Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PENDAHULUAN BAHAN KULIAH DASAR-DASAR AGRONOMI FAKULTAS PERTANIAN IPB.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PENDAHULUAN BAHAN KULIAH DASAR-DASAR AGRONOMI FAKULTAS PERTANIAN IPB."— Transcript presentasi:

1 PENDAHULUAN BAHAN KULIAH DASAR-DASAR AGRONOMI FAKULTAS PERTANIAN IPB

2 2 Satuan Kredit Semester ¥kegiatan tatap muka terjadwal dengan dosen selama 50 menit, ¥kegiatan akademik terstruktur selama 60 menit ¥kegiatan belajar mandiri selama 60 menit  Hanya kegiatan tatap muka yang pasti dilakukan  Kegiatan tugas terstruktur kadang-kadang dilakukan  Kegiatan belajar mandiri hampir tidak dilakukan mahasiswa Sistem sks menjadi tidak efektif

3 3 Strategi CARA BELAJAR MAHASISWA AKTIF” Student Center Learning

4 4 Peran Mahasiswa ¥Semua kegiatan belajar harus dilakukan oleh mahasiswa sendiri; ¥Mahasiswa harus belajar bagaimana belajar secara mandiri; ¥Belajar mandiri merupakan bentuk tanggung jawab mahasiswa.

5 5 Peran Dosen ¥Menyampaikan materi perkuliahan dengan jelas dan efektif; ¥Memberikan dukungan kepada mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan dalam menguasai pengetahuan; ¥Memberikan bantuan dan dukungan terhadap usaha mahasiswa dalam belajar; ¥Meningkatkan motivasi dan semangat mahasiswa untuk memajukan pelajaran; ¥Meningkatkan kemampuan mahasiswa untuk belajar secara mandiri.

6 6 Metode Perkuliahan Dasar Agronomi ¥komunikasi dalam perkuliahan tidak hanya berlangsung satu arah; ¥mahasiswa dilibatkan dan dimintai pendapat dalam topik-topik perkuliahan yang diberikan; ¥mahasiswa diberi semangat untuk bertanya dan mengungkapkan pendapat; ¥setiap saat mahasiswa diijinkan bertanya, mengemukakan pendapat, bahkan membantah dosen; ¥dosen sewaktu-waktu bertanya atau minta pendapat kepada mahasiswa.

7 7 Tujuan metode pembelajaran ini ¥Mengoptimalkan pelaksanaan beban sks oleh mahasiswa. ¥Meningkatkan peran dosen dan mahasiswa dalam proses belajar-mengajar. ¥Meningkatkan prestasi mahasiswa serta kemampuan mahasiswa dalam MK Dasar-dasar Agronomi.

8 8 Deskripsi Singkat Peranan tanaman dalam kaitan dengan kebudayaan, kemajuan ekonomi dan kecukupan pangan dan gizi suatu masyarakat atau negara untuk memotivasi usaha peningkatan produksi tanaman Konsep aliran energi dalam pertanian dan peningkatan keefisienan penggunaan energi untuk pertanian Asal-usul dan klasifikasi tanaman Fungsi dan struktur morfologi tanaman, pertumbuhan dan perkembangan tanaman dengan fase-fasenya, bersangkutan dengan perimbangan penggunaan dan penumpukan karbohidrat untuk mengatur keseimbangan fase pertumbuhan Reproduksi dan cara pembiakan tanaman, secara vegetatif dan generatif Faktor lingkungan yang berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman Teknik budidaya tanaman dengan langkah-langkahnya yang dilengkapai dengan pola tanam dan sistem-sistem pertanian

9 9 Manfaat Mata Kuliah Mata kuliah ini akan memberikan kompetensi kepada mahasiswa untuk dapat menjelaskan konsep produksi tanaman pertanian, karakteristik tanaman dan teknik budidaya tanaman Tujuan Instruksional Umum Setelah menyelesaikan mata kuliah ini mahasiswa diharapkan memiliki wawasan dan mampu menjelaskan konsep keagronomian dalam mencapai produksi maksimum dan lestari.

10 10 Tujuan Instruksional Khusus Menjelaskan pengertian agronomi, tanaman pertanian, dan perkembangan pertanian. Menjelaskan konsep energi dalam produksi tanaman dan konsep pangan, kebutuhan manusia dan ketahanan pangan.10 Mengklasifikasikan tanaman pertanian dan menjelaskan pengertian kultivar/varietas unggul Menjelaskan struktur dan fungsi masing-masing bagian tanaman dalam pertumbuhan perkembangan tanaman Menjelaskan pertumbuhan dan perkembangan tanaman dalam kaitannya dengan produksi tanaman pertanian Menjelaskan perbanyakan tanaman secara generatif dan vegetatif Menjelaskan faktor-faktor lingkungan yang mempengaruhi produksi tanaman (titik kompensasi cahaya) Menjelaskan sistem-sistem pertanian dan prinsip-prinsip teknik budidaya tanaman

11 11 Analisis Instruksional (Pencapaian Kompetensi) Menjelaskan pengertian agronomi, tanaman pertanian, dan perkembangan pertanian) Menjelaskan struktur dan fungsi tanaman (TIK LO-4) Menjelaskan produksi pertanian dan aliran energi Menjelaskan pangan sebagai kebutuhan manusia (TIK LO-2) Menjelaskan asal-usul dan klasifikasi tanaman (TIK LO-3) Evaluasi I Menjelaskan pembiakan tanaman (TIK LO-5) Menjelaskan pertumbuhan dan perkembangan tanaman (TIK LO-6) Menjelaskan faktor lingkungan dalam pertumbuhan tanaman (TIK LO-7) Menjelaskan teknik-teknik budidaya tanaman, terkait dengan good agricultural practices (GAP) (TIK LO-8 dan 9) Kemampuan menjelaskan teknik budidaya tanaman dan faktor-faktor yang mempengaruhinya (TIU) Evaluasi II

12 12 Organisasi Materi Course Content Pendahuluan: Tanaman Pertanian, Sistem Pertanian, Perkembangan Pertanian (LO-1) Struktur dan Fungsi Tanaman (LO-4) Produksi Pertanian dan Aliran Energi Pangan sebagai Kebutuhan Manusia (LO-2) Asal-usul dan Klasifikasi Tanaman (LO-3) Materi Evaluasi I Pembiakan Tanaman (LO-5) Pertumbuhan dan Perkembangan Tanaman (LO-6) Faktor Lingkungan dalam Pertumbuhan tanaman (LO-7) Teknik Budidaya Tanaman (LO-8 dan 9) Hasil evaluasi mencerminkan: pemahaman, kemampuan dan keterampilan keagronomian (Capaian TIU) Materi Evaluasi II

13 13 Evaluasi Akhir Ujian Tengah Semester: 30% Ujian Tengah Semester: 30% Ujian Akhir Semester: 35% Ujian Akhir Semester: 35% Praktikum: 30% Praktikum: 30% Aktivitas kehadiran: 5% Aktivitas kehadiran: 5% Perolehan nilai ditentukan : Perolehan nilai ditentukan : Nilai A:  76 Nilai A:  76 Nilai B:66 – 76 Nilai B:66 – 76 Nilai C:56 – 65.9 Nilai C:56 – 65.9 Nilai D:50 – 59.9 Nilai D:50 – 59.9 Nilai E:< 50 Nilai E:< 50

14 16/04/ LINGKUP BAHASAN DAN TIK Lingkup Bahasan –Dipelajari pengertian agronomi, tanaman pertanian, dan perkembangan pertanian TIK –Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian agronomi, tanaman pertanian, dan perkembangan pertanian

15 Relevansi dengan Pokok Bahasan Lain Pokok Bahasan dalam Bab ini berkaitan dengan Seluruh Bab dalam MK Dasar- dasar Agronomi 16/04/

16 16/04/ AGRONOMI Ilmu agronomi adalah ilmu yang mempelajari cara pengelolaan tanaman pertanian dan lingkungannya untuk memperoleh produksi maksimum dan lestari (berkelanjutan) Dalam pembahasan agronomi dicakup aspek –Pengelolaan (manajemen tanaman) –Kelestarian lingkungan –Hasil produksi –Tanaman pertanian Hasil produksi tanaman –Fisik : dapat diukur secara kuantitif; bernilai ekonomi –Non fisik : kuantitatif bukan ukuran

17 16/04/ BUDIDAYA TANAMAN Pengelolaan sumberdaya nabati, dengan merekayasa: –Lingkungan tumbuh –Potensi genetik –Potensi fisiologi Dalam kegiatan: –produksi tanaman & –penanganan hasil Dengan tujuan –Untuk pemenuhan Kebutuhan pangan, Sandang, Bahan baku industri Obat-obatan dan rempah Kenyamanan hidup

18 16/04/ ORIENTASI BUDIDAYA TANAMAN –Produksi maksimum –Sistem produksi yang berkelanjutan Konservasi produktivitas lahan Konservasi plasma nutfah Penekanan sumber semua organisme pengganggu

19 16/04/ PROSES PRODUKSI Biotik Energi Budidaya

20 16/04/ PENGERTIAN TANAMAN Tumbuhan (plant) yang tidak termasuk animal kingdom –Sesuatu yang sifatnya hidup dan bertambah besar atau berkembang yang mempunyai batang, akar, daun, dsb. serta mempunyai inti sel dan klorofil Tanaman : –Tumbuhan yang dibudidayakan untuk dimanfaatkan Tanaman Pertanian (Crops) –Segala tanaman yang digunakan manusia untuk tujuan apapun –Tanaman-tanaman yang berfaedah yang secara ekonomi cocok dengan rencana kerja dan eksistensi manusia –Tanaman-tanaman yang dikelola sampai tingkat tertentu (bandingkan gulma dengan tanaman liar)

21 16/04/ GULMA Tumbuhan pada suatu areal tanaman yang mengganggu tanaman utama dan kehadirannya tidak dikehendaki (contoh : padi yang tumbuh di areal kedelai) Tumbuhan yang manfaatnya lebih sedikit daripada bahaya (petaka) yang ditimbulkan (contoh : alang- alang, enceng gondok dll) Lebih ditekankan pada aspek merugikan daripada jenis tumbuhan atau tanaman

22 16/04/ ASAL-USUL TANAMAN Domestifikasi –Membawa spesies liar ke lahan budidaya atau pengelolaan Seleksi : –Penangkaran yang berbeda dari spesies-spesies –Memilih individu/bagian yang dikehendaki dari suatu populasi tanaman/tumbuhan, untuk diperbanyak dan dibudidayakan –Seleksi mutan: mutasi adalah perubahan sifat genetis secara mendadak yang mengkibatkan perubahan sifat fenotip yang diturunkan

23 16/04/ KUBISKUBIS

24 16/04/ ASAL-USUL TANAMAN Introduksi : –Memasukkan spesies ke habitat yang baru (Contoh : Tabel 1 di buku) Pemuliaan Tanaman : –Seleksi –Persilangan atau hibridisasi –Mutasi buatan –Bioteknologi, dengan fusi protoplas atau penyisipan komponen gen

25 16/04/ PRODUKSI DAN PRODUKTIVITAS Produksi tanaman adalah sebagaian atau keseluruhan tanaman yang dimanfaatkan untuk kepentingan manusia. Produksi tanaman dapat berupa: –Biji, buah, bunga, umbi, daun, batang, akar –Zat atau bahan tertentu seperti getah, zat warna –Keindahan, kenyamanan Satuan hasil atau daya hasil dinyatakan dalam satuan bobot (misalnya : kg, ton dsb.) atau volume wadah Produktivitas : satuan hasil per satuan luas, atau pohon

26 PRODUKTIVITAS TANAMAN kemampuan yang tinggi dari tanaman untuk menghasilkan fotosintat & mengalokasikan sebagian besar fotosintat ke organ bernilai ekonomi Faktor yang mempengaruhi: –genetik –lingkungan –proses fisiologi –budidaya

27 4/16/ Prinsip Produksi Tanaman Y = ∫ (G, L, F, T)  Y = produksi  G = genetik  L = lingkungan  F = fisiologi tanaman  T = teknologi

28 16/04/ Contoh : produktivitas beberapa komoditi di Indonesia Tanaman pangan –Padi : 4,8 ton GKG –Jagung:4,0 ton pipilan kering –Kedelai:1,2 ton biji kering Tanaman buah-buahan, sayuran, perkebunan –Jeruk: 50 kg/pohon –Mangga: 200 kg/pohon –Cabai: 6 ton/ha –Kelapa sawit:15 ton TBS/ha/tahun –Karet: 800 kg karet kering/ha/tahun

29 16/04/ PERKEMBANGAN PERTANIAN Revolusi Pertanian : –Perubahan secara drastis cara bertani dari subsisten menjadi pertanian komersial dalam skala yang lebih luas, dengan memanfaatkan teknologi dan bahan pangan baru. –Revolusi pertanian ditandai dengan : Munculnya teknik-teknik pertanian abad Penemuan pangan baru ke Eropa Ternak dikandangkan Mekanisasi –Sistem bera diganti rotasi tanaman : Pencegahan penyakit dan gulma Lebih mudah dan efisien Perbaikan kesuburan tanah (pupuk hijau) Mencegah erosi Resiko terbagi pada berbagai tanaman

30 16/04/ REVOLUSI HIJAU Peningkatan produksi pangan secara drastis akibat penemuan varietas baru hasil pemuliaan tanaman yang produktivitasnya tinggi, habitus kerdil dan responsif thd pupuk N tinggi yang berhasil di India dan di Indonesia sehingga tercapai swasembada pangan tahun 1984 Contoh di Indonesia padi IR atau PB dari tahun 1960-an Hasil pemuliaan saat itu : High Yielding Varieties (HYV) dengan idiotype (untuk padi) : –Berdaun tebal, pendek & tegak –Malai pendek & kuat –Anakan banyak, anakan produktif tinggi –Berespon thd pemupukan N tinggi –Indeks panen tinggi

31 16/04/ DAMPAK NEGATIF REVOLUSI HIJAU HVY digunakan secara luas, sehingga mendesak varietas lokal, hilangnya plasma nutfah varietas lokal Rendahnya keanekaragaman genetik Populasi menjadi rentan terhadap hama & penyakit (hama wereng, virus tungro) Pemakaian pupuk an-organik & pestisida meningkat : –Tidak ramah terhadap lingkungan –Meningkatkan polusi, atau pencemaran air dan tanah –Mematikan musuh alami hama dan penyakit –Tidak sehat bagi konsumen dan petani Petani tergantung input dari luar

32 16/04/ RESPON ATAS DAMPAK NEGATIF REVOLUSI HIJAU Organik farming Low Input Sustainable Agriculture (LISA) Low External Input Sustainable Agriculture (LEISA) Pengendalian hama terpadu Budidaya tanaman terpadu (Integrated Crop Management/ICM) –Pengembangan PHT pada semua aspek manajemen lapangan produksi –Tidak mengeleminasi penggunaan pestisida, tetapi mengurangi kegiatan yang menimbulkan dampak buruk thd lingkungan –Merangsang/mendorong teknologi tinggi yang mempunyai dampak rendah terhadap lingkungan

33 16/04/ TREND PERKEMBANGAN ABAD 21 Pertanian organik  untuk merespon persyaratan keamanan pangan dan isu lingkungan (misalnya ecolabeling) Integrated crop management dengan mengurangi penggunaan bahan an-organik Pemanfaatan bioteknologi untuk pemuliaan Aeroponik : bertanam di udara Hyponica : teknologi mengatur semua lingkungan tumbuh tanaman di rumah kaca

34 16/04/ PERUBAHAN PARADIGMA Sistem produksi suatu jenis tanaman bukan hanya sekedar kemampuan untuk “menghasilkan sebanyak- banyaknya” atau sekedar pencapaian suatu target Pilihan tanaman yang akan diusahakan harus memperhatikan dan mengutamakan daya dukung sumber daya alam, keserasian dan kelestarian Prinsip dalam produksi harus berorientasi pasar Supply Chain Management

35 16/04/ REVOLUSI BIOTEKNOLOGI Bioteknologi adalah suatu teknologi yang menerapkan proses-proses biologi untuk meningkatkan produksi, yang aman bagi manusia, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Teknologi ini sebenarnya sudah berlangsung sejak ratusan tahun yang lalu. Bioteknologi bukan hanya rekayasa genetik, namun mencakup segala yang memanfaatkan proses-proses biologi seperti kultur jaringan tanaman, memproduksi metabolit sekunder secara invitro

36 16/04/ REVOLUSI BIOTEKNOLOGI Rekayasa Genetik : teknologi yang digunakan untuk mengubah genetik sel hidup melalui campur tangan manusia sebagai upaya agar sel tersebut mampu menghasilkan senyawa yang diinginkan atau mengemban fungsi-fungsi yang berbeda dengan sel-sel lain yang tidak mengalami manipulasi –Memasukkan gen yang megontrol sifat tertentu ke dalam susunan kromosom tanaman agar diperoleh tanaman yang diinginkan –Gen yang disisipkan ke dalam kromosom dapat berasal dari bakteri, cendawan, virus, hewan, tanaman dari spesies atau famili yang bebeda –Gen dipindahkan dengan bantuan mikroba, fisik, elektrik, kimiawi –Tanaman hasil rekayasa genetik disebut tanaman transgenik atau disebut juga Gentically Modified Organism (GMO)

37 16/04/ Contoh Hasil Rekayasa Genetik yang Sudah ditanam secara komersial Tomat tahan simpan; Canola & kedelai toleran herbisida Jagung Bt (jagung yang mengandung gen bakteri Bacillus thuringiensis, sehingga tahan hama ulat Lepidoptera) Kapas Bt, Kentang Bt Tembakau tahan virus CMV dan TMV Golden rice, yaitu padi yang mengandung vitamin A

38 Sistem Produksi Tanaman di Indonesia Komoditas: –Perkebunan –Pangan –Hortikultura Lahan: –Lahan kering –Lahan Basah: Sawah Rawa Lebak Pasang surut Curah Hujan: –Humid –Semi Humid –Semi Arid Ketinggian tempat: –Dataran Tinggi –Dataran Menengah –Dataran rendah Type penggunaan: –Pekarangan –Ladang –Tegal –Sawah –Perkebunan –Pertanian intensif (rumah kaca, hidroponik, dsb.) Teknik penggunaan: –Pekarangan –Tumpangsari –Monokultur –Perkebunan –Agroforestry –Tanaman semusim –Pertanian intensif (rumah kaca, hidroponik, dsb.)

39 16/04/ TANTANGAN UTAMA BAGI AGRONOMI Bagaimana menghasilkan pangan dengan jumlah yang cukup, mutu yang baik, dng harga yang wajar bagi populasi yang terus bertambah Bagaimana meningkatkan hasil per satuan luas (produktivitas); karena perluasan areal sudah semakin sulit Bagaimana menghasilkan lebih banyak pangan dengan menggunakan air yang lebih efisien Bagaimana menghasilkan produk pertanian yang lebih bermutu dan aman bagi konsumen Bagaimana menghasilkan produk pertanian tanpa menurunkan potensi sumberdaya lahan dan lingkungan Bagaimanan memproduksi pangan yang dapat mensejahterakan petani

40 40


Download ppt "PENDAHULUAN BAHAN KULIAH DASAR-DASAR AGRONOMI FAKULTAS PERTANIAN IPB."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google