Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

III. PENDEKATAN EKOLOGI MANUSIA

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "III. PENDEKATAN EKOLOGI MANUSIA"— Transcript presentasi:

1 III. PENDEKATAN EKOLOGI MANUSIA
ENVIRONMENTAL DETERMINISM ENVIRONMENTAL POSSIBILISM EKOLOGI BUDAYA (CULTURAL ECOLOGY) EKOSISTEM MODEL AKTOR/PROSESUAL SISTEM

2 ENVIRONMENTAL DETERMINISM
(GEOGRAPHICAL DETERMINISM, ANTROPOGEOGRAFI) SELURUH ASPEK TINGKAH LAKU DAN KEBUDAYAAN MERUPAKAN HASIL DAN BENTUKAN LINGKUNGAN ALAM, ARTINYA : * LINGKUNGAN ALAM DINILAI MEMPUNYAI KEKUATAN AKTIF YANG MEMBERIKAN WARNA TERHADAP POLA KEBUDAYAAN. * MANUSIA DINILAI BERSIFAT PASIF DAN MENERIMA. 2) ADANYA VARIASI KEBUDAYAAN TTT YANG TERLEPAS DARI PENGARUH GEOGRAFIS DINILAI SEBAGAI KEBETULAN SAJA.

3

4 ENVIRONMENTAL POSSIBILISM (HISTORICAL PARTICULARISM)
LINGKUNGAN ALAM TIDAK MENENTUKAN WARNA KEBUDAYAAN, TETAPI HANYA SEKEDAR MENAWARKAN KEMUNGKINAN, DAN MANUSIA MEMANFAATKANNYA SESUAI DENGAN TEKNOLOGI YANG DIKUASAINYA. ATAU LINGKUNGAN ALAM TIDAK DIPANDANG SEBAGAI SEBAB (UTAMA) , MELAINKAN SEMATA-MATA SEBAGAI PEMBATAS ATAU PENYELEKSI (SCREEN) CONTOH: * JUSTUS LEIBIG (1840) : HUKUM MINIMUM: “ORGANISME DIBATASI OLEH FAKTOR-FAKTOR YANG DLM KONDISI TERBATAS. * ROBERT LOWIE : MESKIPUN HIDUP DALAM LINGKUNGAN YANG SAMA, ORANG HOPI DAN NAVAHO TELAH MENGEMBANGKAN KEBUDAYAAN YANG BERBEDA.

5

6 3. EKOLOGI KEBUDAYAAN (CULTURAL ECOLOGY)
JULIAN H. STEWARD Pada tahap awal, kebudayaan mengalami proses perkembangan yang sama. Pada tahap selanjutnya, unsur-unsur kebudayaan tertentu mengalami perkembangan yang berbeda (spesifik), karena pengaruh lingkungan. Unsur kebudayaan tertentu itu disebut dengan INTI KEBUDAYAAN (CULTURAL CORE) dalam proses adaptasi. Unsur kebudayaan yang lain disebut UNSUR KEBUDAYAAN SELEBIHNYA (non-core element of culture).

7 3. EKOLOGI KEBUDAYAAN (LANJUTAN)
LESLIE WHITE : Energy and Evolution of Culture Perkembangan sosiobudaya ditentukan oleh energi yang digunakan. Kebuadayaan dilihat sebagai salah satu jenis organisasi energi. Perkembangan sosiobudaya dirumuskan secara matematis sbb: Menekankan segi evolusi dari model adaptasi yang spesifik, dan aspek energi merupakan faktor determinan dalam prosses perubahan sosiobudaya. C = E x T Ket.: C : sosiobudaya, E : konsumsi energi per kapita, T : kualitas teknologi yang digunakan 3. Semakin tinggi tingkat perkembangan sosiobudaya masyarakat, maka semakin besar penggunaan energi per kapita per tahun. Pemikiran Steward dan White antara lain mempengaruhi Karl Polayi (1968): Ia mengemukakan ada 3 tahap dalam kegiatan ekonomi masyarakat, yaitu resiprositas,redistribusi dan pertukaran yang berdasarkan kekuatan pasar.

8

9 PENDEKATAN EKOSISTEM Gambar 4 : Pendekatan Ekosistem (Rambo, 1981)

10 GAMBAR : HUBUNGAN ANTARA EKOSISTEM DENGAN KESEJAHTERAAN MANUSIA

11 TEKANAN PENDUDUK-DAYA DUKUNG LINGKUNGAN
TEKANAN PENDUDUK ATAS SDA : f Po(1 +r)t TP = (1 -) Z  L KETERANGAN: TP = TEKANAN PENDUDUK ATAS SUMBERDAYA LAHAN  = PROPORSI PENDAPATAN DARI SEKTOR NON PERTANIAN Z = LUAS LAHAN YANG DIPERLUKAN UNTUK HIDUP LAYAK f = PROPORSI JUMLAH PETANI DALAM POPULASI Po = JUMLAH PENDUDUK PADA WAKTU TO r = LAJU TAHUNAN PERTUMBUHAN PENDUDUK t = PERIODE WAKTU PERHITUNGAN  = PROPORSI MANFAAT LAHAN YANG DINIKMATI OLEH PENDUDUK SETEMPAT L = LUAS LAHAN PERTANIAN Z = f( H,I,S,T,B,M); dengan H: tkt hidup yang dianggap layak; I: iklim; S: tanah; T: masukan teknologi; B : produksi dalam biomas; M : nilai pasar produksi

12 Pendekatan Sistem Terbuka

13 ARUS INFORMASI

14 GAMBAR : SIKLUS HIDROLOGIS

15 GAMBAR : SIKLUS HIDROLOGIS-DARATAN-SUNGAI-LAUT

16 Sekian Terima Kasih


Download ppt "III. PENDEKATAN EKOLOGI MANUSIA"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google