Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Trisnadi Wijaya, SE, S.Kom Kewirausahaan1 4. Strategi Memulai Bisnis (Merintis Usaha Baru) Lecture Note: Trisnadi Wijaya, SE, S.Kom.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Trisnadi Wijaya, SE, S.Kom Kewirausahaan1 4. Strategi Memulai Bisnis (Merintis Usaha Baru) Lecture Note: Trisnadi Wijaya, SE, S.Kom."— Transcript presentasi:

1 Trisnadi Wijaya, SE, S.Kom Kewirausahaan1 4. Strategi Memulai Bisnis (Merintis Usaha Baru) Lecture Note: Trisnadi Wijaya, SE, S.Kom

2 Kewirausahaan2 Cara Memasuki Dunia Usaha Ada tiga cara memasuki dunia usaha: 1.Merintis usaha baru (starting) 2.Membeli perusahaan orang lain (buying) 3.Kerjasama manajemen (franchising).

3 Trisnadi Wijaya, SE, S.Kom Kewirausahaan3 Merintis Usaha Baru Dua pendekatan utama untuk mencari peluang: 1.Inside-out (idea generation) Pendekatan berdasarkan gagasan sebagai kunci yang menentukan keberhasilan usaha. Calon wirausahawan melihat keterampilan sendiri, kemampuan, latarbelakang, dan lainnya yang menentukan keberhasilan usaha. 2.Outside-in (opportunity recognition) Pendekatan yang menekankan pada basis ide bahwa perusahaan akan berhasil apabila merespon atau menciptakan kebutuhan pasar.

4 Trisnadi Wijaya, SE, S.Kom Kewirausahaan4 Opportunity Recognition (Pengamatan Lingkungan) Surat kabar Laporan periodik tentang perubahan ekonomi Jurnal perdagangan & pameran dagang Publikasi pemerintah Informasi lisensi produk yang disediakan oleh pialang saham, universitas, dan perusahaan lainnya Hasil survei/riset.

5 Trisnadi Wijaya, SE, S.Kom Kewirausahaan5 Kemampuan yang Dibutuhkan untuk Memulai Usaha Baru Kemampuan teknik: Kemampuan tentang bagaimana memproduksi barang/jasa serta cara menyajikannya Kemampuan pemasaran: Kemampuan tentang bagaimana menemukan pasar dan pelanggan serta harga yang tepat Kemampuan finansial: Kemampuan tentang bagaimana memperoleh sumber-sumber dana dan cara menggunakannya Kemampuan hubungan: Kemampuan tentang bagaimana mencari, memelihara, dan mengembangkan relasi, serta kemampuan komunikasi dan negosiasi.

6 Trisnadi Wijaya, SE, S.Kom Kewirausahaan6 Bagan Proses Bisnis Anda + Ide Uang + Fasilitas Kredit Orang Barang Jasa Pasar Uang Profit

7 Trisnadi Wijaya, SE, S.Kom Kewirausahaan7 6 Hal yang Harus Diperhatikan dalam Merintis Usaha Baru Bidang dan jenis usaha yang dimasuki Bentuk usaha dan kepemilikan yang akan dipilih Tempat usaha yang akan dipilih Organisasi usaha yang akan digunakan Jaminan usaha yang mungkin diperoleh Lingkungan usaha yang akan berpengaruh.

8 Trisnadi Wijaya, SE, S.Kom Kewirausahaan8 Bidang dan Jenis Usaha yang Dimasuki Pertanian (agriculture): usaha pertanian, kehutanan, perikanan, dan perkebunan. Pertambangan (mining): galian pasir, galian tanah, batu, dan bata. Pabrikasi (manufacturing): usaha industri, perakitan, dan sintesis. Konstruksi (construction): usaha konstruksi bangunan, jembatan, pengairan, jalan raya. Perdagangan (trade): usaha retail, grosir, agen, dan ekspor-impor. Jasa Keuangan (financial service): usaha perbankan, asuransi, koperasi. Jasa Perorangan (personal service): salon, laundry, catering. Jasa-Jasa Umum (public service): pengangkutan, pergudangan, wartel. Jasa Wisata (tourism): biro perjalanan, pemandu wisata, hotel, restoran, dll.

9 Trisnadi Wijaya, SE, S.Kom Kewirausahaan9 Bentuk Usaha/Kepemilikan Perusahaan Perorangan (sole proprietorship): Perusahaan yang dimiliki dan diselenggarakan oleh satu orang. Firma: Persekutuan yang menjalankan perusahaan di bawah nama bersama dan tanggung jawab bersama (untung/rugi). Persekutuan (partnership): Asosiasi yang didirikan oleh dua orang atau lebih yang menjadi pemilik bersama dari suatu perusahaan. Perseroan (corporation): Perusahaan yang anggotanya terdiri atas para pemegang saham yang mempunyai tanggung jawab terbatas terhadap utang-utang perusahaan sebesar modal disetor.

10 Trisnadi Wijaya, SE, S.Kom Kewirausahaan10 Lokasi/Tempat Usaha Apakah tempat usaha tersebut mudah dijangkau oleh konsumen, pelanggan, atau pasar? Bagaimana akses pasarnya? Apakah tempat usaha dekat ke sumber tenaga kerja? Apakah dekat ke akses bahan baku dan bahan penolong lainnya seperti alat pengangkut dan jalan raya?

11 Trisnadi Wijaya, SE, S.Kom Kewirausahaan11 3 Alternatif Memilih Tempat Usaha Membangun bila ada tempat yang strategis Membeli atau menyewa bila lebih strategis dan menguntungkan Kerjasama bagi hasil, bila memungkinkan.

12 Trisnadi Wijaya, SE, S.Kom Kewirausahaan12 Organisasi Usaha yang Akan Digunakan Semakin besar lingkup usaha, semakin kompleks organisasinya. Sebaliknya semakin kecil lingkup usaha, maka semakin sederhana organisasinya.

13 Trisnadi Wijaya, SE, S.Kom Kewirausahaan13 Struktur Organisasi Sederhana Wirausaha Karyawan

14 Trisnadi Wijaya, SE, S.Kom Kewirausahaan14 Struktur Organisasi Pertumbuhan Usaha Terbatas Wirausaha Karyawan Manajer

15 Trisnadi Wijaya, SE, S.Kom Kewirausahaan15 Struktur Organisasi Sistem Departemen Wirausaha PemasaranKeuanganPersonaliaProduksi Karyawan

16 Trisnadi Wijaya, SE, S.Kom Kewirausahaan16 Struktur Organisasi Perusahaan Besar Dewan Komisaris Manajer Produksi Manajer Keuangan Manajer Personalia Manajer Pemasaran Direktur DivisiBagianCabangBagian Karyawan

17 Trisnadi Wijaya, SE, S.Kom Kewirausahaan17 Lingkungan Usaha Lingkungan Mikro Lingkungan yang ada kaitan langsung dengan operasional perusahaan. Lingkungan Makro Lingkungan di luar perusahaan yang dapat mempengaruhi daya hidup perusahaan secara keseluruhan.

18 Trisnadi Wijaya, SE, S.Kom Kewirausahaan18 Lingkungan Mikro dan Makro Perusahaan Ekonomi Demografi & Gaya Hidup Sosiopolitik Teknologi Karyawan Penyalur Pemasok Pelanggan BISNIS

19 Trisnadi Wijaya, SE, S.Kom Kewirausahaan19 Paten, Merek Dagang, Hak Cipta Paten, merek dagang, dan hak cipta sangat penting untuk melindungi perusahaan dari usaha-usaha meniru dan menduplikasi pihak lain. Paten adalah suatu pengakuan dari lembaga yang berwenang atas penemuan produk yang diberi kewenangan untuk membuat, menggunakan dan menjual penemuannya selama paten tersebut masih dalam jaminan. –Pemberian hak monopoli atas produk tersebut dimaksudkan untuk mendorong kreativitas dan inovasi para penemu.

20 Trisnadi Wijaya, SE, S.Kom Kewirausahaan20 Paten, Merek Dagang, Hak Cipta Merek Dagang (brand name ® ™) Merek dagang pada umumnya berbentuk simbol, nama, logo, slogan, atau tempat dagang yang oleh perusahaan digunakan untuk menunjukkan keorisinilan produk atau untuk membedakannya dengan produk lain di pasar.

21 Trisnadi Wijaya, SE, S.Kom Kewirausahaan21 Paten, Merek Dagang, Hak Cipta Hak Cipta (copyright ©) suatu hak istimewa guna melindungi pencipta dari keorisinilan ciptaannya. Pendaftaran paten, merek dagang, dan hak cipta di Indonesia melalui Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual (Ditjen HKI). Website Ditjen HKI: Jangka waktu perlindungan: seumur hidup penciptanya + 50 tahun setelah kematiannya (di Indonesia). Beda hak paten dan hak cipta?


Download ppt "Trisnadi Wijaya, SE, S.Kom Kewirausahaan1 4. Strategi Memulai Bisnis (Merintis Usaha Baru) Lecture Note: Trisnadi Wijaya, SE, S.Kom."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google