Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Hartanto, S.I.P, M.A.. Bahasa adalah produk manusia yang paling besar. Tanpa bahasa, secara praktis isi produk-produk kegiatan manusia tidak mungkin terwujud.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Hartanto, S.I.P, M.A.. Bahasa adalah produk manusia yang paling besar. Tanpa bahasa, secara praktis isi produk-produk kegiatan manusia tidak mungkin terwujud."— Transcript presentasi:

1 Hartanto, S.I.P, M.A.

2 Bahasa adalah produk manusia yang paling besar. Tanpa bahasa, secara praktis isi produk-produk kegiatan manusia tidak mungkin terwujud. Melalui bahasa, manusia telah mampu mengembangkan penemuan-penemuan ilmiah dan teknologi. Melalui bahasa nenek moyang kita telah mewariskan kebudayaan dan peradaban kepada generasi berikutnya.

3 Bahasa adalah bentuk verbal dari pemikiran manusia dan merupakan alat dan sarana berkomunikasi. Manusia dapat bertukar ide dengan manusia lainnya melalui bahasa. Bahasa dapat didefinisikan sebagai rangkaian simbol- simbol yang dapat dipergunakan untuk mengkomunikasikan

4 LisanTulisan SusunanPola-Pola SuaraPola-Pola Visual DefinisiBunyi yang diberikan makna linguistik untuk memverbalisasikan gagasan, perasaan dan hasil pemikiran manusia Cara linguistik untuk menuliskan sebuah kata atau term

5 Jenis-Jenis Kata Dua Ucapan dari struktur bahasa yang sama dapat memiliki struktur logis yang berbeda. Contoh: Ada seminar akademik hari ini Ada Seminar Akademik di Ruang Audio-Visual Kata “ada” pada kalimat pertama memperlihatkan atau menggambarkan eksistensi sebuah seminar. Kata “ada” pada kalimat kedua menunjukkan proses berlangsungnya sebuah seminar.

6 Bahasa Ideal Terima kasih, anda tidak merokok diruangan ini. Kalimat tersebut tidak memiliki makna jika setiap orang hanya membaca kata-katanya saja tanpa menangkap makna yang terkandung didalamnya. Harap antre Kalimat diatas sudah mengandung makna khusus bagi para pembacanya. Oleh karena itu kalian harus menggunakan bahasa yang ideal dalam konteks kehidupan sehari-hari sesuai dengan kemampuan penangkapan bahasa audiens.

7 Simbol, yaitu kata, nama, frase yang dipergunakan untuk menyebut sesuatu sifatnya konvensional, tergantung pada persetujuan manusia sebagai subjek. Contoh: Orang Indonesia menyebut buah berwarna kuning dan panjang dengan “Pisang”. Orang Inggris dan Amerika menyebutnya “Banana”. Objek, benda yang disebut dengan dengan Simbol. Referensi, makna yang menjembatani hubungan antara simbol dan objek yang disimbolkan. Subjek, yaitu individu pelaku yang menciptakan simbol dan menggunakannya pada suatu hal khusus.

8 Pragmatik, ilmu pengetahuan bahasa yang berhubungan dengan pembahasan tentang asal-usul kata, bentuk kata-kata turunan, serta akar dari sebuah simbol atau term. Sebagai contoh: demokrasi berasal dari demos dan kratein.

9 Semantik, ilmu pengetahuan bahasa yang membahas hubungan formal yang terdapat di antara simbol dan makna. Semantik mempelajari makna konvensional kata-kata yang dipergunakan dalam komunikasi sosial, contoh : Buaya (Hewan), Buaya (Hidung Belang)

10 Sintaksis, ilmu pengetahuan bahasa yang membahas hubungan formal diantara simbol-simbol yang mempunyai fungsi khusus di dalam tata bahasa. Secara umum struktur sintaksis terdiri dari susunan subjek (S), predikat (P), objek (O), dan keterangan (K) yang berkenaan dengan fungsi sintaksis.Nomina, verba, ajektifa, dan numeralia berkenaan dengan kategori sintaksis. Sedangkan pelaku, penderita, dan penerima berkenaan dengan peran sintaksis. Eksistensi struktur sintaksis terkecil ditopang oleh urutan kata, bentuk kata, dan intonasi; bisa juga ditambah dengan konektor yang biasanya disebut konjungsi. Peran ketiga alat sintaksis itu tidak sama antara bahasa yang satu dengan yang lain.

11 Fungsi Informatif, sebagai sarana untuk membawa sebuah informasi. Bahasa digunakan biasanya berbentuk deklaratif, misalnya bahasa ilmiah. Fungsi Praktis, bahasa digunakan dengan maksud untuk menghasilklan efek tertentu, seperti fungsi imperatif, misalnya perintah, seruan, instruksi, permohonan. Fungsi Ekspresif, bahasa dipergunakan baik untuk menyatakan perasaan seseorang maupun untuk memberikan tanggapan yang sifatnya emosional. Bahasa jenis ini biasanya berbentuk pernyataan humor ataupun cetus-cetusan sebagaimana terdapat dalam puisi.

12 Fungsi Perpormatif, bahasa tidak hanya dipergunakan semata-mata untuk mengatakan sesuatu melainkan sekaligus juga untuk menunjukkan realisasi apa yang dikatakan tersebut. Sebagai contoh: Rektor dalam Wisuda berkata “Dengan Ini Sidang Senat Terbuka Universitas Respati Yogyakarta dinyatakan dibuka” sambil mengetuk palu tiga kali.

13 Fungsi Seremonial, bahasa dipergunakan dalam pergaulan sosial sehari-hari, persahabatan, perkerabatan maupun keramah-tamahan dalam hubungan anggota masyarakat. Contoh sapaan dan teguran ramah.

14 Bahasa dipergunakan untuk membuat penalaran, analisis, penjelasan serta penyelesaian masalah atau argumen. Bahasa digunakan untuk melakukan pembuktian benar atau salahnya sebuah pernyataan/keputusan.

15 Bahasa memberikan gambaran realitas, bahasa adalah gambar, model ataupun situasi yang dapat kita alami sendiri secara langsung. Tanpa bahasa manusia tidak mampu berfikir. Bahkan ketika masih ”dalam kepalanya”, sebelum diucapkan sekalipun, manusia sudah menggunakan bahasa. Ada tiga fungsi bahasa yang utama yaitu untuk mengkomunikasikan, mengekspresikan perasanaan, dan membangkitkan atau mencegah perilaku tertentu. Adakalanya ketiga fungsi ini dapat dijalankan sekaligus, namun dapat juga terpisah, atau dua di antaranya. Dalam dunia ilmiah, harus dihindari berbagai kesalahan (atau kesesatan), dimana berbahasa secara tepat dan tidak emotif menjadi salah satu pedoman yang harus dipatuhi. Hanya dengan bahasa yang netral, maka informasi yang disampaikan dapat diterima dengan tepat.

16


Download ppt "Hartanto, S.I.P, M.A.. Bahasa adalah produk manusia yang paling besar. Tanpa bahasa, secara praktis isi produk-produk kegiatan manusia tidak mungkin terwujud."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google