandingan massa Hidrogen dan Oksigen yg bereaksi HidrogenOksigenair yang dihasilkansisa pereaksi 1 gram8 gram9 gram - 2 gram16 gram18 gram - 3 gram16 gram18 gram I gram Hidrogen 3 gram24 gram27 gram - 3 gram30 gram27 gram 6 gram oksigen

14 Besi bereaksi dengan belerang membentuk Besi (II) sulfida, jika perbandingan massa besi dan belerang adalah 7:4 lengkapilah tabel berikut! Massa besi (gr) Massa Belerang (gr) Massa Besi (II) sulfida

15 K ESIMPULAN DARI PERCOBAAN P ROUST 1. Air tersusun dari hidrogen dan oksigen dengan perbandingan 1 : 8 2. Jumlah zat sebelum dan sesudah reaksi TETAP sesuai dengan Hukum Kekekalan Massa.

16 P EMBUKTIAN Hasil analisis terhadap garam dari berbagai daerah adalah sebagai berikut: Garam dariMassa garamMassa natrium Indramayu Madura Import 2 gram 1,5 gram 2,5 gram 0,786 gram 0,59 gram 0,983 gram

17 PEMBAHASAN Garam dari Massa garam Massa natrium Massa Klorin (Cl) Massa Na:Cl Indramayu Madura Import 2 gram 1,5 gram 2,5 gram 0,786 gram 0,59 gram 0,983 gram 1,214 gram 0,91 gram 1,517 gram 0,786: 1,214 =1 : 5 0,59 :0,91 = 1 : 5 0,983:1,517 = 1 : 5 Perbandingan Massa N a : Cl pada masing- masing sampel garam adalah TETAP walaupun berasal dari daerah yang berbeda. Hukum Proust TERBUKTI

18 SOAL 1. Berapa gram kalsium yang diperlukan untuk membentuk 4 kg kalsium karbida (CaC 2 ), jika perbandingan massa Ca dan massa C dalam CaC 2 adalah 5:3? Tentukan pula massa karbon yang diperlukan ReaksiCa + 2C  CaC 2

19 PEMBAHASAN 1. ReaksiCa + 2C  CaC 2 Perbandingan massa Ca : C = 5 : 3 Massa CaC 2 yg dihasilkan = 4 kg =4000 g Jawab: massa Ca : 5/8 x 4000 gram = 2500 gram massa C : 3/8 x 4000 gram = 1500 gram Jika 10 gr kalsium yang direaksikan, berapakah massa karbon yang diperlukan? Jika 9 gr Karbon yang direaksikan, berapakah massa kalsium yang diperlukan?

20 S OAL 2. Perbandingan massa magnesium (Mg) dan oksigen (O) dalam magnesium oksida (MgO) adalah 3 : 2. Pada suatu percobaan, direaksikan 15 gram magnesium dengan 8 gram oksigen. Tentukanlah: a. Massa magnesium oksida (MgO) yang terbentuk? b. Massa pereaksi yang tersisa? 2Mg (s) + O 2 (s)  2MgO (s)

21 P EMBAHASAN 2. Reaksi :2Mg (s) + O 2 (s)  2MgO (s) Perbandingan massa 3 : 2 : 5 Massa mula-mula15 g 8 g - Massa yang bereaksi3/2x8=12 8 5/2x8 Massa zat sisa 3g 0 20 g a. Massa MgO yang terbentuk = 20 gram b. Massa Mg yang sisa = 3 gram

22 S OAL 3. 4 gr tembaga dapat bereaksi dengan 2 gr belerang membentuk tembaga sulfida. Berapa gram tembaga sulfida yang terbentuk jika 10 gr tembaga direaksikan dengan 10 gr belerang?

23 PEMBAHASAN Perbandingan tembaga dan belerang : Cu : S = 4gr : 2gr = 2 : 1 Reaksi : Cu (s) + S (s)  CuS (s) Perbandingan massa 2 : 1 : 3 Massa mula-mula10 g 10 g - Massa yang bereaksi10 1/2x10 3/2x10 Massa zat sisa g Jadi massa tembaga sulfida yang terbentuk adalah 15 gr

24 SOAL 3.Sampel zink sulfida dibuat menurut tiga cara yang berbeda. Dalam 3,22 gram sampel pertama terdapat 2,16 gram zink, sedangkan dalam 5,38 gram sampel kedua terdapat 1,77 gram belerang. Dalam sampel yang ketiga, 0,93 gram zink bereaksi dengan 0,46 gram belerang. Apakah data ini memenuhi hukum perbandingan tetap?

25 PEMBAHASAN 3. sampel I = 2,16 gram zink dalam 3,22 gram sampel sampel II = 1,77 gram belerang dalam 5,38 gram sampel sampel III = 0,93 gram zink + 0,46 gram belerang Perbandingan massa dalam: sampel I = 2,16 / 3,22 = 1 : 1,5 sampel II = 1,77 / 5,38 = 1 : 3 sampel III = zink : 0,93 / (0,93 +0,46 ) = 1 : 1,5 belerang : 0,46 / (0,93 +0,46 ) = 1 : 3 Berdasarkan perbandingan di atas, dapat disimpulkan bahwa perbandingan tersebut memenuhi hukum perbandingan tetap.

26 KESIMPULAN Hukum kekekalan massa oleh Lavoisier “ dalam sistem tertutup, massa zat-zat sebelum reaksi sama dengan massa zat-zat sesudah reaksi”. Hukum perbandingan tetap oleh Proust “Perbandingan massa unsur-unsur dalam suatu senyawa adalah tetap, tidak tergantung pada sumber atau di mana senyawa tersebut terdapat”

27 T UGAS MANDIRI Sebanyak 4 gram kalsium direaksikan dengan oksigen berlebih. Massa kalsium oksida yang dihasilkan ternyata 5,6 gram. Berapa gram kalsium oksida yang terbentuk jika 10 gram kalsium direaksikan dengan 4 gram oksigen?

28 P OST TES 1. Berapakah massa Ca yang diperlukan untuk menghasilkan 4,5 gr CaC 2 jika massa C yang tersedia adalah 2,3 gr? 2. Magnesium (Mg) dengan gas oksigen (O) dapat bereaksi membentuk magnesium oksida (MgO) dengan perbandingan massa 3 : 4. a. Jika digunakan 12 gram Magnesium, tentukan massa gas oksigen yang dibutuhkan dan massa senyawa yang terbentuk! b. Berapakah massa pereaksi yang tersisa jika 18 gr magnesium direaksikan dengan 20 gr oksigen?

29 HUKUM PERBANDINGAN BERGANDA ( H UKUM D ALTON )

30 HUKUM PERBANDINGAN VOLUME (Gay Lussac) Joseph Louis Gay Lussac (6 Desember 1778 – 10 Mei 1850)6 Desember Mei1850

31 HIPOTESIS AVOGADRO AMADEO AVOGADRO

32


Download ppt "B Y : S ISKHA S OFIANA. Hukum-Hukum Dasar Kimia S TANDAR K OMPETENSI Memahami hukum-hukum dasar kimia dan penerapannya dalam perhitungan kimia (stoikiometri)"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google