Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PRODUKSI KONTEN MULTIMEDIA MEMPRODUKSI CONTENT TEXT, IMAGE, GRAFIK, AUDIO, VIDEO DAN ANIMASI.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PRODUKSI KONTEN MULTIMEDIA MEMPRODUKSI CONTENT TEXT, IMAGE, GRAFIK, AUDIO, VIDEO DAN ANIMASI."— Transcript presentasi:

1 PRODUKSI KONTEN MULTIMEDIA MEMPRODUKSI CONTENT TEXT, IMAGE, GRAFIK, AUDIO, VIDEO DAN ANIMASI

2 Teks  Dalam bentuk karakter  Dalam code ASCII  Tidak terenkripsi, tidak mengandung informasi (info font), tidak mengandung link, dan inline-image  Akhir baris di UNIX menggunakan Line Feed/LF tapi Windows menggunakan Carriage Return/CR + Line Feed  Contoh Plain teks ketika kita mengetik di notepad (.txt) Plain Teks

3 Teks  Rangkaian karakter format terdefinisi, contoh ketika kita mengetik di Wordpad (.rtf)  Dengan adanya aturan tag sehingga teks dapa dibold, italics, warna, ganti font, dll. Ini kalimat contoh untuk mata kuliah sistem multimedia.  Contoh back-end rtf Formated Text (Rich Text Format) {\rtf Hello!\par This is some {\b bold} text.\par } Hasilnya: Hello! This is some bold text.

4 Teks  Bitmapped Font (Raster Font) Formated Text (Rich Text Format)

5 Teks  Outline Font Formated Text (Rich Text Format)

6 Teks  HTML (Hypertext Markup language)  Kegunaan HTML  Mengontrol tampilan dari web page dan contentnya.  Mempublikasikan document secara online sehingga bisa di akses dari seluruh dunia.  Membuat online form yang bisa di gunakan untuk menangani pendaftaran, transaksi secara online.  Menambahkan object-object seperti image, audio, video dan juga java applet dalam document HTML.  Mendukung link (sebuah hubungan dari satu dokumen ke dokumen lain) antar dokumen. Link pada umunya berwarna biru, dan jika sudah pernah diklik berwarna ungu. Hypertext

7 Teks  XML (eXtensible Markup language)  Kegunaan XML  Simple, karena XML tidak serumit HTML, strukturnya jelas, dan sederhana.  Intelligence, karena XML mampu menangani berbagai komplesitas markup bertingkat- tingkat.  Portable, karena memisahkan data dan presentasi  Fast, pencarian data cepat  Extensible, dapat ditukar/digabung dengan dokumen XML lain.  Linking, XML dapat melakukan linking yang lebih baik daripada HTML, bahkan dapat melink satu atau lebih poin dari dalam maupun luar data.  Maintenance, XML mudah untuk diatur dan dipelihara, karena hanya berupa data, stylesheet dan link terpisah dari XML. Hypertext

8 Gambar  Citra merupakan fungsi malar (kontinyu) dari intensitas cahaya. Secara matematis disimbulkan dengan f(x,y), dimana :  (x,y) : koordinat pada bidang dwi warna  F(x,y) : intensitas cahaya pada titik (x,y)  Nilai f(x,y) adalah hasil kali dari :  i(x,y) = jumlah cahaya yang berasal dari sumber, nilainya antara 0 sampai tak terhingga.  r(x,y) = derajat kemampuan objek memantulkan cahaya, nilainya antara 0 dan 1.  Jadi f(x,y) = i(x,y). r(x,y) Model Citra

9 Gambar  Supaya bisa diolah dengan komputer, citra harus direpsentasikan secara numerik dengan nilai diskrit.  Citra digital dinyatakan dengan suatu matrik ukuran NxM. Masing-masing elemen disebut pixel (picture element) f(0,0) f(0,1) …. f(0,m) f(1,0) f(1,1) …. f(1,M) F(x,y) = : : : f(N-1,0) f(N-1,1) f(N-1,M-1)  Indeks baris (i) dan indeks kolom (j) menyatakan koordinat titik pada citra, sedang f(i,j) merupakan intensitas (derajat keabuan) pada titik (i,j) Digitalisasi Citra

10 Gambar  Standard ukuran sebuah citra satu layer (gray scale) dapat dihitung dengan rumus N = 2 m x 2 n pixels  Dimana: m adalah jumlah pixel baris dan n adalah jumlah pixel kolom.  Misal 128 x 128, 256 x 256, 512x512, 1024x1024  Jika citra yang digunakan adalah citra berwarna, maka citra harus dikalikan 3 (R,G,B). Ukuran Pixel

11 Gambar  Intensitas dapat diperoleh dari I = 2 n dimana n adalah jumlah bit yang digunakan.  Jika citra adalah gray scale maka intensitas merupakan derajat keabuan dari citra tersebut. Skala IntensitasNilai intensitasPixel Depth 2 1 (2 nilai)0,11 bit 2 2 (4 nilai)0-32 bits 2 4 (16 nilai)0-154 bits 2 8 (256 nilai) bits 2 16 ( nilai) bits 2 32 ( nilai) bits Intensitas

12 Gambar  Sampling berbicara tentang jumlah pixel dimana dinyatakan dengan NxM.  Sedangkan Kuantisasi berbicara tentang kedalaman pixel (pixel depth).  Untuk menyimpan citra gray scale yang disampling dengan ukuran 512x512 dan dikuantisasi dengan 8 bits, maka dibutuhkan memori penyimpanan sebesar 512x512x8 = bits Sampling dan Kuantisasi

13 Gambar  Resolusi display dan kebutuhan memory Display

14 Gambar  Bitmap (BMP) Info file dalam gambar

15 Grafik  Graphics are visual presentations on some surface such as a wall, canvas, computer screen, paper or stone to inform, illustrate or entertain.  Jenis grafik  Raster: dimana setiap pixel didefinisikan secara terpisah.  Vector: dimana formula matematika digunakan untuk menggambar graphics primitives (garis, kotak, lingkaran,elips, dll) dan menggunakan attributnya. Gambar vektor biasanya berukuran lebih kecil, gambar tidak pecah, semua manipulasi dilakukan melalui rumus.  Manipulasi grafik  motion dynamics: obyek / background bergerak  update dynamics: obyek berubah bentuk, warna, dll. Pengertian

16 Grafik  Grafik Bitmapped  Gambar dimodelkan dengan nilai array piksel  Dibutuhkan perhatian terhadap perbandingan pixel nilai yang disimpan (logical values) dan pixel (dot) yang ditampilkan di layar (physical pixels)  Perangkat lunak: Photoshop, Paint, dll  Lebih compleks untuk select dan edit (masking)  Ketika dilakukan scalling atau resizing terjadi masalah dengan nilai intensity. “Loss quality isn’t it?” Grafik modeling

17 Grafik  Grafik Vektor  Gambar di simpan sebagai deskripsi matematika dari kumpulan lines, curves, dan shape sebagai pembentuk gambar.  Untuk menampilkan sebuah gambar vektor diperlukan komputasi pada interprestasi model dan mengenerate pixel array.  Contoh untuk menampilkan garis dengan menyimpan endpoints dari gambar tersebut.  Perangkat lunak: Illustrator, Freehand, CorelDraw, dll  Mudah untuk proses select, edit dan retouching  Scalling dan resizing mudah sesimpel operasi matematika Grafik modeling

18 Suara dan Audio  Suara dihasilkan oleh getaran suatu benda. Selama bergetar, perbedaan tekanan terjadi di udara sekitarnya. Pola osilasi yang terjadi dinamakan sebagai “GELOMBANG”.  Gelombang mempunyai pola sama yang berulang pada interval tertentu, yang disebut sebagai “PERIODE”.  Frekuensi  Banyaknya periode dalam 1 detik  Satuan : Hertz (Hz) atau cycles per second (cps)  Panjang gelombang suara (wavelength) dirumuskan = c/f, Dimana c = kecepatan rambat bunyi, f = frekuensi Konsep dasar

19 Suara dan Audio  Amplitudo  Keras lemahnya bunyi atau tinggi rendahnya gelombang.  Satuan amplitudo adalah decibel (db)  Bunyi mulai dapat merusak telinga jika tingkat volumenya lebih besar dari 85 dB dan pada ukuran 130 dB akan mampu membuat hancur gendang telinga  Velocity  Kecepatan perambatan gelombang bunyi sampai ke telinga pendengar.  Satuan yang digunakan : m/s  Pada udara kering dengan suhu 20 °C (68 °F)m kecepatan rambat suara sekitar 343 m/s Konsep dasar

20 Suara dan Audio Analog To Digital Converter (ADC)

21 Suara dan Audio  Proses Digitalisasi (Sampling proses) 1. Membuang frekuensi tinggi dari source signal 2. Mengambil sample pada interval waktu tertentu (sampling) 3. Menyimpan amplitudo sample dan mengubahnya ke dalam bentuk diskrit (kuantisasi) 4. Merubah bentuk menjadi nilai biner Analog To Digital Converter (ADC)

22 Suara dan Audio  Proses mengubah digital audio menjadi sinyal analog  DAC hanya menerima sinyal digital Pulse Code Modulation (PCM).  Contoh DAC: soundcard, CDPlayer, IPod, mp3player Digital to Analog Converter (DAC)

23 Suara dan Audio Perkembangan Format Audio

24 Video  Video adalah teknologi untuk menangkap, merekam, memproses, mentransmisikan dan menata ulang gambar bergerak. Biasanya menggunakan film seluloid, sinyal elektronik, atau media digital.  Aplikasi video pada multimedia  Entertainment: Broadcast TV, VCR/DVD recording  Interpersonal: video telephony, video conferencing  Interactive: windows Konsep Video

25 Video  Camcorder  Lensa : untuk mengatur banyak cahaya, zoom, dan kecepatan shutter  Imager : untuk melakukan konversi cahaya ke sinyal electronic video  Recorder: untuk menulis sinyal video ke media penyimpanan (seperti magnetic videotape)  Teknik video kamera  Interlaced  Progressive scan Konsep Video Digital

26 Video  Keuntungan video digital:  Interaktif  Mudah dalam proses editing  Kualitas mudah diturunkan sesuai kebutuhan  Transmisi dan distribusi mudah Konsep Video Digital

27 Video  Metode untuk menampilkan gambar dalam raster-scanned display device seperti CRT televisi analog, antara garis ganjil dan genap secara bergantian.  Refresh rate untuk interlaced adalah 50-80Hz  Interlaced yang digunakan untuk sistem televisi analog:  PAL (50 fields per second, 625 lines, even field drawn first)  SECAM (50 fields per second, 625 lines)  NTSC (59.94 fields per second, 525 lines, even field drawn first) Interlaced

28 Video  Metode untuk menampilkan, menyimpan, dan memancarkan gambar dimana setiap baris untuk setiap frame digambar secara berurutan  Biasa digunakan pada CRT monitor komputer. Progressive Scan

29 Video  Representasi Visual  Transmisi  Digitalization Representasi sinyal video

30 Video  Tujuan: “People are feeling inside the scene”  Vertical Detail dan Viewing Distance  Aspek ratio, yaitu 4:3  Ratio juga berkaitan dengan viewing distance (D) dengan tinggi gambar (H)  Horizontal Detail dan Picture Width  Lebar gambar pada TV konvensional = 4/3 x tinggi gambar  Total Detail Content  Resolusi vertikal = jumlah elemen pada tinggi gambar  Resolusi horizontal = jumlah elemen pada lebar gambar x aspek rasio.  Total pixel = pixel horizontal x pixel vertikal Representasi visual

31 Video  Perception of Depth  Kedalaman gambar tergantung pada sudut pemisah antara gambar yang diterima oleh kedua mata Representasi visual (Lanjutan)

32 Video  Warna  Luminance  Brightness = jumlah energi yang menstimulasi mata grayscale (hitam/putih)  Pada televisi warna luminance tidak diperlukan. Y = 0,299R + 0,5876G + 0,114B  Chrominance  Hue (warna) = warna yang ditangkap mata (frekuensi)  Saturation = color strength (vividness) / intensitas warna.  Cb = komponen U dan Cr = komponen V pada sistem YUV Cb = B – Y dan Cr = R-Y Representasi visual (Lanjutan)

33 Video  Continuity of Motion  Mata manusia melihat gambar sebagai suatu gerakan kontinyu jika gambar- gambar tersebut kecepatannya lebih besar dari 15 frame/det. Untuk video motion biasanya 30 frame/detik, sedangkan movies biasanya 24 frame/detik.  Flicker  Untuk menghindari terjadinya flicker diperlukan kecepatan minimal melakukan refresh 50 cycles/s. Representasi visual (Lanjutan)

34 Video  Teknologi Pertelevisian Representasi visual (Lanjutan) ParameterNTSCPALSECAM Lines525 baris625 baris Refresh rate60 Hz50 Hz25 Hz Frame Rate30 fps25 fps FormatYIQYUV DigunakanAmerika, Kore, Jepang, dan Canada Hampir semua Eropa Barat Perancis, Rusia, Eropa Timur

35 Video  HDTV  Standar televisi baru dengan gambar layar lebar, lebih jernih dan suara kualitas CD Auido.  Aspek ratio 16:9 dibandingkan dengan sistem lain 4:3.  Resolusi terdiri dari 1125 (1080 baris aktif) baris Representasi visual (Lanjutan)

36 Video  Sistem broadcast menggunakan channel yang sama untuk mentransmisikan gambar berwarna maupun hitam putih.  1 Luminance, dan 2 Chrominance  PAL: Luminance (Y), Chrominace ( U (Cb) dan V (Cr))  NTSC: Luminance (Y), Chrominace (I (Cb) dan Q (Cr)) Transmisi

37 Video  Dalam aplikasi multimedia sinyal video harus diubah ke dalam bentuk digital agar dapat disimpan dalam memory komputer dan dapat dilakukan pengeditan.  Sampling rate: mencari nilai resolusi horisontal, vertikal, frame rate untuk disample.  Quantization: melakukan pengubahan sampling sinyal analog ke digital.  Digitalisasi warna video: semakin banyak warna yang diwakilkan, maka semakin baik resolusi warnanya dan ukuran kapasitasnya juga makin besar. Digitalisasi


Download ppt "PRODUKSI KONTEN MULTIMEDIA MEMPRODUKSI CONTENT TEXT, IMAGE, GRAFIK, AUDIO, VIDEO DAN ANIMASI."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google