Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

INDIKATOR TELEMEDICINE PADA RPJMN 2015 - 2019 dr. DEDDY TEDJASUKMANA, SP.KFR(K), MARS, M.Kes DIREKTUR BINA PELAYANAN PENUNJANG MEDIK DAN SARANA KESEHATAN.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "INDIKATOR TELEMEDICINE PADA RPJMN 2015 - 2019 dr. DEDDY TEDJASUKMANA, SP.KFR(K), MARS, M.Kes DIREKTUR BINA PELAYANAN PENUNJANG MEDIK DAN SARANA KESEHATAN."— Transcript presentasi:

1 INDIKATOR TELEMEDICINE PADA RPJMN dr. DEDDY TEDJASUKMANA, SP.KFR(K), MARS, M.Kes DIREKTUR BINA PELAYANAN PENUNJANG MEDIK DAN SARANA KESEHATAN DIREKTORAT JENDERAL BINA UPAYA KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN R.I Disampaikan Pada 23 Maret 2015

2 Outline 1.Latar Belakang 2.Ruang Lingkup 3.Manfaat 4.Target Telemedicine pada RPJMN 5.Tantangan Telemedicine

3 JAWA (50%) SUMATERA (24,3%) BALI (2,6%) NUSATENGGARA (3%) KALIMANTAN (7,2%) SULAWESI (9,1%) MALUKU (1,8%) PAPUA (2%) DISTRIBUSI RUMAH SAKIT DI INDONESIA Kurang Merata Perlu upaya inovatif dan strategis ? Telehealth/Telemedicine Latar Belakang (1)

4 KETERSEDIAAN DOKTER SPESIALIS DI RUMAH SAKIT Sumber : RS Online, Spt, 2014 Latar Belakang (2)

5 RUANG LINGKUP Telemedicine dilaksanakan antara fasilitas pelayanan kesehatan, diampu dan pengampu Fasyankes pengampu : yang memiliki SDM/Dokter Spesialis dan memberikan konsultasi medis (diagnostik dan terapi) serta transfer of knowledge Fasyankes diampu : terdapat keterbatasan SDM/Dokter Spesialis dan/atau sarana penunjang diagnostik

6 Tele-clinics Electronic patient records Medical informatics Audio transmission Online video conference Online transmission of live heart sounds (Electronic stethoscope) Video transmission Medical education / CME Community health care Still images Tele-radiology Tele-pathology Tele-dermatology Application All medical specialties

7 Manfaat Telemedicine  Mengatasi keterbatasan dokter/dokter spesialis dengan mengoptimalkan fasyankes di wilayah regionalnya.  Dapat menurunkan angka kasus rujukan (memperkuat sistem rujukan)  Dapat mengatasi masalah waktu /kelambatan pelayanan diagnostik  Meningkatkan efisiensi  menghindari patient traveling  Sebagai wahana pendidikan kedokteran.  Memperkuat kerjasama antar RS dalam kerangka Sister Hospital  Mengatasi keterbatasan sarana diagnostik di fasilitas kesehatan

8 Telemedicine dalam Rangka Penguatan Sistem Rujukan & Sister Hospital RS Rujukan Nasional (Kls A) RS Rujukan Regional (Kls B) RS Satelit (Kls C/D) Faskes Primer 1)SISTEM RUJUKAN (regionalisasi) RS Rujukan Nasional (Kls A) 2) SISTER HOSPITAL -Antar RS yang setara -Kerjasama sesuai kebutuhan pelayanan RS Rujukan Regional (Kls B)

9 TELEMEDICINE PADA RPJMN

10 VISI BUK 2019 Akses Pelayanan Kesehatan yang Terjangkau dan Berkualitas Bagi Masyakarat Telemedicine

11 Renstra Telemedicine NAMA INDIKATORPersentase RS Regional sebagai Pengampu pelayanan telemedicine. SASARAN STRATEGIS Terwujudnya Inovasi pelayanan kesehatan untuk peningkatan akses DEFINISI  Telemedicine adalah pelayanan kesehatan jarak jauh melalui pemanfaatkan teknologi informasi dalam rangka diagnosis dan tatalaksana. Pelayanan telemedicine yang dapat dikembangkan yaitu tele-radiologi, tele-kardiologi, radio-komunikasi medik (tele-conference), video-conference (vicon), teleradiotherapy dsb.  RS Rujukan Regional adalah rumah sakit berdasarkan SK Dirjen BUK No /I/0363/2015 Tentang Penetapan RS Rujukan Provinsi dan RS Rujukan Regional untuk rujukan medik dan transfer of knowledge bagi rumah sakit yang ada di wilayah regionalnya.  Pemenuhan telemedicine diprioritaskan untuk meningkatkan akses pelayanan kesehatan yang berkualitas di DTPK.

12 INDIKATOR RENSTRA KEMENKES PROGRAM UPAYA KESEHATAN INDIKATOR KERJA KEGIATAN TARGET (%)* PERSENTASE RS REGIONAL SEBAGAI PENGAMPU PELAYANAN TELEMEDICINE 0 3 % 3 RS 6 % 7 RS 12 % 13 RS 20 % 22 RS 32 % 35 RS Model Telemedicine yang dikembangkan Teleradiologi Telemedicine berbasis video-conference Tele-ECG Radiokomunikasi medik *Jumlah RS Regional : 110 RS Rujukan Regional RS Rujukan Provinsi RS Rujukan Nasional Sasaran RS Diampu/Satelit

13 “TELERADIOLOGI” Konsultasi/rujukan citra radiografi untuk mendapatkan ekspertise “TELEMEDICINE BERBASIS VICON” Konsultasi kasus bidang spesialisasi yang dibutuhkan Gambaran Pelayanan Telemedicine RS Diampu RS Pengampu

14 Kriteria  Puskesmas  RS Lapangan  RS Bergerak  Rumah Sakit Kelas D  Rumah Sakit Kelas C  Rumah Sakit Kelas B  yang membutuhkan penguatan pelayanan Sub-Spesialisasi tertentu  Terdapat akses internet  RS Rujukan Regional (kelas B)  Didorong sebagai RS Pendidikan  Memiliki Dokter Spesialis yang dibutuhkan  Memiliki SDM IT dalam mengelola sistem  Terdapat akses internet  Memiliki komitmen RS Diampu RS Pengampu Rujukan telemedicine dilaksanakan secara berjenjang, mengoptimalkan peran RS Regional. Rujukan telemedicine dialihkan ke RS Rujukan Provinsi/ Nasional bila RS Regional belum siap

15 Target RPJMN 2016 (7 RS Rujukan Regional sebagai Pengampu) NOPROVINSIRS REGIONAL/PENGAMPURS SATELIT/DIAMPUKAB/KOTAJUSTIFIKASI 1LampungRSUD A. Yani,Metro (Kls B)RSU Liwa (Kls C)Lampung Barat149 Kab Prioritas, Sp.Rad (-) RSUD Sukadana (Kls C)Lampung Timur149 Kab Prioritas, Sp.Rad (-) RS Jiwa Bandar Lampung (Kls B)Bandar LampungTdk ada Sp.Rad 2AcehRSU Dr. Fauziah Bireun (Kls B)RSUD.Tngk.Abdullah Syafii (Non Kls)Pidie4 dasar tdk lengkap, Sp.Rad (-) RSU Sabang (Kls D)Kota Sabang149 Kab Prioritas, Sp.Rad (-) RSUD Kota Subulussalam(Kls D)Kota Subulussalam149 Kab Prioritas, Sp.Rad (-) 3Jawa BaratRS Syamsuddin (Kls B)RS Jampang Kulon (Kls C)Kab Sukabumi149 Kab Prioritas, Sp.Rad (-) RSUD Majalengka (Kls C)Kab Majalengka149 Kab Prioritas, Sp.Rad (-) 4SumutRSU Dr Pirngadi (Kls B)RSUD St. Sulaiman Syariful A (Kls C)Serdang Bedagai149 Kab Prioritas, Sp.Rad (-) RSUD Batu Bara (Kls D)Batu Bara149 Kab Prioritas, Sp.Rad (-) RSUD Lukas Hilisimaetano (Kls D)Nias Selatan149 Kab Prioritas, Sp.Rad (-) RSUD Kab Aek Kanopan (non Kelas)Labuhan Batu Utara149 Kab Prioritas, Sp.Rad (-) 5KepriRS. Embung Fatimah (Kls B)RSU Tanjung Uban (Kls C)Bintan149 Kab Prioritas, Sp.Rad (-) RS Bergerak Jemaja (Non Kls)Kepulauan Anambas149 Kab Prioritas, Sp.Rad (-) 6SulutRS Liun Kendage (Kls C)RSU Walanda Maramis (Kls D)Minahasa Utara149 Kab Prioritas, Sp.Rad (-) RSUD Tagulandang (Kls D)Siau Tagulandang149 Kab Prioritas, Sp.Rad (-) 7KaltimRSUD AM Parikesit (Kls B)RSJ. AtmamahusMahakam (Kls A)Kota SamarindaTdk ada Sp.Rad

16 Peran Kemenkes 1)Bersama dengan Dinas Kesehatan melakukan pengaturan sistem rujukan telemedicine 2)Sosialisasi program 3)Penyediaan akses VPN (intranet) jaringan SIKNAS (Pusdatin) 4)Memfasilitasi menu telemedicine pada DAK dan TP 5)Pemenuhan sarana telemedicine bagi DTPK 6)Penyediaan server dan pusat data telemedicine nasional (Pusdatin)

17 Tantangan Pencapaian Indikator RPJMN-Telemedicine 1)Akses jaringan internet terbatas terutama fasyankes diampu di DTPK 2)Belum semua RS Regional siap melaksanakan telemedicine (masih kelas C, belum ada Spesialis Penunjang atau sub-spesialis dsb) 3)Kurangnya awareness tenaga kesehatan terhadap telemedicine 4)Belum menjadi paket benefit pembiayaan jaminan kesehatan nasional (JKN)

18 Usulan Kebutuhan Anggaran Catatan -Referensi harga bersember e-katalog -Koreksi estimasi kenaikan harga per-tahun sebesar 10% (Dalam Juta)

19 Terima kasih


Download ppt "INDIKATOR TELEMEDICINE PADA RPJMN 2015 - 2019 dr. DEDDY TEDJASUKMANA, SP.KFR(K), MARS, M.Kes DIREKTUR BINA PELAYANAN PENUNJANG MEDIK DAN SARANA KESEHATAN."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google