Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Edisi : XVII/5.Ag.2012 HARI MINGGU BIASA XVIII “ Akulah roti hidup, barangsiapa datang kepadaKu, ia takkan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepadaKu.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Edisi : XVII/5.Ag.2012 HARI MINGGU BIASA XVIII “ Akulah roti hidup, barangsiapa datang kepadaKu, ia takkan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepadaKu."— Transcript presentasi:

1 Edisi : XVII/5.Ag.2012 HARI MINGGU BIASA XVIII “ Akulah roti hidup, barangsiapa datang kepadaKu, ia takkan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepadaKu takkan haus lagi” Bacaan I: Kel 16: II: Ef 4: Mzm 77:3.4bc Bacaan injil : Yoh 6: “Akulah roti hidup, berbahagialah mereka yang percaya kepadaKu” SELAMA MISA/IBADAT, HANDPHONE HARAP DIMATIKAN !!!!!! Ketika orang banyak melihat, bahwa Yesus tidak ada di situ dan murid-muridNya juga tidak, mereka naik ke perahu-perahu itu lalu berangkat ke Kapernaum untuk mencari Yesus. Ketika orang banyak menemukan Yesus di seberang laut itu, mereka berkata kepadaNya: “Rabi, bilamana Engkau tiba di sini?” Yesus menjawab mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang. Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadaMu; sebab Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah, dengan materiNya.” lalu kata mereka kepadaNya: “Apakah yang harus kami perbuat, supaya kami mengerjakan pekerjaan yang dikehendaki Allah?” jawab Yesus kepada mereka: “Inilah pekerjaan yang dikehendaki Allah, yaitu hendaklah kamu percaya kepada Dia yang telah diutus Allah.” Maka kata mereka kepadaNya: “Tanda apakah yang Engkau perbuat, supaya dapat kami melihatnya dan percaya kepadaMu? Pekerjaan apakah yang Engkau lakukan? Nenek moyang kami telah makan manna di padang gurun, seperti ada tertulis: Mereka diberiNya makan roti dari sorga.” Maka kata Yesus kepada mereka: “ Aku berkata kepadamu, sesungguhnya bukan Musa yang memberikan kamu roti dari surga, melainkan BapaKu yang memberikan kamu roti yang benar dari surga. Karena roti dari Allah ialah roti yang turun dari surga dan yang memberi hidup kepada dunia.” Maka kata mereka kepadaNya: “ Tuhan, berikanlah kami roti itu senantiasa.” kata Yesus kepada mereka : “Akulah roti hidup; barang siapa datang kepadaKu, Ia tidak akan lapar lagi, dan barang siapa percaya kepadaKu, ia tidak akan haus lagi.” KATEKESE : Apakah Kemurnian hati itu ? Dan bagaimana seseorang dapat mencapai Kemurnian hati? Kemurnian hati adalah suatu perjuangan “Hati Nuraini” melawan keinginan yang tidak teratur, sehingga mampu mencapai kemurnian melalui keutamaan pikiran, maksud yang jujur, cara melihat yang jujur baik lahir maupun batin, penguasaan imajinasi dan perasaan hati melalui pikiran dan doa. Kemurnian hati membimbing bagaimana seseorang memandang orang lain dan bertindak terhadapnya sesuai dengan martabat pribadi dan persatuan mereka. Kemurnian hati membebaskan seseorang dari erotisme yang merajalela dan menghindari hal-hal yang merangsang keingintahuan yang sensitif. Kemurnian hati juga menuntut pemurnian situasi sosial dengan sarana perjuangan konstan melawan moral yang permisif yang didasarkan pada pemahaman kebebasan manusia yang keliru. Jangan mengingini milik sesamamu secara tidak adil. Apa yang dituntut dalam perintah Allah ini? dan apa yang dituntut Yesus dalam Kemiskinan Roh? Perintah ini menuntut kita suatu sikap batin hormat terhadap hak milik orang lain, dan melarang ketamakan, keinginan yang tidak terkendali atas milik orang lain, serta iri hati yang menjadi kesedihan yang dialami oleh seseorang jika memandang barang orang lain dan keinginan yang tidak terkendali untuk mendapatkannya bagi dirinya sendiri. Apa yang dituntut Yesus dalam Kemiskinan Roh? Yesus menuntut kita semua untuk menempatkan “Dia” di atas apapun dan siapapun, melepaskan diri dari kekayaan duniawi, dalam roh kemiskinan injili, serta penyerahan diri kepada penyelenggaraan ilahi, supaya membebaskan kita dari kecemasan akan masa depan, dan mempersiapkan kita untuk rahmat “Kemiskinan di hadapan Allah”. Sumber : Kompendium Katekismus Gereja Katolik-Kanisius LAPORAN DONATUR No.Nama DonaturJanuariFebruariMaretAprilMeiJuniTotal 1Ibu SinagaRp Rp Ibu PasaribuRp Rp Ibu WinaRp Rp Ibu NormaRp Ibu HaryaniRp Rp TotalRp Satu Juta Dua Ratus Tiga Puluh Ribu Bagi umat yang ingin memberikan donatur untuk Gereja, harap menghubungi Ketua Stasi. Atas bantuannya diucapkan terimakasih. Tuhan Memberkati.

2 “Sabda Yesus adalah Kebenaran dan Hidup” “Akulah Kebangkitan dan Hidup, barang siapa percaya kepadaKu, maka ia akan diselamatkan.” PENGUMUMAN GEREJA 1. Petugas liturgi minggu depan, hari Minggu, 12 Agustus 2012, pukul wib  Lektor: Sdri. Retno  Mazmur: Ibu. Rosita  Dirigen: Ibu Haryanto  Kolektan: Ibu Iin dan Ibu Haryani  Dekorasi: Kel. Ibu Manalu dan Ibu Gito  Petugas Misdinar Minggu, 5 Agustus 2012: Leoni, Friska, Niko, dan Riki 12 Agustus 2012: Leo dan Asido Renungan: Cara Yesus membangun komunikasi dengan semua orang, menentukan kadar ketertarikan mereka kepadaNya. Yesus tahu bahwa Ia sedang menjadi pusat perhatian, bukan hanya karena Ia telah mengajarkan hal-hal yang baru dan membuat banyak kejutan, tetapi juga karena Ia telah menyembuhkan orang sakit dan membuat banyak mujizat. Dalam situasi ini, Yesus membangun suatu komunikasi simbolis yang membuat mereka semakin penasaran. Bayangkan saja, ketika semua orang ramai-ramai mencari Dia, Ia sungguh-sungguh menggunakan kesempatan ini untuk mengajar bahwa: “Akulah roti kehidupan, barang siapa yang datang kepadaKu, ia tidak akan pernah lapar lagi, dan barang siapa yang percaya kepadaKu, ia tidak akan pernah haus lagi”. Pengajaran yang menggunakan ungkapan simbolis ini, membuat semua orang semakin penasaran untuk lebih tahu tentang apa maksud Yesus yang sesungguhnya. Dengan ungkapan simbolis ini, Yesus mau mengatakan bahwa, setiap orang yang mau membuka dirinya terhadap kuasa kasihNya akan tetap mengalami suasana hidup yang tentram, damai dan sukacita. Makan roti kehidupan berarti membiarkan Yesus menjadi “makanan dan minuman” yang memuaskan rasa lapar dan kehausan kita akan kebenaran, keadilan dan kebaikan yang merupakan nilai-nilai Kerajaan Surga yang diwartakan Yesus dalam setiap pengajaranNya. Dalam bacaan Injil hari ini kita diingatkan, sebagai pengikutNya yang hidup dalam zaman modern ini, kita diminta untuk membedakan secara tepat berbagai macam “roti” kenikmatan yang ditawarkan kepada kita melalui berbagai macam kehidupan yang nampak menarik dan menggiurkan, namun sering membawa daya yang mematikan. Bagi kita, roti yang ditawarkan Yesus adalah roti sejati yang mengandung Kehidupan dan Keselamatan. Itu berarti, walaupun hidup kita diliputi dengan berbagai macam roti pengetahuan, namun yang ditawarkan Yesus harus menjadi prioritas karena mengandung daya yang menghidupkan dan menyelamatkan kita. Amin Hari senin, 6 Agust 2012: Pesta Yesus Menampakkan KemuliaanNya Dan 7:9–10,13-14 atau 2 Ptr 1:16-19; Mzm 97:1-2,5-6.9 Mrk 9:2-10 Hari selasa, 7 Agust 2012: Hari biasa Yer 30:1–2,12-15,18-22; Mzm 102:16-18,19-21,29,22-23 Mat 14:22–36 Hari rabu, 8 Agust 2012: Pw S. Dominikus, lm & Pendiri Ordo Pengkhotbah Yer 31:1-7; MT Yer 31:10,11-12ab,13; Mat 15:21-28 Hari kamis, 9 Agust 2012: Hari biasa Yer 31:31–34, Mzm 51:12-15,18-19; Mat 16:13-23 Hari jumat, 10 Agust 2012: Pesta S. Laurensius, DiakMrt (M) 2 Kor 9:6-10; Mzm 112:1-2,5-9 Yoh 12:24-26 Hari sabtu, 11 Agust 2012:Pw S. Klara, Prw (P) Hab 1:12.2:4; Mzm 9:8-9,10-13 Mat 17:14-20 BACAAN KITAB SUCI MINGGU BIASA XVIII TATA PERAYAAN EKARISTI MINGGU, 05 Agustus Lagu Pembukaan: Kirye : Gloria: Mazmur : Alleluya: Persembahan: Kudus: Bapa KamI: - 9.Anak Domba Allah : Komuni: Lagu Penutup: Diharapkan kepada seluruh Mudika (OMK) Stasi Natar untuk tetap hadir bersama-sama mengikuti latihan koor di gereja, setelah perayaan liturgi hari ini. Adapun Jadwal latihan koor berikutnya adalah sebagai berikut:  Untuk mudika (OMK) : minggu ke-2 dan minggu ke-4  Untuk para orang tua :minggu ke-1 dan minggu ke-3 Dimohon kepada bapak dan ibu untuk dapat memberikan semangat dan motivasi bagi putra- putrinya agar dapat mengikuti latian koor bersama di gereja. 3. Kolekte Hari Minggu, : Kolekte : I = Rp ,- Kolekte : II = Rp ,- Sekolah Minggu = Rp ,- Parkir = Rp ,- Kolekte Hari Jumat Pertama, 3 – = Rp , 4. Bagi umat yang mendapat tugas Dekorasi di Gereja, mohon dilaksanakan dengan sungguh- sungguh penuh dengan tanggungjawab demi kelancaran doa kita bersama. Mohon disiapkan bunga/kembang yang segar sebelum liturgi berlangsung. Atas nama seluruh umat Stasi Natar, Redaksi INFOKOM mengucapkan turut berdukacita atas meninggalnya ibu Lidwina Ponirah (Mertua dari bpk. Subardi) lingkungan St. Stefanus Branti., pada hari minggu yang lalu, 29 Juli 2012.

3 GEREJA KATOLIK SANTO PETRUS STASI NATAR, PAROKI SANTO YOHANES – KEDATON Jalan Raya Natar Nomor 201 Kecamatan Natar Lampung Selatan 35362

4

5

6


Download ppt "Edisi : XVII/5.Ag.2012 HARI MINGGU BIASA XVIII “ Akulah roti hidup, barangsiapa datang kepadaKu, ia takkan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepadaKu."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google