Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PERTEMUAN 9 SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN KELOMPOK (GDSS)

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PERTEMUAN 9 SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN KELOMPOK (GDSS)"— Transcript presentasi:

1 PERTEMUAN 9 SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN KELOMPOK (GDSS)

2 Pengambilan Keputusan Kelompok  Kelompok didefinisikan secara sederhana sebagai sekumpulan entitas yang sifat anggotanya tidak saling tergantung.  Struktur pengambilan keputusan kelompok didasarkan pada interaksi dan aliran komunikasi antara bermacam anggota.  Dalam hal ini, komunikasi bisa dilakukan dengan cara berikut:

3 Beberapa metode untuk mengatur pengambilan keputusan kelompok adalah sbb: 1. Nominal Group Technique (NGT) Dibuat oleh Van de Ven Delbechq pada tahun 1971, NGT bekerja baik dalam konteks konsensus seperti struktur group atau komite. Proses NGT bisa dilakukan secara manual atau terkomputerisasi. Pendekatan itu menghendaki masing-masing peserta untuk melakukan aktivitas mereka dengan prosedur berikut :

4 a) Masing-masing peserta menulis opini dan ide mereka atas keputusan atau pilihan yang seharusnya. b) Menggunakan pendekatan round-robin, masing- masing peserta menyampaikan ide-ide dalam daftar mereka. Masing-masing ide dikumpulkan dalam daftar ikhtisar menggunakan kartu flip atau whiteboard sehingga semua peserta bisa melihatnya. Dalam poin ini, tidak ada diskusi mengenai ide-ide tersebut. c) Setelah semua ide diasumsikan dalam daftar, peserta saling mengajukan pertanyaan untuk mengklarifikasi alternatif dalam daftar. d) Masing-masing peserta memilih ide dalam daftar menggunakan skala atau perankingan. Setelah itu, akan dilakukan penghitungan atas pilihan-pilihan yang sudah diberikan.

5 2. Delphi Technique  Teknik ini mirip dengan teknik NGT. Perbedaan utama pada metode ini adalah peserta tidak pernah benar- benar bertemu. Adapun langkah-langkah dari Delphi Technique adalah sbb. a) Mendaftar anggota pengambilan keputusan kelompok berdasarkan keahlian mengenai permasalahan. b) Mengirimkan instrumen survei ke semua peserta untuk mengumpulkan pandangan keputusan mereka mengenai pokok masalah yang dibahas. c) Mengorganisasi dan menganalisis hasil yang terkumpul. d) Mengirim instrumen survei kedua kepada masing-masing peserta mengenai hasil survei sebelumnya. e) Ulangi langkah b sampai e hingga diperoleh kesepakatan di antara peserta.

6 3. Arbitration/Perwasitan  Teknik ini digunakan jika anggota-anggota dalam pengambilan keputusan sedang dalam konflik atau menyatakan berada di kubu lawan.  Proses dimulai dengan sejumlah interaksi tawar-menawar antar peserta untuk mendapatkan alternatif paling baik yang disetujui  Ketika semua peserta menyadari bahwa solusi tidak mungkin ditemukan dalam jangka waktu tertentu, proses arbitrasi akan dimulai dan mereka akan menunggu hasilnya.  Ketika diputuskan akan dilakukan proses arbitrasi, diperlukan suatu proses pemilihan wasit dan pemilihan alternatif yang mungkin baik dari alternatif yang sedang diperdebatkan ataupun di luar perdebatan.  Seorang wasit bisa menggunakan teknik apapun untuk menyeleksi.

7 4. Issue-Based Information System (IBIS)  Pendekatan IBIS adalah metode argumentasi terstruktur yang menyampaikan pola pendapat dan menghitung pendapat anggota.  IBIS direpresentasikan dalam bentuk graf berisi node dan link untuk menggambarkan berbagai isu, posisi dan pendapat.  Pembuatan IBIS dimulai dengan pemilihan node akar masalah. Kemudian, beberapa node posisi yang berhubungan dengan alternatif solusi yang memungkinkan untuk menyelesaikan masalah dihubungkan dengan akar masalah.  Masing-masing node posisi dievaluasi berdasarkan validitas dan kekuatan node pendapat yang terhubung dengannya. Derajat penerimaan dengan kekuatan dari satu pendapat digunakan untuk menyeleksi alternatif final.

8 1. KONSEP DASAR  GDSS (Group Decision Support System) adalah sistem berbasis komputer yang interaktif yang memudahkan pemecahan masalah tidak terstruktur oleh beberapa (set) pembuat keputusan yg bekerja sama sebagai suatu kelompok.  Komponen GDSS : hardware, software, orang dan prosedur. Komponen ini disusun untuk mendukung sekelompok orang, biasanya dalam konteks meeting yang melibatkan pembuat keputusan.

9 Alasan Munculnya GDSS 1. Alasan organisasi a) Perubahan kultur organisasi sehingga keputusan harus melibatkan lebih banyak orang/pihak. b) Keputusan lebih kompleks sehingga butuh perspektif yang lebih banyak dari beberapa orang. c) Spesialisasi : tidak ada orang yang tahu semua hal. d) Waktu; dibagi menjadi beberapa task dan dikerjakan secara paralel. e) Adanya groupthink; ketidaksetujuan terhadap suatu hal.

10 2. Alasan Teknis a) Perkembangan teknologi yang semakin cepat. b) Perubahan organisasi dan manajemen menunjukkan pentingnya penggunaan GDSS c) Perkembangan teknologi menyebabkan semakin kecilnya biaya penggunaan GDSS dalam organisasi. Alasan Munculnya GDSS

11 2. KARAKTERISTIK GDSS 1. GDSS adalah sistem yang dirancang secara khusus, bukan menyerupai konfigurasi dari komponen sistem yang sudah ada. 2. GDSS dirancang dengan tujuan untuk mendukung kelompok pembuat keputusan dalam melakukan pekerjaan mereka. GDSS harus meningkatkan proses pembuat keputusan dan/atau meningkatkan hasil keputusan kelompok melebihi kualitas keputusan yang dihasilkan jika tidak menggunakan GDSS.

12 3. GDSS mudah dipelajari dan mudah digunakan. Ia mengakomodasi pemakai yang memiliki aneka ragam tingkat pengetahuan tentang komputasi dan dukungan keputusan. 4. GDSS bisa bersifat spesifik (dirancang untuk satu jenis atau kelompok masalah) atau bisa bersifat umum (dirancang untuk berbagai keputusan organisasional tingkat kelompok).

13 5. GDSS berisi mekanisme built-in (yang sudah tersusun di dalam sistem ini) yang tidak memungkinkan terjadinya penyalahgunaan kelompok yang tidak menguntungkan, seperti : konflik destruktif, mis-komunikasi, atau group-think.  GDSS begitu luas dan oleh karenanya bisa berlaku atau diterapkan ke berbagai situasi keputusan kelompok yang meliputi panel review, task force, meeting eksekutif/dewan, pekerjaan jarak jauh, dsb.

14 Keuntungan Menggunakan GDSS 1. Anonymity. Penggunaan anonymity (tanpa nama) bisa meningkatkan keberanian peserta untuk berpendapat. 2. Komunikasi paralel. Dalam diskusi konvensional, orang-orang harus mendengarkan orang lain bicara. Jadi, penyampaian pendapat dilakukan secara serial/bergantian. Selain itu, seseorang tidak bisa menghentikan pembicaraannya untuk sementara,untuk berpikir terlebih dahulu. 3. Penyimpanan otomatis 4. Lebih terstruktur

15 Kelemahan GDSS 1. Komunikasi lambat 2. Memerlukan latihan khusus untuk menggunakannya 3. Media penyampaian informasi terbatas karena terpaku pada tulisan dan mengesampingkan ekspresi wajah dan bahasa tubuh 4. Bisa menghilangkan beberapa informasi kunci dari peserta 5. Bisa memicu timbulnya konflik karena mungkin dalam menanggapi suatu pendapat tidak memperhatikan perasaan 6. Penyalahgunaan teknologi untuk mempengaruhi keputusan

16 3. TEKNOLOGI GDSS  Gambaran GDSS : Database GDSS Application Software Model Base Processor User Interface Group Facilitator I/O Device Public Screen Group Members

17 PERTANYAAN 1. Jelaskan perbedaan kolaborasi dan komunikasi! 2. Jelaskan apa yang dimaksud dengan groupware dan apa tujuannya?


Download ppt "PERTEMUAN 9 SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN KELOMPOK (GDSS)"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google