Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

KELOMPOK 1 RIO IDOLA (02816-08) M.JAMIL(06371-08) SUKRI NUZUL (1102475) DODI ARDYANTO (1106962) SESPIKO SAPUTRA (1106934)

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "KELOMPOK 1 RIO IDOLA (02816-08) M.JAMIL(06371-08) SUKRI NUZUL (1102475) DODI ARDYANTO (1106962) SESPIKO SAPUTRA (1106934)"— Transcript presentasi:

1 KELOMPOK 1 RIO IDOLA ( ) M.JAMIL( ) SUKRI NUZUL ( ) DODI ARDYANTO ( ) SESPIKO SAPUTRA ( )

2 PENGERTIAN  alat untuk mengukur kadar atau jumlah oksigen dalam gas atau liquid.  Umumnya sensor oksigen menggunakan keramik zirconia.  Memiliki kemampuan mengukur rasio udara bahan bakar/udara secara langsung  diaplikasikan di exhaust manifold guna mendeteksi gas buang kendaraan dan menghitung perbandingan udara dan bensin untuk diinformasikan ke ECU.

3 KONSTRUKSI OXYGEN SENSOR Konstruksi oksigen sensor terdiri dari Zircomium (ZrO2) (semacam material keramik) dan dilapisi dengan platina pada bagian luar maupun dalamnya.

4 PENEMPATAN OXIGEN SENSOR PADA EXHAUST MANIFOLD KENDARAAN

5

6 Fisis pengindraan  Efek Piroelektrik adalah fenomena terbentuknya tegangan listrik pada sebuah material dikarenakan proses pemanasan atau pendinginan (aliran panas)  Pada oksigen sensor panas pada exhaust dimanfaatkan sebagai Tegangan Listrik yang dihasilkan oleh efek pyroelektrik sebagai tegangan referensi

7  Sensor kimia mendeteksi jumlah suatu zat kimia dengan cara mengubah besaran kimia menjadi besaran listrik. Biasanya melibatkan beberapa reaksi kimia. Contoh sensor kimia adalah sensor pH, sensor oksigen, sensor ledakan, dan sensor gas.  Reaksi kimia yang terjadi pada zirconium dengan oksigen menghasilkan tegangan, yang dijadikan patokan ECM dalam mengatur penginjeksian

8 Prinsip Kerja  Untuk sensor oksida zirkonium agar beroperasi dengan baik, harus dipanaskan sampai sekitar 650 derajat Celsius.  Pada suhu ini, atas dasar molekuler, kisi zirkonium menjadi berpori, yang memungkinkan pergerakan ion oksigen dari konsentrasi yang lebih tinggi oksigen ke yang lebih rendah, berdasarkan tekanan parsial oksigen

9  Campuran kurus : kadar oksigen pada gas buang tinggi, pada kondisi ini kadar oksigen yang ada pada luar dan dalam elemen hampir sama sehingga menghasilkan tegangan rendah (0,1-0,4 V),  campuran kaya : kadar oksigen pada gas buang rendah, kondisi ini menyebabkan jumlah ion oksigen yang mengalir pada exhaust dan ujung sensor tidak merata sehingga menghasilkan perbedaan dengan udara yang di dalam sehingga oksigen sensor menghasilkan tegangan lebih tinggi (0,6 – 1 V),

10  Campuran stoichiometric (14,7:1) tegangan oksigen sensor 0,45V.  Berdasarkan informasi dari oksigen sensor inilah ECM akan mengatur perbandingan udara dan bensin supaya tetap mendekati nilai teoritis.

11 Karakteristik kerja dan rangkaian oksigen sensor

12


Download ppt "KELOMPOK 1 RIO IDOLA (02816-08) M.JAMIL(06371-08) SUKRI NUZUL (1102475) DODI ARDYANTO (1106962) SESPIKO SAPUTRA (1106934)"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google