Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Analisis obat dalam berbagai cairan biologis Oleh : Hendri Wasito, S. Farm., Apt. JURUSAN FARMASI FKIK UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Analisis obat dalam berbagai cairan biologis Oleh : Hendri Wasito, S. Farm., Apt. JURUSAN FARMASI FKIK UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN."— Transcript presentasi:

1 Analisis obat dalam berbagai cairan biologis Oleh : Hendri Wasito, S. Farm., Apt. JURUSAN FARMASI FKIK UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN

2 Tinjaua umum Sampel Biologis DarahUrinSalifaFeses

3

4 Pengambilan Sampel Darah Diambil dari venipuncture (vena) Alat : syringe / vacutainer apparatus / kateter vena Volume sesuai kebutuhan biasanya 5 – 15 mL Mula-mula bagian atas lengan diikat  diolekan antiseptik  pengambilan sampel darah dengan hati- hati

5

6 Penanganan Sampel Darah... (1) Sampel darah jangan digojog karena bisa terjadi hemolisis darah yang dianalisis dapat berupa : darah total, serum, plasma, fraksi bebas protein jika obat yang akan dianalisis peka terhadap degradasi enzim, maka segera didinginkan atau degradasi enzimnya.

7 Penanganan Sampel Darah... (2) pengumpulan, penanganan, penyimpanan, dan penandaan contoh sampel darah yang tepat akan meningkatkan hasil analisis yang dilakukan. sampel harus dianalisis segera atau disimpan dengan teknik penyimpanan yang sesuai prosedur, semakin lama serum/plasma bersentuhan dengan eritrosit, semakin besar penurunan kadar obat sampel harus dianalisis segera atau disimpan dengan teknik penyimpanan yang sesuai prosedur, semakin lama serum/plasma bersentuhan dengan eritrosit, semakin besar penurunan kadar obat

8 Serum dan Plasma Darah Untuk mendapatkan serum : darah utuh didiamkan ± 20 menit, disentrifuge kemudian diambil beningannya Untuk mendapatkan serum : darah utuh didiamkan ± 20 menit, disentrifuge kemudian diambil beningannya Untuk mendapatkan plasma : Darah utuh + antikoagulan disentrifuge, diambil beningannya Untuk mendapatkan plasma : Darah utuh + antikoagulan disentrifuge, diambil beningannya Penggunaan plasma untuk analisis lebih sering dipakai karena jumlah obat lebih banyak (bebas & terikat protein plasma) Penggunaan plasma untuk analisis lebih sering dipakai karena jumlah obat lebih banyak (bebas & terikat protein plasma)

9

10 Sampel Urine Untuk studi obat atau metabolitnya melalui ginjal Untuk studi obat atau metabolitnya melalui ginjal Mudah dilakukan & banyak Mudah dilakukan & banyak lama dan selang waktu penampungan urin sesuai dengan karakteristik obat yang akan diuji lama dan selang waktu penampungan urin sesuai dengan karakteristik obat yang akan diuji Umumnya tidak mengandung lipid dan protein, mudah diekstraksi menggunakan pelarut organik. Umumnya tidak mengandung lipid dan protein, mudah diekstraksi menggunakan pelarut organik.

11

12

13 Penanganan Sampel Urine wadah penampung urine harus inert dan bebas dari bahan pengganggu analisi wadah penampung urine harus inert dan bebas dari bahan pengganggu analisi untuk menghindari kontaminasi mikroba urin dapat disimpan dalam lemari pendingin untuk menghindari kontaminasi mikroba urin dapat disimpan dalam lemari pendingin untuk analisi biasanya diperlukan 10–15 ml urine untuk analisi biasanya diperlukan 10–15 ml urine hasil penetapan obat dari urine memberi informasi yang penting tentang timbunan obat dalam tubuh hasil penetapan obat dari urine memberi informasi yang penting tentang timbunan obat dalam tubuh

14 Sampel Feses Untuk studi metabolisme kesetimbangan massa, dan analisis obat dan metabolitnya yang terlihat di empedu Untuk studi metabolisme kesetimbangan massa, dan analisis obat dan metabolitnya yang terlihat di empedu Mudah & banyak Mudah & banyak dalam analisis perlu diperhatikan homogenasi dari feses untuk dianalisis selanjutnya dalam analisis perlu diperhatikan homogenasi dari feses untuk dianalisis selanjutnya

15 Sampel Saliva Orang normal mampu memproduksi saliva lebih dari 2 L dalam sehari. Orang normal mampu memproduksi saliva lebih dari 2 L dalam sehari. Sebagai alternatif jika tidak memungkinkan mengambil darah Sebagai alternatif jika tidak memungkinkan mengambil darah Mengandung obat dalam bentuk tidak terionisasi & tidak terikat protein Mengandung obat dalam bentuk tidak terionisasi & tidak terikat protein Tratmen untuk analisis lebih mudah dan sederhana. Tratmen untuk analisis lebih mudah dan sederhana.

16 Pengambilan Sampel Saliva

17 Karakteristik cairan pelarut untuk mempersiapkan sampel biologis untuk proses ekstasi PELARUTMANFAATKEKURANGAN AkuadestMelartkan relatif baik, tidak merusak jaringan, pH mendekati 7.0 Derajat ionisasinya tinggi, tidak merusak enzim pengganggu Asam lemah (< 0.5 N) Melarutkan relatif baik, mampu mendenaturasi enzyme, pH akhir < 7.0, meminimalkan terjadinya busa Tidak baik untuk senyawa yang sensitif terhadap asam Asam kuat (> 0.5 N) Melarutkan dengan baik, denaturasi semua enzyme dan protein, pHakhir < 4.0 Bisa terjadi agregasi, tidak sesuai untuk senyawa yang sensitif asam, dapat merusak jaringan Basa lemah (< 0.5 N) Melarutkan relatif baik, mendenaturasi beberapa enzyme, pH akhir > 7.0 Tidak sesuai untuk senyawa yang sensitif terhadap basa, dapat mengakibatkan berbusa (foaming) Basa kuat (> 0.5 N) Melarutkan relatif baik, mendenaturasi semua enzyme dan protein, pH akhir > 10.0 Bisa terjadi agregasi, tidak sesuai untuk yang sensitif basa, dapat merusak jaringan, mengakibatkan busa yang lebih kuat

18 Alat yang digunakan dalam bioanalisis Tersedia dan terjangkau Tersedia dan terjangkau Sesuai untuk sampel maupun senyawa yang dianalisis Sesuai untuk sampel maupun senyawa yang dianalisis Selalu dikalibrasi dengan baik Selalu dikalibrasi dengan baik Terawat dan memiliki performa yang baik Terawat dan memiliki performa yang baik Tujuannya : Tujuannya : data yang dihasilkan dari alat reliabel data yang dihasilkan dari alat reliabel data tidak hilang atau menghasilkan data yang inaccurate data tidak hilang atau menghasilkan data yang inaccurate

19

20

21

22

23

24

25

26

27

28

29 DISKUSI … Apa saja yang harus diperhatikan dalam melakukan analisis obat atau metabolit obat dalam sampel / cairan biologis ? Bagaimana treatmen / preparasi sampel cairan biologis sehingga siap untuk dilakukan analisis dengan metode yang sesuai ? Apa yang perlu diperhatikan dalam memilih metode analisi obat atau metabolit obat dalam sampel cairan biologis ? JAWABLAH PERTANYAAN BERIKUT, DENGAN JELAS, LENGKAP, DAN SISTEMATIS !

30 H A T U R N U H U N … JANGAN LUPA UNTUK MENGERJAKAN TUGAS TERSTRUKTUR SESUAI DENGAN PEDOMAN YANG TELAH DIBERIKAN, DAN SEGERA DIKUMPULKAN !!!


Download ppt "Analisis obat dalam berbagai cairan biologis Oleh : Hendri Wasito, S. Farm., Apt. JURUSAN FARMASI FKIK UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google