Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Week-11 Pengantar Ilmu Ekonomi Shanti Emawati, SPt., MP.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Week-11 Pengantar Ilmu Ekonomi Shanti Emawati, SPt., MP."— Transcript presentasi:

1 week-11 Pengantar Ilmu Ekonomi Shanti Emawati, SPt., MP

2 Minggu ke-Pokok Bahasan 1Pengertian dan fungsi ekonomi 2Peran pemerintah dlm bidang ekonomi 3Konsep permintaan & penawaran 4Konsep elastisitass 5Konsumen Produsen dan Efisiensi Pasar 6Konsep biaya produksi 7Struktur pasar 8Pendapatan nasional 9Uang dan lembaga keuangan 10Bank central, kebijakan moneter, kebijakan fiskal 11Nilai tukar 12Pengangguran dan inflasi 13Perdagangan luar negeri 14Koperasi dan sistem bank syariah week-12

3 Pengertian Ilmu Ekonomi Paul A Samuelson: Kajian mengenai bagaimana masyarakat memilih untuk menggunakan sumber daya produksi yang langka diantara berbagai alternative kegunaannya, untuk memproduksi berbagai jenis komoditi, dan mendistribusikannya diantara berbagai kelompok. Wonnacott: “Ilmu Ekonomi adalah ilmu yang mempelajari bagaimana masyarakat dapat memenuhi kebutuhan hidupnya”. Albert L. Meyers: “Ilmu yang mempelajari kebutuhan- kebutuhan manusia dan kepuasan kebutuhan-kebutuhan tersebut”. George Leland Bach: “Ilmu yang mempelajari bagaimana memprodusir/membuat barang-barang dan jasa-jasa yang diinginkan dan kemudian mendistribusikannya di antara anggota masyarakat”. week-13

4 Semua definisi tersebut pda dasarnya memiliki pengertian yang cenderung sama.Semua definisi tersebut pda dasarnya memiliki pengertian yang cenderung sama. Dalam definisi ilmu ekonomi terkandung pengertian bahwa :Dalam definisi ilmu ekonomi terkandung pengertian bahwa : a.Ilmu tentang bagaimana cara manusia memenuhi kebutuhan. b.Ilmu ekonomi adalah ilmu tentang pilihan (science of choices). c.Ilmu tentang cara pengalokasian sumber daya yang terbatas ( scarcity ). week-1ekmakro08-ittelkom-mna4

5 1.1 Pengertian Ilmu Ekonomi Ilmu Ekonomi adalah ilmu sosial yang mempelajari perilaku individu dan organisasi yang terlibat dalam produksi, distribusi, dan konsumsi barang dan jasa. Tujuan ilmu ekonomi ini adalah untuk meramalkan berbagai peristiwa ekonomi dan untuk membuat berbagai kebijakan yang akan mencegah atau mengoreksi berbagai masalah seperti pengangguran, inflasi, atau pemborosan dalam perekonomian. week-15

6 Pembagian Ilmu Ekonomi 1.Ilmu Ekonomi Makro, yaitu studi tentang perekonomian secara keseluruhan (aggregate). [pendapatan nasional, investasi nasional, produksi nasional, dsb] 2.Ilmu Ekonomi Mikro, yaitu teori yang mempelajari bagaimana sebuah rumah tangga atau perusahaan secara individu membuat berbagai keputusan ekonomi; –merupakan pemecahan dari variabel-variabel ekonomi makro. –merupakan teori harga, yang mempelajari sumberdaya yang terbatas jumlahnya sehingga diperlukan adanya suatu alternative. Mengapa kita belajar Ilmu Ekonomi? Manusia mempunyai berbagai macam kebutuhan (barang dan jasa).Manusia mempunyai berbagai macam kebutuhan (barang dan jasa). Barang dan jasa mempunyai sifat kegunaan (utility) dan kelangkaan (scarcity).Barang dan jasa mempunyai sifat kegunaan (utility) dan kelangkaan (scarcity). week-16

7 Masalah Ekonomi: Apa yang harus diproduksi dan berapa banyaknya? Bagaimana memproduksinya? Untuk siapa barang dan jasa diproduksi? week-1ekmakro08-ittelkom-mna7

8 Barang dan Jasa - Barang ekonomi dan barang bebas - Barang akhir -Barang antara (barang yang belum dapat langsung digunakan konsumen à perlu diolah lebih lanjut) - Barang Modal (barang yang dibuat untuk menghasilkan barang lain) week-18

9 Mengapa belajar Ilmu Ekonomi - Membantu cara berfikir dalam pengambilan keputusan. - Membantu memahami masyarakat - Membantu memahami masalah-masalah internasional. - Bermanfaat dalam membangun masyarakat. week-1ekmakro08-ittelkom-mna9

10 Prinsip Ekonomi Prinsip-prinsip Ekonomi: Bagaimana kita membuat keputusan Bagaimana orang-orang berinteraksi Bagaimana perekonomian secara keseluruhan bekerja week-110

11 Keputusan/ InteraksiKeputusan/Keputusan/ InteraksiKeputusan/ memilih memilih memilih memilih Perekonomian (Mekanisme pasar) week-111 Individu Perusahaan Negara SUMBERDAYA TERBATAS DAN LANGKA Individu Perusahaan Negara SUMBERDAYA TERBATAS DAN LANGKA

12 Sepuluh prinsip Ekonomi: Bagaimana kita membuat keputusan 1) Kita selalu menghadapi “tradeOff”. 2) Biaya ialah apa yang anda korbankan untuk memperoleh sesuatu. 3) Orang rasional berfikir pada suatu margin. 4) Kita bereaksi terhadap insentif. week-112

13 Bagaimana orang-orang berinteraksi 5) Perdagangan dapat menguntungkan semua pihak. 6) Pasar secara umum adalah wahana yang baik untuk mengkoordinasikan kegiatan ekonomi. 7) Pemerintah adakalanya dapat memperbaiki hasil-hasil mekanisme pasar. week-113

14 Bagaimana perekonomian secara keseluruhan bekerja 8) Standar hidup di suatu negara tergantung pada kemampuannya memproduksi barang dan jasa. 9) Harga-harga meningkat jika pemerintah mencetak uang terlalu banyak. 10) Masyarakat menghadapi tradeoff jangka pendek antara inflasi dan pengangguran week-114

15 week-115 Sejarah Perkembangan Ilmu Ekonomi Ilmu Ekonomi sebagai Ilmu Sosial  berhubungan erat dengan tingkah laku manusia... [ Interaksi antara: pedagang/pengusaha, konsumen, investors, pemerintah ]. Ilmu Ekonomi telah dipelajari sejak 350 S.M zaman Aristoteles. Pendapat-pendapat ilmu ekonomi dikemukakan sarjana terdahulu seperti : – –Prancois Quesnay 1765, dalam bukunya ”tabluau economique” – –Colbert 1774, yang terkenal merkantilismenya yang menganggap perdagangan adalah unsur pokok perekonomian masyarakat. – –Adam Smith 1776, yang terkenal dgn bukunya “An Inquiry into the Nature and Causes of the wealth of nation”. – –J.M. Keyness 1936, bukunya “ The General Theory of Employment, Interest and Money” Pendahuluan

16 week-116 Bidang ekonomi terbentuk sebagai satu bidang Ilmu Pengetahuan setelah 1776 (Adam Smith) Pandangan Adam Smith (bapak ilmu ekonomi)  kesejahteraan dapat dicapai tanpa campur tangan pemerintah – –Market mechanism - -invisible hand - -Dikenal dengan Kelompok klasik  dasar microeconomics J.M. Keynes  perlu campur tangan pemerintah dalam kegiatan perekonomian. –Pemikirannya menjadi dasar macroeconomics Pendahuluan

17 week-117 Perbandingan dasar pemikiran menurut Klasik dan Keynes KlasikKeynes 1.Tidak perlu campur tangan pemerintah dalam kegiatan perekonomian 2.Kalaupun ada campur tangan pemerintah, maka kegiatan pemerintah hanya dibatasi pada: –pertahanan dan keamanan –hukum dan peradilan –penyediaan prasarana umum yang tidak dapat disediakan oleh swasta 1.Perlu adanya campur tangan pemerintah dalam kegiatan perekonomian 2.Campur tangan pemerintah bertujuan untuk mengatasi penyakit ekonomi yaitu: –pengangguran –pertumbuhan ekonomi –inflasi Pendahuluan

18 week-1ekmakro08-ittelkom-mna18 3. Macam Kegiatan Ekonomi. a. a.Kegiatan Produksi b. b.Kegiatan Distribusi c. c.Kegiatan KonsumsiPendahuluan ProduksiKonsumsi Distribusi Alur Kegiatan Ekonomi antara Produsi dan Konsumsi

19 Model ekonomi Diagram Aliran-SirkulerDiagram Aliran-Sirkuler Batas kemungkinan produksiBatas kemungkinan produksi week-1ekmakro08-ittelkom-mna19

20 week-120 Perusahaan - memproduksi dan menjual barang dan jasa. - membeli dan mempergunakan faktor produksi Pasar Barang dan jasa Perusahaan menjual rumah tangga membeli Pasar faktor produksi Rumah tangga menjual Perusahaan membeli Rumah Tangga membeli dan mengkonsumsi barang dan jasa. memiliki dan menjual faktor produksi Masukan untuk produksi Upah, sewa, dan laba Penjualan barang dan jasa Penerimaan Belanja Pembelian barang dan jasa Tenaga kerja, tanah, dan modal Pendapatan Aliran barang dan jasa Aliran uang Alur Kegiatan Ekonomi Sederhana/Diagram aliran Sirkuler Pendahuluan

21 week-1ekmakro08-ittelkom-mna21 Apa itu Faktor Produksi? Labour (tenaga kerja)- bukan sekedar jumlah orang, juga termasuk waktu manusia yang digunakan untuk bekerja, atau untuk proses produksi, dengan segala keragaman keahlian mereka. Land (lahan)- bukan hanya sekedar sebidang tanah, mencakup juga hal-hal yang terkandung di dalamnya dan di atasnya yang menyebabkan manusia dapat memproduksi sesuatu dengan menggunakan semua yang ada di alam (termasuk biji logam,minyak mentah,kesuburan tanah, dan bahan baku lainnya) Capital (modal)- sebagai sarana produksi (bangunan, mesin,kendaraan angkutan, peralatan pertukangan, dllnya) Pendahuluan

22 week-1ekmakro08-ittelkom-mna22 Timbul pertanyaan: Apa dan berapa jumlah output produksi? Bagaimana cara memproduksinya? - yaitu teknik apa yang digunakan untuk mengkombinasikan berbagai macam faktor produksi menjadi keluaran tertentu Untuk siapa keluaran tersebut dibuat dan bagaiman cara mendistribusikannya?  Konsep Production Possibility Frontier. (Batas kemungkinan produksi)Pendahuluan

23 week-1ekmakro08-ittelkom-mna23 Production Possibility Frontier. Production Possibility Frontier. (Batas kemungkinan produksi) Produksi tergantung pada faktor produksi (sumber daya yang ada) dan teknologi.Produksi tergantung pada faktor produksi (sumber daya yang ada) dan teknologi. Produsen harus memutuskan seberapa banyak sumberdaya mereka yang terbatas untuk menghasilkan produksinya (misalnya dibatasi 2 jenis output produksi - contoh: bisa memproduksi kain dan mobil.Produsen harus memutuskan seberapa banyak sumberdaya mereka yang terbatas untuk menghasilkan produksinya (misalnya dibatasi 2 jenis output produksi - contoh: bisa memproduksi kain dan mobil.Pendahuluan

24 week-1ekmakro08-ittelkom-mna24 U. A B C D E F V.V.Pendahuluan

25 week-1ekmakro08-ittelkom-mna25 4. Pengertian Dasar dalam Ekonomi. a. a.Ekonomi Normatif dan Ekonomi Positif Analisis normatif: menganalisis ekonomi kemakmuran (welfare economics) berdasarkan kerangka analisis yang melihat suatu permasalahan berdasarkan apa yang seharusnya terjadi. (misal pengangguran harus rendah, distribusi pendapatan harus merata, seharusnya tidak ada rakyat miskin, dsb) Analisa positif: melihat permasalahan pada apa yang sesungguhnya terjadi dalam perekonomian. (misal tingkat pengangguran di Indonesia tahun 2007 adalah 40 juta jiwa) b. b.Barang Ekonomi dan Barang Bebas Barang ekonomi yaitu barang yang untuk mendapatkannya memerlukan pengorbanan (harga). Barang bebas utk mendapatkannya tidak memerlukanpengorbanan. c. c.Analisis Ekuilibrium Parsial dan Analisis Ekuilibrium Umum Analisis ekuilibrium parsial membahas pasar secara individu dalam pembentukan harga dan jumlah barang dan jasa (mikro ekonomi) Analisi ekuilibrium umum membahas perilaku pasar secara umum dan saling berhubungan dalam satu sistem perekonomian (makro ekonomi) Pendahuluan

26 week-1ekmakro08-ittelkom-mna26 5. Jenis Organisasi Sistem Ekonomi a. a.Perekonomian Tradisional Barang yang dihasilakan utk memenuhi kebutuhan sendiri (produsen sekaligus konsumen) Rendahnya produktivitas (teknologi sederhana) Kegiatan ekonomi diatur berdasar kebiasaan dan adat istiadat b. b.Perekonomian Pasar Ada pemisahan yang jelas antara produsen dan kosumen Pasar merupakan faktor utama yang menentukan jenis dan kapasitas kegiatan di masyarakat Identik dengan perekonomian kapitalis (free fight liberalism) c. c.Perekonomian Perencanaan Terpusat Kebalikan dari perekonomian pasar, pemerintah sangat dominan dalam menentukan jenis dan jumlah barang yang dihasilkan Pemerintah dapat mendistribusikan sumber-sumber ekonomi kepada seluruh mastarakat secara lebih merata (secara teoritis) d. d.Perekonomian Campuran Pemerintah campur tangan dalamkegiatan ekonomi, serta perseorangan diberi kebebasan untuk untuk melakukan kegiatan ekonomi dan menguasai faktor produksi sesuai mekanisme pasar. Pendahuluan

27 week-1ekmakro08-ittelkom-mna27 6. Ukuran Ekonomi Makro Keberhasilan suatu negara mengelola ekonominya secara makro diukur oleh tiga parameter: 1. 1.Output Nasional  PDB (nominal vs riil, nilai vs pertumbuhan, pertumbuhan vs pemerataan, aktual vs potensial) Tingkat pengangguran  pengangguran menyebabkan tidak tercapainya keluaran maksimum Stabilitas Harga  laju inflasi, indeks harga konsumenPendahuluan

28 week-1ekmakro08-ittelkom-mna28 Diagram aliran sirkuler (model visual perekonomian) Perusahaan - memproduksi dan menjual barang dan jasa. - membeli dan mempergunakan faktor produksi Pasar Barang dan jasa Perusahaan menjual rumah tangga membeli Pasar faktor produksi Rumah tangga menjual Perusahaan membeli Rumah Tangga membeli dan mengkonsumsi barang dan jasa. memiliki dan menjual faktor produksi Masukan untuk produksi Upah, sewa, dan laba Penjualan barang dan jasa Penerimaan Belanja Pembelian barang dan jasa Tenaga kerja, tanah, dan modal Pendapatan Aliran barang dan jasa Aliran uang Pemerintah Luar Negeri 7. Komponen-komponen Ekonomi Makro

29 Ketergantungan dan Keuntungan Perdagangan Pengertian Keunggulan absolut Biaya Oportunitas dan Keunggulan Komparatif Keunggulan Komparatif dan Perdagangan. week-1ekmakro08-ittelkom-mna29

30 Contoh 1-1: Kasus peternak dan petani (sumber: buku referensi) Bayangkanlah bahwa di suatu daerah hanya ada dua barang dalam perekonomian ini – yakni daging dan kentang. Serta hanya ada dua orang saja yaitu seorang peternak dan seorang petani— Kedua orang tersebut mengkonsumsi daging dan kentang. week-1ekmakro08-ittelkom-mna30

31 1. Jika masing-masing membagi tugas secara jelas – peternak hanya memproduksi daging; petani hanya memproduksi kentang. Bila tanpa perdagangan masing-masing harus puas dengan mengkonsumsi hasil produksi masing-masing. Dengan perdagangan (pertukaran) masing- masing dapat mengkonsumsi baik kentang maupun daging. week-1ekmakro08-ittelkom-mna31

32 2. Masalahnya menjadi rumit jika kedua-duanya sama- sama mampu memproduksi kedua jenis barang yang sama. Si petani mampu memproduksi kentang dengan biaya yang sangat rendah, karena memang itu keahliannya. Namun ia tidak terlalu pintar beternak sehingga biaya produksi dagingnya sangat mahal. Demikian pula, si peternak dapat memproduksi daging dengan biaya rendah, namun ia harus menanggung biaya tinggi untuk memproduksi kentang. Dalam kasus ini, keduanya akan segera menyadari bahwa dengan perdagangan keduanya akan sama-sama memetik keuntungan. week-1ekmakro08-ittelkom-mna32

33 3. Masalahnya akan tambah rumit jika ternyata ada salah satu pihak yang mampu memproduksi setiap jenis barang baik itu daging maupun kentang secara lebih baik daripada pihak lain. Kebetulan saja si peternak memiliki tanah yang lebih subur dan banyak rumputnya, sehingga ia bisa menghasilkan kentang dan daging lebih banyak dan murah daripada si petani yang tanahnya tandus. Dalam situasi seperti ini, bukankah si peternak akan lebih sejahtera jika ia hidup terpisah dari si petani? Masih adakah alasan yang membuat si peternak perlu berdagang dengan si petani? week-133

34 Analisis: Kemungkinan-kemungkinan Produksi. Andaikan petani dan peternak masing- masing memiliki waktu kerja 40 jam per minggu. Keduanya bisa memanfaatkan waktu yang tersedia hanya untuk memproduksi kentang saja, memproduksi daging saja, atau memproduksi kentang dan daging sekaligus. week-134

35 Waktu yang diperlukan untuk memproduksi 1 kg Jumlah (kg) yang diproduksi dalam 40 jam dagingkentangdagingkentang Pe ta ni 20 jam10 jam2 kg4 kg Peternak 1 jam8 jam40 kg5 kg week-1ekmakro08-ittelkom-mna35

36 Meskipun kedua kurva batas-batas kemungkinan produksi itu bermanfaat karena dapat menggambarkan tradeoff yang dihadapi petani dan peternak, namun kurva-kurva itu tidak dapat menunjukkan pilihan yang sesungguhnya diambil oleh si petani maupun si peternak. Untuk mengetahui pilihan keduanya kita perlu mengetahui selera atau preferensi maing- masing. week-1ekmakro08-ittelkom-mna36

37 Andaikan saja mereka memilih berkonsumsi pada titik A (petani) dan titik B (peternak). Artinya, si petani memproduksi dan mengkonsumsi 2 kg kentang dan 1 kg daging per minggu, sedangkan si peternak 2,5 kg kentang dan 20 kg daging. week-1ekmakro08-ittelkom-mna37

38 Setelah sekian tahun lamanya berproduksi dan berkonsumsi di titik B, suatu ketika si peternak mendapat sebuah ide dan ia segera menghubungi si petani: Peternak: ”Hai petani teman baikku, aku punya ide bagus untuk kita berdua. Aku tahu cara untuk meningkatkan kesejahteraan kita. Kukira kau berhenti saja memproduksi daging sama sekali, dan curahkan seluruh waktumu untuk memproduksi kentang. Menurut perhitunganku, jika kau bekerja penuh 40 jam seminggu,kau dapat menghasilkan 4 kg kentang. week-1ekmakro08-ittelkom-mna38

39 Jika kau mau memberikan 1 kg kentang itu untukku, sebagai imbalannya akan kuberi kau 3 kg daging. Jadi, kau dapat menikmati 3 kg kentang dan 3 kg daging setiap minggunya, dan itu lebih baik daripada 2 kg kentang dan 1 kg daging seperti yang kau produksi selama ini. Jika kau mau melaksanakan rencanaku, maka kau bisa mengkonsumsi daging maupun kentang lebih banyak. (peternak memperlihatkan gambar----) week-1ekmakro08-ittelkom-mna39

40 Petani: (masih kelihatan agak sangsi) “Gagasanmu itu memang nampak menguntungkan bagiku. Tetapi aku tidak mengerti, mengapa kau mau repot-repot menawarkannya kepadaku. Apa untungnya buatmu?” Peternak: “Oh aku juga akan untung, jika aku menggunakan 24 jam kerja untuk mengurus ternak dan 16 jam sisanya untuk menanam kentang, maka aku akan memperoleh 24 kg daging dan 2 kg kentang. Setelah 3 kg daging kuberikan padamu dan aku mendapatkan 1 kg kentang darimu, maka aku memiliki 21 kg daging dan 3 kg kentang. Jadi akupun akan memiliki lebih banyak daging dan kentang daripada sebelumnya”. ( si peternak menunjuk gambar grafik) week-140

41 Hasil Tanpa Perdagangan Hasil dari Perdagangan Keuntungan Perdagangan Yang diproduksi & dikonsumsi Yang diproduksi Yang diperdagan gkan Yang dikonsumsi Peningkatan konsumsi Petani 1 kg daging Titik A 0 kg daging 1 kg kentang 3 kg daging Titik A* 2 kg daging Titik A*-A 2 kg kentang 4 kg kentang ditukar 3 kg daging 3 kg kentang 1 kg kentang Peterna k 20 kg daging Titik B 24 kg daging 3 kg daging 21 kg daging Titik B* 1 kg daging Titik B*-B 2,5 kg kentang 2 kg kentang ditukar 1 kg kentang 3 kg kentang 1/2 kg kentang week-141

42 Petani: (setelah sama-sama menyimak angka-angka dalam tabel tersebut) ”Perhitungan ini kelihatannya sudah benar. Tetapi aku agak bingung, bagaimana pengaturan ini bisa meningkatkan kesejahteraan kita berdua”? Peternak: ”Kita berdua bisa sama-sama untung karena perdaganagn memungkinkan kita melakukan spesialisasi atas apa yang paling baik dapat kita kerjakan. Kau dapat mencurahkan waktu lebih banyak untuk menanam kentang dan mengurangi waktu untuk beternak, sedangkan aku dapat menambah waktu untuk mengurus ternak dan mengurangi waktu mengurusi kentang. Berkat spesialisasi dan perdagangan ini, masing-masing dari kita akan dapat menikmati daging dan kentang lebih banyak tanpa harus menambah jam kerja”. week-142

43 Dari ilustrasi kasus peternak dan petani tersebut dapat diambil suatu pemahaman tentang keunggulan absolut, biaya oportunitas atau keunggulan komparatif. week-1ekmakro08-ittelkom-mna43

44 Keunggulan absolut §Peternak dapat menghasilkan 1 kg kentang dalam waktu hanya 8 jam, sedangkan si petani memerlukan waktu 10 jam. §Peternak mampu menghasilakn 1 kg daging dalam waktu 1 jam, sedangkan si petani perlu waktu 20 jam. §Si peternak memiliki keunggulan absolut dalam memproduksi baik itu kentang maupun daging. week-1ekmakro08-ittelkom-mna44

45 week-1ekmakro08-ittelkom-mna45 8. Prinsip Keunggulan Komparatif ( (contoh kasus peternak dan petani) Pengertian Keunggulan absolut Biaya Oportunitas dan Keunggulan Komparatif Keunggulan Komparatif dan Perdagangan.Pendahuluan

46 week-1ekmakro08-ittelkom-mna46

47 Teori Keunggulan Absolut ( Adam Smith ) Bahwa setiap negara akan memperoleh manfaat perdagangan internasional apabila melakukan spesialisasi pada produk yang mempunyai efisiensi produksi lebih baik dari negara lain, dan melakukan perdagangan internasional dengan negara lain yang mempunyai kemampuan spesialisasi pada produk yang tidak dapat diproduksi di negara tersebut secara efisien.Teori Keunggulan Absolut ( Adam Smith ) Bahwa setiap negara akan memperoleh manfaat perdagangan internasional apabila melakukan spesialisasi pada produk yang mempunyai efisiensi produksi lebih baik dari negara lain, dan melakukan perdagangan internasional dengan negara lain yang mempunyai kemampuan spesialisasi pada produk yang tidak dapat diproduksi di negara tersebut secara efisien. week-1ekmakro08-ittelkom-mna47

48 Teori keunggulan komparatif (theory of comparative advantage) merupakan teori yang dikemukakan oleh David Ricardo. Menurutnya, perdagangan internasional terjadi bila ada perbedaan keunggulan komparatif antarnegara. Ia berpendapat bahwa keunggulan komparatif akan tercapai jika suatu negara mampu memproduksi barang dan jasa lebih banyak dengan biaya yang lebih murah daripada negara lainnya. Sebagai contoh, Indonesia dan Malaysia sama-sama memproduksi kopi dan timah. Indonesia mampu memproduksi kopi secara efisien dan dengan biaya yang murah, tetapi tidak mampu memproduksi timah secara efisien dan murah. Sebaliknya, titMalaysia mampu dalam memproduksi timah secara efisien dan dengan biaya yang murah, tetapi tidak mampu memproduksi kopi secara efisien dan murah. Dengan demikian, Indonesia memiliki keunggulan komparatif dalam memproduksi kopi dan Malaysia memiliki keunggulan komparatif dalam memproduksi timah. Perdagangan akan saling menguntungkan jika kedua negara bersedia bertukar kopi dan timah.Teori keunggulan komparatif (theory of comparative advantage) merupakan teori yang dikemukakan oleh David Ricardo. Menurutnya, perdagangan internasional terjadi bila ada perbedaan keunggulan komparatif antarnegara. Ia berpendapat bahwa keunggulan komparatif akan tercapai jika suatu negara mampu memproduksi barang dan jasa lebih banyak dengan biaya yang lebih murah daripada negara lainnya. Sebagai contoh, Indonesia dan Malaysia sama-sama memproduksi kopi dan timah. Indonesia mampu memproduksi kopi secara efisien dan dengan biaya yang murah, tetapi tidak mampu memproduksi timah secara efisien dan murah. Sebaliknya, titMalaysia mampu dalam memproduksi timah secara efisien dan dengan biaya yang murah, tetapi tidak mampu memproduksi kopi secara efisien dan murah. Dengan demikian, Indonesia memiliki keunggulan komparatif dalam memproduksi kopi dan Malaysia memiliki keunggulan komparatif dalam memproduksi timah. Perdagangan akan saling menguntungkan jika kedua negara bersedia bertukar kopi dan timah.teoriperdagangan internasionalnegarabarangjasaIndonesiaMalaysiakopitimahPerdaganganteoriperdagangan internasionalnegarabarangjasaIndonesiaMalaysiakopitimahPerdagangan Dalam teori keunggulan komparatif, suatu bangsa dapat meningkatkan standar kehidupan dan pendapatannya jika negarai tersebut melakukan spesialisasi produksi barang atau jasa yang memiliki produktivitas dan efisiensi tinggi.Dalam teori keunggulan komparatif, suatu bangsa dapat meningkatkan standar kehidupan dan pendapatannya jika negarai tersebut melakukan spesialisasi produksi barang atau jasa yang memiliki produktivitas dan efisiensi tinggi.bangsakehidupanpendapatannyaspesialisasiproduksibangsakehidupanpendapatannyaspesialisasiproduksi week-1ekmakro08-ittelkom-mna48

49 Sebagai contoh, Indonesia dan Malaysia sama- sama memproduksi kopi dan timah. Indonesia mampu memproduksi kopi secara efisien dan dengan biaya yang murah, tetapi tidak mampu memproduksi timah secara efisien dan murah. Sebaliknya, titMalaysia mampu dalam memproduksi timah secara efisien dan dengan biaya yang murah, tetapi tidak mampu memproduksi kopi secara efisien dan murah. Dengan demikian, Indonesia memiliki keunggulan komparatif dalam memproduksi kopi dan Malaysia memiliki keunggulan komparatif dalam memproduksi timah. Perdagangan akan saling menguntungkan jika kedua negara bersedia bertukar kopi dan timah.Sebagai contoh, Indonesia dan Malaysia sama- sama memproduksi kopi dan timah. Indonesia mampu memproduksi kopi secara efisien dan dengan biaya yang murah, tetapi tidak mampu memproduksi timah secara efisien dan murah. Sebaliknya, titMalaysia mampu dalam memproduksi timah secara efisien dan dengan biaya yang murah, tetapi tidak mampu memproduksi kopi secara efisien dan murah. Dengan demikian, Indonesia memiliki keunggulan komparatif dalam memproduksi kopi dan Malaysia memiliki keunggulan komparatif dalam memproduksi timah. Perdagangan akan saling menguntungkan jika kedua negara bersedia bertukar kopi dan timah.IndonesiaMalaysiakopitimahPerdaganganIndonesiaMalaysiakopitimahPerdagangan week-1ekmakro08-ittelkom-mna49

50 week-1ekmakro08-ittelkom-mna50

51 week-1ekmakro08-ittelkom-mna51 Kisah petani dan peternak masih menyisakan tanda tanya  keunggulan komparatif a. a.Keunggulan absolut Peternak dapat menghasilkan 1 kg kentang dalam waktu hanya 8 jam, sedangkan si petani memerlukan waktu 10 jam. Peternak mampu menghasilakn 1 kg daging dalam waktu 1 jam, sedangkan si petani perlu waktu 20 jam. Si peternak memiliki keunggulan absolut dalam memproduksi baik itu kentang maupun daging.Pendahuluan

52 week-1ekmakro08-ittelkom-mna52 b. b.Biaya Oportunitas dan Keunggulan Komparatif – –Berapa biaya oportunitas memproduksi kentang maupun daging bagi masing-masing si petani dan si peternak. – –Biaya oportunitas adalah segala sesuatu yang harus dikorbankan dalam rangka memperoleh sesuatu. – –Bagi Peternak: produksi 1 kg kentang perlu waktu 8 jam, bila 8 jam dipakai produksi daging menghasilakn 8 kg. artinya  biaya oportunitas memproduksi 1 kg kentang adalah 8 kg daging. – –Bagi Petani: produksi 1 kg kentang perlu waktu 10 jam, bila 10 jam dipakai memproduksi daging menghasilkan ½ kg. artinya  biaya oportunitas memproduksi 1 kg kentang adalah ½ kg daging. – –Demikian juga untuk produksi daging--- bagi peternak biaya oprtunitas produksi 1 kg daging adalah 1/8 kg kentang; bagi petani biaya oportunitas produksi 1 kg daging adalah 2 kg kentang. Para ekonom menggunakan istilah keunggulan komparatif untuk menyebut biaya oportunitas bagi kedua produsen tersebut.Pendahuluan

53 week-1ekmakro08-ittelkom-mna53 Para ekonom menggunakan istilah keunggulan komparatif untuk menyebut biaya oportunitas bagi kedua produsen tersebut. Produsen yang mempunyai biaya oportunitasnya paling kecil dalam menghasilkan suatu barang, (yakni yang lebih sedikit mengorbankan barang lain, untuk memproduksi barang yang dimaksud)  dikatakan sebagai produsen yang memiliki keunggulan komparatif dalam produksi barang tersebut. 1 kg daging1 kg kentang Petani2 kg kentang½ kg daging Peternak1/8 kg kentang8 kg dagingPendahuluan

54 week-1ekmakro08-ittelkom-mna54 c. c.Keunggulan Komparatif dan Perdagangan. Kasus usulan si peternak  – –Petani dapat memperoleh 3 kg daging dengan hanya melepas 1 kg kentang, berarti harga 1 kg daging = 1/3 kg kentang. harga ini jauh lebih murah ketimbang biaya oportunitas 1 kg daging = 2 kg kentang. – –Peternak dapat membeli 1 kg kentang dengan= 3 kg daging, harga ini jelas menguntungkan karena lebih murah dibanding dibanding biaya oportunitas 1 kg kentang = 8 kg daging. – –Jadi, jelas bagi si peternak yang menguasai keuntungan absolut daging dan kentang, juga diuntungkan oleh perdagangan yang memungkinnya membeli kentang dengan harga murah.Pendahuluan

55 week-1ekmakro08-ittelkom-mna55 Kesimpulan: Prinsip keunggulan komparatif menunjukkan bahwa perdagangan itu sesungguhnya menguntungkan semua pihak. Keuntungan perdagangan itu muncul karena masing- masing pihak memusatkan kegiatannya pada bidang atau jenis produksi yang biaya oportunitasnya rendah baginya Apa inti pelajaran dari kisah petani dan peternak itu.?Pendahuluan

56 week-1ekmakro08-ittelkom-mna56 Rangkuman 1. 1.Ilmu Ekonomi adalah ilmu tentang pilihan, ilmu tentang cara pengalokasian sumber daya yang terbatas, ilmu tentang bagaimana cara memenuhi kebutuhan Kegiatan utama dalam ekonomi ada tiga, yaitu produksi, distribusi, dan konsumsi. Produksi merupakan suatu proses kegiatan untuk menghasilkan barang dan jasa (output) dengan menggunakan satu set faktor produksi (input). Konsumsi merupakan suatu kegiatan untuk memanfaatkan fungsi suatu barang ataupun jasa. Sedangkan distribusi merupakan suatu kegiatan penyaluran atau penyampaian barang dan jasa dari produsen kepada konsumen, atau sebaliknya Organisasi ekonomi dapat dibedakan menjadi empat bentuk, perekonomian tradisional, perekonomian pasar, perekonomian perencanaan terpusat, dan perekonomian campuran.Pendahuluan

57 week-1ekmakro08-ittelkom-mna57 Rangkuman 4. 4.Dua model ekonomi sederhana yakni diagram alur Kegiatan Ekonomi Sederhana dan batas kemungkinan produksi Bidang ekonomi dibagi dalam dua subbidang: makroekonimi dan mikroekonomi. Makroekonomi mengkaji kekuatan dan kecenderungan yang mempengaruhi perekonomian secara keseluruhan. Mikroekonomi mengkaji pengambilan keputusan oleh rumah tangga dan perusahaan dan interaksi antara rumah tangga dan perusahaan di pasaran Setiap orang mengkonsumsi barang dan jasa yang diproduksi oleh orang-orang lain, baik itu yang tinggal di negaranya sendiri maupun yang berada di negara-negara lain. Interdependensi dan perdagangan diinginkan karena keduanya memungkinkan setiap orang menikmati barang dan jasa dalam jumlah dan variasi yang jauh lebih banyak.

58 week-1ekmakro08-ittelkom-mna58 Rangkuman 7. 7.Ada dua cara membandingkan kemampuan dua orang dalam memproduksi suatu barang. Orang yang dapat menghasilkan barang dengan input lebih sedikit dikatakan memiliki keunggulan absolut dalam memproduksi jenis barang tersebut. Sedangkan orang yang menanggung biaya oportunitas lebih kecil dalam menghasilkan barang itu dikatakan memiliki keunggulan komparatif. Keberadaan keuntungan perdagangan sesungguhnya bertolak dari keunggulan komparatif, bukan keunggulan absolut Perdagangan menguntungkan semua pihak karena memungkinkan pihak-pihak yang terlibat untuk melakukan spesialisasi pada kegiatan-kegiatan tertentu yang keunggulan komparatifnya mereka kuasai Prinsip keunggulan komparatif bisa berlaku, baik terhadap negara maupun terhadap individu. Para ekonom lazim menggunakan konsep keunggulan komparatif ini untuk menganjurkan dilakukannya perdagangan bebas antar negara.

59 Prinsip-prinsip dasar Yang dimaksud prinsip dasar ekonomi adalah: patokan perilaku ekonomi dalam perekonomian yang mengarahkannya bertindak dan berkesesuaian dengan apa yang diharapkan oleh pelaku ekonomi tersebut dalam mengambil keputusan.Yang dimaksud prinsip dasar ekonomi adalah: patokan perilaku ekonomi dalam perekonomian yang mengarahkannya bertindak dan berkesesuaian dengan apa yang diharapkan oleh pelaku ekonomi tersebut dalam mengambil keputusan. Gregory Mankiw mengindentifikasikan 10 prinsip ekonomi yang dikelompokkan dalam 3 bagian yaitu:Gregory Mankiw mengindentifikasikan 10 prinsip ekonomi yang dikelompokkan dalam 3 bagian yaitu:

60 EMPAT PRINSIP YANG MELANDASI KEPUTUSAN TINGKAT INDIVIDU yaitu: 1.Setiap individu harus melakukan trade off yaitu melakukan konsumsi/produksi yang didasarkan pada pengurangan secara berarti konsumsi/produksi satu barang untuk menambah konsumsi/produksi barang lainnya ( dengan daya beli/biaya yang sama). (prinsip ini jelas mengajarkan pada pelaku agar selalu bertindak rasional sebab pada kenyataanya setiap melakukan konsumsi selalu saja dibatasi dengan biaya anggaran yang dimiliki)(prinsip ini jelas mengajarkan pada pelaku agar selalu bertindak rasional sebab pada kenyataanya setiap melakukan konsumsi selalu saja dibatasi dengan biaya anggaran yang dimiliki)

61 2. Biaya adalah apa yang dikorbankan untuk mendapatkan sesuatu 3. Orang rasional berpikir secara bertahap 4. Pelaku ekonomi bereaksi terhadap insentif

62 II. TIGA PRINSIP UNTUK INTERAKSI 5. Perdagangan dapat (harus) menguntungkan semua pihak 6. Pasar secara umum adalah wahana yang baik untuk mengorganisasikan kegiatan ekonomi 7. Pemerintah adakalanya dapat memperbaiki hasil dari mekanisme pasar

63 TIGA PRINSIP CARA BEKERJA PEREKONOMIAN MAKRO (AGGREGATIF) Standar hidup suatu Negara tergantung kemampuannya memproduksi barang dan jasaStandar hidup suatu Negara tergantung kemampuannya memproduksi barang dan jasa Harga secara umum meningkat bila pemerintah mencetak uang terlalu banyakHarga secara umum meningkat bila pemerintah mencetak uang terlalu banyak Masyarakat menghadapi trade off jangka pendek antara inflasi dan pengangguranMasyarakat menghadapi trade off jangka pendek antara inflasi dan pengangguran

64 week-1ekmakro08-ittelkom-mna64 Sepuluh Prinsip Ekonomi [N.Gregory Mankiw] Bagaimana kita membuat keputusan Prinsip #1: Kita selalu menghadapi “tradeoff ”. peribahasa peribahasa “There is no such thing as a free lunch”

65 week-1ekmakro08-ittelkom-mna65 Ilmu Ekonomi Prinsip #2: Biaya ialah apa yang anda korbankan untuk memperoleh sesuatu.

66 week-1ekmakro08-ittelkom-mna66 Ilmu Ekonomi Prinsip #3: Orang rasional berpikir pada suatu marjin.

67 week-1ekmakro08-ittelkom-mna67 Ilmu Ekonomi Prinsip #4: Kita bereaksi terhadap insentif.

68 week-1ekmakro08-ittelkom-mna68 Ilmu Ekonomi Bagaimana orang-orang berinteraksi Prinsip #5: Perdagangan dapat menguntungkan semua pihak.

69 week-1ekmakro08-ittelkom-mna69 Ilmu Ekonomi Prinsip #6: Pasar secara umum adalah wahana yang baik untuk mengkoordinasikan kegiatan ekonomi.

70 week-1ekmakro08-ittelkom-mna70 Ilmu Ekonomi Prinsip #7: Pemerintah adakalanya dapat memperbaiki hasil-hasil mekanisme pasar.

71 week-1ekmakro08-ittelkom-mna71 Ilmu Ekonomi Bagaimana suatu perekonomian secara keseluruhan bekerja Prinsip #8: Standar hidup di suatu negara tergantung pada kemampuannya memproduksi barang dan jasa.

72 week-1ekmakro08-ittelkom-mna72 Ilmu Ekonomi Prinsip #9: Harga-harga meningkat jika pemerintah mencetak uang terlalu banyak.

73 week-1ekmakro08-ittelkom-mna73 Ilmu Ekonomi Prinsip #10: Masyarakat menghadapi tradeoff jangka pendek antara inflasi dan pengangguran.

74 week-1ekmakro08-ittelkom-mna74 Ilmu Ekonomi Sepuluh prinsip Ekonomi: 1)Kita selalu menghadapi “tradeOff”. 2)Biaya ialah apa yang anda korbankan untuk memperoleh sesuatu. 3)Orang rasional berfikir pada suatu margin. 4)Kita bereaksi terhadap insentif. 5)Perdagangan dapat menguntungkan semua pihak. 6)Pasar secara umum adalah wahana yang baik untuk mengkoordinasikan kegiatan ekonomi. 7)Pemerintah adakalanya dapat memperbaiki hasil-hasil mekanisme pasar. 8)Standar hidup di suatu negara tergantung pada kemampuannya memproduksi barang dan jasa. 9)Harga-harga meningkat jika pemerintah mencetak uang terlalu banyak. 10)Masyarakat menghadapi tradeoff jangka pendek antara inflasi dan pengangguran. Bagaimana kita membuat keputusan Bagaimana orang-orang berinteraksi Bagaimana perekonomian secara keseluruhan bekerja

75 week-1ekmakro08-ittelkom-mna75 References: 1.Paul A. Samuelson & William D. Nordhaus, Ilmu Makro Ekonomi, Ilmu Mikro Ekonomi (terjemah edisi 17 th ), Mc Graw Hill, PT Media Global Edukasi, Jakarta, N. Gregory Mankiw, Pengantar Ekonomi (terjemah edisi 2 nd ), Erlangga, 2003 Ilmu Ekonomi


Download ppt "Week-11 Pengantar Ilmu Ekonomi Shanti Emawati, SPt., MP."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google