Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Rinaldi M/IF5054 Kriptografi1 Digital Signature Standard (DSS) Bahan Kuliah IF5054 Kriptografi.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Rinaldi M/IF5054 Kriptografi1 Digital Signature Standard (DSS) Bahan Kuliah IF5054 Kriptografi."— Transcript presentasi:

1 Rinaldi M/IF5054 Kriptografi1 Digital Signature Standard (DSS) Bahan Kuliah IF5054 Kriptografi

2 Rinaldi M/IF5054 Kriptografi2 Pendahuluan DSS adalah bakuan (standard) untuk tanda-tangan digital. Diresmikan pada bulan Agustus 1991 oleh NIST (The National Institute of Standard and Technology) DSS terdiri dari dua komponen: 1. Algoritma tanda-tangan digital yang disebut Digital Signature Algorithm (DSA). 2. Fungsi hash standard yang disebut Secure Hash Algorithm (SHA).

3 Rinaldi M/IF5054 Kriptografi3 Digital Standard Algorithm (DSA) DSA termasuk ke dalam algoritma kriptografi kunci- publik. DSA tidak dapat digunakan untuk enkripsi; DSA dispesifikasikan khusus untuk tanda-tanagn digital. DSA mempunyai dua fungsi utama: 1. Pembentukan tanda-tangan (signature generation), 2. Pemeriksaan keabsahan tanda-tangan (signature verification).

4 Rinaldi M/IF5054 Kriptografi4 DSA dikembangkan dari algoritma ElGamal. DSA menggunakan dua buah kunci, yaitu kunci publik dan kunci privat. Pembentukan tanda-tangan menggunakan kunci rahasia privat, sedangkan verifikasi tanda-tangan menggunakan kunci publik pengirim. DSA menggunakan fungsi hash SHA (Secure Hash Algorithm) untuk mengubah pesan menjadi message digest yang berukuran 160 bit (SHA akan dijelaskan kemudian).

5 Rinaldi M/IF5054 Kriptografi5 Parameter DSA

6 Rinaldi M/IF5054 Kriptografi6 Pembangkitan Sepasang Kunci

7 Rinaldi M/IF5054 Kriptografi7 Pembangkitan Tanda-tangan(Signing)

8 Rinaldi M/IF5054 Kriptografi8 Verifikasi Keabsahan Tanda-tangan (Verifying)

9 Rinaldi M/IF5054 Kriptografi9 Contoh Perhitungan DSA

10 Rinaldi M/IF5054 Kriptografi10

11 Rinaldi M/IF5054 Kriptografi11

12 Rinaldi M/IF5054 Kriptografi12 Secure Hash Algorithm (SHA) SHA adalah fungsi hash satu-arah yang dibuat oleh NIST dan digunakan bersama DSS (Digital Signature Standard). Oleh NSA, SHA dinyatakan sebagai standard fungsi hash satu-arah. SHA didasarkan pada MD4 yang dibuat oleh Ronald L. Rivest dari MIT. Algoritma SHA menerima masukan berupa pesan dengan ukuran maksimum 2 64 bit ( gigabyte) dan menghasilkan message digest yang panjangnya 160 bit, lebih panjang dari message digest yang dihasilkan oleh MD5.

13 Rinaldi M/IF5054 Kriptografi13 SHA mengacu pada keluarga fungsi hash satu-arah. Enama varian SHA: SHA-0, SHA-1, SHA- 224, SHA-256, SHA-384, SHA-512. SHA-0 sering diacu sebagai SHA saja Yang akan dibahas: SHA-1

14 Rinaldi M/IF5054 Kriptografi14 Skema pembuatan message digest dengan SHA-1

15 Rinaldi M/IF5054 Kriptografi15 Langkah-langkah pemuatan message digest dengan SHA-1

16 Rinaldi M/IF5054 Kriptografi16 SHA membutuhkan 5 buah penyangga (buffer) yang masing-masing panjangnya 32 bit. Total panjang penyangga adalah 5  32 = 160 bit. Kelima penyangga MD ini diberi nama A, B, C, D, dan E. Setiap penyangga diinisialisasi dengan nilai-nilai (dalam notasi HEX) sebagai berikut: A = B = EFCDAB89 C = 98BADCFE D = E = C3D2E1F0

17 Rinaldi M/IF5054 Kriptografi17 Pengolahan blok 512-bit (Proses H SHA )

18 Rinaldi M/IF5054 Kriptografi18 Proses H SHA terdiri dari 80 buah putaran (MD5 hanya 4 putaran) Masing-masing putaran menggunakan bilangan penambah K t, yaitu: Putaran 0  t  19K t = 5A Putaran 20  t  39K t = 6ED9EBA1 Putaran 40  t  59K t = 8F1BBCDC Putaran 60  t  79K t = CA62C1D6

19 Rinaldi M/IF5054 Kriptografi19 Operasi dasar pada setiap putaran:

20 Rinaldi M/IF5054 Kriptografi20

21 Rinaldi M/IF5054 Kriptografi21 Nilai W 1 sampai W 16 berasal dari 16 word pada blok yang sedang diproses, sedangkan nilai W t berikutnya didapatkan dari persamaan W t = W t – 16  W t – 14  W t – 8  W t – 3

22 Rinaldi M/IF5054 Kriptografi22 Kriptanalisis SHA-1 Pada tahun 2005, Rijmen dan Oswald mempubliksikan serangan pada versi SHA-1 yang direduksi (hanya menggunakan 53 putaran dari 80 putaran) dan menemukan kolisi dengan kompleksitas sekitar 2 80 operasi (lihat di [WIK06] Pada bulan Februari 2005, Xiayoun Wang, Yiqun Lisa Yin, dan Hongbo Yo mempublikasikan serangan yang dapat menemukan kolisi pada versi penuh SHA-1, yang membutuhkan sekitar 2 69 operasi (lihat beritanya di en.html) [WIK06]. en.html


Download ppt "Rinaldi M/IF5054 Kriptografi1 Digital Signature Standard (DSS) Bahan Kuliah IF5054 Kriptografi."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google