Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PENGUKURANPENGUKURAN KELOMPOK 1 1. ENMOIYA SINAGA 2. LILIA SENJA ILYANDANI 3. IIS SANDITO.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PENGUKURANPENGUKURAN KELOMPOK 1 1. ENMOIYA SINAGA 2. LILIA SENJA ILYANDANI 3. IIS SANDITO."— Transcript presentasi:

1 PENGUKURANPENGUKURAN KELOMPOK 1 1. ENMOIYA SINAGA 2. LILIA SENJA ILYANDANI 3. IIS SANDITO

2 Pengukuran adalah kegiatan membandingkan nilai besaran yang diukur dengan alat ukur yang ditetapkan sebagai satuan. Contoh: mengukur panjang meja dengan sebatang pensil (panjang meja sebagai besaran, pensil sebagai alat ukur, dan panjang pensil sebagai satuannya). Pengukuran adalah kegiatan membandingkan nilai besaran yang diukur dengan alat ukur yang ditetapkan sebagai satuan. Contoh: mengukur panjang meja dengan sebatang pensil (panjang meja sebagai besaran, pensil sebagai alat ukur, dan panjang pensil sebagai satuannya).

3 Apa itu besaran ? Apa itu besaran ? Apa itu Satuan ?

4 Besaran adalah segala sesuatu yang dapat di ukur dan dapat dinyatakan dalam angka. Satuan adalah ukuran dari suatu besaran yang digunakan untuk mengukur. Setiap besaran mempunyai satuan

5 Ada berapa jenis besaran ??? Jika ditinjau dari arah dan nilainya, besaran dikelompokan menjadi dua, yaitu: Besaran skalar, yaitu besaran yang hanya memiliki nilai tanpa memiliki arah. Contoh:massa, panjang, waktu, energi, usaha, suhu, kelajuan dan jarak. Besaran vector, yaitu besaran yang memiliki nilai dan arah. Contoh: gaya, berat,kuat arus, kecepatan, percepatan dan perpindahan.

6 Sedangkan, berdasarkan jenis satuannya, besaran dikelompokan menjadi dua, yaitu: Besaran Pokok Besaran pokok adalah besaran yang satuannya telah ditetapkan lebih dahulu dan tidak tersusun atas besaran lain. Besaran pokok terdiri atas tujuh besaran. Tujuh besaran pokok dan satuannya berdasarkan sistem satuan internasional (SI) sebagaimana yang tertera pada tabel berikut:

7 Besaran Turunan Besaran turunan merupakan kombinasi dari satuan-satuan besaran pokok. Contoh besaran turunan adalah luas suatu daerah persegi panjang. Luas sama dengan panjang dikali lebar, dimana panjang dan lebar keduanya merupakan satuan panjang. Perhatikan tabel besaran turunan, satuan dan dimensi di bawah ini.

8 a. Satuan Baku Satuan baku adalah satuan yang telah diakui dan disepakati pemakaiannya secara internasional tau disebut dengan satuan internasional (SI). Contoh: meter, kilogram, dan detik. Sistem satuan internasional dibagi menjadi dua, yaitu: 1. Sistem MKS (Meter Kilogram Sekon) 2. Sistem CGS (Centimeter Gram Second) Ada berapa jenis satuan ??? Ada berapa jenis satuan ???

9 b. Satuan Tidak Baku Satuan tidak baku adalah satuan yang tidak diakui secara internasional dan hanya digunakan pada suatu wilayah tertentu. Contoh: depa, hasta, kaki, lengan, tumbak, bata dan langkah.

10 Sistem Internasional Dahulu orang biasa menggunakan jengkal, hasta, depan, langkah sebagai alat ukur panjang. Ternyata hasil pengukuran yang dilakukan menghasilkan data berbeda-beda yang berakibat menyulitkan dalam pengukuran, karena jengkal orang satu dengan lainnya tidak sama. Oleh karena itu, harus ditentukan dan ditetapkan satuan yang dapat berlaku secara umum.

11 Usaha para ilmuwan melalui berbagai pertemuan membuahkan hasil sistem satuan yang berlaku di negara manapun dengan pertimbangan satuan yang baik harus memiliki syarat-syarat sebagai berikut: Satuan selalu tetap, artinya tidak mengalami perubahan karena pengaruh apapun, misalnya suhu, tekanan dan kelembaban. Bersifat internasional, artinya dapat dipakai di seluruh negara. Mudah ditiru bagi setiap orang yang akan menggunakannya.

12 Mengoversi Satuan Panjang, Massa dan Waktu Gambar di bawah menunjukkan tangga konversi panjang, massa, dan waktu, beserta dengan langkah-langkah penggunaannya.

13 Alat ukur adalah sesuatu yang digunakan untuk mengukur suatu besaran

14 1. Mistar Mistar atau penggaris memiliki ketelitian 1 mm atau 0,1 cm. Alat ukur Panjang

15 2. Jangka Sorong Jangka sorong merupakan alat ukur panjang yang mempunyai batas ukur sampai 10 cm dengan ketelitiannya 0,1 mm atau 0,01 cm. Jangka sorong juga dapat digunakan untuk mengukur diameter cincin dan diameter bagian dalam sebuah pipa

16 3. Mikrometer Sekrup Mikrometer sekrup memiliki ketelitian 0,01 mm atau 0,001 cm. Mikrometer sekrup dapat digunakan untuk mengukur benda yang mempunyai ukuran kecil dan tipis, seperti mengukur ketebalan plat, diameter kawat, dan onderdil kendaraan yang berukuran kecil

17 1. Neraca digital yaitu neraca yang bekerja dengan sistem elektronik. Tingkat ketelitiannya hingga 0,001g. Alat ukur Massa

18 2. Neraca O'Hauss yaitu neraca dengan tingkat ketelitian hingga 0.01 g. 2. Neraca O'Hauss yaitu neraca dengan tingkat ketelitian hingga 0.01 g.

19 3. Neraca sama lengan yaitu neraca dengan tingkat ketelitian mencapai 1 mg atau 0,001 g. 3. Neraca sama lengan yaitu neraca dengan tingkat ketelitian mencapai 1 mg atau 0,001 g.

20 Satuan internasional untuk waktu adalah detik atau sekon. Alat yang digunakan untuk mengukur waktu, antara lain jam matahari, jam dinding, arloji (dengan ketelitian 1 sekon), dan stopwatch (ketelitian 0,1 sekon). Alat ukur Waktu

21 Suhu adalah suatu besaran untuk menyatakan ukuran derajat panas atau dinginnya suatu benda. Alat untuk untuk mengukur besarnya suhu suatu benda adalah termometer. Termometer yang umum digunakan adalah termometer zat cair dengan pengisi pipa kapilernya adalah raksa atau alkohol. Alat ukur Suhu

22 Pengukuran suhu yang sangat rendah biasanya menggunakan termometer alkohol. Alkohol memiliki titik beku yang sangat rendah, yaitu -114ºC. Namun demikian, termometer alkohol tidak dapat digunakan untuk mengukur suhu benda yang tinggi sebab titik didihnya hanya 78ºC. Pertimbangan dipilihnya raksa sebagai pengisi pipa kapiler termometer adalah sebagai berikut: Raksa tidak membasahi dinding kaca, Raksa merupakan penghantar panas yang baik Kalor jenis raksa rendah akibatnya dengan perubahan panas yang kecil cukup dapat mengubah suhunya Jangkauan ukur raksa lebar karena titik bekunya -39 ºC dan titik didihnya 357ºC Pertimbangan dipilihnya raksa sebagai pengisi pipa kapiler termometer adalah sebagai berikut: Raksa tidak membasahi dinding kaca, Raksa merupakan penghantar panas yang baik Kalor jenis raksa rendah akibatnya dengan perubahan panas yang kecil cukup dapat mengubah suhunya Jangkauan ukur raksa lebar karena titik bekunya -39 ºC dan titik didihnya 357ºC

23


Download ppt "PENGUKURANPENGUKURAN KELOMPOK 1 1. ENMOIYA SINAGA 2. LILIA SENJA ILYANDANI 3. IIS SANDITO."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google